Anda di halaman 1dari 18

Audit Proses Pembelian

NAMA KELOMPOK II :
FEBRIANTI RAHMADANIA (140810301083)
ALMIRA ATU OCTAVIA (140810301130)
GIGIH DEVANTA WIDYARSA (140810301132)
Pengakuan dan Proses Pembelian
Pengakuan Biaya dan Liabilitas
Jenis-jenis transaksi dan akun laporan keuangan yang terpengaruh
Jenis-jenis dokumen dan catatan
Fungsi-fungsi utama
Pemisahan tugas fungsi
Jenis-jenis dokumen dan catatan

Permintaan Pembelian (Purchase Requisition)


Pesanan Pembelian (Purchase Order)
Laporan Penerimaan (receiving report)
Faktur Vendor (Vendor Invoice)
Voucher
Register Voucher/Jurnal pembelian ( voucher register/purchases journal)
Buku besar pembantu utang usaha (Accounts payable subsidiary ledger)
Laporan vendor (vendor statement)
Laporan vendor (vendor statement)
Jurnal Pengeluaran kas/register cek ( cash disbursements journal/check register)
Fungsi fungsi utama
Permintaan (Requisitioning)
Pembelian (Purchasing)
Penerimaan (Receiving)
Pemrosesan Faktur (Invoice Prosessing)
Pengeluaran (Disbursement)
Utang usaha ( Account Payable)
Buku Besar (General Ledger)
Pemisahan Tugas Kunci
Salah-satu pengendalian yang terpenting dalam system akuntansi
adalah pemisahan tugas yang memadai. Oleh karena itu setiap
individu yang terlibat dalam fungsi fungsi permintaan, pembelian
dan penerimaan harus terpisah dari fungsi-fungsi pemrosesan
faktur, utang usaha, dan buku besar.
Penilaian Risiko Bawaan

Risiko bawaan adalah kerentanan suatu saldo akun atau


golongan transaksi terhadap suatu salah saji material, dengan
asumsi bahwa tidak terdapat pengendalian yang terkait. Risiko
salah saji demikian adalah lebih besar pada saldo akun atau
golongan transaksi tertentu dibandingkan dengan yang lain.
Penilaian Risiko Pengendalian
Pemahaman dan Dokumen Pengendalian Internal
Ruang Lingkup Pengendalian
Proses Penilaian Risiko Perusahaan
Aktivitas Pengendalian
Sistem Informasi dan Komunikasi
Pengawasan Pengendalian

Merencanakan dan Melaksanakan Pengujian Pengendalian


Tentukan dan Dokumentasi Risiko Pengendalian
Aktivitas Pengendalian & Pengujian Pengendalian
Transaksi Transaksi Pembelian

Terjadinya Transaksi Pembelian


Kelengkapan Transaksi Pembelian
Otorisasi Transaksi Pembelian
Akurasi Transaksi Pembelian
Pisah Batas Transaksi Pembelian
Klasifikasi Transaksi Pembelian
Aktivitas Pengendalian dan Pengujian Pengendalian Transaksi
Pengeluaran Kas

Keterjadian Transaksi Pengeluaran Kas


Kelengkapan Transaksi Pengeluaran Kas
Otorisasi Transaksi Pengeluaran Kas
Akurasi Transaksi Pengeluaran Kas
Pisah Batas Transaksi Pengeluaran Kas
Klasifikasi Transaksi Pengeluaran Kas
Aktivitas Pengendalian & Pengujian Pengendalian
Transaksi Transaksi Rektur Pembelian

Besaran serta jumlah transaksi rektur pembelian tidaklah material bagi


sebagian besar perusahaan. Namun karena adanya manipulasi, auditor
harusnya bertanya bagaimana klien tersebut mengendalikan transaksi
rektur pembelian. Saat barang dikembalikan ke vendor, klien menyiapkan
suatu dokumen (memo debit) yang mengurangi jumlah utang dagang
milik vendor. Dokumen ini di proses melalui proses pembelian dalam
cara yang serupa dengan pemrosesan faktur vendor.
Hubungan tingkat Risiko Pengendalian yang
Dinilai dengan Prosedur Substantif
Proses pembelian yang diikuti auditor serupa dengan audit pada proses pendapatan.
Pegujian pengendalian mendukung tingkat risiko pengendalian yang dicapai, auditor
melakukan prosedur substantif pada tingkat yang direncanakan. Namun, jika hasil
pengujian tidak mendukung tingkat risiko pengendalian di rencanakan, risiko deteksi
harus ditetapkan lebih rendah dan prosedur substantifnya perlu ditingkatkan.
Auditing utang dagang dan Biaya yang masaih
harus di bayar

Prosedur analisis substantif dan pengujian rinci golongan transaksi, saldo akun, dan
pemgungkapan digunakan untuk memeriksa hubungan logis antara utang dagang dan
biaya yang masih harus dibayar.
Prosedur Analisis Substantif

Prosedur analisis substantif dapat menjadi prosedur substantif yang gunanya untuk
memeriksa kelayakan utang dagang dan biaya yang masih harus dibayar. Prosedur
analisis substantif dapat mengidentifikasi efektivitas akun utang dagang dan akun akun
akrual yang salah, dan juga di buktikan terkait kewajaran suatu akun tercatat.
Uji kelas transaksi, saldo akun, dan pengungkapan
Asersi mengenai kelas transaksi Contoh pengujian substantif atas transaksi

Kejadian Menguji sample voucher

Kelengkapan Menelusuri sample voucher untuk jurnal pembelian

Otorisasi Menguji sample permintaan pembeli untuk otorisasi yang memadai

Akurasi Menghitung ulang akurasi matematis sample faktur vendor

Pisah batas 1. Membandingkan tanggal dalam sample voucher dengan tanggal transaksi
yang dicatat pada jurnal pembelian
2. Menguji transaksi sekitar akhir tahun untuk menentukan jika transaksi
dicatat dalam peroide yang tetap

Klasifikasi Virifikasi klasifikasi pembebanan untuk sample tansaksi pembelian


Asersi mengenai Saldo Akun Contoh Uji Rincian Saldo Akun
Keberadaan 1. Pencocokan jumlah terpilih dari daftar utang dagang dan skedul
akrual ke paket voucher atau dokumentasi pendukung lainya
2. Memperoleh laporan vendor terpilih dan rekonsiliasi pada akun
vendor
3. Konfirmasi utang dagang
Hak dan Kewajiban Memeriksa paket voucher untuk keberadaan permintaan pembelian,
pesanan pembelian, laporan penerimaan dan faktur vendor
Kelengkapan 1. Memperoleh daftar utang dagang dan mencocokkan total ke buku
besar umum
2. Mencari liabilitas tak tercatat dengan meminta keterangan manajemen
dan memeriksa pencantuman transaksi pada laporan posisi keuangan
3. Memperoleh lapoan vendor pilihan dan merekonsiliasi pada akun
vendor
4. Konfirmasi utang dagang terpilih
Penilaian dan Alokasi 1. Memperoleh daftar utang dagang dan skedul analisis akun akrual,
menjumlahkan daftar dan jadwal serta mencocokkn total ke buku
besar umum
2. Menelusuri item pilihan dari daftar utang dagang pada catatan
pembantu dan paket voucher
3. Memeriksa hasil konfirmasi utang dagang terpilih
4. Memperoleh laporan vendor pilihan dan merekonsiliasi pada akun
vendor
Asersi mengenai Penyajian dan Pengungkapan Contoh pengujian rinci atas pengungkapan

Keterjadian dan hak dan obligasi Meminta keterangan tentang utang dagang dan biaya yang masih
harus dibayar untuk memastikan bahwa mereka mengungkapkan
dengan tepat
Kelengkapan Melengkapi daftar isian pelaporan keuangan untuk memastikan
bahwa seluruh pengungkapan laporan keuangan terkait utang
dagang dan biaya yang masih harus dibayar telah diuangkapkan

Klasifikasi dan keterpahaman 1. Memeriksa daftar utang dagang untuk debit, utang jangka
panjang, dan utang dagang nondagangyang material.
2. Membaca catatan kaki laporan keuangan untuk memastikan
bahwa pengungkapan yang diperlukan dapat dipahami
3. Membaca catatan kaki laporan keuangan untuk memastikan
bahwa pengungkapan yang diperlukan dapat dipahami

Akurasi dan penilaian Membaca catatan kaki laporan keuangan dan informasi lain untuk
memastikan bahwa informasi tersebut disajiakn secara akurat dan
tepat.
Evaluasi temuan audit atas utang dagang

Saat auditor sudah melengkapi prosedur substantive yang direncanakan, semua salah
saji yang teridentifikasi seharusnya dikumpulkan (aggregated), termasuk salah saji yang
diketahui terdeteksi oleh auditor dan salah saji proyeksi ditambah cadangan untuk
risiko sampling. Jika kumpulan salah saji kurang dari salah saji yang ditolelir, auditor
memiliki bukti bahwa akun disajikan secara wajar. Namun jika salah saji melebihi salah
saji yang dapat ditolelir, auditor menyimpulkan bahwa akun tersebut tidak disajikan
secara wajar.