Anda di halaman 1dari 81

KATA PENGANTAR Alhamdulillah, berkat rahmat dan petunjuk Allah swt serta kerja keras dan ketekunan Tim,

Laporan Kurikulum Wahyu Memandu Ilmu dari Program Studi Tasawuf Psikoterapi Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung dapat diselesaikan sesuai pada waktunya . Kurikulum Wahyu Memandu Ilmu ini berisikan Pendahuluan, Deskripsi Jurusan (Visi, Misi, Tujuan dan Spesifikasi) Deskripsi Wahyu Memandu Ilmu, Penutup dan Lampiran-lampiran Tabel. Disusun dengan tujuan memberikan gambaran rinci dalam mengembangkan Program Studi sesuai visi, misi dan tujuan yang telah disepakati. Sesuai dengan Kurikulum Wahyu Memandu Ilmu ini disusun berdasarkan komponen-komponen strategis pendidikan dan kinerja Program Studi Tasawuf Psikoterapi ini, kemudian dianalisis dengan analisis SWOT dengan memperhatikan kemampuan diri dalam mengelola suasana akademik dalam kehidupan pergaulan kampus. Kurikulum Wahyu Memandu Ilmu terhadap Program Studi Tasawuf Psikoterapiini, selanjutnya digunakan sebagai acuan untuk menyusun prasyarat sebagai salah satu Prasyrat kelengkapan Administrasi Program Studi, pada PTAI Departemen Agama Republik Indonesia. Pada periode satu tahun sampai dengan lima tahun yang akan datang, Program Studi Tasawuf Psikoterapi Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Setelah dilakukan perbaikan dan peningkatan kegiatan, mudah-mudahan proses belajar mengajarnya dapat diperbaiki masa yang akan datang. Dalam penyusunan Kurikulum Wahyu Memandu Ilmu ini, kami memperoleh bimbingan dari Bapak Dekan, Bapak Prof. Dr. Muchtar Solihin, M.Ag. Pembantu Dekan I, II dan III serta pihak-pihak lain yang tidak mungkin disebutkan satu persatu. Sehubungan dengan hal itu, kami menghaturkan terima kasih yang tak terhingga. Bandung, 27 Desember 2008 Ketua Jurusan Tasawuf Psikoterapi Mulyana, Lc., M.Ag. NIP. 150 279 400

446

BAB I PENDAHULUAN

Program studi Jurusan Tasawuf Psikoterapi merupakan jurusan yang melengkapi khazanah keilmuan di Universita Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung. Kehadiran Jurusan ini mempunyai signifikasi yang kuat bagi pembentukan karakter fikir dan dzikir umat Islam. Terbentuknya karakter manusia yang seimbang antara fikir dan dzikir sangat bergantung pada upaya kesehatan jasmani dan rohani. Mahasiswa Program Studi Jurusan Tasawuf Psikoterapi Fakultas Ushuluddin UIN Sunan gunung Djati Bandung, berasal dari berbagai latara belakang pendidikan MAN, MAS dan SMU DAN SMK hampir dari seluruh propinsi di Indonesia begiti juga dari luar negeri. Meraka barasal dari kultur dan tingkat sosial yang berbeda. Keadaan ini memberikan nuansa kemajemukan sehingga tercipta suatu interaksi yang dinamis dalam kehidupan kampus. Jurusan Tasawuf Psikoterapi di Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung mulai dibuka dan menerima mahasiswa sejak tahun 1999, dan sampai tahun 2008 ini telah meluluskan sebanyak 230 orang sarjana. Para alumninya telah mengabdi di berbagai lapangan pekerjaan yang sesuai dengan bidangnya. Dalam sejarah perkembangannya jurusan ini diminati hanya oleh sebagian kecil calon mahasiswa UIN. Kalaupun mereka memasuki jurusan ini bukanlah prioritas utama, tetapi pilihan kedua atau ketiga. Dari survai singkat diketahui bahwa dari setiap angkatan rata-rata hanya 10-15 orang yang menempatkan jurusan ini sebagai pilihan pertamanya. Tidak ada jawaban yang pasti tentang alasan kurangnya minat memasuki jurusan ini. Perlu kajian yang lebih jauh dan mendalam untuk mendapatkan jawaban yang tepat dan akurat. Hal yang paling umum, sebagai penyebab utamanya adalah nama jurusan ini. Nama Tasawuf barangkali yang menepel pada jurusan ini, salah satu dari namanya, secara umum tidak begitu menjajikan masa depan. Masyarakat pada umumnya, bahkan masyarakat kampus UIN sendiri sering melecehkan jurusan ini sebagai jurusan yang dianggap menjauhi kehidupan dunia. Lebih jauh lagi, di kalangan umat Islam secara umum ada semacam kekhawatiran terhadap jurusan ini yang dianggap sebagai kemunduran. Meskipun kekhawatiran ini dapat diperdebatkan, tetapi kenyataannya kekhawatiran sebagian masyarakat ini tidak bisa dipungkiri. 447

Dari sisi lain jurusan ini, sebagaimana jurusan-jurusan lain dalam lingkungan Fakultas Ushuluddin, sering dianggap tidak menawarkan jaminan lapangan pekerjaan spesifik. Departemen Agama sampai sejauh ini belum dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi para lulusan jurusan ini sebagaimana yang diharapkan. Hal yang sama juga terjadi dengan lembaga atau instansi pemerintah lainnya, seperti Pemerintah daerah, Departemen Sosial dan departemen lainnya. Benar adanya jika nama jurusan Tasawuf Psikoterapi kurang popular dimasyarakat. Sebagai antisipasi, sudah saatnya kita membicarakan keberadaan nama Tasawuf Psikoterapi untuk diganti dengan nama yang baru yang bisa dipahami dan diterima, namun demikian tentunya tidak hanya pada persoalan nama jurusan saja akan tetapi boleh jadi akar masalahnya ada pada kurikulum yang ada pada jurusan Tasawuf Psikoterapi, sehingga perlu untuk dikaji ulang bahkan direvisi guna memenuhi kebutuhan masyarakat sebagai konsumen akademik. Artinya bisa jadi persoalan bukan hanya terletak pada nama jurusan saja, akan tetapi dimungkinkan dari kurikulum yang ada tidak lagi menarik bahkan tidal lagi relevan dengan kondisi kebutuhan masyarakat dewasa ini, sehingga salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan mencoba menyempurnakan kembali kurikulum bahkan dengan menuju kurikulum berbasis Wahyu memandu Ilmu yang terdapat pada jurusan Tasawuf Psikoterapi untuk selanjutnya disesuaikan dan dikembangkan dengan kebutuhan masyarakat hari ini.

448

BAB II VISI, MISI JURUSAN TASAWUF PSIKOTERAPI Visi Menjadi pusat kajian dalam mengembangkan sumber daya manusia yang mampu memahami tentang ilmu Tasawuf dalam menghadapai gejala gejala penyimpangan moral dan kekeringan spiritual yang terjadi di abad moderen. Misi I. Mengembangkan proses belajar untuk membentuk mahasiswa yang bermoral dan berkualitas di dalam bidang ilmu tersebut II. Mengambangkan kajian dalam bidang ilmu ketasawufan yang bisa menjawab terhadap tantangan zaman III. Membangun kerjasama dengan intansi yang berkaitan guna mewujudkan misinya

Tujuan Secara Umum: Jurusan Tasawuf Psikoterapi adalah dalam rangka menyiapkan sumber daya manusia untuk memenuhi kebutuhan terhadap tenaga-tenaga professional, yang berciri khas memiliki muatan Tasawuf Psikoterapi. Mereka diharapkan memilki profesionalisme dalam menghadapi gejala-gejala penyimpangan moral pada abad ini. Secara khusus: Untuk melahirkan sarjana-saarjana yang mampu menjembatani antara kebutuhan jasmani dan ruhani di abad moderen sekarang ini, jadi kekhidupan mereka di dunia tidak terlepas dari pradigma spiritual

449

BAB III WAHYU MEMANDU ILMU DI JURUSAN TASAWUF PSIKOTERAPI

Universitas Islam negeri ini, berbeda dengan perguruan tingi yang ada di Indonesia bahkan Dunia. Perbedaan itu terletak pada ke khasannya, disebut khas karena paradigma keilmuan yang dikembangkannya tampak berbeda dengan perguruan tinggi lain pada umumnya. Penyebutan nama wahyu pada jurusan di Fakultas Ushuluddin UIN, bukan sekedar identitas yang membedakannya dari jurusan lainnya, melainkan karena paradigma keilmuan yang dikembangkan. Jurusan Tasawuf Psikoterapi pada Fakultas Ushuluddin UIN Bandung ini ingin mengaktualisasikan sifat universitas ajaran Islam yang tidak mengenal dikotomi antara ilmuilmu umum dan ilmu agama. Pemahaman terhadap dikotomi keilmuan itu sekalipun telah digugat oleh para pendukungnya sendiri, ternyata hingga kini masih sulit dihilangkan. Padahal dalam visi epistemology keilmuan Quraniyyah dan Kawniyyah, tidak dikenal adanya dikotomi ilmu agama dan ilmu umum. Atas dasar pemikiran ini, kehadiran UIN Sunan Gunung Djati diharapkan secara nyata memberi warna universitas ajaran Islam dan sekaligus menghilangkan pandangan dualisme keilmuan. Untuk menjawab semua itu, maka pada tataran konsep disepakati perlunya upaya kearah integrasi keilmuan, yaitu integrasi sains dan Islam. Jurusan Tasawuf Psikoterapi Fakultas Ushuluddin UIN Bandung merupakan salah satu jurusan yang ada di Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) yang memiliki tujuan melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Dari ketiga tujuan itu, pendidikan merupakan prioritas utama dalam pengembangan keilmuan di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Pengembangan keilmuan di UIN Sunan Gunung Djati Bandung ditujukan untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas yakni insan akademik yang memiliki berbagai wawasan, pengetahuan dan keterampilan di berbagai bidang disiplin ilmu. Untuk mewujudkan jurusan Tasawuf Psikoterapi Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati yang memilki keunggulan dan kualitas baik dari segi suprastruktur maupun infrastruktur pendidikan tinggi, maka pengembangan jurusan Tasawuf Psikoterapi dilakukanmelalui pengintegrasian ilmu-ilmu keislaman dengan ilmu450

ilmu lainnya. Integrasi ilmu keislaman dengan ilmu-ilmu lainnya dalam system kurikulum jurusan Tasawuf Psikoterapi nantinya diharapkan memilki kekhususan, sehingga dapat berguna, bermanfaat dan dapat diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat serta mendukung pembangunan nasional di bidang peningkatan kualitas sumber daya manusia. Diakui atau tidak, dewasa ini, masih terjadi stigma yang paradoks di kalangan pemikir modern baik Muslim maupun Non-Muslim tentang kerangka dasar dan struktur keilmuan. Paradoks yang dimaksud adalah memisahkan kategorisasi antara ilmu agama dengan ilmu umum. Ilmu agama lebih banyak dipahami sebagai keseluruhan bidang ilmu yang dibingkai dalam frame ilmu agama Islam (Islamic Studies) dan bersumber pada wahyu. Sedangkan ilmu umum difahami sebagai keseluruhan bidang ilmu yang berpangkal pada fisafat dan rasionalitas manusia. Jika melacak akar sejarah perkembangan disiplin ilmu, para pemikir Muslim di abad pertengahan, tepat disaat terjadi kontak peradaban antara Islam dengan Barat, tidak banyak memperdebatkan paradoks kategorisasi ilmu. Hal ini disebabkan adanya suatu harmoni atas integrasi ilmu pengetahuan yang dating dari Barat (Yunani Kuno) dan Islam yang bersumber kepada wahyu. Sehingga peradaban Islam dalam hal kemajuan ilmu pengetahuan saat itu menunjukkan adanya sinergitas dan integrasi nilai-nilai agama Islam dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Beberapa pemikir dan para ahli saat itu, seperti Ibnu Sina, Ibnu Rysyd, al-Kindi dan lainnya tidak menunjukkan perbedaan dalam menyoal pembidangan disiplin ilmu. Sehingga para sejarawan lebih melihat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi pada zaman keemasan Islam merupakan fakta bahwa itu merupakan tingkat harmonisasi yang paling ideal tentang bagaimana nilai-nilai agama Islam yang bersumber kepada wahyu terintegrasi dengan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga menjadi suatu produk peradaban manusia. Inilah sesungguhnya pijakan mendasar mengapa struktur keilmuan jurusan Tasawuf Psikoterapi Fakultas Ushuluddin UIN Bandung perlu mempertimbangkan kelebihan dan kekhususan pengintegrasian nilai-nilai agama Islam dengan ilmuilmu lainnya. Terlebih lagi, pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan di era globalisasi serta semakin berkembangnya studi keislaman, maka 451

fungsi dan mutu pendidikan tinggi menjadi hal yang sangat penting dan strategis untuk dikembangkan guna menghasilkan lulusanlulusan yang berkompenten di bidangnya. Dengan kata lain, pengintegrasian nilai-nilai agama Islam dengan ilmu-ilmu lainnya dalam system kurikulum jurusan Tasawuf Psikoterapi Fakultas Ushuluddin UIN Bandung bukan hanya merupakan tuntutan dan kebutuhan, tetapi akan berdampak positif bagi peran jurusan Tasawuf Psioterapi dapat lebih berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai dengan cita-cita luhur bangsa Indonesia. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka pengembangan ilmu jurusan Tasaawuf Psikoterapit Bandung disandarkan kepada landasan berikut: a. Landasan Yuridis. Secara yuridis, pengembangan keilmuan jurusan Tasawuf Psikoterapi Ushuluddi UIN Bandung didasarkan kepada ketentuan berikut: UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan nasional. Kepmendiknas RI No. 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar mahasiswa. b. Landasan Teologis didasarkan kepada QS al-Mujadalah ayat 11 yang berbunyi: Allah mengangkat derajat orang-orang di antara kamu yaitu mereka yang beriman dan diberi ilmu pengetahuan, dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. c. Landasan Filosofis didasarkan kepada tujuan untuk menghilangkan dikotomi ilmu agama dengan ilmu-ilmu lainnya. d. Landasan Kultural yaitu jurusan Tasawuf Psikoterapi Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung di Jawa Barat berada dalam posisi yang sangat strategis bukan hanya dalam kancah local dan regional, tetapi juga popular dalam kancah internasional. e. Landasan Sosiologis yaitu masyarakat Jawa Barat dikenal sebagai masyarakat muslim yang dinamis, sangat menjungjung tinggi adapt istiadat dan budaya, terbuka dengan perubahan, dan kritis dalam menyikapi persoalan-persoalan bangsa, termasuk di dalamnya masalah pendidika. f. Landasan Psikologis yaitu adanya rasa percaya diri yang kuat di kalangan civitas akademika jurusan Tasawuf Psikoterapi Fakultas Ushuluddin UIN Bandung untuk mengembangkan diri menjadi UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang terdepan. 452

BAB IV PENUTUP Demikian penyusunan kurikulum wahyu memandu ilmu yang dilengkapi dengan Silabus dan SAP dari jurusan Tasawuf Psikoterapi Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung, besar harapan untuk dijadikan kerangka acuan dalam penyempurnaan selanjutnya. Semoga semua pihak memakluminya. Atas perhatian dan kerjasamanya kami haturkan terima kasih

Bandung, 27 Desember 2008 Ketua Jurusan,

Mulyana, Lc., M.Ag NIP: 150 279 400

453

LAMPIRAN I TABEL MATA KULIAH SECARA KESELURUHAN


Kelompok Mata Kuliah 1 Komp. Dasar Kode Mata Kuliah Matakuliah 2 KDA0001 KDA-0002 KDA-0003 KDA-0004 KDA-0005 KDA-0006 3 Pend.Pancasila & Kew. Negaraan Bahasa Arab Bahasa Inggris Bahasa Indonesia Al-Quran/Ilmu Tafsir Hadits/Ilmu Hadits 4 2 6 6 2 2 2 SKS Dosen Penanggung Jawab Mata Kuliah 6 Drs. Tatang Zakaria Drs. M. Solehudin, M.Ag Drs. Muslim Rajuameh Drs. Fahrudin Kaha Ibrohim Syueb, Lc. M.Ag Irwan Abdurrahman, M.Ag Drs. H. Hasan Mudis Drs. H. Hasan Mudis Drs. Mujio, M.Ag DR. Abdul Rozak, M.Ag Drs. Wawan H,M.Ag Enok R. M.Ag

KDA-0007 KDA-0008 KDA-0009 KDA00010 KDA00011 KDA00012 32

Akidah/Ilmu Tauhid Akhlak/Tasawuf Ilmu Fiqh Filsafat Islam Sejarah Peradaban Islam IAD/ISD/IBD

2 2 2 2 2 2

Jumlah SKS Kompetensi Dasar Komp. Utama

KU-50401

KU-50402 KU-50403 KU-50404 KU-50405 KU-50406

Torekat dan Konsepsi suluk I dan II Ilmu Huduri Psikologi Tasawuf Filsafat Tasawuf Sufi Healing I dan II Taswawuf Kontemporer

Drs. H. Hasan Mudis DR. Muhtar Solihin, M.Ag Drs. Muchtar Ghazali DR. Muhtar Solihin, M.Ag Naan, S.Psi.I DR. Muhtar Solihin, M.Ag

3 3 3 4 3

454

KU-50407 KU-50408 KU-50409 KU-504010 KU-504011

Tafsir dan Hadits sufi I dan II Tasawuf Tokoh I dan II Tasawuf Temaatik I dan II Struktur Islam Sej Dan Pemikiran TasawufdiIndonesi a Biologi Umum Psikologi Diagnostik Psikologi Abnormal I dan II Psikologi Kepribadian I dan II Psikologi Transpersonal Anatomo dan Fisiologi I dan II Psikoterapi I dan II Psikologi Perkembangan I dan II Bimbingan dan Konseling Praktek Profesi Wacana Bahasa Inggris I dan II Wacana Bahasa Arab I dan II

4 4 4 3 2

Drs. Yayan Mulyana, M.Ag Dra. Ade Maemunah Dr. Etin,M.A Dian Siti N, M.Ag Dra. Ade Maemunah Juni Ratnasari, S.Psi Lilis Aisyah, S.Psi Medina Chodijah, S.Psi Lilis Aisyah, S.Psi Erba Rosalina, M.Ag Juni Ratnasari, S.Psi Medina Chodijah, S.Spi Drs. Muchtar Ghazali Lilis Aisyah, S.Psi Jurusan Drs. Zuldin, M.Si Drs. Adnan, M.Ag

KU-504012 KU-504013 KU-504014 KU-504015

2 3 4 4

KU-504016 KU-504017 KU-504018 KU-504019

3 4 4 4

KU-504020 KU-504021 KU-504022 KU-504023

3 2 4 4

455

KU-504024 KU-504025 KU-504026 KU-504027 KU-504028 Jumlah SKS Kompetensi Utama Komp.Penduk ung KP-504029 KP-504030 KP-504031 KP-504032 KP-504033 KP-504034 KP-504035 KP-504036 KP-504037 Jumlah SKS Pendukung 20 90

Filsafat Aliran Aliran Kepercayaan KKN Konprehensif Skripsi Munaqasyah

2 2 2 2 4

Drs. Afgoni, M.Ag Drs. Fahrudin Kaha BKKN Fakultas Fakultas

Filsafat Umum Filsfat Ilmu Sosiologi Antropologi Psikologi Umum Penulisan Karya Ilmiyah Populer Metode Penelitian Masyail Fiqhiyah Metode Studi Islam

2 2 2 2 2 2 3 2 3

Drs. H. Asep Saefudin Drs. Afgoni, M.Ag Drs. Adon Nasrullah, M.Ag Drs. Rifqi Rosyad, MA Yulianti, S.Psi.I Drs. Saepul Mimbar, M.Ag Drs. Adon Nasrullah, M.Ag Abdul Aziz, MA DR. Abdul Rozak

456

Komp. Lainnya KL-504038 KL-504039 KL-504040 KL-504041 Jumlah SKS Kompetensi Lainnya 8 Managemen SDM Kewirausahaan Ilmu Mantiq Statistik 2 2 2 2 Drs.H.A.Darun Setiady, N.Si Moh. Yani, MBA Drs. Ecep Ismail, M.Ag Vera, S.S

Jumlah SKS Keseluruhan 150

457

LAMPIRAN II
TABEL MATA KULIAH PERSEMESTER
No. Mata kuliah Semester I Pend.Pancasila & Kewarganegaraan Ilmu Tauhid/Akhlak Bahasa Inggris I Bahasa Arab I Bahasa Indonesia IAD/ISD/IBD Sejarah Peradaban Islam Ilmu Fiqh Al-Quran/Ilmu Tafsir Hadits/Ilmu Haditst Akhlak/Ilmu Tasawuf Semester III Wacana Bahasa Inggris I Wacana Bahasa Arab I Tafsir dan Hadits Sufi II Psikologi Perkembangan II Bimbingan dan Konseling Masail Fiqhiyah Psikologi Kepribadian Tarekat dan Konsepsi Suluk II Filsafat Islam Anatomi dan Fisiologi Semester V Tasawuf Tematik I SKS N O 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 0 MATA KULIAH Semester II Bahasa Inggris II Bahasa Arab II Psikologi Perkembangan I Filsafat Ilmu Ilmu Kalam Tafsir dan Hadits sufi I Metodologi Studi Islam Tarekat dan Konsepsi Suluk I Sej. & Pemi. Tasawuf di Indo. Psikologi Umum SK S 3 3 2 2 2 3 3 2 2 2

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

2 2 3 3 2 2 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2

1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 0 1

Semester IV Wacana Bahasa Inggris II Wacana Bahasa Arab II Psikologi Agama Struktur Insan Psikologi Tasawuf Modifkasi Prilaku Tasawuf Tokoh I Keterampilan Konseling Kesehatan Mental Psikoterapi I Semester VI Psikologi

2 2 2 3 2 2 2 3 2 3

458

2 3 4 5 6 7 8 9 10

Psikologi Cleanis Psikoterapi II Ilmu Huduri Inovasi Psikoterapi Tasawuf Tokoh II Filsafat Tasawuf Psikologi Abnormal I Filsafat Agama PPM Semestr VII Pengobatan Koplementer/Alternati f Kewirausahaanr Manajemen SDM Statistik Penulisan k. Ilmiah Populer KKN

2 2 3 3 2 3 2 2 2

2 3 4 5 6 7 8 9 1 0

Transpersonal Metodologi Penelitian Diagnostik Tasawuf Tematik II Tasawuf Kontemporer Psikologi Abnormal II Sufi Healing Antropologi Psikologi Sosial Patologi dan Rehabilitasi social

3 3 2 2 2 2 2 2 2

2 3 4 5 6

2 2 2 2 2

AK Indeks Prestasi Komulatif (IPK) : ------------SKS

------------- = 150

459

Lampiran: III
SILABI JURUSAN TASAWU PSIKOTERAPI SEMESTER GANJIL I,III,V DAN VII Mata Kuliah Fakultas Jurusan Semester A. : Ulumul Quran : Ushuluddin/Tasawuf Psikoterapi : I (satu)

Deskripsi mata kuliah Mata kulaih ulumul Quran ini merupakan salah satu mata kuliah dasar khusus (MKDK) bagi semua komponen fakultas dan jurusan. Dengan mata kuliah ini mahasiswa akan dibekali dengan pisau Analisis yakni dengan mempelajari teori-teori Ulumul Quran. Hampir seluruh Ilmu yang ada sekarang memiliki akar di dalam Al-Quran dan Hadits. Penelitian empirik adalah warisan orang Islam yang dimotivasi oleh Al-Quran yang mengajak berfikir empirik selain dengan berfikir abstrak. Oleh karena itu ilmu yang datang dari barat tidak dinafikan, tetapi dianalisis kembali setidaknya tentang falsafah ilmunya dan tujuannya, kemudian diukur dengan menggunakan tolak ukur. Dalil-dalil kulli/universal dari Al-Quran dan hadits, dengan demikian ilmu yang dikembangkan tidak akan kehilangan arah dan tujuan yaitu yang dinamakan wahyu memandu ilmu. Sehingga mahasiswa lebih memahami dan menguasai, kemudian mengamalkannya dalam kehidupan nyata.

B. Tujuan mata kuliah Diakhir perkuliahan diharapkan mahasiswa mampu: 1. Mengetahui dan memahami Ulumul Quran dengan macammacam pokok bahasannya yang diperlukan untuk memahami kandungan Al-Quran. 2. Menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat berguna, bermanfaat dalam kehidupan masyarakat C. Topik Perkuliahan (Silabus) 1. Ulumul Quran dan Perkembangannya a. Pengertian Ulumul Quran b. Ruang lingkup pembahasan Ulum Al-Quran 460

c. Cabang-cabang (Pokok Bahasan) Ulum Al-Quran 2. Sejarah Turun dan Penulisan Al-Quran a. Pengertian Al-Quran b. Hikmah diwahyukannya al-Quran secara berangsurangsur c. Penulisan Al-Quran pada masa Nabi d. Penulisan Al-Quran pada masa Khulafa al-Rasyidin e. Penyempurnaan pemeliharaan Al-Quran setelah masa Khalifah f. Rasm Al-Quran - Pengertian - Pendapat tentang rasm Al-Quran - Kaitan Rasm al-Quran dengan Qiraat 3. Asbab an-Nuzul a. Pengertian dan macam-macam asbab an-Nuzul b. Ungkapan-ungkapan asbab an-Nuzul c. Urgensi dan kegunaan asbab an-Nuzul 4. Munasabah Al-Quran a. Pengertian dan macam-macam munasabah b. Urgensi dan kegunaan mempelajari munasabah 5. Al-Makkiyah dan al-Madaniyah a. Pengertian b. Klasifikasi ayat-ayat dan surah-surah Al-Quran c. Ciri-ciri khas ayat-ayat Makkiyah dan Madaniyah d. Kegunaan mempelajarinya 6. Al-Muhkam wa al-Mutasyabih a. Pengertian b. Sikap para Ulama terhadap ayat-ayat muhkam dan mutasyabih c. Fawatih al-suwar d. Hikmah adanya ayat-ayat demikian 7. Qiraat Al-Quran a. Pengertian b. Latar belakang timbulnya perbedaan qiraat c. Urgensi mempelajari qiraat dan pengaruhnya dalam istinbath hokum 8. Ijaz Al-Quran a. Pengertian dan macam-macam mujizat b. Segi-segi kemujizatan al-Quran 9. Tafsir, Tawil dan Tarjamah 461

a. b. c.

Pengertian Tafsir, Tawil dan Tarjamah Perbedaan Tafsir, Tawil dan Tarjamah Klasifikasi Tafsir: bi al-matsur dan bi al- ray

D. Daftar Pustaka I. Wajib 1. Subhiy al-Shalih: Mabahits fi Ulum al-Quran, Dar al-Ilm alMalayin, Beirut, 1977 2. Manna Khalil Qathtan, Mabahits fi Ulum al-Quran, Mansyur at al-Asr al-Hadits, Riyadh, 1973 3. al-Suyuti, al-Itqan fi Ulum Al-Quran, Isa al-Babi al-Halabi, Mesir, + th 4. al-Zahabi, al-Tafsir wa al-Mufassirun, Matbaat al-saadah, Mesir + th 5. al-Zarkasyi Al-Burhan fi Ulum Al-Quran 6. Quraisy Shihab, Membumikan Al-Quran 7. Quraisy Shihab, Mujizat Al-Quran 8. Rosihon Anwar, Ulum al-ur'an II. Penunjang Buku-buku yang berkaitan dengan Mata Kuliah Ulumul Quran

462

NAMA/KODE MATA KULIAH : USHUL FIQH Bobot SKS : 3 SKS Semester :1 Standar Kompetensi : Memiliki kesadaran tinggi tentang arti penting mengetahui wilayah kajian, objek kajian, dan tujuan pembelajaran mata kuliah Ushul Fiqh dalam konteks wahyu memandu ilmu Materi: 1. Pengantar Ushul Fiqh: Ushul Fiqh sebagai metodologi hukum Islam, wilayah kajian, objek kajian, dan tujuan pembelajarannya 2. Pendahuluan Ushul Fiqh: Pengertian syari`at, fiqh, hukum Islam, ushul fiqh, Ushul Fiqh, 3. Sejarah Perkembangan Ushul Fiqh. 4. Aliran-aliran ulama ushul fiqh 5. Al-Hukm: Al-Hkim, Mahkm `Alayh, Mahkm Fh 6. Al-Quran dan Al-Sunnah sebagai Sumber Hukum Islam 7. Ijma` sebagai sumber Hukum Islam: 1. Pengertian, 2. Kehujjahan Ijma`, 3. Syarat-syarat ijma`, 4. Pro-kontra akan adanya ijma` setelah periode sahabat, 5. contoh ijma` 8. Qiyas sebagai Sumbe Hukum Islam: 1. Pengertian, 2. Kehujjahan Qiyas, 3. Syarat-syarat Qiyas, 4. Rukun Qiyas, 5. Penentuan `illat Hukum, 6. Qiyas dalam masalah ibadah, 7. Contoh Qiyas dalam ilmu sosial, 8. Ilhq al-Masail il nazhiriha 9. Al-Mashlahah al-Mursalah dan Al-Istihsn sebagai sumber hukum Islam 10. Al-Isstihhb dan Al-`Urf sebagai sumber hukum Islam 11. Al-Qaw`id Al-Ushliyyah 12. Dillat al-Alfzh 13. Al-Qaw`id al-Fiqhiyyah 14. Ta`arudh al-Adillah Referensi: 1. Abdul Wahhab Khallaf, Ilmu Ushul Fiqh. 2. Rachmat Syafei, Ushul Fiqh. 3. Abu Zuhrah, Ushul Fiqh 4. Hanafie, Ushul Fiqh. 463

5.

Abdul Wahhab Ibrahim Abu Sulaiman, Al-Fikr al-Ushli: Dirt Tahlliyyah Naqdiyya

464

NAMA/KODE MATA KULIAH Dasar Bobot SKS Pertemuan Jurusan/Prodi/Jenjang Semester Waktu

: ILMU ALAMIAH : 2 SKS : Pertemuan ke-1 s/d ke-16 : Tasawuf Psikoterapi/S1\ :1 : 2 X 50 Menit (100 menit)

Standar Kompetensi : 1. Memiliki pengetahuan yang luas tentang perkembangan ilmu alam dan teknologi 2. Mahasiswa mampu mengetahui, mempelajari dan memahami Proses Perkembangan Pola Pikir Manusia 3. Mahasiswa mampu mengetahui, mempelajari dan memahami Proses Terbentuknya Alam Semesta dan Penghuninya dalam Pandangan Al-Quran dan Pandangan A. Materi: Proses Perkembangan Pola Pikir Manusia Proses Terbentuknya Alam Semesta dan Penghuninya dalam Pandangan Al-Quran dan Pandangan Barat Perkembangan Ilmu Biologi, Fisika dan Kimia Teori Evaluasi dan Rekayasa Reproduksi Teknologi Barat dan Masalah Lingkungan Hidup serta Upaya Penanggulangannya Rahasia Kemajuan Barat dalam Bidang Teknologi Peranan IPTEK Dalam Kehidupan B. Sumber Rujukan: 1. H. Abu Ahmadi, Drs dan A. Supatmo, Ir. Ilmu Alamiah Dasar. 2. Achmad Baiquni, Prof. Msc.PhD. Al-Quran dan Ilmu Pengetahuan Kealaman. 3. Yahya Harun. Pustaka Sains Populer Islami Keruntuhan Teori Evolusi. Dzikra, 2004. 4. H. Abu Ahmadi, Drs dan A. Supatmo Ir. Ilmu Alamiah Dasar. Hal 45 5. Achmad Baiquni, Prof Msc.PhD. Al-Quran dan Ilmu Pengetahuan Kealaman. 6. Adisusilo, Sutarjo, Ir.Problematika Perkembangan Ilmu. Yayasan Kanisius: Yogyakarta, 1983.

465

7. Al-Ahwani, Ahmad Fuad. Filsafat Islam. Pustaka Firdaus: Jakarta, 1994. 8. Aly Ash Shabuny, Muhammad. Pengantar Studi Al-Quran. Al-Maarif: Jakarta, 1983. 9. Bawden, Arthur Talbout. Mans Physical Universe. The Macmillan Company, 1957. 10. Darmodjo, Hendro. Ilmu Alamiah Dasar. UT Depdikbud: 11. Nurdin, Perk. Sains dan Teknologi 1. UT Depdikbud: Jakarta, 1985. 12. Sagan, Carl. Planet. Tiara Pustaka: Jakarta, 1982. 13. M. Quraish Shihab. Membumikan Al-Quran. Mizan: Bandung, 1994. 14. Ward, Barbara, Dubes, Rene. Hanya Satu Bumi, Perawatan dan pemeliharaan sebuah Planet Kecil. Gramedia:

466

MATA KULIAH Jurusan Bobot SKS Semester

: : : :

FILSAFAT NEGARA/PANCASILA Tasawuf Psikoterapi 2 SKS I

Standar Kompetensi : Dengan mempelajari mata kuliah ini mahasiswa memahami tentang arti penting Filsafat Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia serta mampu menerapkan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara A. Materi 1. Pengertian Panca sila 2. Landasan Pendidi kan Pancasila 3. Tujuan Pendidikan Pancasila 4. Pembahasan pancasila secara ilmiah 5. Hajat hidup manusia 6. Cita-cita hidup manusia 7. Pandangan hidup manusia 8. Manusia sebagai mahluk TYME 9. Kondisi bangsa Indonesia pada masa sejarah 10. Kondisi bangsa Indonesia pada masa penjajah 11. Kondisi bangsa Indonesia pada masaa perjuangan merebut kemerdekaan RI 12. Proses Pembentukan BPUPKI 13. Penyusunan dan perumusan Pancasila dan Pwerumusan dan penyusunan UUD 1945 14. Pengesahan Pancasila sebagai Dasar negara 15. Pengertiaan Filsafat 16. Pancasila sebagai dasar pijakan Bangsa Indonesia 17. Pancasila sebagai Falsafah Bangsa 18. Hubungan Pancasila dan Agama 19. 2.Kedudukan Agama dalam Negara Pancasila 20. Moral Agama 21. Moral Pancasila 22. Uraian sila-sila pancasila 23. Pancasila sebagai jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia 24. 3.Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa 25. Dasar hukum 26. UUD pada masa awal kemerdekaan 27. UUD pada masa orde lama 28. UUD pada masa orde baru 467

29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37. 38. 39. 40. 41. 42. 43. 44.

UUD pada masa reformasi Hakekat pembukaan 31.Pengertian Isi pembukaan Kedudukan pembukaan UUD 1945 Hubungan pembukaan dengan batang tubuh Pengertian ideologi Bagaimana kedudukan dan fungsi pancasila Perbedaan ideologi pancasila dengan Negara lain di dunia Pengertian paradigma pancasila sebagai paradigma pembangunan Pancasila sebagai paradigma reformasi Bagaiman aktualisasi pancasila Pengertian paradigma pancasila sebagai paradigma pembangunan Pancasila sebagai paradigma reformasi Bagaiman aktualisasi pancasila

468

MATA KULIAH SKS Jurusan/Smt/Kls Semester Fakultas

: : : : :

BAHASA INGGRIS I 3 SKS 150 Menit TP/I 1 Ushuluddin

Standar Kompetensi Memiliki Kemampuan Berbahasa Inggris: Komunikasi Verbal, membaca, memahami wacana dan menterjemahkan teks-teks berbahasa Inggris dalam berbagai konteks dan kebutuhan. Kompetensi Dasar Mampu mengaplikasikan kemampuan dan keterampilan berbahasa Inggris terutama dalam membaca, memahami dan menterjemahkan teks-teks berbahasa Inggris dengan baik dan benar. Indikator 1. Mampu membaca teks-teks berbahasa Inggris dengan baik dan benar 2. Mampu memahami wacana pemikiran yang terkandung dalam teks-teks tersebut dengan baik dan benar. 3. Mampu memahami struktur kalimat dan tensis teks-teks tersebut dengan baik dan benar. Materi: 1. Teks: Islam Grammar Review: The Simple Present Tense 2. Teks: Islam in European Thought Grammar Review: The Simple Past Tense 3. Teks: Textbooks in Disciplines 4. Grammar Review: The Simple Future Tense 5. Teks: Islam in Australia 6. Grammar Review: The Perpect Tense 7. Teks: Cristallization nof Islamic Thought, Concepts and Methodology. 8. Grammar Review: The Progressive (Continuous) Tense 9. Teks: Education System in An Ideological State:Major Issues and Concern in Pakistan. 10. Grammar Review: The Perfect Progressive Tense 11. Teks: Muhammad and Islam 12. Grammar Review: The Pronouns 13. Teks: SQ Is Not About Being Religious 469

14. Grammar Review: Nouns and Determiners 15. Teks: Community and Ethics 16. Grammar Review: Gerunds 17. Teks: Shariah - Harmony Between Self and Society 18. Grammar Review: Derivatives 19. Teks: Redefining Religion at School 20. Grammar Review: Passive Poice Referensi 1. Amrozi Mufida, Standard English Grammar, Bintang Remaja, Madura, t.t. 2. John Surjadi dkk., Accurate, Brief, and Clear English Grammar, Indah, Surabaya, 1986. 3. Muhibbin Syah, Islamic English, Rosdakarya, Bandung, 2005. 4. Robert J. Dixson, Graded Exercise in English, Regent Publish Company, America, 1943. 5. Sahri Ramdhan, English for Islamic Studies, UIN SGD Press, Bandung, 2008. 6. Swan, Michael, Practical English Usage, Oxford University Press, Hongkong, 1988. 7. W. Stannard Allen, B.A., Living English Structure, Dian Rakyat, Jakarta, 1968.

470

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) Mata kuliah : Bahasa Indonesia Jurusan : Tasawuf Psikoterapi Bobot SKS : 2 SKS Semester :1 Standar Kompetensi : memiliki kesadaran tinggi tetang penulisan karaya ilmiah yang baik dan benar. Memahami arti penting kronologi sejarah ejaan Bahasa Indonesia Materi: 1. Ejaan Van Ophuysen, ejaan Siswandi atau ejaan Republik, dan EYD 2. persukuan, huruf capital, huruf miring, penulisan kata, penulisan kata, berimbuhan . 3. Tanda titik, koma, titik koma, titik dua, tanda hubung, tanda pisah, ellipsis dan tanda Tanya. 4. Tanda seru, kurung, kurung siku, tanda petik, petik tunggal, tanda ulang, garis miring dan apostrup. 5. Tanda kalimat meliputi: a. kata, b. frase, c. klausa, d kalimat. 2. unsure-unsur kalimat. 3 Subjek dan predikat. 4. objek pelangkap dan keterangan. 6. pengertian kalimat, efektif, ciri-ciri kalimat efektif: kesatuan gagasan, koherensi, kesejajaran dan kelogisan. 7. Kesalahan bahasa, ketidaklogisan kalimat atau ketaksamaan kalimat. 8. ketidakaktifan kalimat baik dari sisi ketidak hematan kata, kesejajaran kalimat, kerancuan kalimat dan pengaruh bahasa asing. 9. Pengertian paragraph. 10. Elemen paragraph; a. Kata transisi b. Kalimat transisi. 11. penempatan kalimat topic. a. awal paragraph b. tengah paragraph. c. akhir paragraph: 12. Paragraph pembuka 13. paragraph pengembang 14. paragraph penutup 15. 1.Pengertian karangan 2. penggolongan karangan a. popular b. ilmiah c. popular ilmiah d. surat e. sastra 3. jenis karangan a. deskripsi b. ekposisi c. persuasi d. narasi e. argumentasi kerangka karangan Penulisan gagasan a. isi, b. Strategi c. gaya.

471

16. Topic karangan a. topic karangan b. menentukan mengem bangkan topic d. membatasi topic

topic c.

Referensi: 1. J.S. Badudu, ejaan b. Indonesia, Bandung, pustaka prima. Abdul Choer, Perubahan Bahasa Indonesia, Jakarta Rineka Cipta. Depdikbud RI, Tata Bahasa Buku Bahasa Indonesia, Jakarta, Perum Balai Pustaka. 2. J.S. Badudu, pelik-pelik Bahasa Indonesia, Bandung, Pustaka Prima. Abdul Choer, Linguistic Umum, Jakarta, Rineka Cipta, Hasan Alwi dkk, Tata Bahasa Buku Bahasa Indonesia, Jakarta, Balai Pustaka. 3. J.S. Badudu Inilah Bahasa Indonesia yang Benar, Jakarta Gramedia, Jos Daniel Barera, Menulis Tertib dan Sistematis, Jakarta, Erlangga. 4. Effendi S, I membina Bahasa Indonesia baku, Bandung, Pustaka Prima. 5. M Ramlan, Morpologi, Yogyakarta, Karsyono. Pusat pembinaan dan pengembangan bahasa, panduan kongres Bahasa Indonesia, VIII Jakarta,

472

MATA KULIAH : BAHASA ARAB I

Deskrpsi Mata Kuliah: Mampu membaca, menulis, mengucapkan dan memahami melalui pendengaran Materi: 1. Anwaul kalimat Pembagian kata 2. Mudzkkar Dan Muannats 3. Mudzkkar Dan Muannats 4. Jumlah (kalimat) dan 5. Maubtada khobar 6. Madhi, mudhori dan amar (Kata kerja lalu, sekarang dan akan datang, perintah) 7. Pembagian huruf 8. Naib fail Referensi: Al-lughah al-arobiah jilid I

473

MATA KULIAH : ILMU HADIS JURUSAN/SEMESTER : TASAWUF-PSIKOTERAFI/I BOBOT : 2 SKS Semester :1 Deskripsi Mata Kuliah : Ilmu Hadis merupakan mata kuliah kompetensi dasar yang harus dipelajari oleh seluruh mahasiswa UIN pada semua fakultas dan jurusan, termasuk jurusan Tasawuf-Psikoterapi. Mata kuliah ini memiliki bobot kredit sebesar 2 sks dan disajikan pada semester awal. Tujuan utama mata kuliah ini adalah memberikan pengetahuan dan wawasan pengantar tentang dasar-dasar dan kerangka teoritis untuk studi hadis Nabi saw. Dalam hal ini, mahasiswa nantinya akan memiliki gambaran umum tentang hadis, yang hal ini sangat diperlukan dalam rangka mengkaji Islam secara keseluruhan selama kuliah di UIN ini, pada khususnya. Dalam rangka implementasi paradigma wahyu memandu ilmu, maka dalam tataran metodologi pembelajaran mata kuliah ini akan dilakukan pendekatan-pendekatan keilmuan modern yang relevan, seperti ilmu sejarah dan metode riset. Standar Kompetensi: Mahasiswa dapat menjelaskan beberapa pokok bahasan mendasar yang merupakan wawasan pengantar dalam studi hadis, yang meliputi: ilmu hadis, makna hadis, posisi hadis dalam Islam, sejarah perkembangan hadis, periwayatan dan pembukuan hadis, struktur hadis, kaedah kesahihan hadis, klasifikasi hadis dan penelitian hadis. Materi: ILMU HADIS DAN RUANG LINGKUPNYA 1. Pengertian llmu Hadis 2. Aspek Kajian Ilmu Hadis 3. Urgensi Ilmu Hadis 4. Sejarah Perkembangan Ilmu Hadis 5. Cabang-Cabang Ilmu Hadis ILMU HADIS DAN RUANG LINGKUPNYA 1. Pengertian llmu Hadis 2. Aspek Kajian Ilmu Hadis 3. Urgensi Ilmu Hadis 4. Sejarah Perkembangan Ilmu Hadis 474

5. Cabang-Cabang Ilmu Hadis ILMU HADIS DAN RUANG LINGKUPNYA 1. Pengertian llmu Hadis 2. Aspek Kajian Ilmu Hadis 3. Urgensi Ilmu Hadis 4. Sejarah Perkembangan Ilmu Hadis 5. Cabang-Cabang Ilmu Hadis SEJARAH PERKEMBANGAN HADITS 1. Hadis pada periode I / Abad I H. (masa periwayatan hadis secara lisan) 2. Hadis pada periode II / Abad II H. (masa kodifikasi hadis secara resmi). SEJARAH PERKEMBANGAN HADITS (lanjutan) 1. Hadis pada periode III / Abad III H. (masa kodifikasi hadis dengan kualifikasi dan seleksi) 2. Hadis pada periode IV / Abad IV s.d. sekarang (masa pengkajian hadis dan PERIWAYATAN DAN PEMBUKUAN HADIS 1. Pengertian Riwayat 2. Masa Periwayatan (ashr al-riwyat) 3. Tata Cara Periwayatan Hadis 4. Proses Pembukuan Hadis 5. Macam-Macam Kitab Hadis STRUKTUR HADIS 1. Sanad: Rawi Mukharrij Shight al-Isnd / Shight al-Ad` Matan KAEDAH KESAHIHAN HADIS 1. Hadis Sahih Sebagai Acuan 2. Kaedah Kesahihan Sanad Hadis Kaidah kebersambungan sanad Kaidah keadilan rawi Kaidah kedlabithan rawi Kaidah keterhindaran dari syadz Kaidah keterhindaran dari illat 3. Kaedah Kesahihan Matan Hadis Kaidah keterhindaran dari syadz dan illat pada teks matan (mabna al-matn)

475

Kaidah keterhindaran dari syadz dan illat pada kandungan matan (mana al-matn) KLASIFIKASI HADIS (Macam Hadits dari Segi Kuantitas Sanad) 1. Latar Belakang Pembagian Hadits 2. Hadits Mutawatir: Pengertian, Syarat, Kedudukan, Pemba-gian, Kehujjahan, Contoh. 3. Hadits Ahad: Pengertian, Kedudukan, Pembagian, Kehujjahan, Contoh. KLASIFIKASI HADIS (lanjutan) (Macam Hadits dari Segi Kualitas) 1. Hadits Shahih: Pengertian, Syarat, Pembagian, Kriteria Keshahihan Matan (lafad & isi), Kehujjahan, Contoh. 2. Hadits Hasan: Pengertian, Sejarah Kemunculan, Syarat, Pembagian, Kehujjahan, Contoh. KLASIFIKASI HADIS (lanjutan) (Macam Hadits dari Segi Kualitas) 4. Hadits Dlaif: Pengertian; Sebab dan Macam Hadits Dlaif karena Putus Sanad, Cacat Adalah dan Dlabt Rawi; Kedlaifan Matan (dari segi lafad / mabn al-matn dan kandungan isi / man almatn); Bagan; Kehujjahan, Contoh-Contoh. KLASIFIKASI HADIS (lanjutan) (Macam Hadits dari Segi Sumber) 1. Hadits Marfu: Pengertian, Pembagian, Contoh. 2. Hadits Mauquf: Pengertian, Kehujjahan, Contoh. 5. 3. Hadits Maqhthu: Pengertian, Kehujjahan, Contoh. (TAKHRIJ HADIS) 1. Pengertian Takrij Hadis 2. Langkah-Langkah Takhrij Hadis Menelusuri Letak Hadis Meneliti Sanad Hadis Meneliti Matan Hadis Referensi: 1. M. Syuhudi Ismail, Pengantar Ilmu Hadits., Fathurrahman, Ikhtisar Musthalahul Hadits., 2. TM. Hasby Ash-Shiddieqi, Sejarah dan Pengantar Ilmu Hadits., 3. Endang Soetari Ad, Ilmu Hadits., Nuruddin Itr, Manhaj al-Naqd f Ulm al-Hadts., 4. Louis Gottschalk, Mengerti Sejarah., Hasan Usman, Metode Penelitian Sejarah. 476

5. Mushthafa al-Sibi, al-Sunnah wa Maknatuh, 6. M. Syuhudi Ismail, Pengantar Ilmu Hadits, Fathurrahman, Ikhtisar Musthalahul Hadits, 7. TM. Hasby Ash-Shiddi, Sejarah dan Pengantar Ilmu Hadits. Endang Soetari, Ilmu Hadits, Nuruddin Itr, Manhaj al-Naqd f Ulm al-Hadts, 8. Shubhi al-Shalih, Mabhits f Ulm al-Hadts. 9. M.M. Azami, Hadits Nabawi dan Sejarah Kodifikasinya, M. Ajjaj al-Khatib, al-Sunnah qabla Tadwn, M. M. Abu Zahw, al-Hadts wa al-Muhadditsn, M. Syuhudi Ismail, Pengantar Ilmu Hadits, Fathurrahman, Ikhtisar Musthalahul

477

NAMA MATA KULIAH Bobot SKS/Waktu Semester/ Kelas Jur/Prodi/Jenjang

: ILMU TASAWUF : 2 (dua) : I/A : Tasawuf Psikoterapi/S 1

Deskripsi Mata Kuliah Mata kuliah ini merupakan mata kuliah utama pada Jurusan Tasawuf Psikoterapi, tujuannya yaitu agar mahasiswa mengerti serta tahu tujuan dan fungsi dari mata kuliah ini.. Materi 1. Pengertian Tasawuf , Tujuan dan Fungsinya. Sejarah Perkembangan Tasawuf 2. Syahadat, Salat, Zakat, Puasa dan Haji Menuru para Sufi Qalbu, Ruh, Jiwa/Nafs 3. Taubat,Shabar, Tawakal dan Qonaah 4. Khalwat dan Uzlah 5. Syariat, Tharekat, Hakekat dan Marifat 6. Khaof dan Raja, Pana dan Baqa 7. Alam Mulki, Alam Malakut, Alam Jabarut dan Lahut Sumber Data : 1. Sri Mulyati, Mengenal dan Memahami Tharekat-Tharekat Muktabarah di Indonesia,Fajar Interfratama Offset, Cet. III 2. Syeikh Yusuf Al-Taj Al-Makasari, Menyikap Intisari segala Rahasia,terj. Nabilah Lubis, Bandung, Mizan, 1996, Cet. I 3. Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani, Sirrul Asrar, terj. Zezen Zaenal Abidin Zayadi Bazul Asyab, 4. Jamaluddin Kafei, Tasawuf Kontemporer, Jakarta, Republikan, 2003, Cet. I

478

NAMA MATA KULIAH : TAFSIR HADITS SUFI 2 Jurusan /Prodi/Jenjang : Tasawuf & Psikoterapi Bobot SKS : 2 SKS Semester :3 Pertemuan : Ke-1 a/d ke-12 Standar Kompetensi : Memiliki kesadaran urgensi mempelajari tema-tema tasawuf dalam Al Hadis Materi: 1. Pengantar Hadis & ilmu hadis tema- tema Tasawuf dalam Hadis Nabawi 2. Tujuan pembelajaran MK 3. Studi tematis hadis hadis Zuhud meliputi arti dan dan penjelasannya. 4. Pengertian Zuhud dalam perspektif Tasawuf 5. Studi tematis hadis hadis Syukur meliputi arti dan dan 6. penjelasannya. 7. Pengertian Syukurdalam perspektif Tasawuf 8. Studi tematis hadis hadis Khouf & Roja meliputi arti dan dan penjelasannya. 9. Pengertian Khouf & Roja dalam perspektif Tasawuf 10. Studi tematis hadis hadis Riyadhoh & Tafakkur meliputi arti dan dan penjelasannya. 11. Pengertian Riyadhoh & Tafakkur dalam perspektif Tasawuf 12. Studi tematis hadis hadis Sabar Tawakkal meliputi arti dan dan penjelasannya. 13. Pengertian Sabar & Tawakkal dalam perspektif Tasawuf 14. Zuhud, Syukur,Khuf & Roja,Riyadhoh & Tafakkur,Sabar & tawakkal 15. Studi tematis hadis hadis Muhasabah meliputi arti dan dan penjelasannya. 16. Pengertian Muhasabah dalam perspektif Tasawuf 17. Studi tematis hadis hadis Mahabbah & Syauq meliputi arti dan dan penjelasannya. 18. Pengertian Mahabbah & Syauq dalam perspektif Tasawuf 19. Studi tematis hadis hadis Marifah & Zikir meliputi arti dan dan penjelasannya. 20. Pengertian Marifah & Zikir ,dalam perspektif Tasawuf 21. Studi tematis hadis hadis Taubat & Faqir meliputi arti dan dan penjelasannya. 22. Pengertian Taubat & Faqir,dalam perspektif Tasawuf 479

23. Studi tematis hadis hadis Mukasyafah & Musyahadah meliputi arti dan dan penjelasannya. 24. Pengertian Mukasyafah & Musyahadah,dalam perspektif Tasawuf Referensi: Al-Quran dan hadist.

480

NAMA MATA KULIAH Bobot SKS/Waktu Jur/Prodi/Jenjang Semester/ Kelas

: THAREKAT DAN KONSEPSI SULUK II : 2 (dua) : Tasawuf Psikoterapi/S 1 : III/A

Deskripsi Mata Kuliah Mata kuliah ini merupakan lanjutan dari tharekat dan Konsepsi Suluk I, karan mata kuliah ini tidak cukup untuk disampaikan satu semester tujuannya sama yaitu untuk mengantarkan mahasiswa agar memilki kesadaran yang tinggi tentang pengertian, tujuan dan fungsi keberadaan tharekat, kemudian memahami apa yang terkandung di dalam ajaran harekat, serta mengerti apa yang dilakukan oleh seorang salik dalam menjalankan proses spiritualnya. THAREKAT DAN KONSEPSI SULUK II 1. Syahadat, Salat, Zakat, Puasa dan Haji Menuru para Sufi 2. Qalbu, Ruh, Jiwa/Nafs 3. Alam Mulki, Alam Malakut, Alam Jabarut dan Lahut 4. Ibadah Syariat dan Hakekat 5. Khalwat dan Uzlah 6. Taubat,Shabar, Tawakal dan Qonaah 7. Isra dan Miraj menurut Sufi Sumber Data: 1. Sri Mulyati, Mengenal dan Memahami Tharekat-Tharekat Muktabarah di Indonesia,Fajar Interfratama Offset, Cet. III 2. Syeikh Yusuf Al-Taj Al-Makasari, Menyikap Intisari segala Rahasia,terj. Nabilah Lubis, Bandung, Mizan, 1996, Cet. I 3. Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani, Sirrul Asrar, terj. Zezen Zaenal Abidin Zayadi Bazul Asyab, 4. Jamaluddin Kafei, Tasawuf Kontemporer, Jakarta, Republikan, 2003, Cet. I 5. Amin Syukur, Tasawuf Kontektual Solusi Problem Manusia Moderen, Yogyakarta, Pustaka Pelajar, 2003, Cet. I 6. Abdul Qadir al-Jilani, Rahasia Sufi, terj. Dari kitab Sirr al-Asraar fi maa Yahtaj Ilayh al-Abraar, Yigyakarta, 2003, Cet. V 7. Idrus Abdullah al-Kaf, Bisikan-bisikan Illahi: Pemikiran Sufistik Imam al-Hadad dalam Diwan ad Durr al-Manzhuun, Bandung, Pustaka Hidayah, 2003. Cet. I 8. Al-Ghazali, Mengungkap Rahasia Qalbu, Penterj. Moh. Syamsul Hasan, Surabaya,Amelia,tt 481

9. Amir An-Najar, Ilmu Jiwa dalam Taswuf, Penerje. Hasan Abrori, Dar El Maarif, Cairo,Pustaka Azzam, 2001. Cet. I

482

MATA KULIAH : BIMBINGAN KONSELING SEMESTER : Ganjil/ III (tiga) SKS/ TH AJARAN : 2 SKS / 2009-2010 JURUSAN/FAKULTAS : Tasawuf Psikoterapi/Ushuluddin Deskripsi Mata Kuliah : Dalam Mata Kuliah ini menjelaskan SejarahPerkembangan Konseling, pengertian Psikologi Konseling, Karakteristik Konseling, Perilaku Konselor dan lain-lain. Materi: 1. Fungsi psikologi dalam pengamalannya sebagai ilmu 2. Pengertian konseling, bimbingan, 3. penasehatan dan terapi 4. Fungsi dan tujuan konseling, Bimbingan penasehatan dan terapi 5. Sejarah perkembangan konseling 6. Pengertian profesional 7. Pengaruh psi. humanistik thdp 8. perkembangan konseling 9. Pengaruh psikologi belajar thdp 10. Pengaruh psikologi gestalt thdp perkembangan konseling 11. Pengaruh psikologi kognitif behavioral 12. terhadap perkem-bangan konseling 13. perkembangan konselingKonseling sebagai bantuan 14. Konseling sebagai bantuan 15. Konseling untuk perubahan peri laku 16. Hubungan menolong 17. Konselor klien sebagai tim ker ja 18. Konselor melakukan wawancara 19. Konselor sebagai pendengar 20. Konselor memahami klien 21. Konselor sebagai pribadi 22. Konselor berempati 23. Pengertian komunikasi 24. Macam komunikasi 25. Komunikasi non-verbal dalam konseling 26. Faktor-faktor yang berpengaruh dalam berkomunikasi interpersonal 27. Komponen komunikasi interpersonal 28. Tempat konseling 483

29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37. 38. 39. 40. 41. 42. 43. 44. 45. 46. 47. 48. 49.

Proses konseling Penentuan tujuan konseling Perumusan konseling Pemahaman kebutuhan klien Penjajagan berbagai alternatif Perencanaan suatu tindakan Penghentian masa konkonseling Pendekatan langsung Pendekatan tidak langsung Pendekatan eklektik Pengertian konseling kelompok Faktor-faktor terapeutik konseling kelompok Klien konseling kelompok Bimbingan dan konseling di lingkup pendidikan Struktur organisasi Strategi pelayanan bimbingan dan konseling Kegiatan bimbingan dan konseling Teori konseling dari berbagai pendekatan Tekni Konseling dari berbagai pendekatan Teori konseling dengan pendekatan Alquran dan Hadits Studi Kasus dengan pendekatan konseling Islam

Referensi: 1. Arbuckle, D.S., Counseling and Psychotherapy, Boston: Allyn and Bacon, 1975 2. Dawning, L.N., Guidance and Counseling Service, New York: McGraw Hill Book Company, 1968 3. Ohlsen, M.M., Group Counseling, Holt Rinehart and Winston, Inc., 1970 4. Rogers, C.R., The Counseling and Psychoteraphy, Boston: Houghton Mifflin, 1 5. Singgih Gunarsa, Konseling dan Psikoterapi, Jakarta: PT. BPK Gunung Mulia, 1996 6. Anwar Sutoyo, DR. Bimbingan dan Konseling Islami, Semarang, 2007 7. Hamdani Bakran A, Psikoterapi dan Konseling Islam, Yogyakarta, 2001

484

NAMA MATA KULIAH : FILSAFAT ISLAM SEMESTER : TIGA Materi: Pengantar Filsafat Islam Sub Topik: 1. Definisi Filsafat Islam 2. Perbedaan dasar Filsafat Islam dengan Ilmu Kalam dan Tasawuf 3. Perbedaan dasar Filsafat Islam dengan Filsafat Bara Madrasah Filsafat Islam 1. Madrasah Masyaiyyah Pendiri dan karakteristiknya 2. Madrasah al-Isyraqiyyah Pendiri dan Karakteristiknya 3 Madrasah al-Hikmah al-Mutaaliyyah, pendiri dan karakteristiknya Madrasah Filsafat Islam 1. Madrasah Masyaiyyah Pendiri dan karakteristiknya 2. Madrasah al-Isyraqiyyah Pendiri dan Karakteristiknya 3 Madrasah al-Hikmah al-Mutaaliyyah, pendiri dan karakteristiknya Madrasah Filsafat Islam 1. Madrasah Masyaiyyah Pendiri dan karakteristiknya 2. Madrasah al-Isyraqiyyah Pendiri dan Karakteristiknya 3 Madrasah al-Hikmah al-Mutaaliyyah, pendiri dan karakteristiknya Makna Wujud Sub Topik: 1. Wujud bersifat general terhadap segala sesuatu 2. Badahah Makna Wujud 3. Ketidakmampuan definisi membatasi Wujud Isytirak al-Lafzi dan Isytirak al-Manawi al-Wujud Sub Topik: 1. Makna Isytirak al-Lazi dan Isytirak al-Maknawi 2. Argumentasi penetapan wujud sebagai Isytirak al-Maknawi Tasykik al-Wujud Sub Topik: 1. Makna Tasykik 2. Argumentasi Tasykik al-Wujud 3. Ma bihi Isytirak yarji ila Ma Bihi al-Imtiyaz

485

MATA KULIAH : PSIKOLOGI KEPRIBADIAN SEMESTER : Ganjil/ tiga SKS/ TH AJARAN : 2 SKS / 2009-2010 JURUSAN/FAKULTAS : Tasawuf Psikoterapi/Ushuluddin Deskripsi Mata Kuliah: Mahasiswa dapat menjelaskan: 1. Mata kuliah ini menjelaskan istilah ilmu watak/ilmu perangai/karakterologi, teori kepribadian dan psikologi kepribadian. 2. Penggolongan psikologi kepribadian berdasarkan metode yang dipergunakan dalam menyusun teori: a) teori-teori berdasarkan pemikiran spekulatif. b) teori-teori berdasarkan data-data empiris atau ekspresi Penggolongan psikologi kepribadian berdasarkan komponen kepribadian yang dipergunakan dalam Materi: 1. Macam-macam istilah psikologi kepribadian. 2. Macam-macam psikologi kepribadian. 3. Sejarah psikologi perkembangan. 4. Tipologi berdasarkan konstitusi 5. Tipologi berdasarkan temperamen 6. Tipologi berdasarkan nilai kebudayaan: teori Edward Spranger. 7. Materi kepribadian 8. Struktur Kepribadian. 9. Kualitas Kepribadian 10. Struktur Kepribadian. 11. Dinamika Kepribadian. 12. Perkembangan Kepribadian. 13. Penelitian khas dan metode penelitian. Psikologi Ego Psikososial 14. Struktur Kepribadian 15. Dinamika kepribadian. 16. Perkembangan kepribadian. 17. Teori Psikologi Sosial: Alfred Adler. 18. Teori Psikologi Sosial dari: 19. Erich Fromm 20. Karen Horney. 21. Memahami wawasan yang lebih luas dalam konteks psikologi kepribadian dan hubungannya dengan tasawuf

486

NAMA/KODE MATA KULIAH : MASAIL FIQHIYYAH Bobot SKS : 2 SKS Jurusan/Jenjang : Tasawuf psikoterapi /S1 Semester : III

Standar Kompetensi : Memiliki kesadaran tinggi tentang arti penting mengetahui wilayah kajian, objek kajian, dan tujuan pembelajaran mata kuliah Ilmu Fiqh dalam konteks wahyu memandu ilmu Mahasiswa mema-hami pengertian, wilayah kajian, objek kajian, dan tujuan pembela-jaran mata kuliah Masail Fiqhiyyah A. Materi: a. Pengantar Masail FiqhIiyyah: Pengertian, wilayah kajian, objek kajian, dan tujuan pembelajaran mata kuliah b. Latar Belakang Munculnya Masail Fiqhiyyah dan Langkahlangkah Penyelesaiannya: 1. Klasifikasi masail fiqhiyyah, 2. Penelu-suran referensi, 3. Analisis dan tarjih terhadap pendapatpendapat yang telah ad c. Latar Belakang Munculnya Masail Fiqhiyyah dan Langkahlangkah Penyelesaiannya (lanjutan): 4. Ijtihad alternatif, 5. Kriteria masail fiqhiyyah dalam mata kuliah, 6. Penetapan masail yang akan didiskusikan (pembentukan kelompok diskusi. d. Prinsip-Prinsip Dalam Penetapan Halal Dan Haram e. Halal dan Haram Seputar Aqidah: Kriteria bid`ah, f. Takhayul, dan Khurafat. g. Halal dan Haram Seputar Aqidah (Lanjutan): Mukjizat, Karamah, dan Fadhilah h. Masail Fiqhiyyah Seputar Ibadah: 1. Shalat Jum`at: a. Berbilangnya tem-pat penyelengga-raan Jum`at di satu desa, b. Jumlah jamaah, c. Imam/ khathib bukan penduduk setempat, d. Jumlah adzan Jum`at i. Masail Fiqhiyyah Seputar Ibadah: 1. Shalat Jum`at (lanjutan): e. Shalat sunnah sebelum Jum`at, f. Shalat sunnah ketika khutbah/adzan, g. pengedaran kencleng infaq ketika khutbah. j. Masail Fiqhiyyah Seputar Ibadah (lanjutan): 1. Zakat Profesi 2. Zakat pertanian, 3. Zakat kekayaan bervariasi. k. Masail Fiqhiyyah Seputar Makanan dan Minuman: Hukum sembelihan orang beragama yang musyrik, Menu serangga, Minum darah ular cobra un Masail Fiqhiyyah Seputar 487

Muamalah: 1. Jual-beli kredit, 2. Bunga bank, 3. Asuransi, 4. Kaidah-kaidah fiqh berkaitan dengan Muamalah tuk obat l. Masail Fiqhiyyah Seputar Hiburan: 1. Kriteria hiburan, 2. Klasifikasi hiburan, 3. Kaidah-kaidah fiqh berkaitan dengan hiburan. m. Masail Fiqhiyyah Seputar pergaulan: 1. Batas-batas pacaran dalam Islam, 2. Aurat Wanita Muslimah, 3. Kaidah-kaidah fiqh berkaitan dengan pergaulan. n. Masail Fiqhiyyah Seputar mode pakaian dan penampilan: 1. Sikap kebanci-bancian, 2. Membuat tato dan mewarnai rambut, 3. Mempercantik diri dengan make-up dan merekayasa gigi. B. Rujukan: 1. Yusuf Qardhawi, Al-Halal wa al-Haram fi al-Islam. 2. Seluruh sumber bacaan yang telah dipergunakan

488

NAMA/KODE MATA KULIAH Bobot SKS Jurusan/ Jenjang Semester waktu

: ANATOMI & FISIOLOGI I : 2 Sks : TP/ S1 :3 : 2 X 50 menit

Deskripsi Mata Kuliah : Menjelaskan struktur dan fungsi system saraf pada tubuh manusia serta kelianan atau penyakit yang mungkin terjadi Memahami dan menjelaskan keterkaitan antara struktur , fungsi, dan proses serta kelainan/penyakit yang dapat terjadi pada system sara Memahami dan menjelaskan keterkaitan antara struktur , fungsi, dan proses serta kelainan/penyakit yang dapat terjadi pada system sara Materi: Sistem saraf pusat manusia Sistem saraf tepi manusia Perbedaan otak kanan dan orak kiri Kelainan pada otak Sistem saraf simpatis Sistem saraf parasimpatis Pengaruh obat-obatan terhadap system saraf Menghindari stress dengan zikir dan doa Indra Penglihatan Indra Pendengaran Kelainan-kelainan pada alat indra penglihatan dan pendengaran Indra Peraba Indra Pengecap Indra pencium Kelainan-kelainan pada alat indra peraba, pengecap dan pencium Fungsi hormon Perbedaan sistem saraf dan hormon Mekanisme kerja hormon Kelenjar-kelenjar penghasil hormon Kelainan-kelainan pada system hormon

489

Kajian ayat-ayat yang berhubungan dengan n manusia dalam ukuran tertentu(QS. Al Hijr:21) serta adanya keteraturan pada system tersebut

490

NAMA MATA KULIAH Bobot SKS Semester

: PSIKOLOGI PERKEMBANGAN II : 2 SKS : Tiga

Standar Komptensi : Setelah lulus mata kuliah ini, mahasiswa harus mampu: 1. Memahami ruang lingkup dan konsep-konsep dasar psikologi perkembangan II sehingga dapat mengidentifikasikan proses perkembangan manusia. 2. Memahami cirri-ciri masa remaja dan masa puber dan mampu menjelaskan tugas perkembangannya masing-masing 3. Memahami ciri-ciri perkembangan dan perubahan yang terjadi dalam berbagai aspek pada masa dewasa, sehingga dapat mengidentifikasi penyesuaian perkembangan pribadi, sosial, perkawinan dan pekerjaan pada masa dewasa. Materi: 1. Memahami beberapa konsep dasar dan kerangka berfikir yang digunakan dalam studi tentang masa remaja sehingga dapat memperoleh wawasan dan gambaran tentang tentang masa remaja 2. Memahami perbedaan dan mampu menjelaskan masing-masing ciri-ciri masa remaja dan masa puber 3. Memahami perkembangan sosial pada masa remaja 4. Memahami perkembangan sosial pada masa remaja 5. Memahami perkembangan kepribadian pada masa remaja 6. Memahami perkembangan remaja menurut ajaran Islam 7. Memahami konsep dara perkembangan masa dewasa 8. Memahami penyesuaian pribadi dan sosial masa dewasa dini 9. Memahami penyesuaian pekerjaan dan keluarga masa dewasa dini 10. Memahami penyesuaian pribadi dan sosial masa dewasa madya 11. Memahami penyesuaian pekerjaan dan keluarga masa dewasa madya 12. Memahami penyesuaian pribadi dan sosial masa dewasa lanjut 13. Memahami penyesuaian pekerjaan dan keluarga masa dewasa lanjut 14. Memahami bagaimana Islam memandang masa dewasa

491

Sumber Buku: 1. Psikologi Perkembangan-Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan; elizabeth B. Hurlock; Penerbut Erlangga; Jakarta; 1993. 2. Perkembangan Masa Hidup Life Span Development jilid 1 & 2; John w. Santrock; Penerbit Erlangga; Jakarta; 2002 3. Psikologi Dalam Tinjauan Hadis Nabi; Dr. Muhammad Utsman Najati; Penerbit Mustaqiim; 2000

492

MATA KULIAH Jurusan Semester

: FILSAFAT TASAWUF : Tasawuf Psikoterapi :V

Deskripsi: Mata kuliah ini mengajarkan tentang Filsafat Tasawuf, ruang lingkup dan perbedaan dengan Tasawuf Praktis Topik: 1. Pengantar Filsafat Tasawuf 2. Ittihad, Hulul dan Wahdatul Wujud 3. Manifestasi Al-Haq 4. Ayan al-Tsabitah 5. Alam al-Mitsal 6. Sub Topik: 7. Al-Syuhud wa al-Mukasyafah 8. Al-Fana dan al-Baqa 9. Al-Hadrah al-Khamsah 10. Rasul, Nabi dan Wali 11. Hakikah al-Muhammadiyah 12. Insan al-Kamil: 13. Insan al-Kamil 14. Madrasah Filsafat Islam 15. Madrasah al-Hikmah al-Mutaaliyyah, pendiri dan karakteristiknya 16. Wujud sebagai objek bahasan utama filsafat Islam 17. Makna Wujud 18. Isytirak al-Lafzi dan Isytirak al-Manawi al-Wujud 19. Tasykik al-Wujud 20. Ashalat al-Wujud dan Itibariyat al-Mahiyyah 21. Ahkam alAdam 22. Pembagian al-Wujud; Wujud Niscaya, Wujud Mumkin dan Mumtani al-Wujud

493

NAMA MATA KULIAH : PSIKOLOGI ABNORMAL I Bobot SKS : 2 SKS Semester :V Standar kompetensi : Setelah lulus mata kuliah ini, mahasiswa harus mampu: 1. Mengetahui pengertian normal dan abnormal pada tingkah laku dan kepribadian manusia. 2. Mengetahui klasifikasi gangguan abnormal pada tingkah laku dan kepribadian manusia. 3. Mengetahui sebab-sebab dan etiologi penyimpangan tingkah laku dan kepribadian manusia. 4. Mengenal prevensi, control dan terapi untuk penyimpangan tingkah laku dan kepribadian manusia Materi: 1. Memahami tujuan dan batasan psikologi abnormal 2. Memahami pengertian normal dan tidak normal serta memahami kedudukan psikologi 3. abnormal 4. Memahami pandangan Islam tentang tingkah laku abnormal 5. Memahami faktor determinan tingkah laku dan kepribadian abnormal. 6. Memahami klasifikasi dan faktor determinannya untuk setiap jenis penyimpangan tingkah laku dan kepribadian 7. Memahami etiologi dan dinamika gangguan neurosis 8. Memahami dan membedakan gejala-gejala tiap-tiap gangguan neurosis 9. Memahami gangguan phobia dan panic 10. Memahami gangguan obsesi kompulsi dan kecemasan umum 11. Memahami gangguan stress 12. Memahami gangguan conversion disorder dan somatization disorder 13. Memahami gangguan hypochondria dan somatoform pain disorder 14. hypochondria dan somatoform pain disorder 15. hypochondria dan somatoform pain disorder 16. Kilas balik dan penjelasan umum tentang keseluruhan materi

494

Sumber Buku: 1. Abnormal Psychology and Modern Life, Robert C. Carson & James N. Butcher, Harper Collins Publisher 2. Psikologi Abnormal, Gerald C. Davidson & John M. Neale & Ann M. Kring, Rajawali Press 3. Psikologi Dalam tinjauan Hadits Nabi, Dr.Muhammad Utsman Najati, Penerbit Mustaqiim, 2000

495

MATA KULIAH Jurusan Semester/Kelas SKS

: : : :

FILSAFAT AGAMA Tasawuf Psikoterapi V (Tujuh)/A/Tahun Akademik 2008/2009 2 (dua)

Deskripsi Mata Kuliah: Mata Kuliah ini mengantarkan mahasiswa agar memiliki kesadaran tinggi arti penting agama bagi manusia dalam kehidupan masa kini. Mahasiswa mampu memahami agama i, sehinngga mampu menangkap pesan agama yang sarat dengan nilaia-nilai bagi kehidupan manusia. Standar Kompetensi : Memahami filsafat agama sebagai pisau analisis bagi manusia yang beragama. Materi 1. Berbagai bentuk keraguan &penolakan terhadap agama: a.Empirisisme;b.Positivisme; c. Materialisme; d. Freidianisme; e. Positivisme dan materialisme 2. Akar keraguan terhadap agama: a.Naturalisme b.Humanisme dan eksistensialisme 3. Keraguan terhadap agama: a. problema kejahatan; b.pluralisme agama 4. Argumen-argumen wujud Tuhan: a.Ontologis; b.kosmologis; c.teleologis; dan d. Argumen moral. 5.Tuhan: sebagai suatu zat yang person: a. Manusia &Tuhan: kekuasaan Mutlak Tuhan dan b. kebebasan Manusia . 6. Eskatologi:Hidup sesudah mati 7. Agama dan Sains Modern: a. Peran dan tantangan agama dalam sains modern b. Tujuan agama dan sains 8. Agama dan sains modern sbagai kebutuhan manusia 496

Referensi: Harun Nasution:Filsafat agama Rasjidi: Filsafat agama Amsal bahtiar:Filsafat agama Rerensi yang berkaitan dengan filsafat agama.

497

MATA KULIAH Jurusan Semester Tahun Akademik SKS

: PSIKOTERAPI II : Tasawuf Psikoterapi : V/Kls : 2008/2009. : 2 (dua)

Deskripsi Mata Kuliah: Mata Kuliah ini mengantarkan mahasiswa agar memiliki kesadaran tinggi arti penting Konsep konsep psikoterapi, proeses terapeutik dan aplikasinya. Mata kuliah ini mengantarkan mahasiswa agar terampil dalam melakukan terapis. Standar Kompetensi: Mahasiswa mampu memahami konsep, proses dan aplikasi psikoterapi. Mahasiswa memiliki kemampuan terapis dalam menghadapi kliennya. Materi: A. Terapist, Peran dan Fungsi: 1.tanggung jawab terapsit; 2. kompetensi therapist; 3. kerahasiaan Klien; 4.hubungan terapist-klient; 5. kepribadian dantingkah laku terapist; 6. persoalan-persoalan therapist pemula B. Teknik-Teknik Baru Dalam Psikoterapi, Terapi Relaksi: 1.Konsep utama Relaksi; 2. proses terapeutik; 3. teknik dan prosedur dan 4.review dan case. C. Terapi Meditasi: 1.konsep mutama meditasi; 2. proses terapeutik meditasi; 3.teknik dan prosedur terapi mediatsi; 4. review dan case. D. Terapi Keterampilan Sosial: 1.konsep utama terapi keterampilan sosial; 2.proses terapeutik terapi keterampilan sosial; 3. review dan case C. Terapi Ekpresi Wajah Positif: 498

1. konsep utama terapi wajah positif; 2. proses terapeutik ekpresi wajah positif; 3.teknik danprosedur terapi wajah positif. D. Pendekatanksistensi Humanistik: 1.KONsep-konsep utama Terapi Tingkah Laku ; 2.proses terapik Tingkah Laku dan aplikasinya. Referensi: 1. JohanaE Prawitasari,dkk UPK, Psikologi UGM. 2. Psikoterapi Pendekatan Konvensional dan Kontemporer. 3. Gerald Coney, Teori dan Praktek Konseling &Psikoterapi. Erisco Bandung 4. Zaro,JSdkk.1985.Aguidetor Begining Psichoterapiest 5. Brammer,LM & Mc Denald, G.19886 The Helping Relatinship Process &Skill. 6. Gerald Coney, Teori dan Praktek Konseling &Psikoterapi. Erisco Bandung. 7. JohanaE Prawitasari,dkk UPK, Psikologi UGM. Psikoterapi Pendekatan Konvensional dan Kontemporer.

499

NAMA MATA KULIAH Semester SKS

: STATISTIKA : VII (TUJUH) : 2 (DUA)

Deskripsi Singkat Mata Kuliah: Mata Kuliah ini mempelajari tentang Pengertian Dasar Statistika, Penyajian Data Dalam Bentuk Tabel dan Diagram, Pembuatan Tabel Distribusi Frekuensi, Ukuran Gejala Pusat, Ukuran Letak dan Dispersi, Regresi dan Korelasi. Tujuan Instruksional Umum : Setelah mengikuti perkuliahan ini selama satu mahasiswa diharapkan mampu melakukan pengumpulan, pengolahan, penganalisisan data dan penarikan kesimpulan secara statistik serta pengambilan keputusan yang relevan dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. A. Materi: 1. Pengertian Dasar Statistika 2. Mengumpulan Data dan Penyajian Data. 3. Tabel Distribusi Frekuensi dan Grafiknya 4. Ukuran Gejala Pusat 5. Ukuran Letak 6. Dispersi/ Ukuran Penyimpangan 7. Regresi Referensi 1. Suparman I.A. Msc. Statistika Sosial, (1987) Rajawali Pers. 2. Sudjana M.A.Msc, Metoda Statistika, Tarsito. 3. Ir.M.Iqbal Hasan,M.M, Statistika Deskriptif, Bumi Aksara.

500

SEMESTER GENAP II, IV, VI DAN VIII SEMESTER II NAMA MATA KULIAH Bobot SKS/Waktu Jur/Prodi/Jenjang Semester/ Kelas : THAREKAT DAN KONSEPSI SULUK I : 2 (dua) : Tasawuf Psikoterapi/S 1 : II/A

DESKRIPSI MATA KULIAH Mata kuliah ini, mengantarkan mahasiswa agar memilki kesadaran yang tinggi tentang pengertian, tujuan dan fungsi keberadaan tharekat, kemudian memahami apa yang terkandung di dalam ajaran harekat, serta mengerti apa yang dilakukan oleh seorang salik dalam menjalankan proses spiritualnya. THAREKAT DAN KONSEPSI SULUK I 1. Pengertian Tharekat dan Konsep Suluk dan Tujuan dan Fungsi Tharekatdan dan 2. Dasar Tharekat menurut al-Quran dan Hadits 3. Sejarah Perkembangan Tharekat di Indonesia 4. Syariat, Tharekat, Hakekat dan Marifat 5. Nabi, Mursyid/Guru dan Wali 6. Talqin Dzikir dan Baiat Dzikir 7. Mujijat, Irhas, Karamat, Maumah, Istijraj 8. Zuhud, Konaah, Fakir dan Miskin 9. Khaof dan Raja, Pana dan Baqa 10. Iman, Islam dan Ihsan 11. Musyrik, Kufur, Sumber Data : 1. Sri Mulyati, Mengenal dan Memahami Tharekat-Tharekat Muktabarah di Indonesia,Fajar Interfratama Offset, Cet. III 2. Syeikh Yusuf Al-Taj Al-Makasari, Menyikap Intisari segala Rahasia,terj. Nabilah Lubis, Bandung, Mizan, 1996, Cet. I 3. Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani, Sirrul Asrar, terj. Zezen Zaenal Abidin Zayadi Bazul Asyab, 4. Jamaluddin Kafei, Tasawuf Kontemporer, Jakarta, Republikan, 2003, Cet. I 501

5. Amin Syukur, Tasawuf Kontektual Solusi Problem Manusia


Moderen, Yogyakarta, Pustaka Pelajar, 2003, Cet. I

6. Abdul Qadir al-Jilani, Rahasia Sufi, terj. Dari kitab Sirr alAsraar fi maa Yahtaj Ilayh al-Abraar, Yigyakarta, 2003, Cet. V 7. Idrus Abdullah al-Kaf, Bisikan-bisikan Illahi: Pemikiran Sufistik Imam al-Hadad dalam Diwan ad Durr al-Manzhuun, Bandung, Pustaka Hidayah, 2003. Cet. I

502

MATA KULIAH SKS Jurusan/Smt/Kls Fakultas Standar Kompetensi

: : : :

BAHASA INGGRIS II 3 SKS 150 Menit TP/II Ushuluddin

Kompetensi Dasar

Indikator

: Memiliki Kemampuan Berbahasa Inggris: Komunikasi Verbal, membaca, mema-hami wacana dan menterjemahkan teks-teks berbahasa Inggris dalam berbagai konteks dan kebutuhan. : Mampu mengaplikasikan kemampuan dan keterampilan berbahasa Inggris terutama dalam membaca, memahami dan menterjemahkan teks-teks berbahasa Inggris dengan baik dan benar. : 1. Mampu membaca teks-teks berbahasa Inggris dengan baik dan benar 2. Mampu memahami wacana pemikiran yang terkandung dalam teksteks tersebut dengan baik dan benar. 3. Mampu memahami struktur kalimat dan tensis teks-teks tersebut dengan baik dan benar.

Materi:

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

eks: War and Human Rights in Islam Grammar Review: Quoted and Reported Speech Teks: The Problems of Language Use Grammar Review: Conditional Sentences Teks: Islam: Working for God Grammar Review: Subjunctive Teks: Central Asia: From Communism to Democracy and Islam 8. Grammar Review: The Modal Auxiliaries. 9. Teks: Gods Knowledge and Power 10. Grammar Review: Conjunctions 11. Teks: Physical and Psychological Sense of The Qalb 12. Grammar Review: Paired Conjunction 13. Teks: Santri Versus Abangan: General Differences 14. Grammar Review: Adjectives 503

15. Teks: Redefining A Moral Education A Must 16. Grammar Review: Nouns Used as Adjectives 17. Teks: The Islamization of Modern Knowledge 18. Grammar Review: Comparisons 19. Teks: The Backgroud of Islam 20. Grammar Review: Adverbs 21. Teks: The Absolute 22. Grammar Review: The Use of-ing Clauses
Referensi 1. Amrozi Mufida, Standard English Grammar, Bintang Remaja, Madura, t.t. 2. John Surjadi dkk., Accurate, Brief, and Clear English Grammar, Indah, Surabaya, 1986. 3. Muhibbin Syah, Tata Bahasa Inggris Terapan, Pusbinsa UIN SGD, Bandung, 2008. 4. Muhibbin Syah, Islamic English, Rosdakarya, Bandung, 2005. 5. Robert J. Dixson, Graded Exercise in English, Regent Publish Company, America, 1943.

504

MATA KULIAH Jurusan Bobot SKS Semester

: BAHASA ARAB II :Tasawuf Psikoterapi : SKS : II (dua)

Standar Kompetensi Memahami tentang aspek-aspek gramatikal Bahasa Arab yang meliputi: Al-Munada, Al-Istitsna, Al-Idhafah, Al-Mujarrad min alTsulatsy wa al-Rubai, Al-Tsulatsi al-mazid bi harf, Al-Tsulatsi alMazid bi harfain, Al-Tsulatsi al-Mazid bi tsalatsat ahruf, Al-Mujarrad al-RubaI, Al-Taajjub, Amal In wa Ma wa La wa Lata al-Nafiyat, Amal La al-Nafiyat Li al-Jins, Al-Ibdal wa al-Ilal, dan mampu mengaplikasikannya dalam pembahasan teks-teks berbahasa Arab. Materi: A. Macam-macam harf al-Nida; 1.Pengertian al-Munada; 2.Irab al-Munada; dan 3.Macam-macam al-Munada. B. Pengertian al-Istitsna`; 1..Rukn al-Istitsna`; 2..Adawat al-Istitsna dan penggunaannya; dan 3..Bagian-bagian al-Istitsna`. C. Pengertian al-Idhafah; 1.Macam-macam al-Idhafah; 2.Fungsi-fungsi al-Idhafah; dan 3..Boleh dan tidaknya dukhul al pada al-mudhaf. D. Pengertian al-Mujarrad al-Tsulatsi; 1.Pengertian al-Mujarrad al-RubaI; dan 2.Wazan-wazan (bab) al-Mujarrad al-Tsulatsi dan al-Mujarrad al-Rubai. E. Pengertian al-Tsulatsi al-Mazid bi harf wahid; 1.Wazan-wazan (bab) al-Tsulatsi al-Mazid bi harf wahid; dan 2.Fungsi-fungsi dari wazn al-Tsulatsi al-Mazid bi harf wahid. F.Pengertian al-Tsulatsi al-Mazid bi harf wahid; 1.Wazan-wazan (bab) al-Tsulatsi al-Mazid bi harf wahid; dan 2.Fungsi-fungsi dari wazn al-Tsulatsi al-Mazid bi harf wahid. G. 1. Pengertian al-Tsulatsi al-Mazid bi tsalatsah ahruf; 2.Macam-macam wazan a.Fungsi-fungsi dari wazn al-Tsulatsi alMazid bi tsalatsah ahruf.l-Tsulatsi al-Mazid bi tsalatsah ahruf; 505

H. Pengertian al-RubaI al-Mujarrad dan al-RubaI al-Mazid; 1..Macam-macam wazan al-RubaI al-Mazid; dan 2..Fungsi-fungsi dari wazn al-RubaI al-Mazid. I. Pengertian al-Taajjub; 1.Shigah al-Taajjub; 2.Syarat-syarat al-Taajjub; 3,Rukun al-Taajjub; dan 4.Bagian-bagian al-Taajjub. J. Pengertian dan tugas (amal) harf In, ma, la, dan lata al-Nafiyat; dan Syarat-syarat penggunaan harf In, ma, la, dan lata al-Nafiyat. K. Pengertian afal al-Muqarabah, afal al-Roja`, dan afal al-Syuru ; 1..Tugas (amal) afal al-Muqarabah, afal al-Roja`, dan afal alSyuru ; dan 2.Syarat-syarat penggunaan afal al-Muqarabah, afal al-Roja`, dan afal al-Syuru. L. Tugas (amal) La al-Nafiyah li al-Jins; dan Syarat-syarat penggunaan La al-Nafiyah li al-Jins. M. Pengertian al-Ibdal dan al-Ilal; Macam-macam al- Ibdal dan alIlal; dan.Syarat-syarat al-Ibdal dan al-Ilal. Referensi: 1. Tim mudarris al-Lughah al-Arabiyyah, Al-Lughah al-Arabiyyah darasat mutamidah ala fahm al-maqru`, Pusbinsa UIN SGD. 2. Al-Syekh Mustafa al-Golayaini, Jami al-Durud al-Arabiyyah, Mansyurat al-Maktabah al-Ashriyah 3. Abu Bakr Abd al-Qohir al-Jurjani, Kitab al-Jumal fi al-Nahw, Dar al-Kitabah al-Ilmiyyah. 4. Mustafa al-Golayaini, Jami al-Durus al-Arabiyyah, Mansyurat alMaktabah al-Ashriyyah. 5. Abu Bakr Abd al-Qohir al-Jurjani, Kitab al-Jumal fi al-Nahw, Dar al-Kitabah al-Ilmiyyah.

506

NAMA MATA KULIAH : PSIKOLOGI PERKEMBANGAN I Bobot SKS : 2 SKS Semester : Dua/II Tujuan mata kuliah : Setelah lulus mata kuliah ini, mahasiswa harus mampu: 1. Memahami ruang lingkup dan konsep-konsep dasar psikologi perkembangan I sehingga dapat mengidentifikasikan proses perkembangan manusia. 2. Memahami crri-ciri perkembangan dan perubahan yang terjadi dalam berbagai aspek sejak masa konsepsi sampai dengan masa anak, sehingga dapat mengidentifikasi perkembangan fisik & motorik, sosial, bermain, kognisi, bahasa verbal, sex role, emosi, dan moral pada anak. Materi: 1. Mengerti definisi dan ruang lingkup psikologi perkembangan agar mampu mengikuti pembahasan materi berikutnya serta memiliki gambaran umum mengenai masalah perkembangan individu 2. Mengerti teori ilmu psikologi perkembangan agar mampu mengikuti pembahasan materi selanjutnya, serta memiliki gambaran umum mengenai lahirnya psikologi perkembangan modern. 3. Mengerti tentang adanya periode-periode perkembangan dengan karakteristiknya masing-masing sehingga memiliki gambaran umum tentang masalah-masalah perkembangan yang terjadi pada masing-masing periode 4. Memahami tahapan perkembangan manusia dalam ajaran Islam 5. Memahami perkembangan fisik & motorik anak 6. Memahami perkembangan social anak 7. Memahami perkembangan moral anak 8. Memahami perkembangan bermain anak 9. Memahami perkembangan emosi anak 10. Memahami perkembangan bahasa verbal anak 11. Memahami perkembangan sex role anak 12. Memahami perkembangan emosi anak 13. Kilas balik dan penjelasan umum tentang keseluruhan materi

507

SUMBER BUKU: 1. PSIKOLOGI PERKEMBANGAN-PENDEKATAN SEPANJANG RENTANG KEHIDUPAN; ELIZABETH B. HURLOCK; PENERBUT ERLANGGA; JAKARTA; 1993. 2. PERKEMBANGAN MASA HIDUP LIFE SPAN DEVELOPMENT JILID 1 & 2; JOHN W. SANTROCK; PENERBIT ERLANGGA; JAKARTA; 2002 3. PSIKOLOGI DALAM TINJAUAN HADIS NABI; DR. MUHAMMAD UTSMAN NAJATI; PENERBIT MUSTAQIIM; 2000

508

NAMA Jurusan /Prodi/Jenjang Bobot SKS Semester

: TAFSIR HADITS SUFI 1 : Tasawuf & Psikoterapi : 2 SKS :2

Standar Kompetensi : Mata kuliah ini menjelaskan Pencapaian suluk dan kriterianya dalam Al Quran Memahami konsep suluk dan cara pencapaiannya dalam Al Quraan Materi: Pengantar Tafsir & ilmu tafsir tema- tema Tasawuf dalam Al Quran Tujuan pembelajaran MK 1. Pengertian & bagi seseorang dengan cara: Keimanan (QS 6:82); Tsabat (QS 14:27); Niat (QS 6:162); Siddiq(QS 9:119); Inabah (QS39:54); 2. Pengertian maqam dalam tasawuf dengan cara: Tawbah (QS 24:31); Zuhud (QS 20:131); Faqir (QS 9:91); Rido; Sabar (QS 8:46); Syukur (QS: 4); Tawakal (QS 5:23 ); Zuhud (QS 20:131); Faqir (QS 9:91); Rido (Q.S. 57: 23); Sabar (QS 8:46); Syukur; Tawakal (QS 5:23); Tawbah (QS 24:31); Zuhud (QS 20:131); Faqir (QS 9:91); Muhasabah (QS 2:284); Mahabbah (QS 8:46); Khouf & raja) (QS 3: 185) Syauq (QS 22:54); Sukun (QS 13:28) Riyadhoh (QS 79:41); Tafakkur (QS 30:8); Tazkiytun nafs Dzikrulloh; Fana (QS 28: 88) (QS 7; 29) ; Wahdah (40;16) Referensi: Al-Quran dan hadist.

509

NAMA/KODE MATA KULIAH Bobot SKS Jurusan/Prodi/Jenjang Semester Materi Perkuliahan

: FILSAFAT UMUM : 2 sks : Tasawuf Psikoterapi/S1 : 2 (Dua) : Pengantar Filsafat Umum

Standar Kompetensi : Mata kuliah ini menjelaskan pemikiran filsafat secara reflektif, kritis rasional, sistematis baik secara lisan maupun tulisan. Memahami pengertian, wilayah kajian, objek Kajian dan tujuan pembelajaran mata kuliah Filsafat Umum. Materi: Pengantar Filsafat Umum: pengertian, wilayah kajian, objek kajian dan tujuan pembelajaran mata kuliah Filsafat Umum. Pandangan Islam tentang proses berfikir dalam aktifitas berfilsafat. Arti Penting berilmu dalam aktifitas berfikir dalam pengembangan masyarakat (muslim) Arti penting filsafat dan aktivitas berfikir dalam Pengembangan ilmupengetahuan Arti penting Agama dan aktivitas dan pengamalan dalam dunia profesi Arti penting Agama dan aktivitas dan pengamalan dalam dunia profesi Referensi: M. Hatta, Alam Pikiran Yunani, Tintamas, Jakarta. Harun Hadiwiyono, Sari Sejarah Filsafat Barat I, Kanisius, Yogyakarta, K. Bertens, Ringkasan Sejarah Filsafat, Kanisius, Yogyakarta. I.R. Poedjowiyatna, Pembimbing ke Arah Alam Filsafat, P.T. Pembangunan, Jakarta. Frederick Meyer, A History of Ancient and Philosophy, New York. Eduard Zeller, Outlines of the History of Greek Philosophy, New York. Yusuf Karam, Tarikh al Falsafah al Yunaniyah, Cairo, Mesir. Bertrand Russel, History of Western Philosophy. Hanafi, Filsafat Skolastik, Penerbitan Pustaka al-Husna, Jakarta. K. Bertens, Sejarah Filsafat Yunani, Kanisius, Yogyakarta. Ahmad Tafsir, Filsafat Umum, Remaja, Bandung. Nolan, Persoalan-Persoalan Filsafat, Bulan Bintang, Jakarta. 510

Harun Hadiwiyono, Sari Sejarah Filsafat Barat I dan II, Kanisius, Yogyakarta.

511

NAMA/ KODE MATA KULIAH : METODOLOGI STUDI ISLAM Bobot SKS : 3 sks Jurusan/Jenjang :Tasawuf Psikoterapi S1 Semester : Dua

Standar Kompetensi: Memiliki kecakapan dalam penguasaan dasar-dasar kaidah, paradigma, pendekatan dan metode dalam studi Islam serta mampu mengaplikasikannya dalam berbagai konteks. Materi: 1. Pengenalan MSI: Definisi, ruang lingkup kajian dan signifikansi pembelajaran mata kuliah MSI 2. Pengenalan tentang penelitian Agama 3. Berbagai jenis penelitian Agama 4. Kedudukan penelitian agama diantar penelitian sosial 5. Pengenalan tentang penelitian Agama 6. Berbagai jenis penelitian Agama 7. Kedudukan penelitian agama diantar penelitian sosial 8. Pengenalan tentang penelitian Agama 9. Berbagai jenis penelitian Agama 10. Kedudukan penelitian agama diantar penelitian sosial 11. Arti penting pertumbuhan pemikiran Islam 12. Sejarah dan perkembangan Tafsir, Fiqh, Kalam, Tasawuf, dan Filsafat 13. Studi tokoh dan metode dalam pemikiran Islam 14. Arti penting pertumbuhan pemikiran Islam 15. Arti penting sejarah dan perkembangan pranata Islam 16. Sejarah dan perkembangan pendidikan, politik, ekonomi dan peradilan Islam 17. aspek ritual Islam 18. Arti penting aspek ritual Islam seperti shalat, zakat, puasa, wakaf, dan peralatan ibadah 19. Perkembangan Islam di Asia Tenggara 20. Perkembangan Islam di Afrika 21. Perkembangan Islam di Barat 22. Identifikasi isu-isu kontemporer dalam persoalan keagamaan 23. Berbagai metode kontemporer dalam studi agama 24. Pengembangan paradigm dalam studi Islam kontemporer 25. Sejarah pertumbuhan studi Islam di Barat 512

26. Perkembangan studi Islam di Jerman, Belanda, Canada dan Amerika 27. Identifikasi tokoh, pemikiran dan metode studi Islam di Barat 28. Memahami materi perkuliahan Metodologi Studi Islam secara keseluruhan Referensi: 1. Mudzhar, Atho, Pendekatan Studi Islam; Teori dan Praktek, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1998. 2. Suprayogo, Imam & Tobroni. Metodologi Penelitian Sosial Agama, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2001. 3. Norma Permata, Ahmad (ed.). Metode Studi Agama, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2000. Approaches to Islam in Religious Studies, USA: The University of Arizona Press, 1985.

513

NAMA MATA KULIAH Bobot SKS/Waktu Jur/Prodi/Jenjang Semester/ Kelas

: THAREKAT DAN KONSEPSI SULUK I : 2 (dua) : Tasawuf Psikoterapi/S 1 : II/A

Deskripsi Mata Kuliah Mata kuliah ini, mengantarkan mahasiswa agar memilki kesadaran yang tinggi tentang pengertian, tujuan dan fungsi keberadaan tharekat, kemudian memahami apa yang terkandung di dalam ajaran harekat, serta mengerti apa yang dilakukan oleh seorang salik dalam menjalankan proses spiritualnya. Materi: 1. Pengertian Tharekat dan Konsep Suluk dan Tujuan dan Fungsi Tharekatdan dan 2. Dasar Tharekat menurut al-Quran dan Hadits 3. Sejarah Perkembangan Tharekat di Indonesia 4. Syariat, Tharekat, Hakekat dan Marifat 5. Nabi, Mursyid/Guru dan Wali 6. Talqin Dzikir dan Baiat Dzikir 7. Mujijat, Irhas, Karamat, Maumah, Istijraj 8. Zuhud, Konaah, Fakir dan Miskin 9. Khaof dan Raja, Pana dan Baqa 10. Iman, Islam dan Ihsan 11. Musyrik, Kufur, Sumber Data : 1. Sri Mulyati, Mengenal dan Memahami Tharekat-Tharekat Muktabarah di Indonesia,Fajar Interfratama Offset, Cet. III 2. Syeikh Yusuf Al-Taj Al-Makasari, Menyikap Intisari segala Rahasia,terj. Nabilah Lubis, Bandung, Mizan, 1996, Cet. I 3. Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani, Sirrul Asrar, terj. Zezen Zaenal Abidin Zayadi Bazul Asyab, 4. Jamaluddin Kafei, Tasawuf Kontemporer, Jakarta, Republikan, 2003, Cet. I 5. Amin Syukur, Tasawuf Kontektual Solusi Problem Manusia Moderen, Yogyakarta, Pustaka Pelajar, 2003, Cet. I 6. Abdul Qadir al-Jilani, Rahasia Sufi, terj. Dari kitab Sirr al-Asraar fi maa Yahtaj Ilayh al-Abraar, Yigyakarta, 2003, Cet. V

514

7.

Idrus Abdullah al-Kaf, Bisikan-bisikan Illahi: Pemikiran Sufistik Imam al-Hadad dalam Diwan ad Durr al-Manzhuun, Bandung, Pustaka Hidayah, 2003. Cet. I

515

SEMESTER IV

NAMA/KODE MATA KULIAH : PSIKOLOGI TASAWUF Waktu/1x pertemuan : 2x50 menit (100 menit) Jurusan/Prodi/Jenjang : Tasawuf Psikoterapi Bobot Sks : 2 sks Semester : IV Standar Kompetensi : Mengetahui dan memahami secara komprehensif konsep Dasar Psikologi Tasawuf

Materi: 1.Pengantar Psikologi Tasawuf, pengertian dan Objek kajian Psikologi Tasawuf 2. Studi Perbandingan antara Psikologi Tasawuf dengan Psikologi Tradisional 3. Empat Station Hati: Shadr Qalb Fuad Lubb 4. Tingkatan-tingkatan Nafs: Nafs Tirani (al-Nafs al-amarah) Nafs Penuh Penyesalan (al-Nafs al-lawwamah), Nafs yang Terilhami (al-nafs al-mulhimah), Nafs yang Tentram (al-nafs al-mutmainnah), Nafs yang Ridha (al-nafs radhiyah), Nafs yang diridhai (al-nafs al-mardiyah), Nfs Yang Suci/sempurna (al-nafs al-kamilah). 5. Meng-eksplorasi tingkatan-tingkatan Nafs telaah atas tujuh jiwa/ruh: Ruh Maddani (jiwa mineral) Ruh Nabati (tumbuh-tumbuhan) Ruh Hewani Ruh Nafsani Ruh Insani Ruh Sirr/khafi Ruh Sirr al-asrar/akhfa 6. Lanjutan dari materi Pembahasan tentang Klasifikasi Ruh/jiwa Hubungan antara ke tiga Konsep Dasar Psikologi Tasawuf 516

7. Resume Konsep Dasar Psikologi Tasawuf 8. Hubungan antara ke tiga Konsep Dasar Psikologi Tasawuf

517

MATA KULIAH SEMESTER SKS/ TH AJARAN JURUSAN/FAKULTAS

: KESEHATAN MENTAL : Genap/empat : 2 SKS / 2009-2010 : Tasawuf Psikoterapi/Ushuluddin

Deskripsi: Mata kuliah ini menjelaskan sejarah singkat Perkembangan kesehatan mental, pengertian, ruang lingkup, prinsip dan fungsi mental hygienedan lain-lain. Materi: 1. Sejarah Perkembangan Kesehatan Mental: 2. Era Pra Ilmiah, Era Ilmiah 3. Pengertian mental hygiene, ruang lingkup mental hygiene, prinsip-prinsip mental hygiene,fungsi mental hygiene 4. Pengertian kesehatan mental dan karakteristik mental yang sehat. 5. Keterkaitan penyesuaian diri dengan kesehatan mental, penyesuaian yang normal dan tidak normal. 6. Sisi gelap gaya hidup modern, dampak gaya hidup modern terhadap kesehatan mental anak dan remaja 7. Teori stress, stress pada setiap periode kehidupan, Gejala stress, faktor-faktor penyebab stress dan manajemen stress. 8. Fungsi agama dan pengaruh agama terhadap kesehatan mental 9. Tuntunan Islam untuk kesehatan mental, 10. Menggapai rasa tentram dengan dzikrullah 11. Model Mekanis 12. Model Dinamis 13. Model Humanistis 14. Kesehatan Mental dan harga diri 15. Kesehatan mental dan Ketenangan Hidup 16. Agama dan Kebutuhan Manusia 17. Peranan Pendidikan Agama bagi pembinaan Mental 18. Fungsi Iman bagi kehidupan manusia, 19. Makna Iman kepada Allah bagi ketentraman batin, Makna iman kepada taqdir Allah bagi keteguhan hati, 20. Pengaruh pendidikan keluarga terhadap kesehatan mental 21. Pola hidup sehat 22. Relativitas kesehatan jiwa, 23. Metodologi Penerapan kesehatan Jiwa, 518

24. Karakteristik, fenomena kesehatan jiwa dan metode praktis penerapan kesehatan jiwa menurut Ibnu Qayyim. 25. Perbedaan metode Ibnu Qayyim dengan pakar psikologi 26. Memahami wawasan yang lebih luas dalam konteks kesehatan mental dan hubungannya dengan tasawuf Referensi: 1. DR. H. Syamsu Yusuf, LN.M.Pd, Mental Hygiene, Pengembangan Kesehatan Mental dalam kajian Psikologi dan Agama:Pustaka Bani Quraisy Bandung 2. Abdul Aziz bin Abdullah Al- Ahmad, Kesehatan Mental, Pustaka Azzam 3. Prof. DR. Zakiah Darajat, Kesehatan Mental dalam Keluarga, Pustaka Antara 4. Zafar Afaq Ansari, Al-Quran Bicara tentang Jiwa, Arasy 5. Prof. DR. Zakiah Darajat, Ilmu Jiwa Agama, Pustaka Bintang 6. Prof. DR. Zakiah Darajat, Perawatan Jiwa untuk Anak-anak , Pustaka Bintang 7. Dr. Moh Sholeh, Imam Musbikin, Agama Sebagai Terapi, Pustaka Pelajar 8. Muslih Muhammad, Membangun Kesehatan Jiwa, Pustaka Hidayah 9. Dr. Hanna Djumhana Bastaman, Integrasu Psikologi dengan Islam, Pustaka Pelajar

519

NAMA Jurusan Bobot SKS Semester

: WACANA BAHASA ARAB II : Tasawuf & Psikoterapi : 2 SKS : IV

Standar Kompetensi : Memiliki pemahaman tentang urgensi memahami dan menerjemahkan Wacana Bahasa Arab Materi: Pengantar teoritis terjemah Fungsi Sintaksis BA BI Kategori kata Jenis kalimat MA Fungsi Sintaksis BA BI Kategori kata Jenis kalimat MA BI Komponen kalimat yang dapat dipersempit dan diperluas : - Huruf Jar; Huruf Atahf; Huruf taukid; Afal Al syuru .Komponen pola kata penghubung: - Harap Jawab; Harap Istisna; Haraf Jar ; Isi m Maushul Metode penerjemahan Problematika penerjemahan 1. Bina Malum ke Majhul 2.Majhul ke Malum 3. Mashdar ke Fiil 4.Jama ke Mufrod 3. Tranliterasi 4.Tanda Baca Jenis Jenis Kalimat 1. Itsbat 2.Nafyi 3. Takid 4.Istifham 5.Amr 6.Nahyi 7Aradh 8.Tahdidh 9.Tamanni 10.Taraji Kata tertentu: 520

Syai un, Kullama, Maan , Al ( tarif) 2.Pola tertentu: - Taukid lafzi Maul Muthlaq - Dhorof - Isim Tafdhil Pengenalan nana nama Koran Arab 2. Pengenalan rubrikasi Koran Arab 3. Tekhnik membaca Koran Arab Pengenalan nana nama Kamus Arab 2. Unsur-unsur penjelas entri kamus 3. Pencarian akar kata dalam kamus Arab. Referensi: Penerjemahan Arab Indonesia Dr Syihabudin, Modul Al Muqtahofat, Ust Badruzzaman Penerjemahan Arab Indonesia Dr Syihabudin, Modul Al Muqtahofat, Ust Badruzzaman -

521

SEMESTER VI

MATA KULIAH : METODE PENELITIAN Jurusan : Tasawuf Psikoterapi Bobot SKS : 3 SKS Semester : VI Kelas :A Waktu : 3 X 50 menit (150 menit). Standar Kompetensi Dengan mempelajari mata kuliah ini mahasiswa dapat memahami tentang arti penting penelitian ilmiah yang digunakan dalam berbagai konteks dan kebutuhan. Juga dapat menghantarkan mahasiswa mampu memahami dasar-dasar metodologi penelitian, serta mampu menerapkan metodologi penelitian tersebut dalam berbagai penelitian lapangan kehidupan terutama penelitian yang berhubungan dengan bidang ilmu yang digelutinya. Materi: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 522

Pengertian Penelitian dan Metode Ilmiah. Tujuan Dilakukannya Penelitian. Manfaat atau kegunaan Dilakukannya Penelitian. Pentingnnya Penelitian Untuk Bidang Keilmuan yang Digelutinya. Jenis penelitian dilihat dari tujuannya. Jenis penelitian dilihat dari bidangnya Jenis penelitian dilihat dari tempat dilaksanakannya Jenis karya ilmiah yang ada diperguruan tinggi Pengertian penelitian kuantitatif dan kualitatif. Perbedaan penelitian kuantitatif dan kualitatif. Karakteristik penelitian kualitatif dan kuantitatif. Contoh-contoh penelitian kualitatif dan kuantitatif. Wilayah penelitian bidang ilmu Agama Islam Karakteristik wilayah penelitian Tasawuf Psikoterapi. Latar Belakang Masalah. Perumusan Masalah. Tujuan Penelitian. Kegunaan penelitian. Tinjauan Pustaka Kerangka Pemikiran

21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37.

Hipotesis penelitian langkah-Langkah Penelitian Pengertian metode penelitian. Macam dan jenis metode dalam penelitian ilmiah. Kegunaan metode dalam penelitian ilmiah. Pengertian alat pengumpul data dalam penelitian. Macam dan jenis alat pengumpul data dalam penelitian ilmiah. Kegunaan alat pengumpul data dalam penelitian ilmiah. Pengertian pengolahan dan analisis data dalam penelitian. Macam dan jenis pengolahan dan analisis data dalam penelitian ilmiah. Cara pengolahan dan analisis data dalam penelitian ilmiah. Pengertian dan cara menentukan populasi. Pengertian dan cara atau teknik sampel serta ukuran sampel Pengertian tempat dan waktu penelitian Pengertian laporan penelitian. Cara membuat laporan penelitian. Model dan kerangka laporan penelitian

Referensi: Koentjaraningrat (ed),: Metode-Metode Penelitian Masyarakat Winarno Surakhmad:Pengantar Penelitian Ilmiah: Dasar, Metode dan Teknik Suharsimi Arikunto: Menejemen Penelitian. Sutrisno Hadi: Metode Research Jilid I dan II, Masri Singarimbun dan Sofyan Efendi: Metodologi Penelitian Survey

523

NAMA MATA KULIAH : PSIKOLOGI ABNORMAL II Bobot SKS : 2 SKS Semester : VI Standar kompetensi: 1. Setelah lulus mata kuliah ini, mahasiswa harus mampu: 2. Mengetahui klasifikasi gangguan psikosis dan gangguan pada anak & remaja serta gangguan lain yang belum diklasifikasikan 3. Mengetahui sebab-sebab dan etiologi gangguan psikosis dan gangguan pada anak & remaja serta gangguan lain yang belum diklasifikasikan 4. Mengenal prevensi, control dan terapi untuk gangguan psikosis dan gangguan pada anak & remaja serta gangguan lain yang belum diklasifikasikan Materi: 1. Memahami dan membedakan gejala-gejala tiap-tiap gangguan psikosis 2. Memahami gangguan schizophrenia 3. gangguan paranoid reaction 4. Memahami gangguan affective reaction & psikosis fungsional 5. Memahami gangguan kepribadian anti social 6. Memahami gangguan kepribadian sosiopatik 7. Memahami gangguan ADHD 8. Memahami gangguan conduct disorder 9. Memahami gangguan autism 10. Memahami gangguan conduct disorder 11. Memahami gangguan autism 12. Memahami gangguan hyperobesity & payhological gambling 13. Memahami gangguan ketergantungan obat-obatan dan alcohol 14. Memahami ajaran Islam tentang metode pengasuhan anak Sumber Buku: 1. Abnormal Psychology and Modern Life, Robert C. Carson & James N. Butcher, Harper Collins Publisher 2. Psikologi Abnormal, Gerald C. Davidson & John M. Neale & Ann M. Kring, Rajawali Press 3. Psikologi Dalam tinjauan Hadits Nabi, Dr.Muhammad Utsman Najati, Penerbit Mustaqiim, 2000

524

MATA KULIAH JURUSAN/PRODI SEMESTER SKS

: : : :

SUFI HEALING 1 TASAWUF PSIKOTERAPI VI 2 SKS

Deskripsi Mata Kuliah: Mata kuliah ini mengantarkan mahasiswa agar memiliki kesadaran pentingnya mempelajari dan mengetahui berbagai metode penyembuan dan pemeliharaan kesehatan lahir dan bathin secara sufistik (non medis) yang sudah dikembangkan sejak zaman Nabi Muhammad SAW sampai sekarang, serta diharapkan mampu mengaflikasikan dan mengembangkannya baik untuk kepentingan sendiri maupun orang lain. Standar Kompetensi: Memahami, mengaflikasikan dan mengembangkan berbagai metode penyembuhan dan pemeliharaan kesehatan lahir dan bathin dengan menggunakan pendekatan sufistik dalam kehidupan sehari-hari. Materi: Pengertian, ruang lingkup sufi healing dan manfaat terapi sufistik Pengertian, ruang lingkup sufi healing dan manfaat terapi sufistik Macam-macam terapi; medis, psikoterapi, alternatif, dan sufistik Metode terapi sufistik:1.Konsentraasi; 2.Meditasi; 3 Visualisasi; 4. Kesadaran indera; 5.Kesiagaan;6.Keseimbangan resonansi magnetis;7.Pernafasan Sadar; 9.Gerakan terapetik; 10. Nutrisi/ jamu-jamuan;Puasa; Do'a;Dzikir Model/Jurus terapi sufistik: Penyembuhan mental; Penyembuhan hipnotis; Penyembuhan Magnetis; Penyembuhan Spiritual, terapi sufistik Praktek metode terapi sufistik Referensi: Linda ORiordan, The Art of Sufi Healing; Syaikh Hakim Abu Abdillah Muinuddin Chisyti, The Book of Sufi Healing; Deepak Chopra, M.D. Quantum Healing: Exploring the Frontiers of Mind/BodyMedicine

525