Anda di halaman 1dari 2

http://www.scribd.com/doc/50479555/puisi-anak-sd 1.

Pena Hitam Ayam mencuat kokok di kala pagiSang mentari bangun meyejukkan hatiMembawa daku ingin mandiHasrat pun tak terbendungMembawa maksud untuk mengepungBerbagai ilmu yang menggunungKe sekolah daku berangkatTak lupa tas aku angkatPena hitam pun ikut mangkatDan kugoreskan dengan singkatDaku ingin dapat cepatTidak mau dengan lambatPena hitam mengubah nasibdengan makrifat. 2. Sepak bola Begitu senang aku bermainhingga waktu sampai aku lupakanBerlari, menyerang, menyerbu lawanmembawa bola lari masuk ke gawangOh, sepak bola siapa geranganengkau menciptaKeberadaanmu membawa anginsegar duniaSemangat didalammumembawakan kobaran geloraOh, sepak bola apa dikata engkau tiadadunia sepi!, sunyi !, suram !bak kota mati yang ditinggal pergi 3. Sajak Untuk Tidur Hai kawan waktu sudah beranjak malamAyo kita tidur, mata sudah mulai sayuSang mata sudah berbisik berkatapejamkan aku, aku mau tidur teman !Bersiaplah untuk berlomba esok hari Pak guru sudah menantiIlmu baru pun akan di dapatiSelamat tidur kawan, pejam, pejamlahsang mata.Besok kita akan bertempur 4 . Sepertiga Akhir Malam Kubuka pintu depan rumahKusaksikan langit begitu berkilauanDihiasi gugusan bintangHati pun nampak senangSungguh udara dan pikiran begitu lengangDi sepertiga akhir malamKulawan dan kukalahkan udaradinginAir wudlu pun menembusmembasahi kulitkuDalam sujudku kupanjatan doakehadiratMuJadikanlah bangsa ini,Bangsa yang aman ,tenteramdan sejahteraBangsa yang menghidupkanakhir sepertiga malam itu 5. Taman Surga Saat tatapan mata memandang lepasWujud ciptaanNya di duniaBerdegup hati ini berkata,Sungguh mempesona tak ada duanyaKu bayangkan dan kuresapi siapageranganMembuat sama sedemikian rupaHati semakin berdegup serayamenangisteringat dan terngiang, seperti apataman surga beradaMeratap dan menangis kembali hati iniMengingat janji TuhanHanyalah mereka manusia pilihanYang jauh dari perbuatan nista danangkara murka Yang akan menjadikan mereka penghunitaman surgakekal selamanyaOh, Tuhan walau seribu jalanberlikuBerikanlah petunjukMu padalangkah kaki iniAgar hambaMu termasuk ke dalamgolongannya 6 . Mentari

Hai mentari pagiHari ini kau datang tampak cerah sekaliEngkau datang tiap hariUntuk sumber energi pribumiSemua orang berlari pagiUntuk menyehatkan diriTanpa kau, hai mentariDi seluruh bumi iniAkan mati tiada lagi 7. Pengemis-Pengemis Kecil Ditengah persimpangan warna warniDi banyak kerumunan besi berasapTersaksikan tangan tangan kecilmenengadahMeminta belas kasihan pada sang rajajalananBertalu talu berada di bawahmentariMenahan hausnya rintihan hatiMengharap ada yang memberiTak pernah lusuh walau dilakukansetiap hariSungguh, membenakan hati dirimu ituterlukiskanNamun siapa gerangan bisa berbuatTukmembalikkan telapak tangantentang keberadaanmu itu berada 8. Indah Nian Desaku Kulihat sawah membentangWarna hijau bagai permata alam Yang akan menjadikan mereka penghunitaman surgakekal selamanyaOh, Tuhan walau seribu jalanberlikuBerikanlah petunjukMu padalangkah kaki iniAgar hambaMu termasuk ke dalamgolongannya 6 . Mentari Hai mentari pagiHari ini kau datang tampak cerah sekaliEngkau datang tiap hariUntuk sumber energi pribumiSemua orang berlari pagiUntuk menyehatkan diriTanpa kau, hai mentariDi seluruh bumi iniAkan mati tiada lagi 7. Pengemis-Pengemis Kecil Ditengah persimpangan warna warniDi banyak kerumunan besi berasapTersaksikan tangan tangan kecilmenengadahMeminta belas kasihan pada sang rajajalananBertalu talu berada di bawahmentariMenahan hausnya rintihan hatiMengharap ada yang memberiTak pernah lusuh walau dilakukansetiap hariSungguh, membenakan hati dirimu ituterlukiskanNamun siapa gerangan bisa berbuatTukmembalikkan telapak tangantentang keberadaanmu itu berada 8. Indah Nian Desaku Kulihat sawah membentangWarna hijau bagai permata alam http://blog.pli-it.com/2012/02/kumpulan-puisi-anak-sd-5.html