Anda di halaman 1dari 21

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Sejarah (Inggris, soda; Latin, sodanum, obat sakit kepala). Sebelum Davy berhasil mengisolasi unsur ini dengan cara elektrolisis soda kaustik, natrium (unsur ini disebut sodium dalam bahasa Inggris), telah dikenal dalam berbagai suatu senyawa. Sumber atrium banyak ditemukan di bintang!bintang. "aris D pada spektrum matahari sangat jelas. atrium juga merupakan elemen terbanyak keempat di bumi, terkandung sebanyak #.$% di kerak bumi. &nsur ini merupakan unsur terbanyak dalam grup logam alkali. 'aman sekarang ini, sodium dibuat secara komersil melalui elektrolisis (usi basah natrium klorida. )etoda ini lebih murah ketimbang mengelektrolisis natrium hidroksida, seperti yang pernah digunakan beberapa tahun lalu. Sifat-sifat atrium, seperti unsur radioakti( lainnya, tidak pernah ditemukan tersendiri di alam. atrium adalah logam keperak!perakan yang lembut dan mengapung di atas air. *ergantung pada jumlah oksida dan logam yang terkekspos pada air, natrium dapat terbakar secara spontanitas. +a,imnya unsur ini tidak terbakar pada suhu dibawah --. derajat /elcius. Kegunaan +ogam natrium sangat penting dalam (abrikasi senyawa ester dan dalam persiapan senyawa!senyawa organik. +ogam ini dapat di gunakan untuk memperbaiki struktur beberapa campuran logam, dan untuk memurnikan -

logam cair./ampuran logam natrium dan kalium, a0, juga merupakan agen heat transfer (trans(usi panas) yang penting. Senyawa-senyawa Senyawa yang paling banyak ditemukan adalah natrium klorida (garam dapur), tapi juga terkandung di dalam mineral!mineral lainnya seperti soda niter, amphibole, zeolite, dsb. Senyawa natrium juga penting untuk industri!industri kertas, kaca, sabun, tekstil, minyak, kimia dan logam. Sabun biasanya merupakan garam natrium yang mengandung asam lemak tertentu. 1entingnya garam sebagai nutrisi bagi binatang telah diketahui sejak ,aman purbakala.Di antara banyak senyawa!senyawa natrium yang memiliki kepentingan industrial adalah garam dapur ( a/l), soda abu ( a#/23), baking soda ( a4/23), caustic soda ( a24), Chile salpeter( a 23), di! dan tri!natrium (os(at, natrium tiosul(at (hypo, a#S#23 . .4#5) and bora6 ( a#7829. -54#2). B RU!USAN !ASALAH :gar mengarah pada tujuan yang hendak dicapai, maka kami tulis rumusan masalah sebagai berikut; -. Sejarah perkembangan atrium 0arbonat dan atrium 7ikarbonat < #. 'elaskan deskripsi atrium 0arbonat dan atrium 7ikarbonat < 3. 'elaskan proses pembuatan atrium 0arbonat dan atrium 7ikarbonat < 8. Sebutkan kegunaan dari atrium 0arbonat dan atrium 7ikarbonat < " TU#UAN -. )engetahui tentang Sejarah perkembangan atrium 7ikarbonat #. )engetahui deskripsi atrium 0arbonat dan atrium 7ikarbonat 3. )engetahui proses pembuatan atrium 0arbonat dan atrium 7ikarbonat 8. )engetahui kegunaan atrium 0arbonat dan natrium 7ikarbonat atrium 0arbonat dan

D !AN$AAT -. )enambah pengetahuan dan wawasan lebih dalam tentang atrium 0arbonat dan atrium 7ikarbonat #. :gar bisa mengembangkan teknologi dalam alat industri kimia.

BAB % PENDAHULUAN
A. NATRIUM KARBONAT

atrium karbonat merupakan komoditas kimia yang sekitar 9.% produksi dunia adalah abu sintetis yang dibuat dari atrium klorida melalui 1roses Solvay atau proses yang sejenis, sisanya yang #.% di produksi dari atrium karbonat alami. Dalam dunia perdagangan, atrium karbonat banyak diman(aatkan untuk industri kaca, obat = obatan, bahan makanan water treatment, deterjen, industri pulp dan kertas, indistri tekstil dan lain = lain (0irk and 2thmer, ->9>). Sodium carbonat ( a#/23) juga merupakan bahan lunak yang larut dalam air dingin dan kelarutan dalam air kira!kira 35% berat larutan, dalam industri kimia di kenal dengan ?soda ash@. Di negara eropa dan beberapa kota distrik di &S: istilah soda mengacu pada decahidrat ( a #/23-54#2) dan monohidrat ( a#/234#2) yang digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, tapi komoditi decahidrat ( a#/23-54#2) dan monohidrat ( a#/234#2) jumlahnya relati( kecil di bandingkan dengan bentuk anhidrat. :dapun si(at (isis dan si(at kimia dari atrium karbonat adalah sebagai berikut; -. 7erat molekul nya sebesar -5$ gAmol #. 7entuk atrium karbonat adalah 0ristal dan bersi(at higroskopis

3. natrium karbonat berwarna 1utih 8. *itik lebur nya sebesar 9,- gA-55 g 4#2 .. Densitas pada #5o/ sebesar #,.33 gAml $. 0apasitas panas, (B.o/ ) sebesar #$,8- calA gmol o/

0ebutuhan atrium karbonat di Indonesia diperkirakan akan mengalami peningkatan setiap tahun. &ntuk memenuhi kebutuhan akan atrium karbonat sampai saat ini harus melalui impor dari luar negeri. 7erdasarkan data dari 7iro 1usat Statistik, maka Impor atrium karbonat dari tahun ->>>!#55# sebagai berikut ;

Tabe& I % Data Im'(r Natrium Karb(nat ) t(n*ta+un ,


No 1 2 3 4 5 Tahun 1999 2000 2001 2002 2003 2004 ! " 2005 200 Impor (ton/tahun) 542.209,888 617.420,535 647.685,327 698.851,945 559.133,887 738.287,849 776.529,440 566.593,000 (Sumber: Biro Pusat Statistik,1998-2006)

#am$ar 1.1. R%&r%'( )(n(%r K%$utuhan Natr(um Kar$onat In*on%'(a

Dalam dunia perdagangan, atrium karbonat banyak diman(aatkan untuk; a. Dalam bidang industri kaca b. Dipakai untuk obat = obatan c. Dipakai dalam bahan makanan d. Digunakan sebagai deterjen, water treatment e. Dalam bidang industri pulp dan kertas .

(. Dalam bidang indistri tekstil

B. NATRIUM BIKARBONAt

BAB 11 +,-KRI.-I .RO-,-

A.NATRIUM KARBONAT

A.1. Bahan Ba/u

atrium karbonat di buat dari bahan!bahan sebagai berikut; :. :mmonia :dapun Si(at Cisika dari ammonia adalah sebagai berikut ( 0irk and 2thmer, ->9>) ; D Eumus molekul ; 43 D 7erat )olekul ; -9,535. grAmol D *itik didih, - atm ; ! 33,85/ D *itik lebur, - atm ; ! 99,95/ D *ekanan kritis ; -$.9 psi D *emperatur kritis ; -335/ D Fnergi bebas "ibbs (#.G/) ; !-$85- kjAmol D 0apasitas panas (#.G/) ; -,#B$9 calAmol 5 / D 0elarutan, 55 / ; B>,> grA -55 gr 4#2 D 0elarutan, B$5 / ; 9,8 grA -55 gr 4#2 D Densitas, - atm ; 5,995B grA ml D 1anas spesi(ik, -.5 / ; -,3-5 calAmol

:dapun si(at kimia dari ammonia adalah sebagai berikut( 0irk and 2thmer, ->9>) ; D 1ada suhu tinggi bila dioksidasi dengan 0)n28 menghasilkan nitrogen dan air ; # 43 H # 0)n28 I # 024 H # )n2# H # 4#2 H # D Demikian juga oksidasi oleh klorin ; B 43 H 3 /l# I # H $ 48/l

D Dengan katalis 1t!Ehodium dioksidasi menjadi nitrogen oksida dan air untuk menghasilkan asam nitrat dengan reaksi sebagai berikut ; 8 43 H . 23 I 8 2 H $ 4#2 # 2 H 2# I # 2# 3 2# H # 4#2 I # 4 23 H 2

7. "aram

si(at (isis dari garam adalah sebagai berikut (0irk and 2thmer, ->9>) ; D Eumus molekul ; a/l D 7erat molekul ; .B,8. grAmol D *itik lebur, - atm ; B55,85 / D *itik didih, - atm ; -8-35 / D Densitas ; -,-3 grAml D Fnergi bebas "ibbs (#.G/) ; !#5-.3#5 kjAmol D 0apasitas panas (#.G/) ; -,B5$3 calAmol 5 / D 0elarutan, 55/ ; 3.,9 grA -55 gr 4#2 D 0elarutan, -555/ ; 3>,B grA -55 gr 4#2 D *ekanan uap, - atm ; -8$.5 / D 1anas penguapan, - atm ; 85.B-5 calAmol

:dapun si(at kimia dari "aram adalah sebagai berikut Si(at 0imia ( 0irk and 2thmer, ->9>) ; D Dengan perak nitrat membentuk endapan perak klorida a/l H :g 23 I a 23 H :g/l D Dengan timbal asetat membentuk endapan putih timbal klorida B

a/l H 1b:c I a:c H 1b/l#

/.7atu 0apur :dapun Si(at (isika dari batu kapur adalah sebagai berikut (0irk and 2thmer, ->9>); D Eumus molekul ; /a/23 D 7erat )olekul ; -55,5> grAmol D *itik lebur, - atm ; #.955 / D *itik didih, - atm ; #B.55 / D Densitas, - atm ; #,9-- grAml D Fnergi bebas "ibbs (#.G/) ; !-.-#>.555 kjAmol D 0apasitas panas (#.G/) ; !.,B>$ calAmol5 / D 0elarutan , #.5/ ; 5,55-8 grA -55 gr 4#2 D 0elarutan , -555 / ; 5,55# grA -55 gr 4#2 D 1anas penguapan, - atm ; -#.955 calAmol D &kuran ; 35 mesh

:dapun si(at kimia dari batu kapur adalah sebagai berikut (0irk and 2thmer, ->9>); D :sam klorida encer terjadi penguraian dengan berbuih karena karbon dioksida dilepaskan /23 JH # 4H I /2# H 4#2 D Dengan larutan barium klorida terbentuk endapan putih barium karbonat /23J H 7aH# I 7a/23 >

A - Pr(ses Pembuatan

1roses pembuatan atrium karbonat ada dua macam yaitu secara sintetik dan alami. Secara sintetik terdiri atas proses +e 7lanc dan Solvay sedangkan secara alami disebut sebagai proses atural. :dapun penjelasan mengenai proses pembuatan atrium karbonat sebagai berikut ;

:.1roses +e 7lanc -5

1roses ini didasarkan atas pemanggangan salt cake (kerak garam) dengan karbon dan gamping di dalam tanur putar dan sesudah itu mengeraskan hasilnya dengan air. 1roduk kasar dari reaksi ini disebut black ash (abu hitam). 1engerasan dilakukan pada waktu dingin, pada pengerasan ini berlangsung hidrolisis sebagian sul(ida. Ini kemudian diubah lagi menjadi karbonat melalui pengolahan dengan gas yang mengandung karbon dioksida yang berasal dari tanur abu hitam. +arutan natrium karbonat yang dihasilkan, dipekatkan sehingga menghasilkan atrium karbonat yang kemudian dikeringkan atau dikalsinasi. ( :ustin, ->>$).

Eeaksi yang terjadi dalam proses ini adalah()c ! 0etta,->9B); # a/l(s) H 4#S28(l) a4S28(s) H #4/+(g)

a#S28(s) H 8 /(s) a#S(s) H 8 /2(g)

a#S(s) H /a/23 (s) a#/23 (s) H /aS(s)

Sodium karbonat dapat di pisahkan dengan air dari black ash dan di 0austisasi dengan kapur mentah, cara ini digunakan untuk mengembalikan sul(ur dari kalsium sul(ida. 1roses +eblanc masih di gunakan di Inggris dan benua Fropa selama perang dunia pertama, tetapi jumlahnya terus berkurang selama perang dunia kedua. 1ada saat ini proses +eblanc sudah tidak dilakukan lagi karena beberapa kelemahan diantaranya ; -. konsumsi energi yang sangat besar pada saat pelelehan. --

#. membutuhkan tenaga kerja yang intensi( karena prosesnya merupakan proses batch yang memerlukan banyak tahap. 3. menimbulkan dampak lingkungan. 0arena alasan!alasan di atas tersebut maka pada tahun -BB5 proses ini tergeser oleh proses yang lebih bersih dan lebih e(isien yaitu proses soda ammonia (proses solvay).

7. 1roses Solvay (proses soda ammonia) Frnest solvay pada tahun -B$- mulai mengembangkan proses soda ammonia. 1ada mulanya proses ini mengalami kesulitan besar dalam bersaing dengan proses +eblanc yang lebih tua dan lebih mapan, namun dalam beberapa tahun saja proses solvay berhasil menurunkan harga soda ash sebanyak sepertiganya. 1ada tahun ->-. proses soda ammonia akhirnya berhasil menggantikan proses +eblanc. 1roses solvay pertama kali di perkenalkan di Fropa pada tahun -B$$ di /ouillt di dekat /harleroi 7elgia. 1abrik ini telah memproduksi -,. ton per hari pada tahun -B$$ dan pada tahun -B9# meningkat jadi -5 ton per hari 1enggunaan proses solvay di industri semakin berkembang, di Fropa misalnya dibangun pabrik Dombasle di dekat ancy 1erancis dan di :merika di bangun pabrik stracause di ew Kork. 7ahan baku proses solvay adalah garam, batu gamping, dan kokas atau gas bumi dan menggunakan ammonia sebagai reagen siklus. 0eberhasilan proses ini bergantung pada kenyataan bahwa ammonia, karbon dioksida dan air, dalam perbandingan yang tepat bereaksi membentuk natrium bikarbonat. :mmonium bikarbonat bereaksi dengan natrium klorida membentuk natrium bikarbonat yang relativ tidak larut dalam larutan yang digunakan oleh, karena itu dapat di saring keluar dan di panggang menjadi soda abu. 1roses yang digunakan adalah proses solvay, yang mana di bandingkan dengan proses yang lain lebih ekonomis dan e(isien. 1ertimbangan!pertimbangan dibawah ini dapat mendukung akan terlaksananya pendirian pabrik tersebut, di antaranya yaitu ; ! 7ahan baku yang digunakan lebih murah yaitu garam dan batu kapur di bandingkan dengan proses +eblanc, dan Fnergi yang di gunakan lebih kecil.

-#

! 1roses yang digunakan lebih e(isien karena menggunakan proses kontinue. dan karyawan yang di butuhkan lebih kecil. ! +imbah yang dihasilkan tidak membahayakan bagi lingkungan dan sesuai dengan Dan ketentuan peraturan perundangan. ! 0apasitas produksi lebih besar di bandingkan dengan proses +eblanc sehingga dapat di produksi dalam jumlah yang sangat besar.

Dasar proses ini adalah pengendapan a4/23 bila suatu larutan dari garam ammonia di karbonasi dengan gas /2#. Eeaksi totalnya secara stoikiometri adalah ; /a/23(s) H # a/l(l) a#/23(s) H /a/l#(s) Eeaksi ini tidak dapat terjadi secara langsung, akan tetapi melalui beberapa tahapan proses. -.1roses secara keseluruhan *ahap pertama adalah pembakaran batu gamping (lime stone) beserta kokas di dalam tungku. /a/23(s) /a2(s) H /2#(g) LLLL..LL..(-) /(g) H 2#(g) /2#(g)
LLLLLLL(#)

0apur hasil pembakaran di keluarkan dari tungku dan di padamkan dengan air sehingga membentuk suspensi kental dari kapur. /a2(s) H 4#2(l) /a(24)#(l)
LLLLLL..(3)

"aram a/l dalam bentuk larutan jenuh yang telah di serapkan dengan gas ammonia di kontakkan dengan gas /2# yang dihasilkan dari pembakaran gamping seperti pada reaksi (#) dan (3) di dalam suatu menara absorber, yang akan menghasilkan endapan bicarbonate yang tak larut dalam ammonium chloride Eeaksinya berlangsung sebagai berikut ; 43(l) H /2#(g) H a/l(l) a4/23(l) H 48/l(l) LL..(8) -3

Fndapan natrium bicarbonate kemudian di (iltrasi untuk memisahkan dari larutan 48/l dan selanjutnya di kalsinasi pada temperatur #55o/ sehingga bicarbonatnya akan terdekomposisi menjadi karbonat. # a4/23(l) a#/23(s) H 4#2(l) H /2#(g)
LLLLLL.(.)

"as /2# yang di hasilkan dari reaksi (.) di atas di pakai lagi untuk membantu backup umpan reaksi (8) Ciltrat dari reaksi (8) masih mengandung ammonium chloride, atrium chloride yang tidak bereaksi dan kelebihan ammonia ataupun /2# mungkin terdapat dalam bentuk ion bicarbonate . :mmonia yang berlebih harus di pisahkan dari larutan (iltrat yang di laksanakan dalam # tahap. *ahap pertama adalah pemanasan untuk mengeluarkan ammonia yang berikatan dengan ion bicarbonat dan ion hidroksil. *ahap berikutnya di lakukan dengan penambahan kapur untuk mengambil ammonia dari ammonium chloride!nya. *ahap pertama dapat dinyatakan sebagai berikut ; 48/l(l) H 484/23(l) H 4824(l) 48/l(l) H /2#(g) H # 43(l) H #4#2(l) +arutan yang hanya mengandung 48/l dan garam yang tak bereaksi kemudian diolah dengan kapur yang di reaksikan dari reaksi (8), /a(24)#(l) H # 48/l(l) #4#2(l) H /a/l#(s) H # 43(l) #. Pen.e&asan uraian 'r(ses / a. 1embakaran +ime stone

1ada proses pembakaran lime stone yang terjadi di dalam lime kiln, batu kapur terdekomposisi pada temperatur >55!-555M/ menjadi kapur tohor (/a2) dan karbon dioksida (/2#). Eeaksi yang terjadi dalam pembakaran tersebut,yaitu ; /a/23(s) /a2(g) H /2#(g) 1ada reaksi ini terjadi penyerapan panas, karena untuk menguraikan - gram /a/23 memerlukan panas 8#,. kkal. /a2 yang terbentuk dimasukan dalam slaker dengan penambahan air bersama! sama membentuk kapur padam /a(24)#. 1roses ini terjadi pada temperatur >5! -55o/, reaksi yang terjadi ; /a2(s) H 4#2(l) /a(24)#(l) /a(24)# yang di hasilkan di alirkan ke dalam kolom kostitasi untuk memisahkan dan mengambil kembali amoniak. Sedangkan gas /2# yang di hasilkan dari proses kalsinasi lime stone untuk kemudian di alirkan ke kolom karbonatasi.

-8

b.

1emurnian larutan 7rine

"aram yang digunakan sebagai bahan baku diambil dari sekitar pantura, sebelum di gunakan dalam proses, garam ini di murnikan terlebih dahulu yang bertujuan untuk mengurangi pengotor!pengotor. "aram ini dialirkan ke tangki pelarutan, larutan garam di teruskan ke tangki pemurnian yang di lengkapi dengan pengaduk, dalam tangki ini di tambahkan /a(24)# dan a#/23 untuk mengikat kotoran. Fndapan yang terbentuk dengan gaya gravitasi akan turun mengendap dan di alirkan ke tangki slurry sedangkan larutan garam di teruskan mengalir ke dalam sand (ilter. +arutan garam di tampung dalam tangki penyimpanan. +arutan garam siap di gunakan sebagai bahan baku. c. 1enyerapan :mmonia

+arutan garam hasil pemurnian dari atas menara absorber. *emperatur garam ini kira!kira 35o/, sedangkan kondisi operasi absorber 1: temperatur .5o/, amonia masuk dari bawah menara, sedangkan air garam di masukan dari bagian atas kolom sehingga menghasilkan larutan garam amonia jenuh. d. 1embentukan Sodium 0arbonat Setelah di dinginkan larutan garam amoniak di pompa ke bagian atas menara karbonatasi yang bertekanan 8 atm, sedangkan /2# hasil lime stone masuk dari bawah menara, temperatur yang berlangsung di dalam menara .8o/ reaksi yang terjadi adalah reaksi eksotermis ; 4824(l) H a/l(l) H /2#(g) a4/23(l) H 48/l(l)

1roduk yang terbentuk di pompa ke vacum (ilter untuk dipisahkan dari 48/l di bantu dengan penambahan air ke dalam kalsinasi untuk di keringkan sehingga menghasilkan produk yang diinginkan, sedangkan 48/l di alirkan ke tangki penyimpanan yang kemudian digunakan untuk merecovery ammonia dalam kolom kostitasi. .

/. 1roses atural

7ahan baku yang digunakan pada proses natural ini adalah burkeite crystal ( a#/23.# a#S28) yang telah dipisahkan dari -.

impuritasnya. Crude burkeite crystal yang terdiri atas +i# a128 dan a#/23.# a#S28 dipisahkan sedangkan (iltratnya dipekatkan menjadi a#S28.-54#2 ( garam "lauberNs ). "aram "lauberNs disaring meninggalkan mother liquor yang kaya akan atrium karbonat. 0ristal soda murni diperoleh dengan didinginkan dalam tangki pendingin , kemudian disaring (filter) lalu masuk ke pengering (dryer).

Eeaksi keseluruhan yang terjadi pada proses natural adalah sebagai berikut (0eyes,->$$);

a#/23.# a#S28 (s) I a#/23 (s) H # a#S28 (aO)

Dilihat dari ketersediaan bahan baku, proses atural tidak mungkin dilakukan di Indonesia karena bahan baku yaitu endapan trona tidak terdapat di Indonesia. 'adi proses yang mungkin dilakukan di Indonesia adalah proses Le Blanc dan Solvay

7erikut ini akan diuraikan keuntungan dan kerugian dari kedua proses di tinjau dari kedua aspek tersebut (0irk P 2thmer,->>3);

-$

*abel -.3. 1erbandingan aspek teknis dan ekonomis antara proses


Solvay dan Le Blanc

1roses +e 7lanc :spek *eknis a. 1roses -. bahan baku #. 4asil samping 3. 0emurnian produk 8. 0orosi(itas bahan -. a/l padat,4#S28 #. /aS 3. >$,B% 8. *inggi

1roses Solvay

-. a/l jenuh, batu kapur! /a/23 #. /a/l# 3. >9% 8. Sedang

b. 2perasi -. Suhu #. *ekanan :spek lingkungan

-. *inggi #. tinggi dampak *inggi

-. 95Q/ #. 8,. atm

Sedang

B NATRIU! BIKARB0NAT

Disingkat menjadi bicnat. Senyawa ini termasuk kelompok garam dan telah digunakan sejak lama. -9

Senyawa ini disebut juga baking soda (s(1a 2ue), S(1ium bi2arb(nat, natrium +i1r(gen 2arb(nat, dan lain!lain. Senyawa ini merupakan kristal yang sering terdapat dalam bentuk serbuk. atrium bikarbonatlarut dalam air. Senyawa ini digunakan dalam roti atau kue karena bereaksi dengan bahan lain membentukgas karbon dioksida, yang menyebabkan roti RmengembangR. Senyawa ini juga digunakan sebagai obat antasid (penyakit maag atau tukak lambung). 0arena bersi(at alkaloid (basa), senyawa ini juga digunakan sebagai obat penetral asam bagi penderita asidosis tubulus renalis (:*E) atau rhenal tubular acidosis (E*:). a4/23 umumnya diproduksi melalui proses Solvay, yang memerlukan reaksi natrium klorida, amonia, dan karbon dioksida dalam a4/23 diproduksi sebanyak -55 555 tonAtahun (#55-).S-T air.

Soda kue juga diproduksi secara komesial dari soda abu (diperoleh melalui penambangan bijih trona, yang dilarutkan dalam air lalu direaksikan dengan karbon dioksida. +alu a4/23 mengendap sesuai persamaan berikut a#/23 H /2# H 4#2 I # a4/23

Pembuatan s(1ium bi2arb(nat 1embuatan sodium bikarbonat menggunakan larutan brine yang sudah dimurnikan dari "ilter #ress , dan dikontakkan dengan water gas 43 didalam$bsorber %ower I dan $bsorber %ower II (D!3#5). "as 43 dimasukkan dengan cara bubling dari bawah absorber, kemudian bereaksi dengan air dari larutan brine membentuk 4 824. Setelah itu larutan tersebut kemudian dimasukkan kedalamCarbonation %ower - bereaksi dengan gas /2# yang berasal dari Carbonation %ower II. +arutan hasil reaksi dimasukkan lagi kedalam Carbonation %ower II untuk bereaksi dengan gas /2# dari &as 'older C() . +arutan yang dihasilkan dari reaksi karbonasi dalam /arbonation *ower adalah 484/23, kemudian larutan tersebut dibawa ke Crystallizer .

-B

Didalam /rystalli,er, 484/23 yang belum mengkristal dikristalkan dan diendapkan. Setelah itu a4/23 yang mengendapan dipisahkan dari larutan induknya dengan menggunakan Centrifuge . Setelah dipisahkan, endapan kristal a4/23 dimasukkan *otary +ryer. &dara panas yang digunakan pada rotary dryer didapatkan dari blower udara yang dipanaskan dari buangan (lue gas dari Curnace menggunakan 'eat ,-changer . Sebelum dibuang ke udara, gas buang yang dikeluarkan rotary dryer dilewatkan dahulu melalui Cyclone. Fndapan kristal a4/23 yang sudah dikeringkan, dibawa menggunakan Belt Conveyor ke dalamBall .ill. Didalam ball mill, endapan yang dihasilkan diubah menjadi butiran yang lebih kecil dan serbuk. Setelah itu serbuk tersebut dimasukkan kedalam Screen , agar serbuk yang didapatkan ukurannya sama semua. Setelah itu, a4/23 ditampung didalam Storage /a'C(0. Eeaksi!reaksi pada proses Solvey yang terjadi diatas bisa di jelaskan lebih sederhana sebagai berikut; Na"& 3 H-0 3 NH4 - NH50H 3 "0)NH5,-"04 3 "0- 3 H-0 - NH5H"04 3 - Na"& Na"& 3 NH50H )NH5,- "04 3 H-0 -NH5H"04 -NaH"04 3 - NH5"&

:gar tidak terbentuk Soda :sh, maka suhu dalam /arbonation *ower dijaga kurang dari $5 o/, reaksi pembentukan Soda :sh adalah sebagai berikut ; - NaH"04 I Na-"04 3 H-0 3 "0Eeaksi ini tidak dikehendaki karena akan mengurangi kadar Sodium 7ikarbonat sebagai produk akhir. +arutan induk dari pemisahan centri(uge direaksikan kembali dengan kalsium hidroksi (/a2) untuk merecovery ammonia ( 4 3) dan karbon dioksida (/2#) didalam Slaker. /2# dan 43 yang didapat, dipisahkan dengan mengembunkan 43pada *efrigenerator yang kemudian ditampung kedalam &as 'older untuk 43dan &as 'older untuk /2#. Eeaksi yang terjadi sebagai berikut ;

->

- NH5"& 3 "a)0H,- I "a"&- 3 - NH4 3 -H-0 -NH5"& 3 "a0 6 "a"&- 3 -NH4 3 H-0 /a/l# dan 4#2 yang terbentuk, dan juga bahan!bahan lainnya di angkut ke /a/l# 1lant untuk dimurnikan dan diman(aatkan oleh sektor industri, makanan, gips, obat!obatan, dll.

BAB III PENUTUP


A KESI!PULAN Fvaporator adalah alat industri untuk memekatkan larutan dengan jalan menguapkan pelarutnya.4asil utamanya adalah cairan dengan konsentrasi yang lebih pekat. Fvaporator melibatkan peristiwa trans(er massa, yaitu dengan adanya perpindahan massa dari (asa cair ke uap pada peristiwa penguapan pelarut, dan trans(er panas, yaitu adanya energi panas yang diperlukan untuk menguapkan pelarut. Sumber panas yang biasa digunakan adalah uap air (steam). 'enis alat evaporator di industri ; 1 'orisontal %ube evaporator, ) 2ertical3tube evaporator yang terdiri dari dua 4enis ; a basket evaporator dan b. standard vertical #5

0 "orced3circulation evaporator 5 Long tube vertical evaporator 6L%27 Fvaporator berdasarkan keadaan re(rigerant yang ada didalamnya antara lain ; -. 'enis e6pansi kering #. Fvaporator jenis setengah basah 3. Fvaporator jenis basah B SARAN Semoga makalah ini bisa dikembangkan lebih baik lagi dikemudian hari.Serta berman(aat bagi yang akan melakukan tugas pra perancangan pabrik.

DA$TAR PUSTAKA
:prillia 1uspa E dan Djauhari :gus, ).* #5-5.@)akalah 1eeralatan Industri 1roses@.pd(.'urusan 1oliteknik egeri 7andung )ujiburohman. ) .#55B.@Diktat 0uliah :lat Industri 0imia@. 'urusan *eknik 0imia Cakultas *eknik &niversitas )uhammadiyah Surakarta http; AAwww.google.comAbab $ Fvaporator dan 0atup e6pansi.pd(

#-