Anda di halaman 1dari 11

Virus Influenza

Rini Riana Nenobesi (1408010062)


Faustina Goantryani (1408010063)
Virus Influenza

Virus influenza termasuk dalam


genus orthomyxovirus, merupakan
RNA beruntai tunggal yang memiliki
envelope dengan delapan segmen.
Ciri khas dari virus influenza adalah
memiliki tonjolan pada permukaan
luar yang disebut glikoprotein
hemagllutinin dan neuraminidase.
Virus influenza terdiri dari 3 tipe
yaitu tipe A, B, C yang dibedakan
berdasarkan antigen nukleoprotein
dan matriks yang menyusunnya.
Replikasi Virus Influenza
Cara Penularan
Virus H5N1 ditularkan melalui air
liur, ingus dan kotoran unggas.
Penularan dengan manusia
terjadi karena kontak langsung
dengan unggas yang terinfeksi
virus.
Dapat juga tertular melalui
kendaraan yang mengangkut
unggas, alat peternakan, pakan
ternak, pakaian dan sepatu
peternak yang langsung
menangani unggas yang sakit,
juga saat jual beli ayam hidup
dipasar dan mekanisme
lingkungan lain.
Cara Penularan
Masa Inkubasi dan Klinis
Virus mempunyai masa inkubasi yang
pendek, yaitu antara beberapa jam
sampai 3 hari, tergantung pada jumlah
virus yang masuk, rute kontak dan
spesies unggas yang terserang.
Pada unggas masa inkubasi mencapai 1
minggu.
Masa infeksi virus ini 24 jam dan
menimbulkan gejala 3-5 hari.
Pada anak bisa sampai 21 hari.
Manifestasi Klinis pada Manusia

Gejala sama dengan gejala influenza pada umumnya, hanya


saja berpotensi menjadi berat dan fatal.
Gejalanya antara lain :
demam
batuk,
sakit tenggorokan,
sakit kepala,
nyeri sendi dan konjunctivitis.

Sumber : World Health Organization


Sumber : Penyakit Tropis, Widoyono 2005
Jika makin memburuk, maka dapat terjadi
respiratori distress berat yang ditandai
dengan sesak napas hebat, rendahnya
kadar oksigen serta meningkatnya kadar
karbondioksida. Ini terjadi karena infeksi
flu burung menyebar ke paru dan
menginfeksi paru-paru, gagal ginjal,
kegagalan multi organ dan kematian.
Pengobatan Flu burung
yang disarankan
oksigenasi jika terjadi sesak nafas.
pemberian cairan parental jika terjadi
dehidrasi
pemberian obat antivirus oseltamivir
75mg dosis tunggal selama 7 hari
terapi suportif. Nutrisi dengan gizi
baik agar daya tahan tubuh
meningkat.
Sumber : Departemen kesehatan 2006 tentang Flu Burung
PENCEGAHAN
Melakukan promosi kesehatan bagi masyarakat luas
terutama bagi peternak unggas.
Melakukan disinfeksi serta sterilisasi peralatan
ternak.
Melakukan vaksinasi terhadap hewan untuk
meningkatkan kekebalannya.
Menjauhkan kandang unggas dari tempat tinggal.
Menggunakan alat pelindung diri saat memasuki
kawasan peternakan.
Memasak matang daging sebelum dikonsumsivirus
H5N1 mati pada pemanasan 60C selama 30 menit.
Memusnahkan hewan secara masal yang positif
ditemukan virus H5N1
TERIMAKASIH