Anda di halaman 1dari 7

PERKECAMBAHAN BIJI KACANG HIJAU

KELOMPOK 8 Ahya Mujahidin Amelia Ananda Elsa Dewi N Mustika Ayu Wulansari

(120341421982) (120341421942) (120341421937) (120341421947)

Analisis data
KECAMBAH KACANG HIJAU rata-rata

Umur kecambah

hal
Panjang akar kulit 0,25 Cm Masih ada
Menuju ke dalam tanah

0,525 Cm Masih ada


Menuju ke dalam tanah dan mulai memanjan g

1 Cm

1.675 Cm 3,125 Cm 4,625 Cm 6 Cm Hilang

Mulai Masih membela Hilang membela membela h h h


Menuju ke dalam tanah dan memanjang Menuju ke dalam tanah dan memanjang Menuju ke dalam tanah dan memanjang Menuju ke dalam tanah dan memanjang

Perkemban gan akar primer

Menuju ke dalam tanah dan memanjang

Sistem perakaran

tunggang

tunggang

tunggang

tunggang

pembahasan
Pada pengamatan yang telah kami lakukan didapatkan tabel rata-rata pada analisis data yaitu semakin bertambah umur kecambah kacang hijau semakin panjang akar tanaman, bertambah panjang akibat pembelahan dan pemanjangan sel dibelakang apeks akar (Estiti , 1994:110). Kulit biji merupakan pelindung utama bagi bagian biji yang ada didalam. Semakin tambah umur kecambah maka kulit biji akan terkelupas. Pada proses perkecambahan keping biji terangkat ke atas permukaan tanah karena pemanjangan hipokotil yang mengakibatkan kulit biji akan tanggal. Terdapat akar primer pada awal perkecambahan dengan sistem akar tunggang. Dalam sistem ini radikula akan tumbuh menjadi akar primer disertai akar-akar lateral (Estiti, 1994).

diskusi
Bagaimanakah proses pembentukan akarnya, dengan mengamati bagian akar yang pertama muncul dari biji, lengkapi dengan gambar! Jawab: Pada embrio, akar berkembang dari akar embrio atau radikula. Akar itu tumbuh menjadi akar utama yang juga disebut akar primer (radix primaria) dan bertambah panjang akibat pembelahan dan pemanjangan sel di belakang apeks akar. Apeks akar dilindungi oleh tudung akar, suatu penutup yang terdiri dari dari sel-sel dewasa. Pada titik tumbuh akar, sel dibentuk tidak hanya ke arah belakang untuk menambah panjangnya akar, namun juga ke arah yang berlawanan untuk mengganti sel-sel tudung akar yang akan aus sewaktu akar tumbuh menembus tanah (Estiti, 1994). Berdasarkan pengamatan terhadap kulit biji kecambah kacang hijau, kulit biji tidak mengalami perubahan di hari pertama. Setelah 2 hari berikutnya kulit mulai membelah dan lepas pada hari ke 7.

2. Adakah akar primer pada awal perkecambahan? Jawab: Terdapat akar primer pada awal perkecambahan dengan sistem akar tunggang. Dalam sistem ini radikula akan tumbuh menjadi akar primer disertai akar-akar lateral (Estiti, 1994).
3. Bagaimanakah perkembangan akar primer pada perkecambahan hari ke 7? Adakah akar adventifnya? Jawab: Pada hari ke 7, akar primer pertumbuhannya sudah terhenti atau mati. Dan muncul akar-akar baru yakni akarakar tambahan yang disebut juga akar adventif pada bagian angkal batang dan berasosiasi dengan bukubuku dekat permukaan tanah di daerah perbatasannya dengan akar. Pembentukannya dapat terjadi jauh sebelum permunculannya di luar batang (Estiti, 1994).

4. Bagaimanakah perkembangan akar primer pada perkecambahan hari ke 7? Adakah akar adventifnya? Jawab:Pada hari ke 7, akar primer pertumbuhannya sudah terhenti atau mati. Dan muncul akar-akar baru yakni akarakar tambahan yang disebut juga akar adventif pada bagian angkal batang dan berasosiasi dengan buku-buku dekat permukaan tanah di daerah perbatasannya dengan akar. Pembentukannya dapat terjadi jauh sebelum permunculannya di luar batang (Estiti, 1994). 5. Bandingkan sistem perakaran kacang hijau, pepaya dan jagung ditinjau dari awal perkembangannya? Jawab: Kacang hijau : sistem perakaran tunggang atau sistem perakaran adventif Pepaya : sistem perakaran tunggang atau sistem perakaran adventif Jagung : sistem perakaran serabut

Kesimpulan
Berdasarkan tujuan dalam pengamatan, dapat disimpulkan bahwa semakin tambah umur kecambah maka panjang akar semakin bertambah dan kulit biji akan terkelupas. Sistem perakaran pada kacang hijau adalah sistem perakaran tunggang atau sistem perakaran primer. Disini radikula akan tumbuh menjadi akar primer disertai akar-akar lateral. Letak akar lateral tidak sembarang dan mengikuti pola jaringan pembuluh pada akar induk.