0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
289 tayangan5 halaman

Resume Gangguan Pertukaran Gas

Dokumen ini adalah resume keperawatan pasien bernama Suwardi yang mengalami gangguan pertukaran gas akibat penyakit CKD. Pengkajian menunjukkan keluhan sesak napas dan batuk berdarah, dengan hasil pemeriksaan menunjukan kondisi kritis. Rencana keperawatan mencakup pengawasan sirkulasi, terapi medik, dan edukasi kesehatan, dengan evaluasi menunjukkan perbaikan kondisi pasien setelah intervensi.

Diunggah oleh

Juarni
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
289 tayangan5 halaman

Resume Gangguan Pertukaran Gas

Dokumen ini adalah resume keperawatan pasien bernama Suwardi yang mengalami gangguan pertukaran gas akibat penyakit CKD. Pengkajian menunjukkan keluhan sesak napas dan batuk berdarah, dengan hasil pemeriksaan menunjukan kondisi kritis. Rencana keperawatan mencakup pengawasan sirkulasi, terapi medik, dan edukasi kesehatan, dengan evaluasi menunjukkan perbaikan kondisi pasien setelah intervensi.

Diunggah oleh

Juarni
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RESUME KEPERAWATAN DASAR PROFESI

DENGAN GANGGUAN PERTUKARAN GAS


DI RUANG ARJUNA RSWD KRMT WONSONEGORO SEMARANG

Persiapan Praktek Ruang : Arjuna


Nama Mahasiswa : Juarni
Tanggal praktek : 21-04-2025
NIM : 16092450201
Nama Pembimbing : Bu Marini Sugiani S.Kep.,Ns
Tanda Tangan Pembimbing :

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI NERS


FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN DAN KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
2025
Resume Keperawatan Pasien Dengan Gangguan Pertukaran Gas
Di Ruang Arjuna RSD K.R.M.T Wongsonegoro

a. Pengkajian
1) Biodata
Nama : Suwardi
Umur : 54 tahun 2 bulan 5 hari
Agama : Muslim
Alamat : Semarang
Tgl MRS: 25/04/2025
TGL Pengkajian:29/04/2025
Diagnosa Medis : CKD
2) Keluhan utama
Pasien megeluhkan batuk dengan dahak darah selama 3 hari, dan sesek saat
bernafas
3) Riwayat penyakit sekarang
Pasien mengatakan mempunyai riwayat penyakit dalam yaitu CKD dan sudah
on HD setiap senin dan kamis.
4) Data focus
DS:
-Pasien mengatakan sesak dan sulit bernafas
DO:
-TTV: TD 98/95, N 104/mnt, RR 30x/mnt, Suhu 37
-Pasien Nampak gelisah
-Terdapat ronki dan wheezing
 Hasil pemeriksaan penunjang
Hct : 30%
PCO2 : .34.6 mgHg
PO2 : 39.6 mmHg
SO2 : 76.6 %
Trombosit :133/Ul
Eritrosit : 4.50/uL
Leukosit : 1.6/uL
 Terapi Medik
-BLPL alcii Carb 3x1 bersamaan makan
-Cefixime 2x200 mg ulsafate suspesi/Suclarfa 3x1
-Bic Nat 3x1
-Clonidine 0.15 mg 3x1
-Folic Acid (as. Folat) 1 mg 1x1
-Candesartan 16 mg tab:1x1 Dompridon syr 3xc1 Omeprzole 20 gr 2x1
b. Diagnosa keperawatan
Gangguan Sirkulasi Berhubungan Dengan benda asing dalam jalan nafas ditndai
dengan adanya wheezing ronki (D.001)
c. Rencana Keperawatan
1 Gangguan Setelah dilakukan asuhan Mengidentifikasi dan merawat
sirkulasi spontan keperawatan kepada pasien area local dengan keterbatasan
(D.0007) selama 1x24 jam diharapkan sirkulasi perifer
gangguan sirkulasi tidak terjadi Observasi:
dengan kriteria hasil: 1. Periksa sirkulasi perifer
1. Kekuatan nadi (mis:nadi perifer,
meningkat edema,
2. Out put urin meningkat pengisiankapiler,warna,
3. Saturasi oksigen suhu,angli
meningkat brachialindek)
4. PaO2 meningkat 2. Identifikasi factor
5. Pucat menurun resiko gangguan
6. Akral dingin menurun sirkulasi ( mis:diabetes,
7. PaCO2 menurun perokok, orang
8. Pitting oedem menurun tua,hipertensi dan
9. Hipotensi ortastik kadar cholesteroltinggi)
menurun 3. Monitor panas,
10. Bunyi nafas tambahan kemerahan, nyeri,atau
menurun bengkak pada
ekstremitas

Terapeutik:
1. Hindari pemasangan
infus atau pengambilan
darah diareaketerbtasn
perfusi
2. Hindari pengukuran
darah padaekstremitas
dengan keterbatasan
perfusi
3. Hindari penekanan dan
pemasangan toniquet
pada areayang cedera
4. lakukan pencegahan
infeksi
5. lakukan perawatan kaki
dan kuku

Edukasi
1. anjurkan berhenti
merokok
2. anjurkan berolahraga
rutin
3. anjurkan mengecek air
mandi untuk
menghindari kulit
terbakar
4. Anjurkan
menggunakan obat
penurun tekanan darah,
antikoagulan, dan
penurun kholestrol, jika
perlu
5. diet untuk memperbaiki
sirkulasi (mis:rendah
lemak jenuh, minyak
kanomega 3 )

d. Implementasi

DX Tgl/Jam Implementasi
29/04/202
1 5 1. Memantau TTV
10.00 2. Memberikan terapi oksigen
3. Meriksa sirkulasi perifer (nadi: 89x/mnt, perifer, edema,
4. Memberikan terai Nebulizer
e. Evaluasi
 S
Pasien mengatakan sudah tidak sesak nafas dan tidak batuk lagi
 O
-TTV: TD 100/90, Nadi 80, RR 20, S 36.5
-KU baik, kesadaran Composmetis,GCS 15,
-Pasien tampak pngembangan dada simetris, pola nafas regular, ronki (-),
wheezing(-)
 A
-Masalah bersihan jalan nafas tidak efektif teratasi
 P
-Intervensi dihentikan

Anda mungkin juga menyukai