Anda di halaman 1dari 18

PENGERTIAN TOKSIKOLOGI

Panah pada saat itu digunakan sebagai senjata dalam


peperangan, yang selalu pada anak panahnya terdapat racun.
PENGERTIAN TOKSIKOLOGI
Kemajuan toksikologi terjadi dalam abad ke-16
dan sesudahnya. Paracelcius adalah nama
samaran dari Philippus Aureolus Theophratus
Bombast von Hohenheim (1493-1541),
toksikolog besar, yang pertama kali meletakkan
konsep toksikologi.

POSTULAT
“Semua zat adalah racun dan tidak
ada zat yang tidak beracun, hanya
dosis yang membuatnya menjadi
tidak beracun”.
Awal konsep hubungan dosis reseptor dan indeks terapi
PENGERTIAN TOKSIKOLOGI
Secara sederhana dan ringkas, toksikologi dapat didefinisikan
sebagai kajian tentang hakikat dan mekanisme efek
berbahaya (efek toksik) berbagai bahan kimia terhadap
makhluk hidup dan sistem biologik lainnya.

zat kimia dikatakan berracun (toksik),maka


kebanyakan diartikan sebagai zat yang
berpotensial memberikan efek berbahaya
terhadap mekanisme biologi tertentu pada
suatu organisme.
Sifat Toksik

DOSIS Kondisi bioorganisme


atau sistem bioorganisme
konsentrasi racun di
reseptor “tempat kerja”, Paparan terhadap organisme

sifat zat tersebut bentuk efek yang ditimbulkan

perlu untuk mengidentifikasi mekanisme


biologi di mana efek berbahaya itu timbul.
PEMBAGIAN TOKSIKOLOGI

Sifat
Toksikologi Lingkungan Toksikologi
ekonomi Toksikologi
lebih memfokuskan membahas segi forensik adalah
telaah racun pada manfaat dan nilai analisis racun baik
lingkungan, seperti ekonomis dari kualitatif maupun
pencemaran lingkungan, xenobiotika. kuantitatif
dampak negatif dari Tosikologi forensik sebagai bukti
akumulasi residu senyawa menekunkan diri dalam tindak
kimia pada lingkungan, pada aplikasi kriminal (forensik)
kesehatan ingkungan ilmu toksikologi di pengadilan.
kerja. untuk kepentingan
peradilan.
T. KLINIK

T. KERJA
Sub disiplin
Toksikologi
Lainnya
T. HUKUM
T. KLINIK

Untuk menegakan terapi keracunan


yang spesifik dan terarah, diperlukan
kerjasama antara dokter dan
toksikolog klinik
T. KERJA

Keracunan mungkin terjadi akibat pejanan


tokson di tempat kerja. Hal ini mungkin
dapat mengkibatkan efek buruk yang akut
maupun kronik. Efek toksik yang
ditimbulkan oleh kesehatan dan
keselamatan kerja merupakan masalah
bidang toksikologi kerja. Toksikologi
kerja merupakan subbagian dari
toksikologi lingkungan.
T. HUKUM

Toksikologi hukum mencoba melindungi


masyarakat umum dari efek berbahaya
tokson dengan membuat undang-
undang, peraturan, dan standar yang
membatasi atau melarang penggunaan
zat kimia yang sangat beracun, juga
dengan menentukan syarat penggunaan
zat kimia lainnya.
T. ANALISIS

Hasil analisis toksikologi dapat


memastikan diagnose klinis, dimana
diagnose ini dapat dijadikan dasar
dalam melakukan terapi yang cepat dan
tepat, serta lebih terarah, sehingga
ancaman kegagalan pengobatan
(kematian) dapat dihindarkan.
T. MEKANISTIK

Menentukan bagaimana zat


kimia menimbulkan efek yang
merugikan pada organisme
hidup.
TUJUAN TOKSIKOLOGI
• Dapat mengevaluasi keberbahayaan zat kimia Shg
dpt ditentukan batas keamanannya
• Penting utk perkembangan produksi obat, pestisida,
zat tambahan makanan dll

Kegiatan dan sumbangan-sumbangan para ahli


toksikologi bermacam-macam :
• Dalam bidang biomedis : ahli-ahli toksikologi
berurusan dengan keracunan
TUJUAN TOKSIKOLOGI
Kegiatan dan sumbangan-sumbangan para ahli
toksikologi bermacam-macam :
• obat- obatan dan bahan kimia dan
menunjukkan mengenai keamanan dan
bahaya-bahayanya sebelum obat-
obatan/bahan kimia itu masuk pasar.
• Kerja besar yang lain dari toksikologi adalah
pengenalan, penentuan, dan pengukuran
jumlah bahaya-bahaya pada pemaparan
kebahan-bahan toksis ditempat kerja atau
dilingkungan masyarakat.
TUJUAN TOKSIKOLOGI
Kegiatan dan sumbangan-sumbangan para ahli
toksikologi bermacam-macam :
• obat- obatan dan bahan kimia dan
menunjukkan mengenai keamanan dan
bahaya-bahayanya sebelum obat-
obatan/bahan kimia itu masuk pasar.
• Kerja besar yang lain dari toksikologi adalah
pengenalan, penentuan, dan pengukuran
jumlah bahaya-bahaya pada pemaparan
kebahan-bahan toksis ditempat kerja atau
dilingkungan masyarakat.
TUJUAN TOKSIKOLOGI
Ini sangat erat hubungannya sebagai rasa tanggung jawab
pribadi atau pemerintah untuk menjamin keselamatan
pekerja-pekerja dan masyarakat umum dalam kontak
mereka dengan produk-produk industri atanpun produk
dagang, dalam menjamin kemurnian air dan udara,
demikian juga keselamatan makanan, obat-obatan dan
kosmetika. ! Perkembangan racun-mcun dengan kerja
racun yang bersifat pemilih pada tumbuh-tumbuhan liar,
serangga. dan lain-lain organisme yang tidak diinginkan,
demikian juga penilaian tentang bahaya-bahaya mereka
adalah merupakan wewenang toksikologi