Anda di halaman 1dari 8

Kelompok B5

Tutor: dr. Monica Puspa Sari, M.Biomed

Tari Erasti 102013279


Ferdinan Sibarani 102013451
Sancia Nathania Legenie Banuang 102014169
Benedictus PratamaSinaga 102015031
Elisabeth Elida Elyus Mandalahi 102015062
Yosua Fernanda 102015162
Viviane Herlecia 102015101
Rahmah Munawwarah Binti Mohamad Safir 102015224
Budi Hartono 102013079
Seorang perempuan berusia
25 th datang ke poliklinik
Skenario 1 umum dengan keluhan nyeri
ulu hati sejak 3 hari yang lalu.

Hipotesis Dispepsia fungsional


KU : nyeri ulu hati
Anamnesis RPS :
Nyeri hilang timbul, sudah
PF & PP
setahun
Nyeri ditusuk-tusuk
Nyeri -> terlambat makan,
WD & DD makanan pedas
Minum obat berkurang
Epidemiologi
ANAMNESIS
RM Etiologi

TTV normal
Patofisiologi Palpasi nyeri tekan ringan di
epigastrium
Gejala Klinis &
Komplikasi
PP (-)
Tata Laksana Laboratorium, radiologi.

Prognosis PF & PP
Dispepsia Ulkus peptic Kolesistitis Gastritis Pankreatitis
U. gaster U. duodenum
Nyeri di Hilangnya lapisan epitelial Inflamasi Inflamasi Inflamasi
epigastrium mukosa-submukosa (>5 kantung mukosa- pankreas
(akut,kronik) mm) empedu submukosa (akut, kronik)
Pencetus Infeksi H.pylori, OAINS, Sumbatan : Infeksi Nyeri terus
(pedas) kortikosteroid, psikologis cairan / batu H.pylori, menerus di
empedu OAINS epigastrium,
<40 dan >40 >50 tahun Usia muda Pr > 40 th > enzim di
darah & urin,
Gaster Proks. duo Kardiak Kantung - khas, N, V
(<3 cm , pilorus empedu panas,
Amilase
pilorus) nyeri
lipase,
mendadak,
N, V, Nyeri Nyeri Nyeri kolik, lemak tinja.
pedih ulu A+ : akut, Ca
Rome III, lapar abdomen post makan
hati, N, V
membaik Hilang kiri setelah (lemak), + pankreas, up
saat makan makan makan nafas pjg, N, V A- : kronik
Foto polos :
A: - kelainan Radiologi : batas jelas, USG : dinding Endoskopi:
kalsifikasi, ggl
K: ulkus mukosa teratur kantung eritema, jntg,
Endoskopi : luka terbuka, empedu tebal, eksudatif, kehamilan
batas teratur, mukosa + batu erosi, USG : dilatasi
normal edema, duktus
pendarahan pankreatikus
Amerika & Eropa : dewasa per tahun 25-40%, insidens 1-
Epidemiologi 9%

Sekresi asam lambung


D F Infeksi H.pylori
Dismotilitas (perlambatan pengosongan lambung,
I u hipomotilitas antrum)
Aktivitas mioelektrik lambung takigastria,
S n
Etio-patologi disritmia lambung
Hormonal progesteron, estradiol, prolaktin
P g memperlambat waktu transit GI
Dietetik
E s Psikologis

P i
S o KONSENSUS ROME III
I n Gejala Klinis
Begah, cepat kenyang, nyeri epigastrium,
rasa panas di epigastrium
AA Tidak adanya kelainan struktural
Terjadi selama 3 bulan dalam 6 bulan terakhir
l
Tipe ulkus dominan nyeri
Tipe dismotilitas dominan kembung
Tipe Non-spesifik tidak terdapat keluhan dominan
Komplikasi Prognosis
Jangka panjang Luka / ulkus di
dinding lambung dalam dan
lebar Baik jika ditangani
dengan baik dan
Pendarahan saluran cerna benar
melena Ca lambung operasi

MM:
Tata Penetralisir asam lambung Antasida 3x30 mg
Penghambat asam (H2RA) Ranitidine 2x150mg, Sinetidine
Laksana 2x400mg
PPI Omeprazole 1x20mg, Lanzaprazole 1x30mg, Pantoprazole
1x40mg
Tidak Sitoprotektor proteksi mukosa lambung Sukralfat 2x2gr,
membaik Rebamipide 3x100mg, Teprenone 3x50mg
Prokinetik mengurangi rasa nyeri epigastrik Metaklopramid
Endoskopi, 4x10mg, domperidon 4x10mg, cisapride 3x5mg
Radiologi, Anti-depressan sertraline 1x25mg
Lab
Non-MM
Mengurangi makanan pencetus
+ - Makan sedikit, frekuensi sering
d. o d. f