Anda di halaman 1dari 8

Adha Bangkit 2712100081

M. Fadhil 2712100082
Felix Andiana Putra 2712100085
Rani Legiviani 2712100086

Gearbox

MATERIAL SELECTION

I.

Definisi

Gearbox adalah sebuah alat yang terdiri dari roda-roda gigi yang
menyalurkan energi mekanik dari penggerak utama ke perangkat output
atau ke bagian mesin lainnya, agar meghasilkan pergerakan. Gearbox dapat
juga mengubah kecepatan, arah dan juga torsi dari energi mekaniknya.
Dengan kata lain, gearbox diperlukan dalam engine agar daya dan torsi
dapat disesuaikan, misalnya membuat daya dari engine menjadi tenaga yang
lebih besar.

II.

Fungsi

Gearbox memiliki fungsi yang sangat penting dalam suatu motor


atau engine karena berfungsi sebagai sistem pemindah tenaga, dan
berfungsi untuk mengubah tenaga dari engine yang berputar, yang
digunakan untuk memutar spindel mesin maupun melakukan gerakan
feeding. Gearbox inilah yang berfungsi sebagai transmisi yang berfungsi
untuk mengatur kecepatan torsi serta arah putaran baik CW maupun CCW
sehingga dapat bergerak maju dan mundur.

III.

Prinsip Kerja

Pertama-tama, putaran dari engine akan dilanjutkan ke input shaft


atau poros input yang dihubungkan melalui clutch (kopling), setelah itu
putaran tersebut akan diteruskan ke main shaft (poros utama), torsi yang
berada pada mainshaft akan diteruskan ke spindel mesin, kecepatan putaran
pada spindel mesin akan kelur berbeda tergantung pada rasio input dan
output dari roda-roda gigi.

IV.

Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Gearbox

Ada 2 faktor utama yang memiliki pengaruh yang besar terhadap


pemilihan gearbox yaitu:
Purpose
sistem total.

: Jenis gearbox apa yang dibutuhkan dalam konteks

PAGE 1

Quality : Kualitas dari gearbox, mempengaruhi konteks komersial.


Kualitas dapat berupa general purpose,precision, atau superprecision
mempengaruhi material yang digunakan, teknik manufaktur dalam
pembuatan dan juga cost yang dibutuhkan. Kualitas yang terpilih harus
sesuai dengan standar dari kebutuhan suatu sistem.
Adapun faktor-faktor lain yang mempengaruhi dirangkum dalam
tabel 1.
Commercial

Performance

Installation

Operation

Environment

Quantit
y
Recured

Power Reqd

Relationshi
p in System

Reliability

Space Available

Price

Max Torque

Maintenance

Size

Commercial
Life

Max Speed

Accessibility

Shape

Cost

Speed Ratio

Consequence
of Shut Down
Condition
Monitoring
Max Temp.
Permitted

Load Capacity
of Support
Ambient
Conditions

Convenence
in Purchase
Manufacturer
Reputation
Appearance

Shaft
Orientation
Shaft
Rotation
Ease of
Install

Duty Cycle

Weight

Torsional
Flexibility

Mounting
Type
Positional
Location
Accuracy
Supports
Loads
Effect on
Support

Mechanical
Integrity
Radial and
Axial Loads
Shock Loads

Altitude
Heat
Dissipation
Reqd

Inertia
Irreversabilit
y
Back Driving
Torque

PAGE 2

Efficiency
Backlash
Noise
Table 1 Pengelompokan Faktor-faktor yang Mempengaruhi
Pemilihan Gearbox
Commercial
Faktor commercial merupakan faktor yang sangat signifikan
dan sangat sulit untuk dibangun. Kuantitas sangat berkaitan
dengan harga. Umur pakaidari produk juga mempengaruhi
proses pemilihan.
Performance
Performance ini yang berkaitan dengan fungsi dari gearbox
tersebut yaitu transmisi dari torsi. Pengaruh dalam pemilihan
juga dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut: power capacity,
torque capacity, and speed limitation.
Installation
Instalasi ini meliputi kemudahan instalasi seperti bentuk,
berat dan juga ukuran dari casing termasuk aid lifting,
maneuvering dan securing.
Operation
Operation merupakan pemakaian dari gearbox itu sendiri
misalnya life sevice yang lama dengan maintenance yang
minimum, khususnya ketika dikerjakan dengan ringan.
Biasanya diberikan pelumasan (lubricating) agar semakin
efisien, sehingga panasnya lebih kecil dan umur hidup yang
lebih lama. Sedangkan convenience dalam melakukan
maintenance dan perbaikan, aksesbilitas, peralatan khusus
dan jadwal dalam maintenance regular sangat mempengaruhi
dalam pemilihan gearbox.

PAGE 3

Environment
Environment ini meliputi ruang yang tersedia, kondisi udara,
temperature maksimum yang diijinkan dan kelembaban.
Faktor lain yang juga mempengaruhi environment ini yaitu
failure dari gearbox.

V.

Material Selection dan Propertinya

Berikut adalah komposisi kimia dari material pembentuk Gigi-gigi


pada gearbox:
40Ni2CrMo28
(% by mass)

Element
Carbon
Silicon
Manganese
Sulphur
Nickel
Chromium
Molybdenum
Iron

0.35-0.45
0.10-0.35
0.40-0.70
<0.035
1.25-1.75
0.90-1.30
0.20-0.35
Remainder

Table 2 Komposisi Kimia dari Material Gigi-gigi Gearbox


Berikut adalah table dari acceptable service life dari roda gigi dari
suatu gearbox:

Gear Unit Parameter

Gear Tooth Beam Strength, WT

Duty
Load
Value

Recommended (based
on calculation)
Permissible Design
Value for Acceptable
Service Life

(kN)

(kN)

(kN)

29

33

41.8

Permissible
Design
Value

PAGE 4

63

68.7

87

210.5

210.5

228

Gear Tooth Maximum Wear Load,


WW

60.4

68.7

76.7

WS 1.25 WD

210.5

85.9

108.8

WW > W D

60.4

>68.7

76.7

Gear Tooth Dynamic Load, WD


Gear Tooth Static Wear Load, WS

Tabel 3 Recommended Gear Unit Permissible Tooth Load

Berikut adalah Recommended Values of Vital Gearbox Units


Parameter:

Gear Unit Parameter

Permissible
Design
Value

Duty
Load
Value

Recommended (based
on calculation)
Permissible Design
Value for Acceptable
Service Life

Gear Module (mm)

10

12

B.H.N.

245

270 For adequate


surface wear
resistance

Gear Face Width (mm)

125

150

Gear-Tooth face Surface


Roughness (m)

0.70

Gear-Tooth flank Surface


Roughness (m)

2.05

0.20-0.60

0.20-0.60 Tolerance
for helical gears for
v>12 m/s

0.20-0.70

0.20-0.70 Tolerance to
avoid gear profile mismatch

PAGE 5

Minimum Teeth Number on


Pinion to Avoid Interference

16

17, to avoid tooth tip


interference

Tabel 4 Recommended Values of Vital Gearbox Units Parameter


Berikut adalah faktor-faktor yang perlu diketahui dalam pemilihan
torsi dalam gearbox:

Tipe, power dan kecepatan dari penggerak utama.


Ratio keseluruhan dari gearbox
Tipe dari unit yang dibutuhkan parallel atau angled drive
Aplikasi dari Gearbox
Kondisi operasi abnormal
Disposisi dari input dan output shaft
Arah putaran shaft
Gaya-gaya eksternal yang dapat mempengaruhi unit, seperti
overhung loads, brakes, ouboard bearing dll.
Tipe kopling yang cocok
Baja yang dipilih untuk roda gigi harus kuat untuk mencegah
kerusakan pada gigi-giginya. Harus keras agar tahan terhadap kontak
tegangan dan harus cukup ulet untuk menahan beban kejut yang diterima
roda gigi. Juga harus tahan terhadap tegangan yang diberikan kepada shaft.
Kekersannya setelah dikeraskan berkisar 40 BHN harus lebih keras dari
mating wheel.
Dalam beberapa kasus dimana tegangannya sangat tinggi, lebih baik
menggunakan forging sebagai struktur yang kuat. Cast steel juga banyak
digunakan untuk gear wheels . Beberapa cara treatment baja untuk Gear
yaitu
1. Hardened: Mencegah heat treatment distortion
2. Flame / induction Hardened: untuk mengeraskan permukaan
roda-roda gigi. Dan mencegah distorsi hasil perlakuan panas
3. Nitrided: agar memberikan kekerasan sekitar 68 HRC pada
permukaan roda gigi
4. Case Carburized

PAGE 6

Berikut adalah rangkuman beberapa material yang biasa digunakan pada


Gear:
Through hardened
C40 normilised or
quenched and tempered
C45 normilised or
quenched and tempered
C50 normilised or
quenched and tempered
C55 normilised or
quenched and tempered
C60 normilised or
quenched and tempered

Induction or Flame
Hardened

Nitrided

Carburized &
Hardened

34Cr4

31CrMo12

18 CrMo4

41Cr4

31CrMoV9

20MnCr4

42CrMo4

18CrNiMo7

PAGE 7