Anda di halaman 1dari 16

ANATOMI RESPIRASI

DEFINISI

 Malacia napas kongenital adalah salah satu dari


beberapa penyebab obstruksi saluran udara
ireversibel pada anak-anak, tetapi kejadian pada
populasi umum tidak diketahui
 Bronkomalasia adalah masalah bawaan yang timbul
dari dukungan tulang rawan berkurang dari saluran
udara yang lebih kecil (di bawah trakea, atau
tenggorokan).
ETIOLOGI

 Bronchomalacia paling sering terjadi pada saat lahir


(kongenital) dan mungkin berhubungan dengan
kondisi lain. Saat ini, tidak diketahui mengapa tulang
rawan tidak terbentuk dengan baik. (Schwartz DS,
2015)
KLASIFIKASI

 Bronkomalasia primer
>Disebabkan oleh defisiensi pada cincin kartilago
>Diklasifikasikan sebagai kongenital
 Bronkomalasia sekunder
>Merupakan kelainan didapat (bukan kongenital)
>Disebabkan oleh kompresi ekstrinsik (luar), dapat
dari pelebaran pembuluh-pembuluh darah, cincin
vascular, atau kista bronkogenik. . (Schwartz DS, 2015)
PATOFISIOLOGI

 Ketika kita hirup masuk dan keluar, udara masuk ke


dalam hidung dan mulut, melalui kotak suara (laring)
ke dalam tenggorokan (trakea), yang terbagi menjadi
dua cabang (kanan dan bronkus kiri) yang masing-
masing paru-paru.Trakea dan bronkus terbuat dari
cincin tidak lengkap dari tulang rawan dan jika tulang
rawan ini lemah tidak dapat mendukung jalan napas.
PATHWAY
MANIFISTASI KLINIS

 Batuk dengan suara brassy atau barking


 Sesak nafas
 Ditemukan suara wheezing(mengi)
 Infeksi pada saluran nafas bawah berulang
 Kelelahan
 Apnea
(Sylvia A price, 2015).
KOMPLIKASI

 Pneumonia
>Pneumonia adalah Infeksi pada saluran pernafasan yang
menyebabkan paru-paru memiliki kantung udara yang
berisikan cairan. Infeksi bias terjadi karena bakteri
streptococcus pneumonia.
 Bronkitis
>Bronchitis adalah Infeksi pada saluran pernapasan
utama dari trakea dan bronkus yang menyebabkan
terjadinya peradangan atau inflamasi pada saluran tersebut.
Cont

 Polychondritis
>Polycondritis adalah penyakit langka dimana tulang rawan di
banyak area tubuh menjadi meradang. Penyakit ini paling sering
menyerang telinga, hidung dan saluran pernafasan paru-paru.
 Asma
>Asma adalah suatu keadaan dimana saluran nafas mengalami
penyempitan karena Hiperaktivitas terhadap rangsangan tertentu
yang menyebabkan peradangan, Penyempitan ini bersifat berulang
namun reversible dan diantar episode penyempitan Bronkus
tersebut terdapat keadaan ventilasi yang lebih normal (Sylvia A
price, 2015)
PEMERIKSAAN PENUNJANG

 Bronkoskopi
>Bronkoskopi adalah tindakan medis yang bertujuan
untuk melakukan visualisasi trakea dan bronkus melalui
bronkoskopi yang berfungsi dalam prosedur diagnostic
dan terapi penyakit paru.
Cont

 CT Scan dada
>CT Scan (Computed Tomography) adalah prosedur radiografi
medis yang digunakan untuk mendapatkan gambaran dari berbagai
sudut kecil dari tulang atau organ tubuh.
 MRI dada
>Teknik pencitraan yang digunakan dalam radiologi untuk
membentuk gambar anatomi dan proses fisiologis tubuh baik pada
kesehatan dan penyakit. Pemindai MRI menggunakan medan
magnet yang kuat , gelombang radio , dan gradien lapangan untuk
menghasilkan gambar organ dalam tubuh. MRI tidak melibatkan
sinar-X , yang membedakannya dari computed tomography (CT). (
Sala A, Martínez Deltoro A,2014)
PENATALAKSANAAN

1 . Medis
 Time
>Invasisf minimal, bersamaan dengan pemebrian tekanan
udara positif yang kontinu.
 Tekanan udara positif kontinu
>Metode menggunakan respiratory ventilation/CPAP (
Continuous positive airway pressure )
 Trakheotomi
>Prosedur pembedahan pada leher untuk membuka/
membuat saluran udara langsung melalui sebuah insisi di
trakhe (the windpipe
Cont

2 .Keperawatan
 Monitor tanda-tanda vital
 Pengaturan posisi
 Mengajarkan mengatur pola nafas
 Memberikan lingkungan yang nyaman dengan teknik
distraksi dan relaksasi
ASUHAN KEPERWATAN
TERIMAKASIH

WASSALAM