Anda di halaman 1dari 5

KARYA TULIS "KEPEDULIAN KESELAMATAN JALAN" ABSTRAKSI Kecelakaan lalu lintas merupakan masalah yang memerlukan tindakan lanjut

dari berbagai pihak. Kecelakaan ini dapat diakibatkan oleh kelalaian pengguna jalan, ketidaktegasan penegak hukum dengan peraturan-peraturan yang ada, ketidaklayakan sarana transportasi yang berupa kendaraan maupun dari segi kualitas jalan yang tersedia. Peristiwa tersebut bukan masalah sepele karena dapat berakibat fatal mulai dari kerugian dalam materil serta kehilangan nyawa. Kecelakaan lalu lintas jalan dapat kita cegah dengan usaha dari pemerintah misalnya penyuluhan di sekolah menengah atas dan universitas, pemberian pelajaran keselamatan jalan sejak dini, optimalisasi kedisplinan dalam penegakan hukum di lapangan, dll. Sedangkan usaha-usaha yang dapat dilakukan oleh masyarakat umum contohnya, mematuhi aturan yang berlaku, memfasilitasi diri sendiri dan kendaraan dengan perlengkapan yang memadai dan bekerjasama dengan aparat dalam pengawasan keselamatan di jalan. Oleh karena itu, seluruh warga harus bahumembahu dalam mewujudkan keselamatan lalu lintas jalan.

BAB I Pendahuluan .! "atar #elakang Pertumbuhan laju sosial di berbagai daerah selalu meningkat. $al ini dibuktikan dengan bertambahnya populasi penduduk, kepadatan infrastruktur dan fasilitas, pesatnya kemajuan layanan umum, serta keramaian dalam bidang transportasi. Setiap pertumbuhan tersebut menghasilkan perubahan dalam sendi-sendi masyarakat, khususnya berupa masalah sosial%lingkungan. &asalah sosial yang harus menjadi

perhatian orang banyak salah satunya adalah masalah di bidang transportasi yang notabene memiliki kemungkinan penyimpangan tertingggi karena begitu banyaknya pengguna transportasi dan prasarana 'kendaraan( serta sarananya yang sering kali kurang dipedulikan oleh para warga. Perkembangan fasilitas jalan tak sejalan dengan peningkatan jumlah pengguna jalan sehingga keduanya berbanding terbalik. Keadaan ini dapat menimbulkan akibat yang baik, misalnya semakin ramai laju produktivitas masyarakat maupun yang buruk khususnya kecelakaan. Kecelakaan lalu lintas jalan semakin meningkat dari tahun ke tahun. Keadaan ini amat disayangkan karena selalu menimbulkan kerugian materil dan bahkan korban jiwa. Keselamatan dalam lalu lintas harus diutamakan oleh pemerintah dan masyarakat demi mencegah meningkatnya kecelakaan lalu lintas. .) *umusan &asalah .).! #agaimana permasalahan dan penyebab kecelakaan lalu lintas di ndonesia+ .).) ,pa kiat-kiat yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengurangi kecelakaan di jalan+ .- .ujuan Penulisan &eningkatkan kepedulian masyarakat ndonesia terhadap kondisi keselamatan jalan dan memberikan masukan untuk meningkatkan kualitas keselamatan jalan. ./ *uang "ingkup ./.! &enjelaskan penyebab dan masalah kecelakaan lalu lintas di ndonesia ./.) &enjelaskan upaya peningkatan keselamatan jalan

BAB II PEMBAHASAN Peningkatan jumlah kecelakaan lalu lintas tidak dapat dianggap remeh. #ahkan, kecelakaan dinobatkan sebagai pembunuh nomor tiga di ndonesia dengan rata-rata -0.000 kecelakaan setiap tahunnya. 1ata Kecelakaan 2 .ahun Kepolisian *epublik ndonesia
No % 2 Jenis Ke&ela'aan Kenda(aan )e(li*a) Menin,,al Dunia Lu'a Be(a) Lu'a Rin,an To)al Ko(*an Ke(u,ian .Mil/a(0 200 3!,4))5,)/2 !4,!!2 -2,53! 2!,-!6 !0-,-)2!.24 200! 56,0)0 60,-05 !2,64) --,)5) 2),-!0 !0!,-2/ 5!.52 Tahun 200" /5,205 5/,030 !4,2/5 )0,!50 /2,540 5),255 !0-.)3 200# 23,!4/ !-0,04)7 )0,!!5 )-,//0 22,66) 33,--0 !)-.0! 200$ 26,6)4 )0/,2-/7 !5,)02 )!,)53 25,-0/ 36,635 !25.44

Sumber8 Polri dan '78Prediksi( 9enomena kecelakaan ini disebabkan oleh pengguna jalan, pengawasan keselamatan jalan maupun kualitas jalan itu sendiri. 9aktor yang paling dominan dari ketiga penyebab tersebut adalah perilaku pengguna jalan 'pengendara(. Kebanyakan dari pengguna jalan kurang peduli terhadap keselamatannya. $al ini terbukti dengan masih banyak pengendara yang tidak mematuhi peraturan, contohnya mengemudikan kendaraan dalam keadaan mengantuk atau amat lelah sehingga kurang berkonsentrasi dalam mengemudi, mengemudi dalam keadaan mabuk setelah menggak minuman keras ataupun memakai narkoba, memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi yang melebihi batas rambu lalu lintas, pengemudi tidak memperhatikan kondisi kendaraannya karena pecah ban dan kelaikan kendaraan sangat mempengaruhi keselamatan dalam berkendara, serta tetap saja ada pengemudi yang kurang terampil dalam berkendara, sifat emosional di jalan, dan sering kali pengendara yang

ugal-ugalan tidak memelihara jalur dan jarak aman antar kendaraan. 1i sisi lain, kecelakaan yang terjadi di ndonesia disebabkan juga oleh kualitas jalan. nfrastruktur transportasi darat ini dijumpai dengan kondisi yang mengecewakan karena banyak jalan yang rusak dan berlubang bahakan lubangnya hingga membentuk genangan air saat musim hujan dan bertambah parah setiap kali turun hujan. Selain itu, jika kita melihat jalur transportasi lingkar luar :akarta dan daerah-daerah yang berbukitbukit seperti di pelosok :awa, Sumatra, dll, kita akan menjumpai penerangan jalan yang kurang. Padahal, jalan di daerah-daerah tidak sedatar di ibukota, berstruktur naik-turun dan berkelok-kelok, maka dari itu hal ini dapat mengakibatkan korban pada kecelakaan yang biasanya terjadi karena menyalip di tikungan. .erlebih lagi pada jalan yang berada di pinggir tebing%jurang yang pembatas jalannya berkondisi kurang kokoh bahkan ada beberapa jalan di daerah pedalaman yang tidak memiliki pembatas jalan di bibir jurang. $al ini yang sering menyebabkan kecelakaan pada kendaraan hingga masuk ke jurang karena pembatas jalan yang berguna untuk menahannya tidak kokoh%kuat ataupun tidak tersedia. 1i lain pihak, Polri memiliki andil dalam fenomena kecelakaan ini karena Polri yang bertugas melakukan pengawasan serta penegakkan hukum di jalan. .elah menjadi rahasia umum bahawa di jalan juga bisa terjadi korupsi dan nepotisme. Penegakkan hukum yang tidak tegas yang telah menyebabkan kedua tindakan menyimpang tersebut sehingga pelanggar peraturan lalu lintas di jalan sulit dikendalikan. Pada dasarnya, keselamatan jalan bukan hanya menjadi kepedulian pemerintah namun juga bagi masyarakat pengguna jalan. Keselamatan jalan dapat dibangun dengan melaksanakan rencana aksi yang dilakukan oleh Polri dengan cara mengoptimalkan program yang sudah ada seperti kampanye keselamatan lalu lintas, sosialisasi masalah lalu lintas di sekolah dan universitas, pemberian materi keselamatan sejak dini di lembaga pendidikan kanak-kanak, dan kooperatif dengan lembaga sekolah mengemudi. 1i samping itu

pemerintah harus cepat tanggap dalam menangani masalah infrastuktur serta Polri juga harus sangat tegas dalam menegakkan hukum di jalan. &asyarakat juga dituntut berpartisipasi dalam program ini dengan peduli terhadap keselamatannya, mematuhi peraturan yang ada, memfasilitasi diri dengan keterampilan mengemudi dan kendaraan yang layak serta bekerjasama dengan polisi dalam pengawasan keselamatan lalu lintas jalan. BAB III PENUTUP Kesimpulan 9aktor terjadinya kecelakaan jalan adalah ketidakpatuhan pengendara, buruknya infrastruktur, dan ketidaktegasan pemerintah. Keselamatan lalu lintas jalan dapat dibangun jika terjadi koneksi positif antara masyarakat umum serta Polri. &engoptimalkan kinerja pengawasan, penegakkan kedisiplinan dalam mematuhi peraturan, serta mengembangkan kepedulian terhadap keselamatan adalah kiat-kiat yang harus dlaksanakan demi tercapainya tujuan untuk meminimalisasikan jumlah kecelakaan dan korban-korbannya dan demi meningkatkan keselamatan di jalan. Saran Penulis menyarankan dan memotivasi seluruh warga ndonesia untuk peduli terhadap keselamatannya sendiri dengan mematuhi seluruh peraturan karena kesadaran itu harus timbul dari diri sendiri dahulu sehingga nantinya seluruh pengguna jalan bisa memanfaatkan fasilitas jalan dengan sebaik-baiknya, jauh dari kecelakaan. Penulis juga menyarankan kepada Polri agar sangat tegas dalam menegakkan disiplin di jalan karena menurut pengamatan penulis banyak terjadi ketidaksinambungan antara peraturan, praktik, dan evaluasi di lapangan.