Anda di halaman 1dari 15

KEBUTUHAN AIR

Disampaikan pada:
Pelatihan Neraca Air Jawa Timur

3-5 Agustus 2016

SUBDIREKTORAT HIDROLOGI DAN LINGKUNGAN


SDA
2016

Direktorat Bina Penatagunaan SDA


Direktorat Jenderal Sumber Daya Air
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
KEBUTUHAN DATA
Data Statistik Data Non Irigasi
Data Lokasi
Kependudukan Pengambilan
Data Peternakan Jenis
Data Perikanan Penggunaan Air
Data (Air Baku, Industri, PLTA,
Peternakan, Perikanan,
Perindustrian Pariwisata,
Pemeliharaan)

Data Irigasi SIPPA (Surat Ijin


Luas Daerah Penggunaan &
Irigasi Pemanfaatan Air)
JENIS-JENIS KEBUTUHAN AIR
Domestik
&
Non Industri
Domestik

Perikanan Peternak
an

Non-
Pertanian
Konsumt
if
KEBUTUHAN AIR DOMESTIK
Jumlah Penduduk Kebutuhan Air Bersih
No. Kategori
(Jiwa) (Liter/Orang /Hari)

Semi Urban
1. (Ibu Kota Kecamatan / 3.000 20.000 60 90
Desa)

2. Kota Kecil 20.000 100.000 90 110

3. Kota Sedang 100.000 500.000 100 125

4. Kota Besar 500.000 1.000.000 120 150

5. Metropolitan > 1.000.000 150 200

Kehilangan Air : 6 % (Proses), 25 % (Tidak


Terhitung) Sumber : Ditjen Cipta Karya,
2006
KEBUTUHAN AIR DOMESTIK DAN NON DOMESTIK
No
Uraian Kriteria Keterangan
.
Disesuaikan dengan
Data PDAM Atau
1. Penduduk dilayani perkembangan
80% 90% dari jml penduduk
penduduk
Data PDAM Atau
Sambungan Rumah
2. 70% - 90% dari jml penduduk
(SR)
dilayani
Data PDAM Atau
Hidran Umum (HU) /
3. 10% - 30% dari jml SR Atau
Kran Umum (KU)
30 liter/orang/hari
Kebutuhan Air Non Data PDAM Atau
4.
Domestik 20% dari kebutuhan domestik
Jumlah Jiwa setiap Data PDAM Atau
5. Disesuaikan dengan
SR 5 7 Jiwa
perkembangan
Jumlah Jiwa setiap Data PDAM Atau daerah rencana
6.
KU/HU 50 100 Jiwa
Sumber : Ditjen SDA, 2004
PROYEKSI PENDUDUK
1/ n
PN
r 1
P0

PN P0 (1 r ) n
Keterangan :
r : Laju Pertumbuhan Penduduk
PN : Jumlah Penduduk Tahun ke N

P0 : Jumlah Penduduk Awal Tahun


Perhitungan
n : Selisih Tahun
Sumberdari Tahun ke
: Penyusunan N terhadap
Neraca SDA Spasial, 2011
Tahun Awal
KEBUTUHAN AIR INDUSTRI (1)
BWRMP Java Loan,
Tenaga
1977
Kerja
500
Liter/Tena
ga
Kerja/Hari Ditjen CK, 1993
Data Surat Luas
Ijin Lahan
Penggunaan Kebutuh 1300
& an Air m /ha/bulan
3

Pemanfaata Industri
(0,2 - 0,8
n SDA l/det/ha)
Kem
Luas Per enter
i nd i
ust an
Lahan rian

0,5 2
Liter/detik/
ha
Pada
Kawasan
Industri
KEBUTUHAN AIR INDUSTRI (2)

Jenis Industri Jenis Proses Kebutuhan Air


Industri (liter/hari)
Industri Rumah
Tangga Belum ada, rekomendasi dapat disesuaikan
dengan kebutuhan air rumah tangga
Industri Kecil
Industri Sedang Minuman ringan 1.600 11.200
Industri es 18.000 67.000
Kecap 12.000 97.000
Industri Besar Minuman ringan 65.000 7,8 juta
Industri pembekuan 225.000 1,35 juta
ikan dan biota
perairan lainnya
Industri Tekstil Proses pengolahan 400dan
Sumber : Pedoman Konstruksi 700
Bangunan, Dep
tekstil liter/kapita/hari
KEBUTUHAN AIR PERIKANAN
Perikanan Kolam Air Tawar
Kebutuhan Air Perikanan
q
:
Q A 10000
Mengisi Kolam (Awal) 1000
Pergantian Air Keterangan :
Q : Kebutuhan Air Perikanan
(m /hari)
3

Perikanan - Tambak q : Kebutuhan Air Pembilasan


Kebutuhan Air (mm/hari/ha)
Kebutuh (liter/detik/ha) Sumber : Penyusunan Neraca SDA Spasial, 2011
A : Luas Kolam (ha)
an Semi Intensif Jumlah Air Pergantian :
Intensif
1/3 dari tinggi genangan
Air 3,9 5,9
atau
SumberTawar
: Delft Hydraulics & Puslitbang Air (1989)
7mm/hari/ha
Sumber : Sri Najiyanti (1992), Triatmodjo (1998)
KEBUTUHAN AIR PETERNAKAN
Kebutuhan Air Perikanan
:
Jumlah Ternak QE q(1) P(1) q( 2 ) P( 2) q( 3) P( 3)
Jenis Ternak Keterangan :
Jenis Kebutuhan
Ternak Air QE : Kebutuhan Air Ternak (liter/hari)
(liter/ekor/ha
ri) q (1) : Kebutuhan Air Sapi, Kerbau, Kuda
(liter/ekor/hari)
Sapi/Kerba 40
u/ Kuda q(2) : Kebutuhan Air Kambing, Domba
(liter/ekor/hari)
Kambing/ 5
Domba q(3) : Kebutuhan Air Unggas
Babi 6 (liter/ekor/hari)

Unggas 0,6 P(1) : Jumlah Sapi, Kerbau, Kuda (ekor)


Sumber : Sumber : Penyusunan Neraca SDA Spasial, 2011
echnical Report National Water Resources Policy, 1992
P(2) : Jumlah Kambing, Domba (ekor)

P(3) : Jumlah Unggas (ekor)


KEBUTUHAN AIR PERTANIAN
Kebutuhan Air Pertanian : Cara 1
Data Areal Tanam
( Etc IR RW P ER)
Jadwal Tanam IG A
Evapotranspirasi Acuan
IE
Keterangan :
Hujan Efektif IG : Kebutuhan Air Irigasi (m3)

Jenis Tanah Etc : Kebutuhan Air Konsumtif (mm/hari)

Efisiensi Saluran Irigasi IR : Kebutuhan Air Penyiapan Lahan


(mm/hari)
RW : Kebutuhan Air Mengganti Lapisan Air
(mm/hari)
P : Perkolasi (mm/hari)
ER : Hujan Efektif (mm/hari)
IE : Efisiensi Irigasi (-)
Sumber : Pedoman Perencanaan Irigasi KP 01, 1985
A : Luas Areal Irigasi (m ) 2
KEBUTUHAN AIR PERTANIAN
Cara 2
Qir A q
Keterangan :
Qir = Pengunaan air irigasi (Liter/detik)
A = Luas daerah irigasi ( Ha )
q = Standar kebutuhan air, sesuai dengan tabel berikut :
Pengolahan
Pertumbuhan Panen
Jenis Tanah
(l/det/ha) (l/det/ha)
(l/det/ha)
MT1 MT2 MT1 MT2 MT1 MT2
Padi
1,25 1,125 0,725 0,85 0,30 0,30
Pengolahan Tebu Muda Tebu Tua
Tebu Tanah
0,85 0,36 0,125
Perlu Banyak Perlu Sedikit
Palawij Air Air
Catatan: Tanah Medium, Infiltrasi rata-rata 5 mm/hari Sumber : WISMP-BWRM, 2010
a MT2 MT2
0,30 0,15
KEBUTUHAN AIR PERTANIAN
Cara 3
Qir A I t a
Keterangan :
Qir = Pengunaan air irigasi (Liter/detik)
A = Luas daerah irigasi ( Ha )
It = Intensitas tanam dalam prosen (%) musim/ tahun
a = Standar kebutuhan air ( 1 Liter/detik/ha )

atau

Kebutuhan irigasi sangat tergantung pada kondisi iklim, pengolahan tanah,


varitas tanaman, cara pemberian airnya, efisiensi irigasi dan pola
tanamannya. Sehingga berbeda-beda daerah satu dengan yang lainnya.
Untuk penyederhanaannya dibuat standar kebutuhan air irigasi sebagai
berikut :
Irigasi : 1 Liter/detik/ha
Sumber : Standar Nasional Indonesia, 2002
KEBUTUHAN AIR NON KONSUMTIF
Permen PUPR No. 09/PRT/M/2015
tentang penggunaan sumber daya air, Pasal 43 (3):
Untuk menjaga fungsi tempat hidup biota air, perlu
dialokasikan pengaliran air agar tercipta lingkungan yang
sesuai dengan kebutuhan biota air
Perhitungan debit minimum sungai:
- Berdasarkan debit harian minimum
sungai sebelum terjadi pengambilan/
pemanfaatan SDA.
- Berdasarkan Q90 debit minimum rata-
rata selama 7 hari berturut-turut.
- Berdasarkan Q95 debit minimum
selama 15 hari
TERIMA KASIH

hidrologikualitasair@gmail.com

Direktorat Bina Penatagunaan SDA


Direktorat Jenderal Sumber Daya Air
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat