Anda di halaman 1dari 3

PT RHUEKAMP INDONESIA

Management Systems & Engineering Consultant

Pelatihan Sertifikasi Pengoperasian Dan Keselamatan Forklift (forklift Operations And Safety Training)
I. Latar Belakang

Forklift sangat penting untuk mengangkat dan memindahkan barang dengan mudah dan cepat, yang biasanya memerlukan banyak tenaga dan waktu yang lama bila diangkat secara manual. Kenyamanan dan kemudahan yang diberikan dengan menggunakan forklift ini juga mengandung resiko yang perlu menjadi perhatian baik oleh operator maupun orang yang bekerja disekitarnya. Forklift moderen adalah mesin yang mengagumkan. Tahukah anda bahwa forklift: Kebanyakan lebih berat dari mobil atau truk yang ringan Sangat kuat Menggunakan kemudi roda belakang Kebanyakan lebarnya kurang dari 120 cm Tidak semua orang boleh mengoperasikan Forklift. Mengoperasikan forklift adalah pekerjaan khusus yang memerlukan pelatihan dan izin sebagai operator yang yang berkualitas. Mengoperasikan Forklift adalah pekerjaan penting. Hanya operator yang terlatih dan dapat izin saja yang dibolehkan mengoperasikan forklift. Ketika perusahaan memilih operator forklift, mereka harus mempertimbangkan kemampuan, kemandirian, dan kondisi mental dan fisik yang prima dari calon operator tersebut. Operator yang ahli dan professional harus tahu bagaimana mengoperasikan forklift dengan hati-hati dan selamat serta dapat bereaksi dengan benar terhadap setiap situasi yang berbahaya. Untuk dapat menjadi operator yang ahli dan professional banyak hal harus dipahami, diantaranya adalah sebagai berikut: Bahaya-bahaya yang umum saat mengoperasikan forklift. Kelengkapan keselamatan yang ada pada forklift Batas berat maksimum yang boleh diangkat dan keseimbangan beban, Posisi garpu saat memindahkan barang dan melalui jalan tanjakan atau turunan, Mengangkat beban yang menghalangi pandangan, Kondisi jalan yang dapat dilalui sesuai dengan jenis forklift yang digunakan, Keadaan fisik forklift dan cara melakukan pemeriksaannya, dan sebagainya. Operator yang ahli dan profesional merupakan kunci utama untuk pengoperasian forklift yang selamat dan efisien. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. Per.05/MEN/ 1985 tentang Pesawat Angkat dan Angkut, Pasal 4 mengatur setiap pesawat angkat dan angkut harus dilayani oleh operator yang mempunyai kemampuan dan telah memiliki ketrampilan khusus tentang Pesawat Angkat dan Angkut. Untuk itu, pelatihan bagi operator forklift merupakan suatu keharusan untuk memastikan bahwa operator tersebut sudah memiliki keahlian dan ketrampilan dalam mengoperasikan forkliftnya dengan selamat dan profesional sehingga tidak menimbulkan kecelakaan dan kerugian berupa cidera pada diri mereka sendiri dan orang lain, merusak peralatan serta material.

www.rhuekamp.co.id Forklift Operations And Safety Training

Halaman 1

PT RHUEKAMP INDONESIA
Management Systems & Engineering Consultant

II. Maksud dan Tujuan Pelatihan

Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk membekali operator forklift dengan pengetahuan dan keahlian tentang pengoperasian dan keselamatan forklift sehingga menjadi operator yang berkualitas, yaitu operator yang memiliki pengetahuan dan keahlian untuk mengoperasikan forklift dengan selamat dan profesional.
IIII. Pelaksanaan dan Materi Pelatihan

Pelatihan ini berlangsung selama 3 hari (dalam kelas dan praktek lapangan). Setiap peserta akan diberikan ujian tertulis sebelum dan sesudah pelatihan untuk mengetahui kemajuan yang telah dicapai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode penyampaian pelatihan dilakukan dengan kombinasi presentasi dan diskusi serta pemutaran video untuk mendukung pemahaman terhadap materi pelatihan yang diberikan. Adapun materi pelatihan adalah sebagai berikut: Mata Pelajaran I. KELOMPOK DASAR 1. Kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja 2. Peraturan Perundangan Pesawat Angkat dan Angkut a. Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 b. Permenaker No. 04/Men/1985 3. Dasar-dasar dan P3K II.KELOMPOK INTI 1. Pengetahuan dasar forklift 2. Pengetahuan tenaga penggerak dan hidrolik 3. Perangkat keselamatan kerja (Safety Devices) 4. Sebab-sebab kecelakaan 5. Faktor-faktor yang mempengaruhi beban kerja aman 6. Pengoperasian aman 7. Perawatan dan pemeriksaaan harian III.UJIAN 1. Teori 2. Praktek Jumlah Jam Pelajaran 2 6 2 4 2 2 2 4 4 4

4 6 40 JP

www.rhuekamp.co.id Forklift Operations And Safety Training

Halaman 2

PT RHUEKAMP INDONESIA
Management Systems & Engineering Consultant

IV. Instruktur Pelatihan

Instruktur pelatihan ini telah berpengalaman sebagai Environmental, Health and Safety professional di perusahaan perminyakan dan manufacturing baik pada perusahaan nasional maupun perusahaan multi-nasional. Beliau juga berpengalaman dalam pembuatan, pengembangan, pelaksanaan dan Audit Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan Kidup (Audit SMK3LH), sesuai dengan persyaratan SMK3 Permenaker PER.05/MEN/1996, OHSAS 18001, ISO 14001 dan Process Safety Management (PSM). Disamping telah memberikan berbagai topik pelatihan kepada ribuan karyawan diberbagai perusahaan, juga sebagai pembicara di forum-forum tingkat nasional seperti seminar / simposium nasional. Pengalaman sebagai praktisi di bidang keselamatan dan kesehatan kerja serta lingkungan hidup telah dilaluinya selama lebih dari 16 tahun.

V. Peserta Pelatihan

Peserta pelatihan ini adalah para operator forklift perusahaan atau perorangan yang sudah berpengalaman mengoperasikan forklift tetapi belum memiliki SIO dan kebiasaan mengoperasikan forklift secara benar dan profesional. Pelatihan ini juga baik untuk penyelia/supervisor dari operator forklift.
VI. Fasilitas Pelatihan

Fasilitas Pelatihan: Materi pelatihan Alat tulis SIO dan Sertifikat dari Depnakertrans RI Sertifikat PT Rhuekamp Indonesia

Kami Merealisasikan Apa yang Sedang Anda Fikirkan dan Perlukan

Informasi :

e-mail:info@rhuekamp.co.id
www.rhuekamp.co.id

Telp: 0341-7040551/0341-9966353 Fax : 0341-477020

www.rhuekamp.co.id Forklift Operations And Safety Training

Halaman 3