Anda di halaman 1dari 25

BAB 1

BUDAYA POLITIK

Pendidikan Kewarganegaraan
SMA Kelas XI
Semester 1

STANDAR KOMPETENSI
1. Menganalisis Budaya Politik
Indonesia

1.1. Mendeskripsikan Pengertian Budaya Politik.


1.2. Menganalisis tipe-tipe budaya politik yang berkembang
dalam masyarakat Indonesia.
1.3. Mendeskripsikan Pentingnya Sosialisasi pengembangan
budaya Politik.
1.4. Menampilkan Peran Serta Budaya Politik Partisipan.

(Indikator )
Hasil yang diharapkan :

1. Menguraikan pengertian budaya politik secara


umum dan menurut para ahli.
2. Mendeskripsikan komponen-komponen budaya
politik
3. Menganalisis tipe-tipe budaya politik berdasarkan
sikap yang ditunjukkan dan orientasi politiknya.

PETA KONSEP
Budaya
Politik

Hakikat
Budaya
Politik
Pengertian
Budaya
Pengertian
Politik
Pengertian
Budaya
Politik

Tipe-tipe
Budaya
Politik
Parokial

Subjek

Partisipan

Tipe Budaya
Politik di
Indonesia

Sosialisasi
pengembang
an Budaya
Politik

Partisipasi
Politik
Perilaku
Politik

Tipe Budaya
Politik di
Indonesia
Aktivitas
Partai
Politik
Perekrutan
Anggota
Parpol
Pemberian
Suara dalam
Pemilu
Diskusi
Politik
Demonstras
i

A. Hakikat Budaya Politik


Budaya politik merupakan dua kata yang masingmasing memiliki pengertian berbeda. Namun, ketika
digabungkan, kata budaya politik menjadi kunci untuk
memahami suatu sistem politik.

1. Pengertian Budaya

Budaya berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah


yang merupakan bentuk jamak dari kata buddhi (budi atau
akal), artinya hal-hal yang berkaitan dengan budi da akal
manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture,
yang berasal dari kata Latin colere, yaitu mengolah atau
mengerjakan.
Dalam KBBI budaya diartikan sebagai pikiran; akal budi.
Secara tata bahasa, arti dari kebudayaan
diturunkan dari kata budaya dimana cenderung
menunjuk kepada cara berfikir manusia.

Lanjutan . . . .
Budaya menurut para Ahli:

Koentjaraningrat mengatakan bahwa kebudayaan adalah keseluruhan


sistem gagasan,tindakan, dan hasil karya dalam rangka kehidupan
masyarakat yang dijadikan milik dari manusia dengan belajar.
Ki Hajar Dewantara, memaparkan bahwa budaya adalah hasil
Perjuangan masyarakat terhadap alam dan zaman yang
Membuktikan kemakmuran dan kejayaan hidup masyarakat
Dalam menyikapi atau menghadapi kesulitan dan rintangan
Untuk mencapai kemakmuran, keselamatan dan kebahagiaan
Di hidupnya.
Jadi Pada dasarnya Budaya dapat diartikan sebagai
segala sesuatu yang ada dan diciptakan manusia.

Budaya Memiliki tiga wujud, yaitu:


a. Seusatu yang kompleks dari sebuah ide, gagasan, nilai,
norma, peraturan, dan sebagainya;
b. Sesuatu yang kompleks dari aktivitas serta tindakan berpola
manusia dalam masyarakat; dan
c. Sebagai
benda-benda
hasil
karya
manusia.
(Koentjaraningrat, 1986:186-187)
Kebudayaan memiliki tujuan unsur yang dianggap sebagai
cultural universal, yang meliputi:
d. Peralatan dan perlengkapan hidup manusia (Pakaian,
perumahan, alat rumah tangga, senjata, alat-alat produksi,
transportasi dan sebagainya);
e. Mata pencarian hidup dan sistem-sistem ekonomi (pertanian,
peternakan, sistem produksi, sistem distribusi, dan
sebagainya);
f. Sistem kemasyarakatan (sistem kekerabatan, organisasi
politik, sistem hukum, dan sistem perkawinan);
g. Dll . . . .


Budaya
Kebiasaan
Adat
Korumpsi
Antree
Narkoba

2. Pengertian Politik

Politik memiliki makna yang beragam:


Seni dan ilmu pemerintahan
Ilmu tentang negara dan
Pembagian kekuasaan
Pada dasarnya politik berkenaan dengan
perilaku manusia dalam mendapatkan
kekuasaan, menjalankan kekuasaan, dan
mempertahankan kekuasaan.

Politik menurut para ahli


Menurut (Rodee dkk., 1991) politik adalah masyarakat
yang melakukan interaksi antara dua orang atau lebih.
Aristoteles memandang manusia menurut kodratnya
sebagai hewan politik (zoon politicon). hal ini berarti
bahwa manusia memiliki kemampuan untuk hidup
berkelompok dengan manusia yang lain dalam suatu
organisasi yang teratur, sistematis dan memiliki tujuan yang
jelas, yaitu Negara.
Karena berkelompok merupakan suatu kebutuhan yang harus
dipenuhi, contohnya; komunikasi, keamanan, ketertiban,
kerjasama,
cita,
kasih
sayang
dan
mendapatkan
kesejahteraan
Nilai-nilai yang patut dikembangkan sebagai insan politik:
nilai kesatuan, solidaritas, kebersamaan, dan berorganisasi.

Lanjutan . . .
Menurut (Balandier, 1986) politik adalah proses
dalam menentukan dan melaksanakan tujuan-tujuan
yang ingin dicapai dengan menggunakan kekuasaan
yang dimiliki oleh pihak-pihak yang berkepentingan.
Hoogewerf (dalam Siswoyo, 1994) menegaskan
bahwa inti politik adalah kebijakan (policy), yaitu
suatu usaha manusia yang dilakukan tidak hanya
untuk menyesuaikan diri secara pasif terhadap
perubahan-perubahan
dalam
lingkungannya,
melainkan secara aktif mengadakan, menghalangi,
memperlambat, mempercepat, mengendalikan atau
mengubah arah dalam perubahan itu.

Kata Politik dalam kehidupan seharihari

Konotasi Negatif
Diartikan sebagai: Penipuan, kebohongan, akal-akalan, dan
permusuhan
Konotasi Positif
a. Politik dalam arti kepentingan umum, artinya, urusan
politik senantiasa berhubungan dengan kepentingan
umum. Itulah sebabnya, politik selalu berhubungan
dengan negara dan pemerintahan.
b. Politik sebagai kebijakan (policy). Sebagaimana
dikemukakan oleh Carl J. Friedrich (dalam Islamy,
1997), kebijakan diartikan sebagai tindakan yang
mengarahkan pada tujan yang disusulkan oleh
seseorang, kelompok atau pemerintahan dalam
lingkungan tertentu sehubungan dengan adanya
hambatan-hambatan tertentu dalam mencari peluang
untuk mencapai tujuan atau sasaran yang diinginkan

3. Pengertian Budaya Politik

Gabriel Al Almond & Sidney Verba menggunakan


istilah kebudayaan politik untuk mendeskripsikan
orientasi politik dan sikap seseorang terhadap sistem
politik dan bagian-bagiannya, serta sikap terhadap
peranan diri sendiri dalam sistem tersebut.
Kebudayaan politik suatu bangsa merupakan
distribusi pola-pola orientasi khusus menuju tujuan
politik di antara masyarakat bangsa tersebut.
Orientasi Politik seseorang atau kelompok orang
diklasifikasikan berdasarkan aspek atau obyek yang
dijadikan acuan.