Anda di halaman 1dari 3

Momen Gaya dan Momen Inersia

1. Momen Gaya
Apakah kalian sudah mengetahui tentang momen gaya? Coba kalian amati roda
yang berputar, pintu yang berotasi membuka atau menutup atau permainan roda
putar di pasar malam. Mengapa semua itu bisa berputar atau berotasi?

Besaran yang dapat menyebabkan benda berotasi itulah yang dinamakan momen
gaya atau torsi.
Momen gaya merupakan besaran yang dipengaruhi oleh gaya dan lengan. Untuk
lebih jelasnya silahkan lihat gambar berikut ini.











Untuk memutar baut diperlukan lengan d dan gaya F. Besar momen
gaya didenisikan sebagai hasil kali antara gaya yang bekerja dengan lengan yang
saling tegak lurus.

Bagaimana jika membutuhkan sudut tertentu? Besarnya dapat memenuhi
persamaan berikut.





Momen inersia merupakan besaran vektor. Besarnya memenuhi persamaan
tersebut dan arahnya sesuai kaedah tangan kanan seperti pada gambar berikut ini



(a) Kaedah tangan kanan (b) arah torsi dan arah rotasi.


2. Momen Inersia


Pada gerak rotasi ini, kalian dikenalkan besaran baru lagi yang dinamakan momen
inersia.

Inersia berarti lembam atau mempertahankan diri. Momen inersia berarti besaran
yang nilainya tetap pada suatu gerak rotasi. Besaran ini analog dengan massa pada
gerak translasi atau lurus.

Besarnya momen inersia sebuah partikel yang berotasi dengan jari-jari R seperti
pada gambar berikut ini



Gambar tersebut didenisikan sebagai hasil kali massa dengan kuadrat jari-jarinya.





Untuk sistem partikel atau benda tegar memenuhi hubungan berikut.


k adalah nilai konstanta inersia yang besarnya tergantung pada suhu dan bentuk
bendanya.


Beberapa benda berotasi dengan sumbu dan nilai konstanta inersia k yaitu seperti pada
gambar berikut.