Anda di halaman 1dari 11

SATUAN ACARA PENYULUHAN Pokok bahasan Hari/tanggal Waktu Tempat Sasaran Pelaksana : Mengenal Tumor Otak : Jumat, 3 Mei

2013 : Pukul 09.30 10.15 WIB : Tempat Tunggu Pasien Ruang Seruni A RSUD Dr. Soetomo Surabaya : Keluarga pasien Ruang Seruni A RSUD Dr. Soetomo : Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga kelompok 7

I.

Tujuan Umum Setelah diberikan penyuluhan selama 45 menit, diharapkan sasaran penyuluhan dapat memahami tentang apa itu tumor otak.

II.

Tujuan Khusus Setelah diberikan penyuluhan diharapkan keluarga pasien dapat : 1. Menjelaskan pengertian tumor otak 2. Menjelaskan klasifikasi tumor otak 3. Menjelaskan penyebab tumor otak 4. Menjelaskan tanda dan gejala tumor otak 5. Menjelaskan penanganan tumor otak

III.

Materi. 1. Pengertian tumor otak 2. Klasifikasi tumor otak 3. Penyebab tumor otak 4. Tanda dan gejala tumor otak 5. Penanganan Tumor Otak Materi penyuluhan terlampir

IV.

Metoda Ceramah dan tanya jawab

V.

Media Flip chart, leaflet

VI. Pengorganisasian Penyaji Fasilitator Moderator Pembimbing : Septi Nursanindah Sasikirana Taufan Citra Darmawan : Ashof Yus Miko, Masfin Muhayannah : Tyas Ajeng Anastasia : Upit N S.Kep., Ns. Sukma Ramdani S.Kep., Ns., M.Kep VII. No. Pelaksanaan Tahap dan Waktu Pembukaan 5 menit Kegiatan Pemateri 1. Mengucapkan salam dan memperkenalkan diri 2. Menyampaikan maksud dan tujuan 3. Menyampaikan topik penyuluhan yang akan diberikan 4. Menjelaskan mekanisme kegiatan 5. Kontrak waktu 1. Menggali pengetahuan peserta mengenai tumor otak 2. Menjelaskan materi: 1. Menjelaskan pengertian tumor otak 2. Menjelaskan penyebab tumor otak Kegiatan Peserta 1. Menjawab salam 2. Mendengarkan maksud dan tujuan 3. Mendengarkan topik penyuluhan 4. Mendengarkan mekanisme kegiatan 5. Menyetujui kontrak waktu 1. menjawab pengalaman & pengetahuan sebelumnya tentang tumor otak 2. mendengarkan materi yang diberikan 3. menanyakan materi yang belum dipahami

Observer dan Notulen : Prihatin

Penyuluhan 30 menit

3. Menjelaskan klasifikasi tumor otak 4. Menjelaskan tanda dan gejala tumor otak 5. Menjelaskan pengobatan tumor otak Memberikan kesempatan peserta untuk bertanya Menjawab pertanyaan peserta mengevaluasi pemahaman peserta menyimpulkan kembali penjelasan yang telah diberikan membagikan leaflet Salam penutup

3. 4. 1. 2. 3. 4.

Penutup 5 menit

1. menjawab pertanyaan pemateri 2. mendemonstrasikan materi 3. mendengarkan kesimpulan

VIII Setting Tempat Keterangan: Moderator Penyaji Fasilitator Observer IX Evaluasi 1. Kriteria Struktur a. Kontrak waktu dan tempat diberikan 1 hari sebelum acara dilakukan b. Pembuatan SAP, leaflet dan flipchart maksimal 2 hari sebelum acara c. Peserta berada di tempat yang ditentukan d. Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan sebelum dan saat penyuluhan dilaksanakan

2. Kriteria Proses

a. Peserta antusias terhadap materi penyuluhan b. Peserta mendengarkan dan memperhatikan penyuluhan c. Pelaksanaan kegiatan sesuai rencana d. Pengorganisasian berjalan sesuai dengan job discription

Lampiran MATERI PENYULUHAN MENGENAL TUMOR OTAK Pengertian : Tumor otak adalah proliferasi dan pertumbuhan tak terkendali sel-sel di dalam dan di sekitar jaringan otak. Tumor otak mencakup sekitar 7-9% dari semua jenis kanker dan dapat terjadi pada semua usia. Pria lebih banyak terkena penyakit ini daripada wanita. Tumor otak dapat jinak atau ganas, primer atau sekunder. Klasifikasi : Berdasarkan Sifatnya : Tumor jinak & tumor ganas WHO (World Health Organization) membedakan tumor otak antara jinak dan ganas dalam empat grade(tingkat). Grade 1-2 adalah tumor jinak yang tumbuh lambat, terlokalisasi, dan berprognosis menguntungkan dan grade 3-4 adalah tumor ganas yang berkembang pesat, menginvasi jaringan/struktur sekitar, dan berprognosis buruk. Penggolongan ini berperan penting dalam rencana perawatan yang dilakukan. Berdasarkan Asalnya : Tumor primer & tumor sekunder Tumor otak primer berasal dari dalam otak, sedangkan tumor sekunder adalah hasil penyebaran (metastasis) kanker di bagian lain tubuh, misalnya kanker payudara, kanker paru dan melanoma. Sekitar 20%-40% tumor otak berasal dari tempat lain dalam tubuh.

Jenis-jenis Tumor otak dinamai menurut jaringan otak yang terkena, antara lain: o Astrocytoma: pada sel-sel neuroglia astrosit yang berbentuk bintang. o Ependymoma: pada ependyma atau membran epitel yang melapisi ventrikel otak dan kanal tulang belakang. o Glioma batang otak: pada bagian otak yang berisi medula oblongata, pons varolii, dan otak tengah, bagian otak yang menghubungkan sumsum tulang belakang ke otak. o Medulloblastoma: pada otak kecil dan menyebar dengan cepat ke jaringan sekitarnya, terutama di cairan serebrospinal dan batang otak. Medulloblastoma adalah tumor ganas yang paling sering terjadi pada anak. o Meningioma: pada meninges atau membran otak dan sumsum tulang belakang. Meningioma biasanya jinak, tumbuh lambat sehingga sering terlambat terdeteksi. o Neurinoma: biasanya terjadi pada fosa posterior. Saraf kranial kedelapan, yang menyampaikan indera pendengaran dan keseimbangan paling sering terpengaruh. Neurinoma tidak membentuk metastasis.

o o

Limfoma: pada limfosit (sel yang bertanggung jawab untuk pertahanan tubuh). Ini adalah tumor ganas, yang berasal dari jaringan limfoid. Tumor ini sering terjadi pada pasien dengan AIDS dan pasien imunosupresi. Adenoma hipofisis: pada kelenjar hipofisis dan dasar otak. Ini adalah jenis tumor otak yang jinak. Glioma: pada sel-sel glia atau neuroglia, tisu yang mengelilingi dan mendukung neuron atau sel-sel saraf otak. Glioma adalah yang paling umum, meliputi 50% tumor otak primer

Tumor otak pada anak Tumor otak mencakup sekitar 20% dari seluruh kanker anak, dan memengaruhi 3 dari setiap 100.000 anak-anak. Kejadian tumor tertinggi sebelum usia 12 tahun. Bentuk paling umum tumor otak pada anak-anak adalah astrocytoma, medulloblastoma, ependymoma, dan glioma batang otak. Penyebab Penyebab pasti pembentukan tumor otak tidak diketahui. Diduga radiasi ionisasi dapat menyebabkan pertumbuhan tumor. Radiasi ionisasi adalah energi radiasi tinggi yang menyebabkan kerusakan pada molekul DNA, sehingga menyebabkan mutasi yang menyebabkan kanker. Kebiasaan hidup berisiko, seperti merokok dan konsumsi alkohol, turut berperan. Faktor risiko lain adalah genetik dan hormonal, zat karsinogenik, virus onkogenik (virus tumor), dan zat kimia tertentu (pestisida, herbisida). Gejala Tumor otak menyebabkan kerusakan sistem saraf pusat karena menyerang dan menghancurkan jaringan otak lainnya. Massa fisik tumor juga dapat menyebabkan efek sekunder, seperti:

Kompresi otak, saraf tengkorak dan pembuluh darah. Cerebral edema atau pembengkakan akibat akumulasi cairan. Peningkatan tekanan intrakranial (ICP)

Gejala tepatnya tergantung pada jenis, ukuran dan lokasi tumor, serta luasnya invasi. Tumor otak seringkali tetap tersembunyi untuk waktu yang lama karena hanya menyebabkan ketidaknyamanan kecil di awal. Tumor biasanya didiagnosis terlambat, karena gejalanya tidak spesifik dan ambigu, seperti gejala pertama dan paling umum yaitu sakit kepala. Gejala khas yang mungkin mengindikasikan tumor otak adalah:.
o o

Vertigo dan penglihatan kabur. Sakit kepala, terutama pada malam dan pagi hari. Sakit kepala yang disebabkan tumor otak semakin parah dalam beberapa hari ke minggu dan obat analgesik biasa tidak mengurangi sakitnya

o o o o o

Mual dan muntah, biasanya di pagi hari. Ini sering menandakan tekanan intrakranial yang meningkat. Kejang, kedutan pada anggota badan atau satu sisi tubuh Masalah neurologis, kelumpuhan Gangguan koordinasi, limbung dan pelupa Perubahan kepribadian

Diagnosis Selain wawancara (riwayat medis), teknik-teknik pemeriksaan berikut ini digunakan untuk mendiagnosis tumor otak:
o o o o o

Rontgen tengkorak dan angiografi serebral. Pembuluh darah diperiksa oleh rontgen setelah injeksi larutan yang membuat mereka terlihat. Eksaminasi neurologis Computed tomography (CT) scan atau magnetic resonance imaging (MRI). Electroencephalogram (EEG). Tes ini mengukur aktivitas listrik otak. Tumor mungkin terlihat sebagai kelainan lokal. Pemeriksaan cairan cerebrospinal. Pada tes ini, contoh cairan serebrospinal diambil dari tulang belakang. Tumor otak mengakibatkan tekanan yang meningkat, tingkat protein lebih tinggi, mengurangi kadar gula atau glukosa. Mungkin juga ada sel-sel tumor di cairan cerebrospinal. Biopsi jaringan. Bila ada dugaan tumor ganas, sampel tumor diambil melalui operasi khusus. Ahli bedah dapat menargetkan lokasi tertentu, dipandu oleh CT scan atau MRI.

Terapi Pengobatan tumor otak tergantung pada jenis, lokasi dan kepekaan terhadap radiasi dan agen kimia. Tujuan perawatan adalah menghilangkan tumor jika mungkin, atau jika tidak maka untuk menguranginya, meringankan gejala dan mencegah kerusakan otak lebih lanjut. Pilihan terapi tumor otak seperti halnya pada kanker jenis lain, yaitu operasi, kemoterapi, dan radioterapi. Obat-obatan lain untuk mengontrol gejala termasuk obat untuk mengontrol edema otak atau akumulasi cairan, diuretik untuk mengurangi pembengkakan otak, analgesik untuk mengurangi rasa sakit, antasida untuk mengurangi stres ulkus dan antikonvulsan untuk mengurangi kejang. Langkah dan metode pengobatan yang biasa ditempuh oleh para medis biasanya meliputi beberapa hal di bawah ini: 1. Pembedahan Langkah ini ditempuh jika sel kanker sudah terlalu besar dan mulai mengganggu sistem motorik pasien

2. Penyinaran Dokter menggunakan sinar X dengan radiasi yang tinggi untuk menghancurkan sel kanker, biasanya dilakukan bersamaan dengan proses pembedahan 3. Kortikosteroid Diberikan oleh dokter untuk mengurangi pembengkakan yang terjadi pada otak 4. Pemberian Antikonvulsan Diberikan pada pasien untuk mengurangi intensitas kejang yang mungkin terjadi suatu waktu Masa penyembuhan berfariasi antara pasien yang satu dengan lainnya, namun biasanya berkisar antara 6 sampai 8 minggu setelah proses pengangkatan tumor selesai. Tehnik pengobatan di atas bukan tanpa resiko, oleh sebab itu dibutuhkan dokter yang sangat mengerti akan penyakit ini. Tips untuk Anda

Tidak ada tindakan spesifik yang dapat mencegah tumor otak. Kita harus melindungi diri dari paparan radiasi yang tidak perlu, terutama pada anak-anak. Penanganan dan kontak bahan kimia harus dihindari. Selain itu, gaya hidup sehat seperti tidak merokok dan tidak mengonsumsi alkohol membatasi risiko penyakit. Waspadalah bila ada anggota keluarga yang mengalami gangguan kepribadian tiba-tiba dan gejala abnormal seperti sering muntah dan sakit kepala yang semakin parah. Temanilah dia untuk mengunjungi dokter.

PENDIDIKAN KESEHATAN RUMAH SAKIT MENGENAL TUMOR OTAK

Apa itu TUMOR OTAK?


Tumor otak adalah proliferasi dan pertumbuhan tak terkendali sel-sel di dalam dan di sekitar jaringan otak. Tumor otak mencakup sekitar 79% dari semua jenis kanker dan dapat terjadi pada semua usia. Pria lebih banyak terkena penyakit ini daripada wanita

Berdasarkan Asalnya : Tumor Primer : Tumor yang berasal dari dalam otak Tumor Sekunder : Tumor yang berasal dari penyakit kanker di organ lain

PENYEBABNYA YA????

APA

Penyebab pasti pembentukan tumor otak belum diketahui secara pasti tapi ada beberapa faktor resiko yaitu : 1. Radiasi 2. Merokok 3. Minuman Alkohol KELOMPOK 7 : MASFIN MUHAYANNAH PRIHATIN TYAS AJENG A TAUFAN CITRA D SEPTI NURSANINDAH ASHOF YUS MIKO 4. Zat Karsinogenik (Pemicu Kanker)

JENIS TUMOR OTAK ITU APA SAJA ???


Berdasarkan Sifatnya : Tumor jinak : yang tumbuh lambat, terlokalisasi, dan mempunyai prognisis baik Tumor ganas : yang tumbuh cepat, menyebar ke seluruh organ lain, dan mempunyai prognosis buruk

5. Hormonal 6. Pola konsumsi

LALUUU ???.... Tanda dan gejalanya seperti apa ya ???


1. Vertigo dan penglihatan kabur. 2. Sakit kepala, terutama pada malam dan pagi hari. Sakit kepala yang disebabkan tumor otak semakin parah dalam beberapa hari ke minggu dan obat analgesik biasa tidak mengurangi sakitnya 3. Mual dan muntah, biasanya di pagi hari. Ini sering menandakan tekanan intrakranial yang meningkat. 4. Kejang, kedutan pada badan atau satu sisi tubuh anggota

sel kanker, biasanya dilakukan bersamaan dengan proses pembedahan 3. Kortikosteroid Diberikan oleh dokter untuk mengurangi pembengkakan yang terjadi pada otak 4. Pemberian obat anti kejang Diberikan pada pasien untuk mengurangi intensitas kejang yang mungkin terjadi suatu waktu

Wahh Bahaya !!!!

ADA TIPS CARA MENCEGAHNYA GAK YA ???

5. Masalah neurologis, kelumpuhan 6. Gangguan koordinasi, limbung dan pelupa 7. Perubahan kepribadian

PENANGANANNYA BAGAIMANA ???


1. Pembedahan Langkah ini ditempuh jika sel kanker sudah terlalu besar dan mulai mengganggu sistem motorik pasien 2. Penyinaran Dokter menggunakan sinar X dengan radiasi yang tinggi untuk menghancurkan

Tidak ada tindakan spesifik yang dapat mencegah tumor otak. Kita harus melindungi diri dari paparan radiasi yang tidak perlu, terutama pada anak-anak. Penanganan dan kontak bahan kimia harus dihindari. Selain itu, gaya hidup sehat seperti tidak merokok dan tidak mengonsumsi alkohol membatasi risiko penyakit.

Waspadalah bila ada anggota keluarga yang mengalami gangguan kepribadian tiba-tiba dan gejala abnormal seperti sering muntah dan sakit kepala yang semakin parah. Temanilah dia untuk mengunjungi dokter. PENDIDIKAN PROFESI NERS FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS AIRLANGGA 2013