Anda di halaman 1dari 13

SIALOGRAFI

Bulfendri Doni Harpindo Yusa

Definisi
Sialografi dapat didefinisikan sebagai gambaran radiograf glandula saliva dengan menambahkan media kontras yang radiopak ke dalam sistem duktal pada glandula tersebut (Whaites, 2003). Sialografi merupakan suatu teknik radiografi yang menghasilkan gambaran radiograf yang paling jelas bagi sistem duktal glandula saliva (White and Pharoah, 2004).

Indikasi Pemeriksaan
Untuk mengetahui keberadaan dan posisi calculi atau sumbatan apapun radiodensitasnya, baik radiolusen maupun radiopak. Untuk menilai sejauh mana kerusakan saluran dan glandula saliva yang bersifat sekunder menuju obstruktif. Untuk mengetahui kerusakan glandula yang telah terjadi dan penilaian kasar pada kasus xerostomia. Untuk mengetahui lokasi, ukuran, dan penyebab pembengkakan atau adanya suatu massa. Poin indikasi ini sebenarnya mengalami banyak kontroversi karena ada pendapat bahwa ada perangkat diagnose yang lebih baik daripada sialografi. (Whaites, 2003)

Kontra Indikasi Pemeriksaan


Infeksi akut Sensitivitas pasien pada bahan yang mengandung iodin (White and Pharoah, 2004) Ketika pada pemeriksaan radiograf rutin (bukan sialograf) terlihat gambaran calculi dekat dengan pembukaan duktus, maka injeksi bahan kontras akan mendorong calculi tersebut kembali ke duktus utama yang kemungkinan lebih sulit dijangkau. (Whaites, 2003) Kontra indikasi di atas dapat ditanggulangi segera dengan thyroid function test (White and Pharoah, 2004).

Macam-macam Radiografi
Macam-macam pemeriksaan radiograf pada glandula saliva: Plain radiographic examination Sialografi konvensional Sialografi intervensional Computed tomography (CT) Radioisotope imaging Flow rate studies Ultrasound Magnetic Resonance (MR)

Sialografi Konvensional
Prinsip Sialografi Konvensional adalah terdiri dari 3 fase prosedur, yaitu fase preoperatif, pengisian, dan pengosongan. Masing-masing fase dilakukan pengambilan radiograf menggunakan media kontras. Operator harus memiliki pengetahuan yang detail mengenai gambaran normal dan patologis dari glandula saliva (Whaites, 2003).

Tipe media kontras untuk sialografi adalah all iodine-based, yakni semua yang berbasis iodin. Klasifikasinya antara lain: 1. Ionic aqueous solution, terdiri dari: Diatrizoate (urografin)
Metrizoate (triosil)

2. 3.

Non ionic aqueous solution, terdiri dari: Iohexol (omnipaque) Oil based solution, terdiri dari: Iodized oil contohnya: lipiodol Water insoluble organic iodin compounds contohnya: pantopaque. (Whaites, 2003)

Media kontras adalah Lipiodol Lipiodol merupakan lipid based contrast medium, dimana lipiodol memberikan gambaran yang bagus, jelas dan detail dari glandula salivarius Lipodol mengandung visksiotas dan konsentrasi iodin yang tinggi. Namun disamping kelebihanya tersebut, lipodol juga mempunyai kekurangan yakni lipiodol dapat meninggalkan sisa di glandula salivarius yang lama kelamaan bisa menyebabkan iritasi dan teresorbsi dalam waktu yang lama yakni sekitar 70 bulan Lipiodol intoleran terhadap pasien penderita Sjogrens syndrome

Efek dari pengisian lipiodol yang meninggalkan sisa di glandula salivarius akibat overfilling anatara lain: dapat menyebabkan kerusakan dari jaringan parenkima, inflamasi kronik, dan lipogranuloma Banyak para ahli yang tidak merekomendasikan pemakaian lipiodol sebagai media kontras sekalipun lipiodol memberikan gambaran yang bagus dan detail Saat ini para ahli lebih merekomendasikan pemakaian dari water based contrast medium, karena lebih toleran terhadap tubuh manusia dan dengan cepat teresorbsi di jaringan.(Ozdemir, et.all, 2004)

Magnetic Resonance (MR) Sialografi


Pengertian MR Sialografi Magnetic resonance imaging merupakan suatu teknik pencitraan gambaran radiografi dengan menggunakan radiasi nonpengion dari radiofrekuensi yang diperoleh dari spektrum elektromagnetik (White and Pharoah, 2004).

Prinsip Penggunaan MR Sialografi


Prinsip dari MR adalah pasien ditempatkan ke dalam sebuah magnet besar yang mana yang akan menginduksi medan magnet yang relative kuat dari luar. Menyebabkan energi dihasilkan dari tubuh kemudian terdeteksi, dan digunakan untuk mengkonstruksi gambaran MR pada komputer Sensitivitas kontras yang tinggi dari MR ditentukan oleh perbedaan jaringan dan ada atau tidaknya paparan radiasi nonpengion tersebut (White and Pharoah, 2004).

Indikasi, Keuntungan, dan Kerugian MR Sialografi


Indikasi : 1. Pembengkakan atau benjolan yang mempunyai ciri-ciri tersendiri baik intrinsik dan ekstrinsik ke kelenjar ludah 2. Pembengkakan umum, contohnya Sjogrens Syndrome. Keuntungan : 1. Radiasi pengion tidak digunakan. 2. Memberikan detail jaringan lunak yang sangat baik dan memungkinkan diferensiasi yang lebih mudah antara normal dan abnormal. 3. Memberikan gambaran lokalisasi akurat dan mungkin dapat digunakan untuk membedakan tumor jinak dari tumor ganas. 4. Dapat mengidentifikasi nervus facialis. 5. Gambaran dapat tersedia dari berbagai bidang. 6. Co-localization possible dengan scan PET. 7. MR sialografi dapat dilakukan bersama dengan MR spectroscopy. 8. Cairan pada saluran dan kelenjar saliva dapat tervisualisasi dengan MR sialografi tanpa menggunakan contrast agent. 9. MR spectroscopy dapat dilakukan untuk membedakan perbedaan jaringan berdasarkan kandungan kimiawinya.

Kerugian: 1. Tidak memberikan informasi mengenai fungsi glandula saliva. 2. Informasi yang terbatas mengenai jaringan keras sekitar.(Whaites, 2003)