Anda di halaman 1dari 24

Ilmu yang mempelajari

organisme kecil yang tidak


dapat dilihat dengan mata
telanjang dan hanya dapat
dilihat dengan mikroskop
Mikros = kecil, Bios= hidup, Logos = Ilmu

1. Anthony Van Leeuwenhoek


( Belanda1632 1723 )
Mikroskop ditemukan

2. Aristoteles (300 SM )

Teori Abiogenesis = makhluk-makhluk


Terjadi begitu saja dari benda mati
Teori ini juga dianut oleh needham mengadakan
Eksperimen dengan pelbagai rebusan padiPadian dan daging, meskipun air rebusan
tersimpan rapat dlm botoltertutup namun masih
Timbul mikroprganisme

3. Lazzaro Spallanzani (1768)


Daging direbus berjam-jam Kemudian air
daging tsb ditutuprapat-rapat di dalam botol
tdk ditemukan Mikroorganisme baru

4. Schultze (1836)
Mengalirkan udara lewat suatu asam atau basa
kuat ke dlm botol berisi kaldu yang telah direbus
dengan baik

6. Sshwann (1854)
Mengalirkan udara lewat pipa yang dipanasi
menuju botol berisi kaldu yang telah dipanasi
Berjam-jam lamanya

3. Louis Pasteur (1865)


Menggunakan suatu botol Berisi kaldu
dengan ditutup oleh pipa yg melengkung
seperti Leher angsa
tidak ada kehidupan
Baru yang timbul dari benda mati :
Omne vivum ex ovo, omne ovum ex vivo
Semua kehidupan berasal dari sesuatu yang hidup

Penemuan peran mikroorganisme


sebagai penyebab penyakit
1.

2.

3.

Varro (Romawi) abad pertama SM : penyakit


tertentu disebabkan oleh sesuatu yang dibawa
oleh udara
Francastorius (Italia 1546): pengamatannya
mengenai menularnya penyakit seperti pes,
cacar, TBC karena adanya suatu benih yang
tular menular dari seorang ke orang lain.
Henle (Jerman 1840) : Suatu penyakit tertentu
disebabkan oleh suatu kel mikroorganisme
tertentu pula

4. Robert Kock (1882): gagasan utk


melakukan piaraan murni, ia
mengemukakan 4 dalil ( Postulat Koch)
1.

2.
3.

4.

Mikroorganisme yg dicurigai atau disangka


haruslah selalu kedapatan bila penyakit sedang
berjangkit
Mikroorganisme haruslah dapat diambil dari
situ utk diadakan piaraan murni
Jika jasad renik itu ditularkan kepada binatang
yg sehat, haruslah menimbulkan penyakit yg
sama
Mikroorganisme itu haruslah kedapatan lagi utk
diambil serta dipiara secara murni

Bakteri memulihkan dan mengatur usus


dari kerja berat, jenis bakteri ini adalah
bakteri Lactobacillus Acidophilus dan
Bifidobacteria (bifidus).
Escherichia coli berperan untuk
pembusukan makanan,
Rhizobium Leguminosarum berfungsi
mengikat nitrogen,
Lactobacillus Bulgaricus bermanfaat
untuk pembuatan Yogurt,

Acetobacter Xilinum bermanfaat untuk


pembuatan nata de coco,
Lactobacillus Casei bermanfaat untuk
pembuatan keju,
Methanobecterium bermanfaat
pembuatan Biogas
Streptomyces Griceus
bermanfaat untuk pembuatan
antibiotik Streptomisin.

Virus juga dimanfaatkan untuk pembuatan


vaksin berbagai jenis mikroba penyebab
penyakit bagi manusia seperti: vaksin sabin
dan salk untuk mencegah penyakit polio
vaksin pasteur untuk mencegah penyakit
rabies.
Virus dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan
insulin. Sebagai contoh virus penyebab kanker
dapat dicangkokkan bersama dengan gen-gen
penghasil insulin atau zat lain ke bakteri
sehingga bakteri tersebut dapat
berkembangbiak dengan cepat dan sekaligus
memproduksi insulin atau zat lain.

Beberapa virus dapat dimanfaatkan


untuk re-kombinasi genetika. Melalui
terapi gen, gen penyebab inveksi yang
terdapat di dalam virus dapat diubah
menjadi gen baik (gen Penyembuh).

Virus bermanfaat sebagai antibodi pada


serum darah sebagaimana sekresi pada
membran mukosa yang membantu
tubuh menghancurkan unsur-unsur asing
seperti virus (virus melawan virus).

Klasifikasi : Penataan teratur satuansatuan yang ditelaah ke dalam


kelompok kelompok yang terdiri
dari satuan yang lebih besar.
Klasifikasi
Carolus Linaeus
(1707 1778)

Berdasarkan: morfologi, fisiologi dan imunologi


Bakteri mempunyai bentuk yang tetap, dindingnya
yang kuat dan adanya kemampuan untuk hidup
Ototrof, bakteri digolongkan dalam dunia
Tumbuhan
Awal klasifikasi bakteri pada thn 1923 oleh :
D.H. Bergey, pd thn 1994 diterbitkan buku :
Bergeys Manual of Determinative Bacteriology

Klasifikasi pengasam susu : Streptococcus


Lactis

Dunia
: Tumbuhan
Devisi : Protphyta
Klas
: Schizomycetes
Ordo
: Eubacteriales
Sub Ordo: Eubacteriineae
Famili
: Lactobacteriaceae
Sub Famili : Streptococceae
Genus : Streptococcus
Spesies : S. lactis

MORFOLOGI BAKTERI

Ukuran bakteri : 0,5 1.0 mikro meter


Staphylokokus :0,75-1,25
batang : 0,5-1,0 dan panjang : 2-3 mikro meter
Bentuk bakteri:
1. Basil (Batang) : - Strepto basil (bergandeng)
: - Diplobasil (dua-dua)
2. Kokus (Bola) : - Streptokokus (bergandeng)
: - Diplokokus (dua-dua)
: - Tetrakokus ( berempat)
: - Stfilokokus (untaian)
: - Sarcina (kubus)
3. Spiril (bengkok)

GRAM POSITIF

Bakteri gram-positif adalah bakteri yang


mempertahankan zat warna kristal violet sewaktu
proses pewarnaan Gram sehingga akan berwarna
biru atau ungu di bawah mikroskop Sementara itu,
bakteri gram-negatif akan berwarna merah atau
merah muda. Bakteri gram positif seperti
Staphylococcus aureus hanya mempunyai membran
plasma tunggal yang dikelilingi dinding sel tebal
berupa peptidoglikan. Sekitar 90% dari dinding sel
tersebut tersusun atas peptidoglikan sedangkan
sisanya berupa molekul lain bernama asam
teikhoat. Di sisi lain, bakteri gram negatif (seperti E.
coli) memiliki sistem membran ganda di mana
membran plasmanya diselimuti oleh membran luar
permeabel. Bakteri ini mempunyai dinding sel tebal
berupa peptidoglikan, yang terletak di antara
membran dalam dan membran luarnya

GRAM NEGATIVE

Bakteri gram-negatif adalah bakteri yang tidak


mempertahankan zat warna kristal violet sewaktu
proses pewarnaan Gram sehingga akan berwarna
merah. Sementara itu, bakteri gram-positif akan
berwarna ungu. Bakteri gram negatif (seperti E. coli)
memiliki sistem membran ganda di mana membran
plasmanya diselimuti oleh membran luar permeabel.
Bakteri ini mempunyai dinding sel tebal berupa
peptidoglikan, yang terletak di antara membran
dalam dan membran luarnya
Banyak spesies bakteri gram-negatif yang bersifat
patogen, yang berarti mereka berbahaya bagi
organisme inang. Sifat patogen ini umumnya
berkaitan dengan komponen tertentu pada dinding
sel gram-negatif, terutama lapisan lipopolisakarida
(dikenal juga dengan LPS atau endotoksin).

SUSUNAN SEL

1. Dinding Luar : - Lapisan lendir


- Dinding sel
- Membran sitoplasma
* dinding sel terdiri dari: selulosa, hemiseluosa, khitin
guna: memberi btk tertentu pd sel, memberi
perlindungan & keluar-masuknya zat kimia
* membran sitoplasma (plasmolema/ lap hialin) terdiri
dari protein dan lipid, mudah menghisap zat warna
yang alkalis
Guna : berperan pd pembelahan sel
* Lapisan lendir (kapsula), merup hasil metabolisme
terdiri dr karbohidrat
guna : memberi perlindungan terhadap kekerigan

2. Isi sel berupa protoplasma suatu koloid ,


mengandung karbohidrat, protein, enzim, belerang
dan volutin ( mengandung ribonulkeat/ RNA)
3. Inti sel (DNA, RNA)

* Flagel terdiri dari: protein (flagelin) yakni protein


semacam miosin.
Diameter flagel 0,1 mikron, flagel merup benangbenang protoplas yg berpangkal pada titik titik
tepat tepat dibawah membran sel, pangkal itu
disebut rizoblast
Monotrik
Lofotrik
Amfitrik
peritrik

Sebagai
Alat gerak

* Pili : bulu-bulu halus dan panjang disekitar sel dan


terdiri dari protein (pilia) yaitu heteropolimer dari
18 as amino yang bersifat antigenik, diduga
fungsinya untuk konjugasi.

Karakteristik

Dinding sel

Gram positif
Homogen dan tebal (20-80 nm0 serta
sebagian besar tersusun dari
peptidoglikan.
Polisakarida lain dan asam teikoat
dapat ikut menyusun dinding sel.

Peptidoglikan (2-7 nm) di antara membran


dalam dan luar, serta adanya membran luar
(7-8 nm tebalnya) yang
terdii dari lipid, protein, dan lipopolisakarida

Bulat, batang atau filamen

Bulat, oval, batang lurus atau melingkar s


eprti tand koma, heliks atau filamen;
beberapa mempunyai selubung atau kapsul

Pembelahan biner

Pembelahan biner, terkadang pertunasan

kemoorganoheterotrof

Fototrof, kemolitoautotrof, atau


kemoorganoheterotrof

Kebanyakan nonmotil, bila motil


tipe flagelanya adalah
petritrikus (petritrichous)

Motil atau nonmotil. Bentuk flagela


dapat bervariasi-polar,
lopotrikus (lophtrichous),
petritrikus (petritrichous).

Bentuk sel
Reproduksi
Metabolisme

Motilitas

Anggota tubuh Biasanya tidak memiliki apendase


(apendase)
Endospora

Gram negative

Beberapa grup dapat membentuk


endspora

Dapat memiliki pili, fimbriae, tangkai


Tidak dapat membentuk endospora