Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN PRAKTIKUM PSIKOLOGI EKSPERIMEN

TWO ARMS COORDI NATI ON


I. JUDUL
Pengaruh musik terhadap konsentrasi pada alat two arms coordination.

II. LATAR BELAKANG MASALAH
Menurut Linschoten (, daya tahan konsentrasi adalah sejauh mana individu sanggup
mempertahankan suatu derajat konsentrasi tertentu. Individu berkonsentraasi menurut
kebutuhannya, mempergunakan alat pembantu untuk bertahan dari gangguan-gangguan, dan
mengarahkan perhatiannya pada tugas. Dengan demikian, dapat disimpulkan yang dimaksud
dengan daya tahan konsentrasi mahasiswa adalah kemampu-an mahasiswa untuk
mempertahankan perhatian yang memusat (konsentrasi) terhadap suatu objek dalam jangka
waktu yang relatif lama dari pengaruh luar yang dapat merugikan (merusak konsentrasi).
Mills (Santoso, 2002) mengemukakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara
agresivitas anak sekolah dengan musik yang iramanya cepat. Dia menyimpulkan bahwa
sangat menguntungkan untuk memainkan musik terutama saat pelajaran olah raga.
Musik dapat mempengaruhi individu jika suara musik itu bernada cepat atau keras dan
membuat denyut jantung menjadi lebih cepat dari biasanya. Dan menurut Copeland dan
Franks (Santoso, 2002) mengemukakan bahwa musik cepat dan keras tidak meningkatkan
performance secara phisiologis ataupun psikologis. Mereka juga menemukan bahwa musik
lambat memiliki pengaruh untuk membuat perasaan lebih rileks maka dapat disimpulkan
bahwa musik dapat mempengaruhi konsentrasi karena musik itu bernada cepat atau keras dan
membuat denyut jantung menjadi lebih cepat dari biasanya dan bisa membuat konsentrasi
seseorang terpecah.

III. TINJAUAN PUSTAKA
A. Konsentrasi
Terjadinya proses belajar membutuh-kan konsentrasi belajar. Tanpa konsentrasi belajar,
maka peristiwa belajar itu sesungguhnya tidak ada atau tidak berlangsung (Surya, 2009:
19).Agar suatu konsentrasi dapat tercapai, menurut Linschoten (1983: 26), diperlukan
pemadaman rangsangan-rangsangan yang bersifat mengganggu, yaitu pemadaman segala
faktor yang terdapat dalam medan kelakuan, yang dapat bekerja sebagai pusat-pusat medan
yang menarik perhatian secara spontan
Menurut Linschoten (1983: 28), daya tahan konsentrasi adalah sejauh mana individu
sanggup mempertahankan suatu derajat konsentrasi tertentu. Individu berkonsentraasi
menurut kebutuhannya, mempergunakan alat pembantu untuk bertahan dari gangguan-
gangguan, dan mengarahkan perhatiannya pada tugas. Dengan demikian, dapat disimpulkan
yang dimaksud dengan daya tahan konsentrasi mahasiswa adalah kemampu-an mahasiswa
untuk mempertahankan perhatian yang memusat (konsentrasi) terhadap suatu objek dalam
jangka waktu yang relatif lama dari pengaruh luar yang dapat merugikan (merusak
konsentrasi).
Daya tahan konsentrasi mahasiswa terdiri atas empat kata: daya, tahan, konsentrasi, dan
mahasiswa. Kata daya berarti kemampuan melakukan sesuatu atau kemampuan bertindak.
Sedangkan kata tahan berarti sesuatu yang dapat tetap keadaannya meskipun mengalami
berbagai hal dan tidak lekas rusak. (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2002: 241, 1120). Se-
hingga daya tahan berarti kemampuan bertahan terhadap segala pengaruh dari luar yang
dapat merugikan.
Campbell (2001:220-221) berpendapat bahwa musik dapat menghilangkan stres
sebelum ujian, membantu pembentukan pola pikir, mempengaruhi perkembangan
emosi,spiritual, dan kebudayaan; sedangkan Ortiz (2002: 180) menambahkan bahwamusik
juga dapat meningkatkan konsentrasi, menenangkan pikiran,
B. Musik
Menurut Campbell (2001: 97), mengatakan bahwa potongan musik klasik, seperti
Haydn dan Mozart, memiliki kejelasan, elegan, dan transparansi yang dapat meningkatkan
konsentrasi, memori, dan persepsi spasial.
Efek musik terhadap mental telah diteliti oleh beberapa orang. Sailer dan Hassenzahl
(2000), mengutip Kjellberg dan Landstrm, menyatakan bahwa kebisingan (noise) memiliki
pengaruh yang negatif terhadap konsentrasi, produktivitas, kapasitas kerja, dan resiko
kecelakaan, walaupun pada level suara/volume yang rendah. Beh dan Hirst (1999)
mempelajari efek musik terhadap pengemudi. Mereka menyimpulkan bahwa musik memiliki
pengaruh positif untuk meningkatkan kewaspadaan selama mengemudi. Untuk tugas yang
ringan, musik tidak memiliki pengaruh, musik yang nyaring juga tidak mengganggu
performance pengemudi. Mills (1996) mengemukakan bahwa ada hubungan yang signifikan
antara agresivitas anak sekolah dengan musik yang iramanya cepat. Dia menyimpulkan
bahwa sangat menguntungkan untuk memainkan musik terutama saat pelajaran olah raga.
Copeland dan Franks (1991) mengemukakan bahwa musik cepat dan keras tidak
meningkatkan performance secara phisiologis ataupun psikologis. Mereka juga menemukan
bahwa musik lambat memiliki pengaruh untuk membuat perasaan lebih rileks meningkatkan
kewaspadaan, dan mengurangi suara-suara eksternal yang bisa mengalihkan perhatian.
Musikmusik populer (misalnya Baroque String Conceert) sangat efektif untuk membaca dan
konsentrasi, sedangkan musik Klasik dan Baroque, apabila dirancang secara khusus dapat
meningkatkan konsentrasi dan keinginan belajar.
C. Dinamika Psikologis
Musik dapat mempengaruhi individu jika suara musik itu bernada cepat atau keras dan
membuat denyut jantung menjadi lebih cepat dari biasanya. Dan menurut Copeland dan
Franks (1991) mengemukakan bahwa musik cepat dan keras tidak meningkatkan
performance secara phisiologis ataupun psikologis. Mereka juga menemukan bahwa musik
lambat memiliki pengaruh untuk membuat perasaan lebih rileks maka dapat disimpulkan
bahwa musik dapat mempengaruhi konsentrasi karena musik itu bernada cepat atau keras dan
membuat denyut jantung menjadi lebih cepat dari biasanya dan bisa membuat konsentrasi
seseorang terpecah dari musik yang mempengaruhi oleh individu tersebut bisa disimpulkan
mengenai pengaruh konsentrasi individu yang telah mendengarkan musik klasik atau music
rock.

IV. METODE PENELITIAN
A. Identifikasi Variabel Penelitian
1. Variabel Tergantung : Konsentrasi
2. Variabel Bebas : Musik


B. Definisi Teoritis
1. Konsentrasi
Menurut Linschoten (1983: 28), daya tahan konsentrasi adalah sejauh mana individu
sanggup mempertahankan suatu derajat konsentrasi tertentu. Individu berkonsentraasi
menurut kebutuhannya, mempergunakan alat pembantu untuk bertahan dari gangguan-
gangguan, dan mengarahkan perhatiannya pada tugas. Dengan demikian, dapat disimpulkan
yang dimaksud dengan daya tahan konsentrasi mahasiswa adalah kemampu-an mahasiswa
untuk mempertahankan perhatian yang memusat (konsentrasi) terhadap suatu objek dalam
jangka waktu yang relatif lama dari pengaruh luar yang dapat merugikan (merusak
konsentrasi).
2. Musik
Mills (1996) mengemukakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara agresivitas
anak sekolah dengan musik yang iramanya cepat. Dia menyimpulkan bahwa sangat
menguntungkan untuk memainkan musik terutama saat pelajaran olah raga.
C. Definisi Operasional
1. Konsentrasi
Dengan diberi perlakuan musik klasik maka konsentrasi individu akan memberi
pengaruh positif pada permainan two arms coordination namun jika sebaliknya diberi
perlakuan pada musik rock maka konsentrasi individu akan mengalami penurunan permainan
tersebut, dari perlakuan diatas bisa dilihat dengan jelas perlakuan dengan menggunakan
musik klasik dan musik rock.
2. Musik
Dalam permainan two arms coordination akan diberi perlakuan dengan mendengarkan
musik klasik dan musik rock untuk mengetahui pengaruh musik klasik dan musik rock
tersebut dalam konsentrasi pada permainan dengan diberi perlakuan yang berbeda akan
menimbulkan efek yang berbeda pada masing-masing individu yang diberi perlakuan musik
klasik dan musik rock.


D. Subjek Penelitian
1. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa atau mahasiswi psikologi 2011
2. Subjek berusia 19-23 tahun.
3. Subjek tidak memiliki cacat jasmani.
E. Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data menggunakan metode eksperimental dengan menggunakan
alat two arms coordination. Dengan penelitian eksperimen, peneliti dapat memanipulasi
situasi atau tindakan tertentu yang diberikan kepada subjek yang bertujuan untuk mengetahui
pengaruh musik klasik dan musik rock dalam menggunakan alat alat two arms coordination.
F. Desain Eksperimental
Desain eksperimen yang digunakan desain praeksperimental metode equivalent time
sample design yaitu pemberian perlakuan yang berbeda-beda secara periodic sebagai
pembanding untuk menguatkan kausalitas yang diasumsikan. Perlakuan dikenakan pada satu
kelompok partisipan. Tidak ada kelompok kontrol, namun controlling dilakukan pada
kelompok yang sama dikesempatan waktu yang berbeda.
G. Metode Analisis Data
Metode analisis data yang digunakan yaitu Paired Sample T-test dengan bantuan
program SPSS for Windows.

V. HIPOTESIS
1. Ada pengaruh antara musik klasik dengan konsentrasi
2. Ada pengaruh antara musik rock dengan konsentrasi
3. Tidak ada pengaruh musik dengan konsentrasi


VI. PROSEDUR PENELITIAN
A. Material
Dalam penelitian ini menggunakan alat ukur two arms coordination Dan dalam
penelitian ini menggunakan musik klasik dan rock.
Mengenai alat ukur:
1. Two arms coordination
2. Unit boks panel
3. Pasang tongkat penggerak pena
4. Unit check point indicator
B. Prosedur Pelaksanaan
Tuliskan dalam bentuk pointed numbering tentang tata cara penelitian dilakukan.
1. Subjek duduk menghadap boks panel yang telah disiapkan. Tester duduk di samping boks
panels dan memberikan instruksi kepada subjek mengenai cara menggunakan alat.
2. Instruksi
Dihadapan saudara terdapat sebuah alat tes yang terdiri atas sebuah boks panel dengan
sepasang tongkat penggerak pena. Pada boks ini terdapat plat yang berpola atau bergambar
menyerupai bintang.
Tugas saudara adalah menggerakan tongkat ini sehingga pena bergerak mengikuti pola
(berbentuk bintang). Usaha agar tongkat yang anda gerakan mengenai tiap garis titik pada
pola atau gambar bintang. Setiap pena mengenai titik pada bintang, maka lampu pada chek
point indicator akan menyala, bila lampu belum menyala maka saudara harus mengulang
(mundur) pada titik sebelumnya sampai lampu benar-benar menyala. Tugas saudara akan
selesai apabila seluruh lampu pada chek point indicator telah menyala. Saudara akan diberi
kesempatan beberapa kali untuk melakukan tugas tersebut.




Daftar pustaka
Santoso, Dedis S. (2002). Pengaruh Musik Terhadap Performa Fisik. Louisiana State
University-Batom, Louisiana, USE
Susanto, Handy. Meningkatkan Konsentrasi siswa melalui optimalitas modalitas belajar
siswa