Anda di halaman 1dari 5

MAKALAH REPRODUKSI ORGANISME AKUATIK OOGENESIS

BAB I PENDAHULUAN

I.

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Salah satu ciri dari makhluk hidup adalah mampu melakukan reproduksi, makhluk hidup bereproduksi untuk menghasilkan calon individu baru dengan tujuan untuk mempertahankan generasinya dari setiap spesies agar terhindar dari kepunahan. Calonindividu baru tersebut dihasilkan karena terjadi pertemuan antara sperma dan ovum yang disebut sebagai peristiwa pembuahan. Sebelum terjadi pembuahan, sel telur (ovum) harus dibentuk sempurna melalui pembelahan sel sehingga pada waktunya akan siap untuk dibuahi. Proses terbentuknya sel telur (ovum) inilah yang disebut Oogenesis. Sel telur tersebut dibentuk di ovarium. Selama proses oogenesis terjadi tahapan-tahapan seperti pada oosit primer, oosit sekunder, follikulogenesis, ovulasi, fertilisasi sampai pada perkembangan zigot. Oleh karena itu, kami akan memaparkan penjelasan mengenai mekanisme oogenesis agar lebih memahami tahapan proses terbentuknya ovum sebelum dibuahi dan akhirnya dapat membentuk satu individu baru, menginggat pentingnya reproduksi di bidang perikanan, karena tujuan dari perikanan itu sendiri adalah mengoptimalkan jumlah populasi berbagai jenis spesies ikan untuk menjauhi kepunahan. 1.2 Rumusan Masalah 1. Apa yang dimaksud dengan oogenesis ? 2. Faktor- Faktor apa saja yang mempengaruhi oogenesis ? 3. Bagaimana Mekanisme / Tahapan terjadinya Proses oogenesis ? 4. Hormon apa saja yang berperan dalam proses oogenesis ?

1.3 Tujuan 1.Untuk mengetahui apa yang dimaksud engan oogenesis. 2. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi oogenesis. 3. Untuk mengetahui mekanisme / tahapan-tahapan terjadinya proses oogenesis. 4. Untuk mengetahui hormon hormon yang berperan dalam proses oogenesis.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB III PEMBAHASAN

3.1 Pengertian oogenesis Oogenesis merupakan suatu proses transformasi oogonia menjadi oosit melalui proses miosis dan mitosis.