Anda di halaman 1dari 2

Anatomi Fisiologi Kandung Kemih

Kandung kemih bagian dari saluran kemih yang berbentuk seperti buah pir. Sebuah organ yang dapat mengembang dan mengempis seperti balon karet yang terletak di belakang simfisis pubis. Sebagian besar dinding kandung kemih tersusun dari otot polos yang disebut muskulus destrusor. Di dinding kandung kemih terdapat scratch reseptor yang akan bekerja memberikan stimulus sensasi berkemih apabila volume kandung kemih telah mencapai 150 cc. Kandung kemih mengumpulkan dan menyimpan urin sampai urin siap untuk dikeluarkan dari tubuh. Urin diproduksi oleh ginjal dan dialirkan ke kandung kemih melalui dua saluran yang disebut ureter. Ketika kandung kemih terisi penuh oleh urin akan memaksa dinding kandung kemih untuk berkontraksi sehingga timbullah keinginan untuk berkemih. Kemudian urin dikeluarkan dari kandung kemih melalui uretra (sebuah saluran kecil yang membawa urin dari kandung kemih keluar dari tubuh). Dinding kandung kemih terdiri dari beberapa lapisan yang berperan penting dalam perkembangan, peningkatan, dan pengobatan kanker kandung kemih. Ketika dilihat di bawah mikroskop dengan penampang yang melintang dari dinding kandung kemih maka akan terlihat lapisan dari sel, yaitu : 1. Epithelium Epithelium adalah lapisan dari sel yang berada pada bagian dalam dinding kandung kemih yang dikenal sebagai urothelium atau transitional epithelium. Kebanyakan kanker kandung

kemih berada pada lapisan ini. Sel-sel ini dapat meregangkan ketika kandung kemih sudah penuh dan menyusut saat dikosongkan 2. Lamina propria Lapisan ini adalah lapisan dari jaringan ikat dan pembuluh darah yang lokasinya berada di bawah lapisan transitional epithelium. 3. Lapisan submukosa Lapisan antara lamina propria dan muskularis propria. 4. Muskularis propria (destrusor muscle) Ini adalah lapisan yang terdiri dari sel-sel otot yang membentuk dinding kandung kemih. 5. Jaringan lunak perivesikel Lapisan ini adalah lapisan terjauh dari dinding kandung kemih yang terdiri dari lemak, jaringan fibrosa, dan pembuluh darah.