Anda di halaman 1dari 6

RESISTIVITAS LISTRIK

I. Tujuan 1. 2. Mahasiswa memahami prinsip kerja pengukuran resistivits listrik suatu bahan. Mahasiswa dapat menentukan resistivitas listrik suatu sampel melalui pengukuran II. Alat-alat dan Bahan 1. 2. 3. 4. 5. . Sampel batuan berbagai jenis. Multimeter digital 2 buah Jangka sorong Mistar Kabel penghubung Sumber !rus "#ower Suppl$%

III. Teori 1. Arus Listrik dan Kuat Arus Listrik Setiap bahan konduktor& mengandung muatan'muatan listrik $ang tidak dapat lepas "keluar% dari konduktor& tetapi dapat bergerak bebas di dalam konduktor tersebut. !pabila bahan konduktor ini ditempatkan dalam medan listrik& maka setiap muatann$a akan menerima ga$a elektrostatik $ang akan men$ebabkan muatan'muatan tersebut bergerak. !liran muatan'muatan listrik ini disebut arus listrik. Jika bahan konduktor ditempatkan dalam medan listrik& maka pada konduktor tersebut akan terjadi arus listrik dalam waktu $ang sangat singkat. Selanjutn$a muatan'muatan listrik di dalam konduktor terdistribusi sedemikian rupa sehingga medan listrik di dalam konduktor kembali nol& arus listrik berhenti. !gar arus listrik dapat berlangsung se(ara terus menerus& harus diberikan sumber tenaga atau sumber muatan dari luar konduktor.

!rus listrik dide)inisikan sebagai jumlah muatan listrik $ang melewati melalui suatu permukaan setiap satuan waktu& dirumuskan dengan *
i= + t

...............................

1%

dengan i , kuat arus listrik "!%& + , besarn$a muatan listrik "-%& t,waktu "det%. .esarn$a kuat arus listrik $ang mengalir melalui suatu penghantar sebanding dengan luas penampang $ang dilewati oleh partikel pembawa muatan tersebut atau luas konduktor. .esarn$a kuat arus listrik $ang mengalir setiap satuan luas penampang disebut rapat arus listrik $ang dirumuskan dengan *
J= / !

...............................

2%

dengan J , rapat arus listrik "! m'2%& / , kuat arus listrik "!%& ! , luas penampang "m2% 2. Ham atan Listrik !liran muatan listrik melalui konduktor mengalami hambatan $ang disebabkan oleh terjadin$a tumbukan atau interaksi antara partikel pembawa muatan dengan partikel'partikel lain di dalam konduktor sepanjang perjalanann$a . Si)at interaksi dan kerapatan partikel di dalam sebuah konduktor berbeda dengan konduktor lainn$a. 0leh karena itu& hambatan listrik $ang dialami oleh suatu aliran muatan tergantung pada jenis konduktor. 1aktor ketergantungan terhadap jenis konduktor disebut sebagai )aktor hambat jenis "resistivitas%. Semakin panjang jalan $ang harus dilalui oleh partikel& semakin besar pula hambatan $ang terjadi. 2engan demikian dapat dikatakan bahwa hambatan listrik sebanding dengan panjang konduktor. Sebalikn$a& semakin luas penampang konduktor& akan memberikan keleluasaan lebih besar bagi partikel pembawa muatan untuk bergerak& oleh karena itu hambatan menjadi berkurang. #ern$ataan ini dapat dirumuskan dengan *
4= 3 !

...............................

3%

dengan 4 , hambatan "%& , hambat jenis "resitivitas " m%& 3,panjang konduktor "m%& dan ! , luas penampang konduktor "m2%. !. Te"an"an Listrik !rus listrik dapat mengalir melalui suatu konduktor apabila pada kedua ujung konduktor tersebut diberikan suatu beda potensial atau tegangan listrik. Semakin besar beda potensial antara ujung'ujung konduktor akan men$ebabkan arus listrik $ang semakin besar pula. 2engan demikian& kuat arus listrik $ang mengalir pada suatu konduktor sebanding dengan beda potensial "tegangan% di antara ujung'ujung konduktor dan berbanding terbalik dengan hambatan listrikn$a. #ern$ataan ini dapat dirumuskan sebagai berikut *
/= 5 4

...............................

4%

#erumusan ini dikenal dengan hukum #hm $ang biasa ditulis * 5 , / . 4& dengan 5 , tegangan "5%& / , adalah kuat arus "!%& dan 4 , hambatan "%. 6ntuk menghitung resistivitas diperoleh dengan subtitusi persamaan 3% ke persamaan 4% sebagai berikut *
=
5.! /.3

...............................

5%

.erdasarkan persamaan 5% dapat dijelaskan bahwa untuk mengukur resistivitas batuan "% dapat dilakukan dengan mengukur tegangan "5%& luas penampang "!%& kuat arus "/%& dan panjang konduktor "3%. IV. Tu"as A$al 1. Sebutkan dan s7jelaskanlah tiga jenis si)at kelistrikan batuan. 2. !pa $ang membedakan suatu bahan bersi)at konduktor& semikonduktor& dan isolator. 3. !pakah kesulitan'kesulitan $ang dihadapi jika kita mengalirkan arus melalui suatu bahan batuan 8

V. %rosedur %er&o aan 1. 2. 6kurlah panjang dan diameter masing'masing sampel batuan

menggunakan mistar dan jangka sorong. Susunlah alat'alat seperti gambar 1. 3

! 'am ar 1. Susunan Ran"kaian %er&o aan 3. 9ubungkanlah sumber arus "power suppl$% ke ujung'ujung sampel batuan melalui elektroda arus "plat tembaga%. 6kurlah kuat arus $ang mengalir melalui sampel batuan dengan menggunakan amperemeter "!%. 4. 6kurlah jarak antara elektroda tegangan "3%. 9ubungkanlan voltmeter 5 pada kedua elektroda tegangan& ukurlah tegangan antara kedua elektroda tegangan tersebut. 5. . :. 6bahlah posisi elektroda tegangan& ulangi langkah 4 elektroda tegangan $ang berbeda. 6langilah langkah 2 sampai 5 untuk sampel lainn$a. ;uliskanlah data pengamatan pada tabel pengamatan berikut * untuk 5 posisi

Ta el 1. (ata %en"amatan )o. Sam*el +enis Batuan (iameter ,mA ,m 2

I ,A-

L ,m-

V ,.olt-

, m-

2st

<

<

<

<

<

<

<

VI. Tu"as Akhir 1. 9itunglah luas penampang masing'masing sampel dalam satuan m 2& dengan persamaan * ! , d2. 2. 3. 9itunglah resistivitas sampel batuan untuk masing'masing pasangan data dengan persamaan. 9itunglah resistivitas rata'rata untuk setiap sampel batuan $ang

diukur seban$ak = , 1> kali& dengan persamaan * 4.

i =1

9itunglah simpangan baku untuk setiap sampel batuan& dengan

persamaan * 5.

S=

1 =

= = i i i =1 i =1 = '1
= 2

9asil $ang diperoleh dari penelitian ini akan dibandingkan dengan harga $ang ada pada buku re)erensi& dan dihitung ktp dalam prosen "?%.

BAHA) R/+/KA) !lonso @ 1inn& 1AB>. 0undamental /ni.ersit1 %h1si&s& 2nd Cdition& !ddison'Desle$ * =ew Eork. 9allida$ @ 4esni(k& 1A:B.0ISIKA& Jilid / Cdisi ///& Crlangga * Jakarta. 4atna !skiah. S& 1AA>. 0ISIKA (ASAR& =as)ar 2jaja * Medan. 4ossi& 1A 2. #*ti&s& !ddison'Desle$ * =ew Eork. ;el)ord&D.M.& et al& 1A: & A%%LIE( 'E#%H2SI3S& -ambridge 6niversit$ #ress* 3ondon.