Anda di halaman 1dari 22

KOMPARASI AKUNTANSI

SEKTOR PUBLIK DAN


AKUNTANSI SEKTOR BISNIS
Oleh : Lailatul Khusnah, SE., MA.
PERKEMBANGAN PEMIKIRAN
AKUNTANSI
SEKTOR PUBLIK VS SEKTOR BISNIS (SWASTA)
Zaman Adam Hawa
Permasalahan kebutuhan berkembang dari aneka pilihan manusia

Zaman Tembaga
Perebutan sumber daya antar kelompok

Zaman Primitif
Perubahan visi kemasyarakatan dan persaingan perebutan kekuasaan
antar kelompok menjadi lebih meningkat

Zaman Setelah Primitif


Kemunculan kerjasama antar kelompok swasta dan publik dalam
memenuhi kebutuhan masyarakat
PERLUNYA AKUNTANSI SEKTOR
PUBLIK DIPELAJARI TERSENDIRI
Tahun 1980-an : Secara global, berbagai lembaga dunia mulai
merancang pengembangan model seperti yang terjadi di New
Zealand, yaitu restrukturisasi model pemerintahan melalui
Tripartiet Perundangan, perubahan atau restrukturisasi model
pemerintahan berbasis akrual.
Tahun 1998 : IFAC (International Federation of Accountant)
menyusun IPSASB (International Public Sector Accounting
Standard Board).
Di Indonesia, Orde Reformasi :
1. Tahun 2002 : Terbentuknya Kompartemen Akuntan Sektor
Publik dalam Ikatan Akuntan Indonesia (IAI-KASP)
2. Tahun 2003 : Terbitnya UU No. 17/2003 tentang Keuangan
Negara
3. Tahun 2006 : Forum Dosen Akuntansi Sektor Publik (FDASP)
sepakat untuk menjadikan Akuntansi Sektor Publik menjadi
mata kuliah wajib dalam Program Studi Akuntansi.
TUJUAN KOMPARASI AKUNTANSI SEKTOR
PUBLIK VS SEKTOR BISNIS (SWASTA)

Untuk memaksimalkan
kinerja organisasi sektor
publik
ASUMSI-ASUMSI AKUNTANSI SEKTOR
PUBLIK DAN SEKTOR BISNIS (SWASTA)

Perbedaan mencolok diantara akuntansi sektor publik


dan akuntansi swasta adalah motif keuntungan yang
hendak diperoleh.
Dampak yang diharapkan dari pemberian materi
akuntansi sektor publik adalah meningkatnya
akuntabilitas dan transparansi kinerja pengelolaan
sektor publik.
Area sektor publik yang sangat luas memerlukan
intervensi pemerintah sebagai organisasi sektor publik
terbesar untuk mengelolanya.
Keunikan Akuntansi Sektor Publik adalah cenderung
kurang seragam karena setiap bidangnya mempunyai
karakteristik yang berbeda.
PERBEDAAN AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK
DENGAN AKUNTANSI SEKTOR BISNIS (SWASTA)

Perbedaan Akuntansi Sektor Akuntansi Sektor


Publik Swasta
Tujuan Kesejahteraan Keuntungan
Masyarakat
Organisasi Sektor Publik Swasta

Keuangan Negara, Daerah, Individual, Perkumpulan


Masyarakat, Konstituen
AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK YANG
TERTINGGAL DARI AKUNTANSI BISNIS
a. Pemerintah Indonesia belum memiliki semua infrastruktur akuntansi
keuangan yang dibutuhkan
Tahun 1980-an : Pemerintah memperoleh dana bantuan Bank Dunia,. Namun, sampai akhir
Orde Baru, Standar Akuntansi Keuangan Pemerintah tidak pernah ada.

Tahun 1990-an : Beberapa pakar menyatakan bahwa standar dan sistem yang disusun oleh
Departemen Keuangan sudah obsollete sebelum dapat diterapkan.

Tahun 2005 : Standar Akuntansi Pemerintahan baru bisa dihasilkan.

Tahun 2009 : Kematangan Standar Akuntansi Pemerintahan belum juga dapat dicapai.

b. Standar Audit Pemerintahan pada tahun 1990-an baru ada dua buah,
yaitu : Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (BPK RI), dan Standar
Audit (BPKP)
c. Pada organisasi publik selain pemerintah ada Pernyataan Standar
Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 45 tentang standar akuntansi untuk
entitas nirlaba
AKUNTANSI ATAS UTANG ATAU
KEWAJIBAN ORGANISASI PUBLIK

Berdasarkan pengalaman selama masa krisis


ekonomi di tahun 1997, catatan mengenai jumlah
kewajiban atau utang pemerintah kepada Luar
Negeri maupun Dalam Negeri harus dipecahkan,
dengan cara penunjukan secara formal unit yang
bertanggung atas pemverifikasian jumlah utang,
penggunaan utang, dan pelunasannya.
EKONOMI, EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS

Ekonomi:
Pemerolehan input dengan kualitas dan kuantitas tertentu pada
harga terendah.

Efisien:
Pencapaian output yang maksimum dengan input tertentu, atau
penggunaan input yang terendah untuk mencapai output
tertentu.

Efektivitas:
Tingkat pencapaian hasil program dengan target yang
ditetapkan.

9
EKONOMI, EFISIENSI DAN
EFEKTIVITAS

EKONOMI EFISIEN EFEKTIVITAS

Nilai Input (Rp) Input Output Outcome

Input : Sumber daya yang digunakan untuk pelaksanaan suatu


kebijakan, program dan aktivitas.
Output : Hasil yang dicapai dari suatu program, aktivitas dan kebijakan.
Outcome : Dampak yang ditimbulkan dari suatu aktivitas tertentu.
KULTUR ORGANISASI SEKTOR PUBLIK
DAN SEKTOR BISNIS (SWASTA)
Pada organisasi bisnis (swasta), segala aktivitas dan
sumber daya manusianya terfokus pada
keuntungan dari persaingan antar organisasi dan
produk yang dihasilkan.
Persaingan inilah yang menghantarkan kinerja
swasta cenderung lebih cepat berkembang
ketimbang sektor publik. Karena itu, di antara
organisasi bisnis akan selalu memberikan yang
terbaik bagi pasar (masyarakat).
Kultur ini belum begitu familiar dalam organisasi
publik, sehingga peningkatan mutu pelayanan atau
produknya belum terjadi secara signifikan.
DASAR HUKUM AKUNTANSI SEKTOR
PUBLIK DAN SEKTOR BISNIS (SWASTA)

Dasar Hukum Akuntansi Sektor Dasar Hukum Akuntansi Sektor


Publik Bisnis (Swasta)

1. Standar Akuntansi Pemerintahan 1. Pedoman Standar Akuntansi


(SAP) Keuangan (PSAK)
2. Pedoman Standar Akuntansi 2. Standar Profesional Akuntan
Keuangan (PSAK) Publik (SPAP)
3. Standar Pemeriksaan Keuangan
Negara (SPKN)
PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM SEKTOR
PUBLIK DAN SEKTOR BISNIS (SWASTA)

PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Sektor Publik Sektor Bisnis (Swasta)

Mekanisme formal dan telah Mekanisme formal dan telah


ditetapkan dengan keputusan ditetapkan dengan keputusan
organisasi. organisasi atau tidak formal.

Segala keputusan diambil melalui Mengambil keputusan secara


musyawarah mufakat antara musyawarah mufakat atau dapat
pimpinan/pengurus dan juga diputuskan secara individual
anggota/perwakilan anggotanya. (pemilik usaha).
PERENCANAAN DALAM SEKTOR PUBLIK
DAN SEKTOR BISNIS (SWASTA)
PERENCANAAN

Sektor Publik Sektor Bisnis (Swasta)

Disusun oleh bagian perencanaan Disusun oleh para pegawai serta


organisasi, staf, atau pengelola manajer yang ada dalam
organisasi. organisasi tersebut.

Disahkan dengan regulasi publik. Disahkan dengan aturan


perusahaan atau keputusan
pemilik/pengelola perusahaan.

Hasil yang ingin dicapai adalah Hasil yang ingin dicapai adalah
kesejahteraan publik. meraup profit/laba yang tinggi,
serta peningkatan kekayaan dan
pertumbuhan organisasi.
PENGANGGARAN DALAM SEKTOR
PUBLIK DAN SEKTOR BISNIS (SWASTA)

PENGANGGARAN

Sektor Publik Sektor Bisnis (Swasta)

Penyusunan anggaran dilakukan Penyusunan anggaran dilakukan


bersama masyarakat dalam bagian keuangan, pengelola
perencanaan program. perusahaan, atau pemilik usaha.
Dipublikasikan untuk dikritisi dan Tidak dipublikasikan.
didiskusikan oleh masyarakat.

Disahkan oleh wakil masyarakat Disahkan oleh pengelola


di DPR/D, legislatif, dewan perusahaan atau pemilik usaha.
pengurus.
REALISASI ANGGARAN DALAM SEKTOR
PUBLIK DAN SEKTOR BISNIS (SWASTA)

REALISASI ANGGARAN

Sektor Publik Sektor Bisnis (Swasta)

Kualitas untuk memenuhi tujuan Kualitas untuk mendapatkan


pelayanan organisasi. keuntungan yang lebih besar.

Partisipasi konsumen Partisipasi konsumen setelah


(masyarakat) selama proses mendapatkan output (produk).
realisasi anggaran.
PENGADAAN BARANG DAN JASA DALAM SEKTOR
PUBLIK DAN SEKTOR BISNIS (SWASTA)

PENGADAAN BARANG DAN JASA

Sektor Publik Sektor Bisnis (Swasta)

Barang publik adalah barang kolektif Barang swasta adalah barang spesifik
yang harus dikuasai oleh negara atau yang dimiliki oleh swasta.
pemerintah.

Sifatnya tidak eksklusif. Sifatnya eksklusif.

Pada umumnya, barang dan jasa Barang dan jasa hanya bisa dinikmati
diperuntukkan bagi kepentingan oleh mereka yang mampu membelinya,
seluruh warga dalam skala luas. karena harganya disesuaikan dengan
harga pasar serta keinginan sang
penjual yang ingin meraih laba sebesar-
besarnya.
Tujuan pengadaan barang dan jasa Tujuan pengadaan barang dan jasa
publik adalah diperuntukkan bagi adalah diperuntukkan bagi kepentingan
kepentingan seluruh warga dalam skala internal organisasi.
luas.
PELAPORAN DALAM SEKTOR PUBLIK
DAN SEKTOR BISNIS (SWASTA)
PERBEDAAN LAPORAN KEUANGAN SEKTOR PUBLIK DENGAN SEKTOR
BISNIS (SWASTA)

Sektor Publik Sektor Bisnis (Swasta)

Laporan keuangan publik dipengaruhi Laporan keuangan swasta sangat


oleh proses keuangan dan politik. terikat oleh aturan dan kriteria
Pertanggungjawaban laporan unit kecurangan.
pemerintah/organisasi publik adalah Kriteria pertanggungjawaban laporan
ke DPR/DPRD/legislatif/dewan keuangan sektor swasta ditentukan
pengurus dan masyarakat luas. oleh para pemegang saham dan
Laporan unit pemerintah/organisasi kreditor.
publik harus ditujukan sebagai Laporan keuangan sektor swasta
pengembangan akuntabilitas publik. hanya diungkap di tingkat organisasi
Laporan unit pemerintah/organisasi secara keseluruhan.
publik secara keseluruhan dijadikan Laporan keuangan swasta diperiksa
dasar analisis atas prospek oleh auditor independen.
pemerintahan/organisasi publik.
Laporan unit pemerintah diperiksa
BPK/Auditor yang telah ditetapkan.
PELAPORAN DALAM SEKTOR PUBLIK
DAN SEKTOR BISNIS (SWASTA)

PERSAMAAN LAPORAN KEUANGAN SEKTOR PUBLIK DENGAN SEKTOR BISNIS


(SWASTA)
1. Kriteria validitas dan reliabilitas dokumen sumber.
2. Pelaporan keuangan lebih ditentukan oleh fungsi akuntabilitas publik.
3. Siklus akuntansi dapat diperbandingkan.
4. Standar akuntansi ditetapkan oleh organisasi independen.
5. Laporan keuangan publik dan swasta bisa diakui sebagai dasar hukum.
AUDIT DALAM SEKTOR PUBLIK DAN
SEKTOR BISNIS (SWASTA)

PERBEDAAN AUDIT SEKTOR PUBLIK DENGAN AUDIT SEKTOR BISNIS


(SWASTA)
Sektor Publik Sektor Bisnis (Swasta)

Organisasi pemerintahan yang Perusahaan milik swasta yang


bersifat nirlaba seperti sektor bersifat mencari laba.
pemerintahan daerah (pemda),
BUMN, BUMD, dan instansi lain yang
berkaitan dengan pengelolaan asset
Perusahaan Negara, partai politik,
yayasan, LSM, dan organisasi sosial
lainnya.
AUDIT DALAM SEKTOR PUBLIK DAN
SEKTOR BISNIS (SWASTA)

PERSAMAAN AUDIT SEKTOR PUBLIK DENGAN AUDIT SEKTOR


BISNIS (SWASTA)
1. Audit Keuangan (Financial Audit)
2. Audit Kinerja (Performance Audit)
3. Audit untuk Tujuan Khusus (Special Audit)
PERTANGGUNGJAWABAN DALAM SEKTOR
PUBLIK DAN SEKTOR BISNIS (SWASTA)

PERTANGGUNGJAWABAN

Sektor Publik Sektor Bisnis (Swasta)

Pertanggungjawaban merupakan Pertanggungjawaban merupakan


upaya konkret dalam mewujudkan upaya konkret dalam mewujudkan
akuntabilitas dan transparansi di akuntabilitas dan transparansi di
lingkungan organisasi sektor lingkungan organisasi bisnis
publik. (swasta).

Pertanggungjawaban dilakukan Pertangunggjawaban dilakukan


kepada masyarakat, konstituen, kepada stakeholder dan
dan Dewan Pengampu di LSM pemegang saham oleh pengelola
atau yayasan. organisasi bisnis (swasta).