Anda di halaman 1dari 102

HUKUM PERUSAHAAN

Marwah M. Diah

PENGERTIAN HUKUM PERUSAHAAN:


SEMUA PERATURAN PERUNDANGUNDANGAN YG SECARA KHUSUS MENGATUR TTG. BENTUK2 PERUSAHAAN SERTA SEMUA PERUNDANG-2-AN YG. SECARA UMUM BERKAITAN DGN KEGIATAN PERUSAHAAN
Marwah M. Diah 2

PERUSAHAAN

SETIAP BENTUK USAHA YG. MENJALANKAN SETIAP JENIS USAHA YG. BERSIFAT TETAP DAN TERUS MENERUS DAN DIDIRIKAN, BEKERJA SERTA BERKEDUDUKAN DLM. WIL.NEGARA INDONESIA, UTK TUJUAN MEMPEROLEH KEUNTUNGAN DAN ATAU LABA.
(UU NO. 3/1982 TTG WDP)

Marwah M. Diah

(BLACK LAW DICTIONARY):

CORPORATION

AN ARTIFICIAL PERSON OR LEGAL ENTITY CREATED BY OR UNDER THE AUTHORITY OF THE LAWS OF A STATE. AN ASSOCIATION OF PERSONS CREATED BY STATUE AS A LEGAL ENTITY. THE LAW TREATS THE CORPORATION ITSELF AS A PERSON WHICH CAN SUE AND BE SUED. THE CORPORATION IS DISTINCT FROM THE INDIVIDUALS WHO COMPRISE IT (SHAREHOLDERS). THE CORPORATION SURVIVES THE DEATH OF ITS INVESTORS, AS THE SHARES CAN USUALLY BE TRANSFERRED.

Marwah M. Diah

PERUSAHAAN (MOLENGRAAFF): KESELURUHAN PERBUATAN YG. DILAKUKAN SECARA TERUS MENERUS, BERTINDAK KELUAR, UNTUK MEMPEROLEH PENGHASILAN, DENGAN CARA MEMPERDAGANGKAN ATAU MENYERAHKAN BARANG ATAU MENGADAKAN PERJANJIAN PERDAGANGAN.
Marwah M. Diah 5

PERUSAHAAN: MENURUT POLAK (1935): MEMANDANG PERUSAHAAN DARI SUDUT KOMERSIAL. DIKATAKAN PERUSAHAAN JIKA TERDAPAT PERHITUNGAN LABA DAN RUGI YG. DAPAT DIPERKIRAKAN DAN DICATAT DALAM PEMBUKUAN.

Marwah M. Diah

UNSUR PERUSAHAAN MENURUT MOLENGRAAFF & POLAK:

POLAK MENAMBAH PENGERTIAN DARI MOLENGRAAFF DGN UNSUR:


1.

2.

DIPERHITUNGKAN MENGENAI RUGI DAN LABA; ADANYA SUATU PEMBUKUAN.

Marwah M. Diah

SUMBER HUKUM PERUSAHAAN:


-KUHPdt dan KUHD, -UU. NO. 40 /2007 TTG PERSEROAN TERBATAS, -UU. NO. 8/1995 TTG PASAR MODAL, -UU. NO.7/1992 JO UU NO. 10/1998 TTG PERBANKAN, -UU. NO. 3/1982 TTG WAJIB DAFTAR PERUSAHAAN, -UU. NO. 8/1997 TTG DOKUMEN PERUSAHAAN, -UU. NO. 4/1998 TTG KEPAILITAN, -UU. NO. 19/2003 TTG BUMN, -UU. NO. 05/1962 TTG PERUSAHAAN DAERAH, -YURISPRUDENSI, -KEBIASAAN, -PENDAPAT PARA AHLI HUKUM (DOCTRIN).
Marwah M. Diah 8

BENTUK PERUSAHAAN

BUKAN BADAN HUKUM:


PERSEKUTUAN PERDATA PERSEKUTUAN FIRMA (FA) PERSEKUTUAN KOMANDITER (CV)

BADAN HUKUM:
KOPERASI PERSEROAN TERBATAS (PT)

Marwah M. Diah

BADAN USAHA MILIK NEGARA (BUMN) UU. NO. 19/2003 TTG. BUMN:
PERSERO

(PERUSAHAAN PERSEROAN) PERUM (PERUSAHAAN UMUM)


Marwah M. Diah 10

PERUSAHAAN

DAERAH (PERUSDA/BUMD) UU NO. 5/1962

Marwah M. Diah

11

SUBYEK HUKUM: PENYANDANG, PEMBAWA HAK DAN KEWAJIBAN:

MANUSIA /ORANG PERORANGAN

(NATUURLIJK PERSOON), BADAN HUKUM (RECHTSPERSOON):


PERDATA: PT, KOPERASI DAN YAYASAN, PUBLIK: NEGARA, PEMDA.

OBYEK HUKUM:

SEGALA SESUATU YG BERGUNA BAGI SUBYEK HUKUM DAN DAPAT MENJADI OBYEK SUATU PERHUBUNGAN HUKUM.
Marwah M. Diah 12

PERSEKUTUAN PERDATA (MAATSCHAP)


PS. 1618-1652 KUHPdt

PENGERTIAN (PS 1618 KUHPdt):


KERJASAMA ANTARA DUA ORG. ATAU LEBIH YG SALING MENGIKATKAN DIRI UTK MEMASUKKAN SESUATU (INBRENG) KE DALAM PERSEKUTUAN DGN MAKSUD UTK MEMBAGI KEUNTUNGAN YG. TERJADI KARENANYA.

Marwah M. Diah

13

PERSEKUTUAN PERDATA
(BENTUK DASAR DARI KERJASAMA/PARTNERSHIP):

PEMASUKAN (INBRENG) TERDIRI DARI: UANG, ATAU BARANG ATAU BENA-BENDA LAIN APA SAJA YANG LAYAK BAGI PEMASUKAN, MIS: GEDUNG, KENDARAAN BERMOTOR, GOODWILL TENAGA KERJA, BAIK FISIK MAUPUN FIKIRAN PERSEKUTUAN PERDATA (MAATSCHAP) & PERSERIKATAN PERDATA (BURGERLIJK MAATSCHAP): PERSEKUTUAN PERDATA: MENJALANKAN PERUSAHAAN PERSERIKATAN PERDATA, TIDAK MENJALANKAN PERUSAHAAN

Marwah M. Diah

14

persekutan perdata lanjutan..:


PERSEKUTUAN PERDATA BANYAK DIPERGUNAKAN OLEH PROFESI:
KONSULTAN DOKTER ARSITEK PROFESI

LAINNYA

Marwah M. Diah

15

A.

SYARAT PENDIRIAN:
1) 2)

3)

BDSK. PERJANJIAN PARA PIHAK BDSK. KESEPAKATAN & LISAN TIAP SEKUTU WAJIB MEMASUKKAN INBRENG (SESUATU) KEDLM. PERSEKUTUAN.

B.

BERAKHIRNYA PERSEKUTUAN
1)
2) 3) 4)

5)

LAMPAU WAKTU MUSNAHNYA BARANG KEHENDAK SEKUTU SEKUTU MENINGGAL DUNIA DAN DIBAWAH PENGAMPUAN BERLAKU SYARAT BUBAR
Marwah M. Diah 16

PEMBAGIAN KEUNTUNGAN:
PADA DASARNYA PARA PIHAK BEBAS MENGATUR BAGAIMANA CARA PEMBAGIAN KEUNTUNGAN ATAU KERUGIAN PERUSAHAAN. BDSKN. Ps. 1635 KUHPdt:KEUNTUNGAN ATAU KERUGIAN AKAN DIBAGI SECARA PROPORSIONAL, ANGGOTA YG HANYA MEMASUKKAN KETRAMPILAN AKAN MEMPEROLEH KEUNTUNGAN ATAU KERUGIAN SEIMBANG DGN ANGGOTA YG KONTRIBUSINYA PALING KECIL.

Marwah M. Diah

17

TANGGUNG JAWAB KEPD. PIHAK KETIGA


1.

2.

3.

PARA SEKUTU TDK. TERIKAT PD. UTANG PERSEKUTUAN YG. DILAKUKAN OLEH SEKUTU LAINNYA, KECUALI ADA KUASA DARI SEKUTU YANG LAIN UTK ITU. SEKUTU LAIN DPT. IKUT BERTANGGUNG JAWAB JIKA IKUT MENIKMATI MANFAAT YG. DIBUAT OLEH SEKUTU LAINNYA. PERSEKUTUAN DAPAT MENUNTUT PELAKSANAAN PERJANJIAN YG DIBUAT OLEH SALAH SEORANG SEKUTU.
Marwah M. Diah 18

PERSEKUTUAN FIRMA (FA)


PS. 15 S.D 35 KUHD

PERSEKUTUAN PERDATA YANG DIDIRIKAN UNTUK MENJALANKAN PERUSAHAAN DENGAN NAMA BERSAMA (PS 16 KUHD). CONTOH:

FA. ALIBABA FA. SELASIH (SELAMAT, SIHITE)


Marwah M. Diah 19

A.

PEMBENTUKAN:
DIDIRIKAN SECARA LISAN ATAU TERTULIS (AKTA AUTENTIK/DIBAWAH TANGAN)

B.

PENDAFTARAN:
DIDAFTARKAN PD. PENGADILAN NEGERI

C.

PENGUMUMAN:
DALAM BERITA NEGARA R.I

D.

PEMBUBARAN:
BERAKHIRNYA FA, SAMA DENGAN BERAKHIRNYA PERSEKUTUAN PERDATA
Marwah M. Diah 20

PERTANGGUNGJAWABAN SEKUTU:

BERSIFAT PRIBADI UTK KESELURUHAN, YI: TANGUNG JAWAB RENTENG BAGI PERJANJIAN/PERIKATAN PERSEKUTUAN. SETIAP SEKUTU BERHAK UTK. MELAKUKAN KEGIATAN A.N. FIRMA PERJANJIAN YG. DILAKUKAN SEORG SEKUTU JUGA MENGIKAT SEKUTU LAINNYA SEGALA SESUATU YG DIPEROLEH SEKUTU MENJADI HARTA FIRMA

Marwah M. Diah

21

1.

2.

KELEMAHAN FIRMA: MEMPERTARUHKAN SELURUH HARTA PRIBADI, KELANGSUNGAN HIDUPNYA TIDAK TERJAMIN, KRN. JIKA SEKUTU MENINGGAL DUNIA, FIRMA BUBAR DAN HAKNYA TIDAK DAPAT DIALIHKAN.

Marwah M. Diah

22

PERSEKUTUAN KOMANDITER (CV)


PS. 19 - 21 KUHD PERSEKUTUAN YG DIDIRIKAN ANTARA SESEORANG ATAU BEBERAPA ORANG PESERO YG. BERTANGGUNG JAWAB SECARA TANGGUNG RENTENG UTK. KESELURUHANNYA, DAN SATU ORANG ATAU LEBIH SEBAGAI PEMBERI PINJAMAN UANG.(Ps. 19 KUHD)

Marwah M. Diah

23

A.

B.

C.

D.

D.

PENDIRIAN/PENDAFTARAN: SAMA DGN. FIRMA (FA) PENDAFTARAN AKTA DI KEPANITERAAN PENGADILAN NEGERI DI WILAYAH DOMISILI CV. SEKUTU: SEKUTU KOMPLEMENTER (AKTIF) SEKUTU KOMANDITER (DIAM) BERAKHIRNYA: SAMA DGN. PERSEKUTUAN PDT & FIRMA TANGGUNG JAWAB: SEKUTU KOMPLEMENTER: PENUH SEKUTU KOMANDITER: TERBATAS
Marwah M. Diah 24

MACAM2 PERSEKUTUAN KOMANDITER:

PERSEKUTUAN KOMANDITER DIAM-DIAM: DARI LUAR TAMPAK SEBAGAI FA, TAPI SEBENARNYA C.V. KRN TERDAPAT SEKUTU KOMANDITER PERSEKUTUAN KOMANDITER TERANGTERANGAN: SECARA TERANG-TERANGAN MENYATAKAN DIRINYA KEPADA FIHAK KETIGA SEBG C.V PERSEKUTUAN KOMANDITER DENGAN SAHAM:
Marwah M. Diah 25

1.

PERBEDAAN CV DAN PT: DIREKSI

CV BERTANGGUNG JAWAB PENUH, PT TERBATAS, MASA JABATAN DIREKSI CV UNLIMITED, PADA PT MASANYA TERBATAS CV BUBAR, DLM. PT TIDAK BUBAR PT TERDIRI DARI SAHAM2, CV TIDAK MESTI MENGELUARKAN SAHAM
Marwah M. Diah 26

2.

SEKUTU MENINGGAL

3.

SAHAM

KOPERASI
BADAN USAHA YG BERANGGOTAKAN ORANG-SEORANG ATAU BADAN HUKUM KOPERASI YG MELANDASKAN KEGIATANNYA BERDASARKAN PRINSIP KOPERASI SEKALIGUS SEBAGAI GERAKAN EKONOMI RAKYAT YG. BERDASAR ATAS ASAS KEKELUARGAAN (PS. 1 UU NO.25/1992
TTG PERKOPERASIAN)

Marwah M. Diah

27

UNDANG-UNDANG TTG KOPERASI:


UU NO. 25/1992 TTG PERKOPERASIAN UU NO. 12/1967 TTG POKOK-POKOK PERKOPERASIAN UU NO. 14/1965 TTG PERKOPERASIAN

1. 2.

3.

Marwah M. Diah

28

BENTUK KOPERASI

KOPERASI PRIMER:

KOPERASI YANG DIDIRIKAN OLEH DAN BERANGGOTAKAN ORANG-SEORANG

KOPERASI SEKUNDER:

KOPERASI YANG DIDIRIKAN OLEH DAN BERANGGOTAKAN LEMBAGA KOPERASI

Marwah M. Diah

29

SYARAT PEMBENTUKAN KOPERASI:


1.

2.
3.

4.
5.

KOPERASI PRIMER OLEH MINIMAL 20 ORANG, KOPERASI SEKUNDER OLEH MIN. 3 KOPERASI BERDASARKAN AKTA PENDIRIAN/A.D. BERKEDUDUKAN DI REP. INDONESIA MENDPT STATUS BADAN HUKUM SETELAH AKTANYA DISAHKAN PEMERINTAH
Marwah M. Diah 30

TUJUAN KOPERASI:
UTK. MEMAJUKAN KESEJAHTERAAN ANGGOTA PADA KHUSUSNYA DAN MASYARAKAT PADA UMUMNYA SERTA IKUT MEMBANGUN TATANAN PEREKONOMIAN NASIONAL DALAM RANGKA MEWUJUDKAN MASYARAKAT YANG MAJU, ADIL, DAN MAKMUR BERLANDASKAN PANCASILA DAN U.U.D 1945

Marwah M. Diah

31

FUNGSI & PERAN KOPERASI:


a.

b.

c.

d.

MEMBANGUN DAN MENGEMBANGKAN POTENSI DAN KEMAMPUAN EKONOMI ANGGOTA KHUSUSNYA DAN MASYARAKAT UMUMNYA UTK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN EKONOMI DAN SOSIALNYA BERPERAN SERTA SECARA AKTIF DLM UPAYA MEMPERTINGGI KUALITAS KEHIDUPAN MANUSIA DAN MASYARAKAT MEMPERKOKOH PEREKONOMIAN RAKYAT SBG DASAR KEKUATAN DAN KETAHANAN PEREKONOMIAN NASIONAL DGN KOPERASI SBG SOKOGURUNYA BERUSAHA UTK MEWUJUDKAN DAN MENGEMBANGKAN PEREKONOMIAN NASIONAL YG MERUPAKAN USAHA BERSAMA BDSK ASAS KEKELUARGAAN DAN DEMOKRASI EKONOMI.
Marwah M. Diah 32

PRINSIP KOPERASI
1.

2. 3.

4.

5.

KEANGGOTAAN BERSIFAT SUKARELA & TERBUKA PENGELOLAAN SECARA DEMOKRATIS PEMBAGIAN SISA HASIL USAHA (SHU) DILAKUKAN SECARA ADIL SEBANDING DGN BESARNYA JASA USAHA ANGGOTA PEMBERIAN BALAS JASA YG TERBATAS TERHADAP MODAL KEMANDIRIAN
Marwah M. Diah 33

PENGESAHAN KOPERASI:

PENDIRI MENGAJUKAN PERMOHONAN PENGESAHAN PENDIRIAN KOPERASI DGN AKTA PENDIRIAN & PETIKAN BERITA ACARA RPT KEPD PEJABAT YG DIANGKAT OLEH DAN MENDPT KUASA KHUSUS DARI MENTERI KOPERASI JIKA PEJABAT KOPERASI SDH MENGANGGAP AKTA PENDIRIAN (A.D) TDK BERTENTANGAN DGN U.U, MAKA PENGESAHAN HRS DIBERIKAN PALING LAMA 3 (TIGA) BULAN SETELAH DITERIMANYA PERMINTAAN PENGESAHAN. AKTA YG TLH DISAHKAN TSB. DIDAFTARKAN DLM BUKU DAFTR UMUM YG DISEDIAKAN UTK ITU. SEJAK SAAT ITU MAKA KOPERASI RESMI SBG. BADAN HUKUM. SETIAP AKTA PENDIRIAN YG SDH. DISAHKAN DIUMUMKAN OLEH PEJABAT DGN MENEMPATKANNYA DALAM BERITA NEGARA. AKAN TETAPI PENGESAHAN KOPERASI MENJADI BADAN HUKUM SEJAK PENGESAHAN AKTA PENDIRIAN, BUKAN SEJAK DIUMUMKAN DALAM BERITA NEGARA.

Marwah M. Diah

34

PERANGKAT KOPERASI:
1. 2. 3.

RAPAT ANGGOTA PENGURUS PENGAWAS

Marwah M. Diah

35

RAPAT ANGGOTA:

MERUPAKAN PEMEGANG KEKUASAAN TERTINGGI DALAM KOPERASI. TUGAS RAPAT ANGGOTA MENETAPKAN: ANGGARAN DASAR KEBIJAKSANAAN UMUM DI BIDANG ORGANISASI, MANAJEMEN, DAN USAHA KOPERASI PEMILIHAN, PENGANGKATAN, PEMBERHENTIAN PENGURUS DAN PENGAWAS RENCANA KERJA, ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA KOPERASI, SERTA PENGESAHAN LAPORAN KEUANGAN PENGESAHAN PERTANGGUNGJAWABAN PENGURUS DLM PELAKSANAAN TUGASNYA PEMBAGIAN SISA HASIL USAHA PENGGABUNGAN,PELEBURAN,PEMBAGIAN DAN PEMBUBARAN KOPERASI
Marwah M. Diah 36

RAPAT ANGGOTA LANJUTAN.:

RAPAT ANGGOTA BERHAK MEMINTA KETERANGAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN PENGURUS DAN PENGAWAS MENGENAI PENGELOLAAN KOPERASI RAPAT ANGGOTA DILAKUKAN PALING SEDIKIT SEKALI DALAM 1 (SATU) TAHUN RAPAT ANGGOTA LUAR BISA: APABILA KEADAAN MENGHARUSKAN ADANYA KEPUTUSAN SEGERA YANG WEWENANGNYA ADA PADA RAPAT ANGGOTA, MAKA DAPAT JUGA DILAKUKAN RAPAT ANGGOTA LUAR BIASA YG WEWENANGNYA SAMA DGN WEWEWNANG RAPAT ANGGOTA BIASA RAPAT ANGGOTA L.B. DPT DIADAKAN ATAS PERMINTAAN SEJUMLAH ANGGOTA KOPERASI ATAU ATAS KEPUTUSAN PENGURUS YANG PELAKSANAANYA DIATUR DALAM ANGGARAN DASAR
Marwah M. Diah 37

PENGURUS KOPERASI:

PENGURUS DIPILIH DARI DAN OLEH ANGGOTA KOPERASI DALAM RAT. PENGURUS MERUPAKAN PEMEGANG KUASA RAPAT ANGGOTA MASA JABATAN PENGURUS PALING LAMA 5 TAHUN PERSYARATAN MENJADI PENGURUS DITETAPKAN DLM A.D. TUGAS PENGURUS:

MENGELOLA KOPERASI DAN USAHANYA MENGAJUKAN RKAP DAN BELANJA KOPERASI MENYELENGGRAKN RAPAT ANGGOTA MENGAJUKAN LAPORAN KEUANGAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN PELAKSANAAN TUGAS MENYELENGGARAKAN PEMBUKUAN KEUANGAN DAN INVENTARIS MEMELIHARA DAFTAR BUKU ANGGOTA DAN PENGURUS

Marwah M. Diah

38

PENGURUS LANJUTAN..:

WEWENANG PENGURUS:

MEWAKILI KOP. DI DLM & DILUAR PENGADILAN MEMUTUSKAN PENERIMAAN DAN PENOLAKAN ANGGOTA BARU SERTA PEMBERHENTIAN ANGGOTA SESUAI KETENTUAN A.D. MELAKUKAN TINDAKAN DAN UPAYA BAGI KEPENTINGAN DAN KEMANFAATAN KOPERASI SESUAI DGN TANGGUNG JAWABNYA DAN KEPUTUSAN RAPAT ANGGOTA.

PENGURUS BERTANGGUNG JAWAB MENGENAI SEGALA KEGIATAN PENGELOILAAN KOPERASI DAN USAHANYA KEPADA RAPAT ANGGOTA ATAU RAPAT ANGG. L.B. PENGURUS DAPAT MENGANGKAT PENGELOLA YG DIBERI WEWENANG DAN KUASA UTK MENGELOLA USAHA KOPERASI. PENGURUS, BAIK BERSAMA-SAMA, MAUPUN SENDIRI-SENDIRI, MENANGGUNG KERUGIAN YG DIDERITA KOPERASI, KARENA TINDAKAN YG DILAKUKAN DGN KESENGAJAAN/KELALAIANNYA.
Marwah M. Diah 39

PENGAWAS KOPERASI:

PENGAWAS DIPILIH DARI DAN OLEH ANGGOTA KOPERASI DALAM RAPAT ANGGOTA PENGAWAS BERTANGGUNG JAWAB KEPD RAPAT ANGG. TUGAS PENGAWAS:

MELAKUKAN PENGAWASAN THDP PELAKSANAAN KEBIJAKSANAAN DAN PENGELOLAAN KOPERASI MEMBUAT LAPORAN TERTULIS TTG HSL PENGAWASANNYA MENELITI CATATAN YG ADA PD. KOPERASI MENDPTKAN SEGALA KETERANGAN YG DIPERLUKAN PENGAWAS HRS MERAHASIAKAN HSL PENGAWASANNYA

WEWENANG PENGAWAS:

KOPERASI DPT MEMINTA JASA AUDIT KEPD AKUNTAN PUBLIK.


Marwah M. Diah 40

MODAL:

MODAL SENDIRI: 1. SIMPANAN POKOK 2. SIMPANAN WAJIB 3. DANA CADANGAN 4. HIBAH MODAL PINJAMAN (BERASAL DARI): 1. ANGGOTA 2. KOPERASI LAIN/ANGGOTANYA 3. BANK & LEMBAGA KEUANGAN 4. OBLIGASI & SURAT UTANG 5. SUMBER LAIN YG SAH
Marwah M. Diah 41

SISA HASIL USAHA (SHU):

SHU ADALAH PENDAPATAN KOPERASI DALAM 1 TH BUKU DIKURANGI BIAYA, PENYUSUTAN DAN KEWAJIBAN LAINNYA (PAJAK,DLL). SHU SETELAH DIKURANGI DANA CADANGAN DIBAGIKAN KEPADA ANGGOTA SECARA PROPORSIONAL DAN KEPERLUAN LAIN YG DITETAPKAN OLEH KPTS RAPAT ANGGOTA.
Marwah M. Diah 42

PEMBUBARAN KOPERASI:
1. 2.

3.

BERDASARKAN KPTS RAPAT ANGGOTA KEPUTUSAN PEMERINTAH KOPERASI TSB. TDK. MEMENUHI KETENTUAN U.U KEGIATAN KOPERASI TSB. BERTENTANGAN DGN KETERTIBAN UMUM ATAU KESUSILAAN KELANGSUNGAN HIDUP KOP. TSB. TDK DPT DIHARAPKAN. PEMERINTAH MENGUMUMKAN PEMBUBARAN KOPERASI DLM BNRI, DAN STATUS BADAN HUKUM KOPERASI HAPUS SEJAK TGL PENGUMUMAN TSB.

Marwah M. Diah

43

PERSEROAN TERBATAS
UNDANG-UNDANG NO. 40 TH 2007 TENTANG PERSEROAN TERBATAS
Marwah M. Diah 44

PERSEROAN TERBATAS

BELANDA: NAAMLOZE VENOOTSCHAP

(N.V)

LIMITED LIABILITY COMPANY JERMAN: GESELLSCHAFT MIT BESCHRANKTER HAFTUNG (Gmb) PERANCIS: SOCIETE ANONYME (S.A)

INGGERIS: LIMITED (Ltd) COMPANY,

Marwah M. Diah

45

PENGERTIAN PERSEROAN TERBATAS (UU. PT NO. 40/2007). *BADAN HUKUM YG. MERUPAKAN
PERSEKUTUAN MODAL, DIDIRIKAN BERDASARKAN PERJANJIAN, MELAKUKAN KEGIATAN USAHA DGN. MODAL DASAR YG. SELURUHNYA TERBAGI DALAM SAHAM, DAN MEMENUHI PERSYARATAN YG. DITETAPKAN DALAM UNDANG UNDANG*.
Marwah M. Diah

46

CARA PENDIRIAN

MINIMAL OLEH 2 ORANG ATAU LEBIH DG. AKTA NOTARIS YG DIBUAT DLM BAHASA INDONESIA PENDIRI WAJIB MENGAMBIL BAG. SAHAM PD SAAT PERSEROAN DIDIRIKAN BERDOMISILI DI WILAYAH R.I. DIDIRIKAN UTK. JANGKA WAKTU (TERBATAS ATAU TDK TERBATAS) YG DITENTUKAN DLM A.D.
Marwah M. Diah 47

STATUS BADAN HUKUM & DAFTAR PERSEROAN & PENGUMUMAN


(PS. 7 (4) DAN PS. 29 & PS. 30 UU NO. 40/2007)

PERSEROAN MEMPEROLEH STATUS BADAN HUKUM PD TGL DITERBITKANNYA KPTS. MENTERI MENGENAI PENGESAHAN BADAN HUKUM PERSEROAN PENDAFTARAN PERSEROAN DISELENGGARAKAN OLEH MENTERI MENTERI YG MENGUMUMKAN DALAM TBNRI

Marwah M. Diah

48

PEMBUBARAN/LIKUIDASI PT:

KEPUTUSAN RUPS BERAKHIRNYA JANGKA WAKTU PENDIRIAN PENETAPAN PENGADILAN


KEJAKSAAAN PERMOHONAN YG BERKEPENTINGAN KRN ADA CACAT HK DLM AKTA PENDIRIAN PEMEGANG SAHAM, DIREKSI ATAU DEKOM DG ALASAN PERSEROAN TDK MUNGKIN DILANJUTKAN.

DGN DICABUTNYA KEPAILITAN & HARTA PAILIT TDK CUKUP UTK MEMBAYAR BIAYA KEPAILITAN HARTA PAILIT DLM KEPAILITAN DLM KEADAAN INSOLVENSI DICABUTNYA IZIN USAHA PERSEROAN, SEHINGGA PERSEROAN HRS DI LIKUIDASI

Marwah M. Diah

49

CIRI-CIRI PT

BADAN HUKUM:

DPT MELAKUKAN PERBUATAN HUKUM ( SUBYEK HUKUM) MEMPUNYAI KEKAYAAN SENDIRI PENDIRIANNYA MEMERLUKAN PENGESAHAN PEMERINTAH HARUS MEMENUHI KETENTUAN PS 1320 KUHPdt DIDIRIKAN OLEH MINIMAL 2 ORANG SETIAP PENDIRI HRS MENGAMBIL BAGIAN ATAS SAHAM MODAL DASAR (AUTHORIZED CAPITAL) MINIMAL RP 50 JUTA MODAL DITEMPATKAN (ISSUED CAPITAL): 25 % DARI MODAL DASAR MODAL DISETOR (PAID UP CAPITAL): 100 % DARI MODAL DITEMPATKAN

PENDIRIAN ATAS DASAR PERJANJIAN:


MODAL TERBAGI ATAS SAHAM:


Marwah M. Diah

50

ciri-ciri PT lanjutan.:

MELAKUKAN KEGIATAN USAHA:


MEMENUHI LEGALISASI PERIZINAN USAHA (SIUP, HO, DLL) MEMILIKI PEMBUKUAN

MRPKN ASOSIASI MODAL MEMPUNYAI KEKAYAAN YANG TERPISAH PERTANGGUNGJAWABAN PEMEGANG SAHAM TERBATAS PADA SAHAM YANG DIMILIKINYA DIKELOLA OLEH ORGAN PERUSAHAAN:

RUPS KOMISARIS DIREKSI


Marwah M. Diah 51

MODAL PT:

MODAL DASAR:

SELURUH MODAL PERUSAHAAN SEPERTI TERTULIS DLM A.D, BAIK YG SDH DITEMPATKAN ATAU BELUM, BAIK YG SDH DISETOR ATAU BELUM. MODAL YG DITEMPATKAN: ISSUED CAPITAL. MODAL YG DIALOKASIKAN BAGI PEMEGANG SAHAM TERTENTU, JADI SDH DIKELUARKAN DARI PORTEPEL. MODAL SETOR: PAID UP CAPITAL. MODAL YANG DITEMPATKAN DAN SDH DISETOR PENUH OLEH PEMEGANG SAHAM.
Marwah M. Diah 52

AUTHORIZED CAPITAL ATAU EQUITY. MERUPAKAN

modal pt lanjutan.:

MODAL/SAHAM DALAM PORTEPEL (UNISSUED

CAPITAL/PORTFOLIO/POTENTIAL CAPITAL):

MODAL PERSEROAN YG BELUM DITEMPATKAN. JADI JUMLAH MODAL DASAR DIKURANGI DGN MODAL YG DITEMPATKAN MODAL DITEMPATKAN TIDAK DISETOR ( ISSUED AND

UNPAID CAPITAL):

SELISIH MODAL DITEMPATKAN DENGAN MODAL SETOR MODAL NON EQUITY: MERPKN. MODAL PERUSAHAAN YG DIDAPAT DARI PINJAMAN PERUSAHAAN TSB. JADI BUKAN BERASAL DARI SETORAN PEMEGANG SAHAM.

Marwah M. Diah

53

JENIS SAHAM:

SAHAM ATAS NAMA (OP NAAM) SAHAM ATAS TUNJUK (AAN TOONDER, ON BEARER) SAHAM BIASA (ORDINARY SHARE, COMMON SHARE)

TDK ADA KE KHUSUSAN BAGI SIPEMEGANG KEPD PEMEGANGNYA DIBERIKAN HAK TERLEBIH DAHULU DLM HAL PEMBAGIAN DIVIDEN ATAU DALAM LIKUIDASI PEMEGANGNYA MEMP. HAK-HAK KHUSUS DLM RUPS, DAN DEWAN DIREKSI. KEISTIMEWAAN INI DISEBUT KONTROL OLIGARKIS. BIASANYA SAHAM INI DIBERIKAN KEPD PENDIRI ATAU DEKOM. DIBERIKAN KEPD PARA PENDIRI PERUSH. SAHAM YG DIBERIKAN KEPD PEMEGANG SAHAM YG SDH ADA TANPA HARUS MEMBAYAR APAPUN KEPD PERSEROAN.

SAHAM PREFERENS (PREFERRED SHARES, PREFERRENCE SHARES):

SAHAM PRIORITAS:

SAHAM PENDIRI:

SAHAM BONUS:

Marwah M. Diah

54

JENIS SAHAM LANJUTAN ..:

SAHAM KONVERSI:

SAHAM YG DIKONVERSI DARI SATU JENIS SAHAM KE JENIS SAHAM LAINNYA. MIS: SAHAM PREFERENS YG DPT DIUBAH MENJADI SAHAM BIASA. SAHAM YG DPT DINILAI/DIBEBANI KEPD PEMILIKNYA UTK MEMBAYAR KEWAJIBAN PERUSH DLM HAL PERUSH PAILIT.

SAHAM YG DINILAI (ASSESSABLE SHARE):

SAHAM YD DIBAYAR PENUH (PAID UP SHARE):

DISBT JUGA SAHAM TIDAK DINILAI(NON ASSESSABLE SHARE): SAHAM INI TELAH DIBAYAR PENUH OLEH PEMEGANGNYA SHG TDK LAGI MERPKN SAHAM YG DINILAI.
SAHAM YG PERNAH DIKELUARKAN PERUSAHAAN, TETAPI DIBELI KEMBALI OLEH PERUSH. DAN TETAP DIMILIKI OLEH PERUSH. SAHAM YG DIKELUARKAN PERUSH (A) TETAPI DGN JAMINAN DARI PERUSHAAN (B)
Marwah M. Diah 55

SAHAM TREASURY:

SAHAM TERJAMIN:

ORGAN PERSEROAN

RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS):


ORGAN PERSEROAN YG MEMP. WEWENANG YG TDK DIBERIKAN KEPADA DIREKSI ATAU DEKOM DLM BATAS YG DITENTUKAN DLM U.U. ATAU ANGGARAN DASAR PERSEROAN.

Marwah M. Diah

56

RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM(RUPS):

KEWENANGAN RUPS:

MENETAPKAN KEBIJAKSANAAN UMUM P.T. MENGANGKAT & MEMBERHENTIKAN KOMISARIS & DIREKSI MENGESAHKAN LAPORAN TAHUNAN PT RUPS TAHUNAN RUPS LAINNYA MUSYAWARAH UNTUK MUFAKAT SUARA TERBANYAK: UTK MENGUBAH AD, 2/3 DARI SAHAM YANG HADIR SECARA SAH KHUSUS UTK M.K.A MINIMAL DARI SEMUA SAHAM DAN KPTS OLEH DARI SAHAM YANG HADIR SECARA SAH. A.D DPT MENETAPKAN KOURUM KEHADIRAN & SYARAT PENGAMBILAN KPTS RUPS YG LEBIH BESAR.
Marwah M. Diah 57

MACAM- MACAM RUPS:


PENGAMBILAN KPTS DALAM RUPS:


organ perseroan lanjutan:

DEWAN KOMISARIS:

ORGAN PERUSAHAAN YG BERTUGAS MELAKUKAN PENGAWASAN SECARA UMUM DAN KHUSUS SESUAI DG A.D. SERTA MEMBERIKAN NASIHAT KEPADA DIREKSI.

Marwah M. Diah

58

organ perseroan lanjutan..

DIREKSI:

ORGAN PERUSAHAAN YANG BERWENANG DAN BERTANGGUNG JAWAB PENUH ATAS PENGURUSAN PERSEROAN UNTUK KEPENTINGAN PERSEROAN SESUAI DG MAKSUD DAN TUJUAN PERSEROAN SERTA MEWAKILI PERSEROAN, BAIK DI DLM MAUPUN DI LUAR PENGADILAN SESUAI DENGAN KETENTUAN ANGGARAN DASAR.
Marwah M. Diah 59

SYARAT MENJADI DIREKSI


(PS. 92 UU NO.40/2007):
1.

2.
3.

4.

MAMPU MELAKSANAKAN PERBUATAN HUKUM, TIDAK PERNAH DINYATAKAN PAILIT, ATAU, TDK. PERNAH MENJADI ANGG. DIREKSI YG DINYATAKAN BERSALAH MENYEBABKAN SUATU PERUSH. DINYATAKAN PALIT, TDK. PERNAH DIHUKUM KRN MELAKUKAN TINDAK PIDANA YG. MERUGIKAN KEUANGAN NEGARA DLM. WKT. 5 (LIMA) TH SEBLM. PENGANGKATAN.
Marwah M. Diah 60

TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN


(PS. 74 U.U NO. 40/2007)

PERSEROAN YG MENJALANKAN KEGIATAN USAHANYA DI BIDANG/BERKAITAN DGN SUMBER DAYA ALAM WAJIB MELAKSANAKAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL & LINGKUNGAN (TJS&L) TJS&L MRPKN KEWAJIBAN PERSEROAN YG DIANGGAR KAN & DIPERHITUNGKAN SBG BIAYA PERSEROAN YG PELAKSANAANNYA DG MEMPERHATIKAN KEPATUTAN & KEWAJARAN PERSEROAN YG TDK MELAKSANAKAN TJS&L DIKENAI SANKSI SESUAI KETENTUAN PERATURAN PERUNDANGUNDANGAN.
Marwah M. Diah 61

ACQUIT ET DE CHARGE (RELEASE AND DISCHARGE)


PEMBERIAN PEMBEBASAN OLEH RUPS KEPD. DIREKSI ATAS SETIAP KEGIATAN PERSEROAN DLM. TAHUN BUKU YG. BARU LAMPAU, SEPANJANG KEGIATAN TSB. DILAPORKAN ATU TERCERMIN DLM. LAPORAN TAHUNAN YG. DISAHKAN OLEH RUPS TSB.

Marwah M. Diah

62

AZAS-AZAS HUKUM DALAM U.U. PERSEROAN TERBATAS:

Marwah M. Diah

63

PIERCING THE COMPANYS VEIL:


PEMEGANG SAHAM, DIREKSI DAN KOMISARIS YG. KARENA SALAHNYA MENGAKIBATKAN KERUGIAN KEPD. PERUSAHAAN BERTANGGUNG JAWAB PRIBADI ATAS KERUGIAN TERSEBUT. Lihat UU PT ps. 69 (3) ps. 97 (3&4)

Marwah M. Diah

64

BUSINESS JUDGMENT RULE

SUATU KPTS DIREKSI MENGENAI AKTIVITAS PERSEROAN TDK DPT DIGUGAT MESKIPUN KEMUDIAN TERNYATA KPTS TSB MERUGIKAN PERSEROAN, DGN KETENTUAN:

DIREKSI DGN IKTIKAD BAIK KPTS HRS SESUAI DGN HUKUM YANG BERLAKU BDSK TUJUAN PERSEROAN YG TELAH DITETAPKAN DILAKUKAN BERDASARKAN PRINSIP KEHATI-HATIAN BERDASARKAN PERHITUNGAN YANG MEMANG KEPUTUSAN YG TERBAIK BAGI KEPENTINGAN PERSEROAN

(PS. 69 (4) DAN PS. 97 (5)

Marwah M. Diah

65

ULTRA VIRES
(TINDAKAN YG. BERADA DILUAR KEWENANGAN):

DILUAR KEWENANGAN DIREKSI UTK. MELAKUKAN, TAPI MSH. DLM. RUANG LINGKUP MAKSUD & TUJUAN PERSEROAN PERBUATAN ITU BERADA DI LUAR LINGKUP MAKSUD & TUJUAN PERSEROAN.

Marwah M. Diah

66

FIDUCIARY DUTY:
DIREKTUR BERTANGGUNG JAWAB PENUH ATAS PENGURUSAN, DAN KOMISARIS WAJIB MENGAWASI DAN MEMBERIKAN NASIHAT KEPD. DIREKSI. KOMISARIS & DIREKSI HARUS MENGHINDARI CONFLICT OF INTEREST DGN. PERSEROAN.

Marwah M. Diah

67

DUTY OF SKILL AND CARE:


DIREKTUR DAN KOMISARIS DENGAN IKTIKAD BAIK DAN PENUH TANGGUNG JAWAB MENJALANKAN TUGAS UNTUK KEPENTINGAN DAN USAHA PERSEROAN.

Marwah M. Diah

68

DERIVATIVE ACTION: PEMEGANG SAHAM MINORITAS, MIN. 10% DAPAT MENGGUGAT PERSEROAN KARENA DIRUGIKAN.

Marwah M. Diah

69

PUT OPTION WITH APPRAISAL RIGHT:


PEMEGANG SAHAM BERHAK MEMINTA KEPADA PERSEROAN AGAR SAHAMNYA DIBELI DENGAN HARGA YANG WAJAR, JIKA PEMEGANG SAHAM TERSEBUT TIDAK MENYETUJUI KEPUTUSAN DIREKSI/PERSEROAN YANG DIPANDANG MERUGIKAN PERSEROAN.

Marwah M. Diah

70

PRE EMPTIVE RIGHT: JIKA PERSEROAN AKAN MENGELUARKAN SAHAM DALAM PORTFOLIO, MAKA HARUS DITAWARKAN TERLEBIH DAHULU KEPADA PEMEGANG SAHAM, SELANJUTNYA KEPADA KARYAWAN PERUSAHAAN.

Marwah M. Diah

71

BADAN USAHA MILIK NEGARA (B.U.M.N) STATE OWNED-ENTERPRISES

Marwah M. Diah

72

PENGERTIAN:

BADAN USAHA YG. SELURUH ATAU SEBAGIAN BESAR MODALNYA DIMILIKI OLEH NEGARA MELALUI PENYERTAAN SECARA LANGSUNG YANG BERASAL DARI KEKAYAAN NEGARA YANG DIPISAHKAN (UU RI NO. 19/2003 TTG BUMN)

Marwah M. Diah

73

KEKAYAAN NEGARA YANG DIPISAHKAN: KEKAYAAN NEGARA YG. BERASAL DARI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA (APBN) UTK. DIJADIKAN PENYERTAAN MODAL NEGARA PADA PERSERO DAN/ATAU PERUM SERTA PERSEROAN TERBATAS LAINNYA.

Marwah M. Diah

74

DASAR KONSTITUSIONAL:
PASAL 33 UUD 1945: (1) PEREKONOMIAN DISUSUN SEBAGAI USAHA BERSAMA BERDASAR ATAS ASAS KEKELUARGAAN (2) CABANG-CABANG PRODUKSI YG PENTING BAGI NEGARA DAN YG MENGUASAI HAJAT HIDUP ORANG BANYAK DIKUASAI OLEH NEGARA (3) BUMI DAN AIR DAN KEKAYAAN ALAM YG TERKANDUNG DI DALAMNYA DIKUASAI OLEH NEGARA DAN DIPERGUNAKAN UTK. SEBESAR-BESAR KEMAKMURAN RAKYAT (4) PEREKONOMIAN NASIONAL DISELENGGARAKAN BERDASAR ATAS DEMOKRASI EKONOMI DGN. PRINSIP KEBERSAMAAN, EFISIENSI BERKEADILAN, BERKELANJUTAN, BERWAWASAN LINGKUNGAN, KEMANDIRIAN, SERTA DGN MENJAGA KESEIMBANGAN KEMAJUAN DAN KESATUAN EKONOMI NASIONAL.****) (5) KETENTUAN LEBIH LANJUT MENGENAI PELAKSANAAN PASAL INI DIATUR DALAM UNDANG-UNDANG.****) ****)PERUBAHAN KEEMPAT DISAHKAN 10 AGUSTUS 2002

Marwah M. Diah

75

BENTUK-BENTUK BUMN:
I.

SEBELUM TH. 1960 DISEBUT PERUSAHAN NEGARA: A. P.N. IBW (Indonesische Bedrijven Wet=UU PERUSAHAAN INDONESIA).

JAWATAN PEGADAIN, JAWATAN KERETA API

B.

PERUSAHAAN ICW (Indonesische Comptabiliteits Wet=U.U. PERBENDAHARAAN INDONESIA)

PLN DARI DEPT. PEKERJAAN UMUM DAN TENAGA LISTRIK. PERUSAHAAN ANGKUTAN JAWATAN MOTOR RI (DAMRI) DARI DEPT. PERHUBUNGAN.

C.
1.

PERUSAHAAN BDSK. U.U. TERTENTU


PERUSAHAAN YG DIDIRIKAN OLEH BANK INDUSTRI NEGARA (BIN:). PT PABRIK KERTAS BLABAK, PT NATOUR LTD, PT TARUMARTANI.

Marwah M. Diah

76

bentuk-bentuk BUMN lanjutan:


2.

PERUSAHAAN ASING YG DINASIONALISASIKAN:


1.

2.

3.

4.

BADAN URUSAN DAGANG (BUD) UTK PERUSH. BELANDA..DINASIONALISASI DGN. PP NO. 33/2959 BADAN PENGUASAAN PERUSAHAAN PHARMASI (PAPPHAR)DINASIONALISAIKAN DGN PP NO.1/1960 BADAN PENGUASAAN PERUSAHAAN INDUSTRI PERTAMBANGAN (BAPPIP).. PP. NO. 50/1959 PUSAT PERKEBUNAN NEGARA BARU (PPN BARU) DINASIONALISASIKAN DGN. PP NO. 4&19/1959

D.

PERUSAHAAN NEGARA HUKUM DAGANG:

Marwah M. Diah

77

bentuk-bentuk BUMN lanjutan..:


II.

PERUSAHAAN NEGARA MEN. UU NO. 19 PRP/ 1960 TTG PERUSAHAAN NEGARA.

P.N. ADALAH SEMUA PERUSH DLM BTK APAPUN YG MODALNYA UTK SELURUHNYA MERPKN KEKAYAAN NEGARA REP. INDONESIA, KECUALI DITENTUKAN LAIN BDSK. U.U. BADAN PIMPINAN UMUM (BPU): BPU BERTUGAS MENGADAKAN SINKRONISASI DLM LINGKUNGAN SUATU DEPT. DEWAN PERUSAHAAN YG TERDIRI DARI:
WKL PIMPINAN PERUSAHAAN WKL BURUH WKL TANI YG ADA HUB. LANGSUNG DGN PERUSAHAAN UNSUR DAERAH YG DIPANDANG PERLU

Marwah M. Diah

78

bentuk-bentuk BUMN lanjutan:


IV.

PERUSAHAAN NEGARA MEN. UU. NO. 9 TH 1969 TTG.PENETAPAN PERPU NO. 1/1969 TTG BENTUKBENTUK USAHA NEGARA MENJADI UU: PERJAN (IBW) PERUM PERSERO (KUHD) UU. NO. 19 TH 2003 TTG BUMN: PERSERO (UU NO. 1/1995 TTG PT) PERSERO TERBUKA (Tbk) PERUM
Marwah M. Diah 79

V.

1.

2.
3. 4. 5.

6.

7.
8.

PERUSAHAAN JAWATAN (PERJAN)/ (DEPARTEMENTAL AGENCY): BERTUGAS DLM. PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT/PUBLIC SERVICE. BAGIAN DARI DEPT/DITJEN/PEMDA. BERADA DALAM RUANG LINGKUP HUKUM PUBLIK TETAP MEMILIKI PEMBUKUAN TIDAK DIPIMPIN OLEH SUATU DIREKSI, TAPI OLEH SEORG KEPALA YG MERUPAKAN BAWAHAN DARI SUATU DEPT/DITJEN/PEMDA MEMAKAI FASILITAS NEGARA PEGAWAINYA ADALAH PEGAWAI NEGERI PENGAWASAN DILAKUKAN SECARA HIERARKI DAN FUNGSIONAL.
Marwah M. Diah 80

PERUSAHAAN UMUM (PERUM) (PUBLIC CORPORATION):


1.

2.
3. 4.

5.
6. 7.

MELAYANI KEPENTINGAN UMUM DAN JUGA MENCARI KEUNTUNGAN BERSTATUS SBG. BADAN HUKUM MEMP. NAMA & KEKAYAAN SENDIRI MODAL SELURUHNYA DIMILIKI PEMERINTAH DIPIMPIN OLEH SUATU DIREKSI STATUS PEGAWAI SBG PEGAWAI P.N LAPORAN TAHUNAN DAN R/L DISAMPAIKAN KEPADA PEMERINTAH.

Marwah M. Diah

81

PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) (PUBLIC/STATE COMPANY):


1.
2. 3.

4. 5. 6.

7.

STATUS SBG. BADAN HUKUM PERDATA BERTUJUAN SEBG PROFIT CENTER MODAL DPT SAJA DIMILIKI OLEH PIHAK KETIGA/SWASTA TDK ADA FASILITAS NEGARA DIPIMPIN OLEH SUATU DIREKSI STATUS PEGAWAI SBG. PEGAWAI P.N. PENGANGKATAN DIREKSI,KOMISARIS HRS BERDASARKAN KEAHLIAN DAN KEMAMPUAN, BUKAN ATAS DASAR JABATAN DALAM PEMERINTAHAN.

Marwah M. Diah

82

BENTUK BUMN (UU. N0 19/2003):

PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO):

BUMN YG. BERBENTUK P.T. YG. MODALNYA TERBAGI DLM. SAHAM YG. SELURUH ATAU PALING SEDIKIT 51% DIMILIKI NEGARA YG. TUJUAN UTAMANYA MENGEJAR KEUNTUNGAN.

PERUSAHAAN PERSEROAN TERBUKA (PESERO TERBUKA):

PERSERO YG MODAL DAN JL. PEMEGANG SAHAMNYA MEMENUHI KRITERIA T.T. ATAU PESERO YG. MELAKUKAN PENAWARAN UMUM SESUAI DGN. PER. PER UU-NGAN DI PASAR MODAL.
MODALNYA DIMILIKI NEGARA DAN TDK. TERBAGI ATAS SAHAM, YG. MELAKSANAKAN PROGRAM PEMERINTAH & JUGA MENGEJAR KEUNTUNGAN.

PERUM (PERUSAHAAN UMUM): BUMN YG. SELURUH

Marwah M. Diah

83

PERSERO (UU. NO. 19/2003):

PENDIRIAN:
DIUSULKAN OLEH MENTERI KEPD PRESIDEN DISERTAI DGN DASAR PERTIMBANGAN SETELAH DIKAJI BERSAMA DGN MENTERI TEKNIS DAN MENTERI KEUANGAN PELAKSANAAN PENDIRIAN PERSERO DILAKUKAN OLEH MENTERI DGN MEMEPERHATIKAN KETENTUAN PERATURAN PER UU NGAN.

ORGAN PERSEROAN: RUPS DIREKSI KOMISARIS

RUPS:

MENTERI BERTINDAK BG. RUPS JIKA 100% SAHAM DIMILIKI OLEH NEGARA. MENETERI DPT MEMBERI KUASA DGN HAK SUBSTITUSI KEPD PERORANGAN ATAU BADAN HUKUM UTK MEWAKILINYA DLM RUPS.
Marwah M. Diah 84

persero lanjutan...:

DIREKSI:

PENGANGKATAN & PEMBERHENTIAN DIREKSI DILAKUKAN OLEH RUPS PENGANGKATAN DIREKSI MELALUI FIT & PROPER TEST CALON DIREKSI WAJIB MENANDATANGANI KONTRAK MANAJEMEN SBLM DITETAPKAN SBG. ANGGOTA DIREKSI MASA JABATAN 5 TAHUN DAN DPT DIANGKAT KEMBALI UTK 1 KALI MASA JABATAN DIREKSI DPT SEWAKTU2 DIBERHENTIKAN BDSK KPTS RUPS PENGANGKATAN & PEMBERHENTIAN DILAKUKAN OLEH RUPS MASA JABATAN 5 TH DAN DPT DIANGKAT KEMBALI UTK 1 KALI MASA JABATAN PENGANGKATAN KOMISARIS TDK BERSAMAAN WAKTUNYA DGN DIREKSI KECUALI PENGANGKATAN UTK PERTAMA KALINYA DPT DIBERHENTIKAN SEWAKTU2 OLEH RUPS

KOMISARIS:

Marwah M. Diah

85

PERUM (UU. NO. 19/2003):

PENDIRIAN:

DIUSULKAN OLEH MENTERI KEPD. PRESIDEN DISERTAI DASAR PERTIMBANGAN STLH DIKAJI OLEH MENTERI TEKNIS & MENKEU STATUS BADAN HUKUM SEJAK DIUNDANGKAN P.P PENDIRIANNYA MENTERI DIREKSI DEWAN PENGAWAS MEMBERIKAN PERSETUJUAN TAS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN USAHA PERUM YG DIUSULKAN OLEH DIREKSI & DISETUJUI DEWAN PENGAWAS KEBIJAKAN SEBAGAIMANA DIMAKSUD DIATAS DITETAPKAN SESUAI DGN MAKSUD DAN TUJUAN PERUM

ORGAN:

KEWENANGAN MENTERI:

Marwah M. Diah

86

perum lanjutan..:

DIREKSI:

PENGANGKATAN&PEMBERHENTIAN DIREKSI DITETAPKAN OLEH MENTERI SESUAI DGN MEKANISME DAN KETENTUAN PER-U.U-NGAN PENGANGKATAN DIREKSI MELALUI MEKANISME FIT & PROPER TEST MASA JABATAN ANGGOTA DIREKSI 5 TAHUN DAN DPT DIANGKAT KEMBALI UTK 1 KALI MASA JABATAN. DIREKSI DPT DIBERHENTIKAN SEWAKTU-2 DGN. KPTS MENTERI DGN MENYEBUTKAN ALASANNYA DALAM HAL KEPAILITAN KRN KESALAHAN ATAU KELALAIAN DIREKSI DAN KEKAYAAN PERUM TDK MENCUKUPI UTK MENUTUP KERUGIAN AKIBAT KEPAILITAN TSB. MAKA SETIAP ANGGOTA DIREKSI SECARA TANGGUNG RENTENG BERTANGGUNG JAWAB ATAS KERUGIAN TSB. BERTUGAS MENGAWASI & MEMBERIKAN NASIHAT KEPD. DIREKSI PENGANGKATAN & PEMBERHENTIAN DITETAPKAN OLEH MENTERI MASA JABATAN 5 TH & DPT DIANGKAT KEMBALI UTK 1 x MASA JBTN.

DEWAN PENGAWAS:

Marwah M. Diah

87

PENGGABUNGAN,PELEBURAN, PENGAMBIL ALIHAN DAN PEMBUBARAN BUMN:

PENGGABUNGAN ATAU PELEBURAN BUMN DPT DILAKUKAN DGN BUMN LAIN YG TELAH ADA SUATU BUMN DPT MENGAMBIL ALIH BUMN ATAU PERSEROAN TERBATAS LAINNYA PEMBUBARAN BUMN DITETAPKAN DENGAN PERATURAN PEMERINTAH

Marwah M. Diah

88

RESTRUKTURISASI BUMN:

MAKSUD: UTK. MENYEHATKAN BUMN AGAR DPT BEROPERASI SECARA EFISIEN, TRANSPARAN, DAN PROFESIONAL. TUJUAN: a. MENINGKATKAN KINERJA DAN NILAI PERUSAHAAN b. BERI DIVIDEN & PAJAK KEPD NEGARA c. PRODUK & LAYANAN DGN. HARGA YG. KOMPETITIF UTK. KONSUMEN d. MEMUDAHKAN PELAKSANAAN PRIVATISASI

Marwah M. Diah

89

PRIVATISASI BUMN
MAKSUD:
a. b. c. d.

e.
f.

MEMPERLUAS KEPEMILIKAN KEPD. MASYARAKAT ATAS PERSERO MENINGKATKAN EFISIENSI & PRODUKTIVITAS PERUSAHAAN MENCIPTAKAN STRUKTUR KEUANGAN YG. KUAT MENCIPTAKAN STRUKTUR INDUSTRI YG. KOMPETITIF MENCIPTAKAN PERSERO YG. BERDAYA SAING & BERORIENTASI GLOBAL MENUMBUHKAN IKLIM USAHA, EKONOMI MAKRO DAN KAPASITAS PASAR
Marwah M. Diah 90

KRITERIA PERUSAHAAN:
1.
1. 2.

KRITERIA YANG DAPAT DIPRIVATISASI:


INDUSTRI/SEKTOR USAHANYA YANG KOMPETITIF INDUSTRI/SEKTOR USAHA YG UNSUR TEKNOLOGINYA CEPAT BERUBAH

2.
1.

KRITERIA YANG TIDAK DAPAT DIPRIVATISASI:


BIDANG USAHANYA BDSK. PER-U.U-NGAN HANYA BOLEH DIKELOLA OLEH BUMN SEKTOR USAHANYA YG BERKAITAN DGN PERTAHANAN & KEAMANAN NEGARA USAHA PD SEKTOR TERTENTU YG OLEH PEMERINTAH DIBERIKAN TUGAS KHUSUS UTK MELAKSANAKAN KEGIATAN TERTENTU YG BERKAITAN DGN KEPENTINGAN MASYARAKAT BIDANG USAHANYA MENGELOLA SUMBER DAYA ALAM YG SECARA TEGAS BERDASARKAN KETENTUAN PERATURAN PER-U.U-NGAN DILARANG UTK DIPRIVATISASI

2.

3.

4.

Marwah M. Diah

91

TUJUAN PRIVATISASI BUMN:

MENINGKATKAN KINERJA DAN NILAI TAMBAH PERUSAHAAN


MENINGKATKAN PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM PEMILIKAN SAHAM PERSEROAN
Marwah M. Diah 92

CARA PRIVATISASI BUMN:

PENJUALAN SAHAM BDSK. KETENTUAN PASAR MODAL PENJUALAN SAHAM LANGSUNG KEPADA INVESTOR PENJUALAN SAHAM KEPADA MANAJEMEN DAN/ATAU KARYAWAN YANG BERSANGKUTAN

Marwah M. Diah

93

KOMITE PRIVATISASI

KOMITE PRIVATISASI DIPIMPIN OLEH MENKO PEREKONOMIAN, ANGGOTA: MENTERI BUMN, MENKEU DAN MENTERI TEKNIS. TUGASNYA: SEBAGAI KOORDINATOR DALAM MEMUTUSKAN KEBIJAKAN PRIVATISASI

Marwah M. Diah

94

PERUSAHAAN DAERAH (PERUSDA) BADAN USAHA MILIK DAERAH (BUMD)

Marwah M. Diah

95

PERUSAHAAN DAERAH
(UU NO. 5/1962 TTG PERUSAHAAN DAERAH):

SEMUA PERUSAHAAN YANG DIDIRIKAN BERDASARKAN UU NO. 5/1962, YANG MODALNYA UNTUK SELURUHNYA ATAU SEBAGIAN MERUPAKAN KEKAYAAN DAERAH YANG DIPISAHKAN, KECUALI JIKA DITENTUKAN LAIN DENGAN ATAU BERDASARKAN UNDANG-UNDANG.
Marwah M. Diah 96

SIFAT PERUSAHAAN DAERAH:

PEMBERIAN JASA PENYELENGGARAAN KEMANFAATAN UMUM/PELAYANAN MASYARAKAT (PUBLIC SERVICE) MEMUPUK PENDAPATAN/MENCARI KEUNTUNGAN

Marwah M. Diah

97

TUJUAN PERUSAHAAN DAERAH:


TURUT SERTA MELAKSANAKAN PEMBANGUNAN DAERAH KHUSUSNYA DAN PEMBANGUNAN EKONOMI NASIONAL UMUMNYA GUNA MEMENUHI KEBUTUHAN RAKYAT DENGAN MENGUTAMAKAN INDUSTRIALISASI, KETENTRAMAN DAN KESENANGAN KERJA DALAM PERUSAHAAN.

Marwah M. Diah

98

KEGIATAN USAHA:
PERUSDA BERGERAK DLM. BIDANG USAHA YG SESUAI DGN URUSAN RUMAH TANGGANYA MENURUT PERATURAN YG MENGATUR TTG POKOK-POKOK PEMERINTAHAN DI DAERAH. CABANG-2 PRODUKSI YG PENTING BAGI DAERAH DAN YANG MENGUASAI HAJAT HIDUP ORANG BANYAK DI DAERAH YG BERSANGKUTAN DIUSAHAKAN OLEH PERUSAHAAN DAERAH YG MODALNYA UTK SELURUHNYA MERPKN KEKAYAAN DAERAH YG DIPISAHKAN.
Marwah M. Diah 99

PERUSAHAAN DAERAH:

PENDIRIAN DENGAN PERATURAN DAERAH SEJAK SAAT PENDIRIAN MENDAPAT PENGESAHAN DARI INSTANSI ATASAN, MAKA SEJAK ITU P.D BERKEDUDUKAN SBG BADAN HUKUM. INSTANSI YG. MENGESAHKAN PERDA PENDIRIAN P.D:

UTK DKI JAYA ADALAH PRESIDEN DAERAH TK I (PROPINSI) ADALAH MENDAGRI DAERAH TINGKAT II (KABUPATEN) ADALAH KEPALA DATI I (GUBERNUR)

HARUS MEMILIKI PEMBUKUAN (NERACA DAN R/L) JIKA MODAL P.D. TERDIRI DARI KEKAYAAN DAERAH YG. DIPIAHKAN, MAKA TIDAK ADA PEMBAGIAN MODAL DALAM SAHAMSAHAM. PENERBITAN SAHAM DIMUNGKINKAN JIKA:

MODAL P.D. TERDIRI DARI KEKAYAAN BEBERAPA DARAH ADA PENYERTAAN MODAL DARI SWASTA

Marwah M. Diah

100

perusahaan daerah lanjutan..:

DIREKSI:

P.D. DIPIMPIN OLEH SUATU DIREKSI YG JUMLAH DAN SUSUNANNYA DITETAPKAN DLM AKTE PENDIRIAN. PENGANGKATAN & PEMBERHENTIAN DIREKSI DILAKUKAN OLEH KEPALA DAERAH SETELAH MENDENGARKAN PERTIMBANGAN DARI DPRD (BILA MODAL SELURUHNYA BERASAL DARI PEMDA). KALAU TDPT PENYERTAAN MODAL SWASTA MAKA PEMEGANG SAHAM MENGUSULKAN UTK MENDPT PERTIMBANGAN DARI DPRD MASA JABATAN 4 TAHUN DAN DAPAT DIANGKAT KEMBALI DIREKSI DPT DIBERHENTIKAN OLEH KEPALA DAERAH YG MENGANGKATNYA JIKA TINDAKANNYA MERUGIKAN P.D. TUGAS UTAMA DIREKSI:

MENENTUKAN KEBIJAKSANAAN DALAM MANAJEMEN BERKEWAJIBAN MENGURUS DAN MENGUASAI KEKAYAAN P.D MENETAPKAN TATA TERTIB DAN CARA MENJALANKAN PEKERJAANNYA MEMBUAT ANGGARAN PERUSAHAAN MEMBUAT LAPORAN HASIL USAHA BERKALA DAN KEGIATAN PERUSAHAAN MEMBUAT LAPORAN TAHUNAN (NERACA DAN R/L)

Marwah M. Diah

101

perusahaan daerah lanjutan..:

PEMBUBARAN PERUSAHAAN DAERAH:

MELALUI PERDA DARI DAERAH YG MENDIRIKANNYA DAN MULAI BERLAKU SEJAK DIPEROLEH PENGESAHAN DARI INSTANSI ATASAN. DALAM PEMBUBARAN, DITUNJUK LIKUIDATORNYA

PERKEMBANGAN PERUSAHAAN DAERAH:

SAMPAI SAAT INI (2005) DENGAN SEMANGAT OTONOMI DAERAH, PENDIRIAN P.D SANGAT BERKEMBANG DAN P.D. TERDAPAT PADA SEMUA 33 PROPINSI DI SELURUH INDONESIA. P. D YANG DIMILIKI OLEH PEMERINTAH DAERAH DAN JUGA YANG BEKERJASAMA DENGAN SWASTA, BERGERAK DALAM SEKTOR USAHA:

PENYEDIAAN AIR MINUM PERBANKAN DAERAH PERTAMBANGAN, MINYAK DAN GAS BUMI BANK PERKREDITAN RAKYAT (BPR) RUMAH SAKIT DAERAH INDUSTRI PARAWISATA PENERBANGAN

Marwah M. Diah

102