Anda di halaman 1dari 37

Minyak atsiri

Endra Pujiastuti, M.Farm., Apt

Page 1
Pengertian minyak atsiri
Minyak atsiri merupakan salah satu hasil
metabolisme sekunder yang dihasilkan
oleh tanaman, bersifat mudah menguap
pada suhu kamar, mempunyai rasa getir,
serta berbau wangi sesuai dengan bau
tanaman penghasilnya (Sudaryanti dan
Sugiharti, 1990).
Zat yang memiliki aroma dengan
konsentrasi tinggi yang dapat menguap
dengan mudah
Bukan Minyak Makan (non edible oil)

Page 2
Minyak atsiri dapat digunakan sebagai
bahan pewangi, aroma terapi berkhasiat
sebagai karminatif, anestesi lokal dan
analgesik. minyak atsiri digunakan untuk
memberikan rasa dan aroma yang khas
(Yuliani, 2006).
sebagai antibakteri (garlic oil, cardamon,
eugenol.).
Antioksidan( allspice, mace, ginger, black
pepper, bay, sage, clove, cinnamon, oregano,
coriander,rosemary)
Kegunaan minyak atsiri bagi tanaman sendiri
adalah untuk menarik serangga, membantu
proses penyerbukan dan mencegah kerusakan
tanaman oleh serangga
Page 3
Industri parfum (kenanga, mawar,
melati dll)
Obat-obatan (cengkeh, kayu putih,
anise dll.)
Bumbu makanan (vanili, alicin dll).
Industri pewarna (turmeric untuk
batik)

Page 4
Page 5
turunan terpena : melalui jalur
biosintesis asam mevalonat.
senyawa aromatik : biosintesis
asam sikimat melalui jalur fenil
propanoid

Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
Sifat Sifat Minyak Atsiri
-Tersusun Oleh Ber-macam2 Komponen Senyawa
-Memiliki Bau Khas
-Rasa Getir, Tajam, Menggigit
-Mudah Menguap Bila Keadaan Murni
Keberadaan Minyak Atsiri Dalam Tanaman
Rambut Kelenjar
Sel-sel Parenchym
Saluran Minyak Yang Disebut Ritae
Rongga Skizogen Dan Lisigen
Semua Jaringan
Pada Bunga Mawar Di Mahkota Bunga
Pada Kayu Manis Pada Kulit Batang
Dlm Buah Jeruk Bnyk Di Kulit Buah Dan Helai
Daun

Page 10
Page 11
Sumber-sumber di alam
Tanaman dan Hewan
Bagian Akar : akar wangi
Bagian Batang : cendana, gaharu
Bagian Kulit Batang : kayu manis
Bagian Daun : cengkeh, nilam, pepermint,
kemangi dll
Bagian Bunga : kenanga, melati, cengkeh
dll.
Bagian Buah : pala, lemon dll
Bagian Biji : seledri, anggur dll

Page 12
Ada beberapa variabel yang
mempengaruhi yang memiliki efek pada
kandungan unsur-unsur minyak atsiri.
Diantaranya adalah :
kondisi tanah
kualitas pupuk yang digunakan, serta
jenisnya organik atau kimia
daerah tanam
iklim
ketinggian
musim panen
cara panen
proses destilasi
bagian tanaman yang didestilasi Page 13
Metode Penyarian
Untuk M.A. Yang Tidak Tahan Pemanasan.
- Untuk M.A. Yang Tidak Tahan Pemanasan Dan Tidak
Stabil Contoh : Citrus
Metode Perlekatan Bau
- Metode Penarikan Bau .M.A Yang Dilekatkan Pada
Media Lilin. Contoh : Bunga Melati.
Golongangan Minyak Atsiri
1. Minyak Atsiri Hidrokarbon
2. Minyak Atsiri Alkohol
3. Minyak Atsiri Fenol: Cengkeh
4. Minyak Atsiri Eter Fenol :
5. Minyak Atsiri Oksida: Minyak Kayu Putih
6. Minyak Atsiri Ester : Gondopuro

Page 14
Minyak atsiri hidrokarbon
Kelompok ini komponen penyusunnya sebagian
besar terdiri dari senyawa-senyawa hidrokarbon
Minyak atsiri alkohol
Alkohol yang terdapat dalam minyak atsiri
digolongkan kedalam 3 jenis : alkohol asiklik,
monosiklik, disiklik
Minyak atsiri fenol :Minyak cengkeh
Minyak atsiri eter alkohol :Minyak adas
Minyak atsiri oksida :Minyak kayu putih
Minyak atsiri ester : Minyak atsiri gondopuro

Page 15
Berdasarkan rendemen M.A dibagi

Minyak
dengan Minyak
volume kecil dengan
yang volume besar,
biasanya biasanya
Minyak atsiri
didestilasi didestilasi dari
dari buah, bagian daun,
biji, dan misalnya
tunas, serta lemongrass,
bunga. citronella, dan
Misalnya : daun kayu
cengkeh, manis.
pala dan
ketumbar

Page 16
KemudahanPemisahan
M.A
1. minyak atsiri yang mudah dapat dipisahkan
menjadi komponen-komponen atau
penyusun murninya. Dapat menjadi bahan
dasar untuk diproses menjadi produk
-produk lain.
komponen utama yang terdapat dalam minyak
atsiri tersebut dipisahkan atau diisolasi
dengan penyulingan bertingkat atau
dengan proses kimia yang sederhana

Page 17
Contoh kelompok pertama
adalah: minyak sereh,
minyak daun cengkeh,
minyak permen, dan
minyak terpentin

Page 18
2. minyak atsiri yang sukar
dipisahkan menjadi komponen
murninya. Contoh kelompok
kedua adalah: minyak akar
wangi, minyak kenanga, dan
minyak nilam.
Lazimnya minyak atsiri tersebut
langsung dapat digunakan,
tanpa diisolasi komponen-
komponennya, sebagai pewangi
berbagai produk
Page 19
Perajangan, pelayuan atau
pengeringan dan penyimpanan
merupakan perlakuan yang
sering dilakukan sebelum
destilasi.

Tujuan ???

Page 20
Metode Isolasi Minyak Atsiri
- Destilasi, Metode Ini Banyak Digunakan,
Penyarian Dengan Pelarut Yang Cocok

Page 21
METODE PENYARIAN DIPERUNTUKKAN M.A.
Yg Yidak Tahan Pemanasan Contohnya Minyak
Cendana
Metode Pengepresan, Untuk Bhn Yang Tidak
Stabil Dan Tidak Tahan Prmanasan
Metode Perlekatan Bau Menggunakan Media
Lilin = Metode Enfleurage, Dengan Cara Ini
Memanfaatkan Aktifitas Enzym Masih Terus
Aktif Selama Sekitar 15 Hari Sejak Dipanen
Misalnya Minyak Melati
Metode Destilasi. Destilasi Kering
Untuk Bahan Tanaman Yang Kering
Minyak-minyak Yang Tahan Pemanasan

Page 22
Page 23
Enflurasi, yaitu pengambilan minyak atsiri
dari tanaman menggunakan lemak atau
vaselin.
- kandungan minyak atsiri dari bagian
tanaman sangatlah kecil, misal pada
mahkota bunga.
- Cara yang bisa dilakukan dengan
menghamparkan lemak (vaselin) pada
lapisan tipis pelat kaca. Mahkota bunga
ditempatkan pada lemak selama
beberapa jam, kemudian diulangi yang
baru beberapa kali. Setelah minyak
terserap dalam lemak padat tersebut,
selanjutnya diekstraksi dengan alkohol.
Selanjutnya dipisahkan antara alkohol
Page 24
Destilasi Air
Destilasi Air Dan Uap Air
Destilasi Uap Air Langsung
Digunakan Untuk
Bahan Kering/Segar
Minyak Yang Rusak Akibat Pemanasan
Ada Beberapa Versi :
1. Langsung Direbus Dengan Air
2. Langsung Masuk Air, Tidak Direbus, Dari Bawah
Dialirkan Uap Air Panas
3. Bhn Ditaruh Dibejana Atas , Uap Air Dr Bawah
Dandang
4. Sama 3 Tetapi Uap Air Dr Luar Bejana

Page 25
Metode Ekstraksi Minyak
Destilasi Atsiri
Distilasi air, distilasi uap air, Hydro diffusion,
distilasi air dan uap air.
Pengepresan (cold pressing)
Ekstraksi
Maserasi, Enfleurage, pelarut organik, CO2
superkritis.

Page 26
DESTILASI

Distilasi adalah metode


pemisahan substansi kimia
berdasar perbedaan volatilitasnya
dalam campuran liquid.

Distilasi biasanya membentuk


sebagian besar proses kimia.

Page 27
DESTILASI AIR
Bahan dicelupkan seluruhnya dalam air dan
direbus.
Saat bahan yang terkondensasi dingin, air dan
minyak atsiri dipisahkan, minyak yang tertuang
digunakan sebagai minyak atsiri.
Air yang terpisah digunakan dan dipasarkan
sebagai "floral waters" (hydrosol atau sweet
water), contoh :rosewater, lavender water dan
orange water.
Semua bahan yang mengandung jumlah ester
yang tinggi tidak baik menggunakan metode
ekstraksi ini, karena air panas akan memecah
ester menjadi alkohol dan asam karboksilat
Page 28
Prinsip metode destilasi dengan air
(hidrodestilasi) adalah bahan
yang akan didestilasi kontak
langsung dengan air mendidih

Page 29
Destilasi Stahl
Kelebihan : penggunaan destilasi
Stahl untuk isolasi minyak atsiri
antara lain; minyak atsiri yang
dihasilkan tidak berhubungan
langsung dengan udara luar
sehingga tidak mudah menguap
dan volume minyak atsiri yang
dihasilkan dapat langsung
diketahui jumlahnya karena
alatnya dilengkapi dengan skala.
Page 30
Destilasi uap air

Bahan ditempatkan dalam suatu


wadah dan dikenai uap air
Semakin cepat kelajuan akan
mencegah kerusakan minyak.
Minyak atsiri yang sensitif terhadap
panas tidak rusak dengan metode
ini.

Page 31
Page 32
DESTILASI AIR DAN UAP AIR

Proses ini pada dasarnya


gabungan antara destilasi air
dan destilasi uap air.
Bahan direndam dalam air
dalam wadah yang memiliki
sumber panas, ditambah uap air
ke dalam campuran air dan
bahan

Page 33
Metode destilasi ini cocok digunakan untuk
mengisolasi minyak dari daundaunan atau rumput-
rumputan.
Keuntungan menggunakan sistem tersebut adalah
uap dapat berpenetrasi secara merata ke dalam
jaringan bahan dan suhu dapat dipertahankan
sampai suhu 100C sehingga rendemen minyak
lebih besar dan mutunya lebih baik jika
dibandingkan dengan minyak hasil penyulingan
dengan air dan bahan yang disuling tidak dapat
menjadi gosong.
Kerugiannya adalah perpanjangan waktu
penyulingan menyebabkan pembasahan bahan oleh
kondensasi uap dan penggumpalan bahan dalam
ketel menyebabkan minyak atsiri tidak dapat
terisolasi dengan sempurna

Page 34
Page 35
Page 36
Page 37