TINGKATAN MANAJEMEN
PROGRAM D4 KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
FAKULTAS KEDOKTERAN UNS
AGUSTUS 2015-JANUARI 2016
Pengertian Manajemen, Manajer dan
Kepemimpinan
• Manajemen : seni dan ilmu dalam hal perencanaan,
pengorganisasian, pengarahan, pemotivasian, dan
pengendalian terhadap orang dan mekanisme kerja untuk
mencapai tujuan.
• Manajer : seseorang yang bertindak sebagai perencana,
pengorganisasi, pengarah, pemotivasi, serta pengendali orang
dan mekanisme kerja untuk mencapai tujuan.
• Kepemimpinan : sikap dan perilaku untuk mempengaruhi para
bawahan agar mereka mampu bekerjasama sehingga dapat
bekerja secara lebih efisien dan efektif (sifat yang harus
dimiliki oleh manajer)
Tingkatan Manajemen
• Dalam suatu organisasi yang modern memiliki tingkatan-
tingkatannya masing-masing, dima na setiap tingkatan
memiiki fungsi masing-masing.
• Pelaksanaan tugas berlangsung dalam wilayah kerja masing-
masing namun berkewajiban untuk saling berkomunikasi
dalam usaha memperkuat dan meningkatkan peran suatu
instansi baik secara internal maupun eksternal.
• Adapun tingkatan manajemen dalam organisasi : manajemen
level atas, manajemen level menengah, manajemen level
bawah.
Top
Keterampilan Konseptual
Management
Middle Management Keterampilan Manusiawi/Sosial
Lower Management Keterampilan Teknis
Tugas dan Tanggung Jawab
a. Top Management (Manajemen Tingkat Atas)
1) Bekerja untuk mengonsep dan mewujudkan visi dan misi
perusahaan/instansi yang dipimpin
2) Merancang strategi perusahaan secara keseluruhan
termasuk memutuskan kebijakan akuisisi dan marger
3) Mengedepankan pekerjaan dengan format keputusan
bersifat umum (abstrak), dan selanjutnya memerintahkan
pihak middle dengan tujuan sesuai yang diarahkannya.
4) Informasi yang diterima cukup yang bersifat poin-poin saja
kaitannya dengan pengambilan keputusan yang harus
cepat dan tepat
5) Manajemen tingkat atas tidak membutuhkan informasi
tentang misalnya “berapa banyak penjualan hari ini, dll”
namun yang diperlukan adalah “tren kecenderungan naik
atau turun” dari hal tersebut seorang manajer akan
mengetahui kondisi masa depan yang akan terjadi
6) Perangkat yang dibutuhkan top management meliputi :
Decision Support Sistem/DSS, dan beberapa perangkat
lunak lainnya seperti Outlook Soft, Information Builder,
Knowledge, Storm dll.
b. Middle Management (Manajemen Tingkat Menengah)
1) Bertugas menjembatani informasi yang berhubungan
antara top management dan lower management
2) Mengedepnkan konsep efektivitas dalam melaksanakan
pekerjaan
3) Bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang dilakukan
oleh pihak lower management dan berusaha
memperkecil risiko pekerjaan yang akan terjadi nantinya
4) Middle management bertugas mengkoordinir unit-unit
yang ada di lower management
c. Lower Management (Manajemen Tingkat Menengah)
1) Mengerjakan seluruh pekerjaan yang ditugaskan oleh
pihak middle management hingga beres
2) Mengedepankan konsep efisiensi dalam bekerja
3) Melakukan pekerjaan dengan sangat sistematis dan
terstruktur serta menghindari timbulnya kesalahan yang
bersifat fatal
4) Kebutuhan dan pengolahan informasi bersifat maksimal
5) Kebutuhan akan informasi yang lalu lebih dibutuhkan
karena dari informasi tersebut kemudian diolah dengan
menggunakan perangkat analisis untuk disusun dan
dinarasikan
6) Lower managent harus siap bekerja dibawah tekanan
(under pressure)
Beberapa Permasalahan yang Sering Muncul
• Pemahaman karyawan dalam bidang ilmu manajemen masih kurang
banyak persoalan yang timbul karenanya
• Masih dibutuhkannya pelatihan dan bimbingan secara jauh lebih
intensif kepada karyawan tujuannya agar hasil kerja (output)
lebih berkualitas dan memiliki nilai kompetitif di pasar
• Sumber-sumber yang dijadikan bahan referensi untuk memahami
ilmu manajemen masih kurang (buku, jurnal, majalah dan referensi
lainnya bersumber dari luar negeri) sulit menerapkan di indonesia
yg notabene budayanya berbeda pemikiran yg bersumber dari
luar negeri mempengaruhi pola pikir para manajer.
• Masih lemahnya perangkat undang-undang dan peraturan lainnya
yang mengatur kaitannya dg manajemen
Beberapa Solusi yang Dapat Dilakukan
• Mengedepankan sikap bijaksana dalam melihat setiap permasalahan
dan utamakan masalah-masalah yang mendesak dahulu untuk
diselesaikan
• Hindari konflik berlanjut dan konflik yang berhubungan jika suatu
masalah dianggap memiliki keterkaitan dengan masalah lainnya
• Setiap hambatan dan kendala yang terjadi diperusahaan dilihat apakah
itu terjadi karena disebabkan oleh faktor internal atau eksternal
• Hindari keputusan dan bahasa yang bersifat non verbal atau tdk jelas
sementara karyawan menginginkan adanya ketegasan dan kejelasan
dalam mengerjakan setiap perintah.
• Hindari sikap memarahi kepada karyawan jika berbuat salah namun
nasehati dan berikan pengarahan serta tetapkan sangsi tegas jika ia
mengulangi perbuatan tersebut.