Pasar Industri: Definisi dan Karakteristik
Pasar Industri: Definisi dan Karakteristik
Indikasi lain dari bidang dan pentingnya pasar industri adalah rangkaian industriindustri yang membentuk pasar. Klasifikasi ini juga menyediakan dasar yang sangat penting
untuk melakukan segmentasi pasar.
1. Pertanian, kehutanan, dan perikanan
2. Pertambangan
3. Konstruksi
4. Pabrik
5. Transportasi, komunikasi, dan pelayanan umum lainnya
6. Pedagang grosir
7. Pedagang eceran
8. Keuangan, asuransi, dan perumahan
9. Jasa
10. Pemerintah-pusat, propinsi dan daerah
Setiap toko pengecer dan grosir adalah konsumen industri. Setiap perusahaan bis,
kapal terbang, dan kereta api adalah bagian dari pasar ini. Begitu juga dengan hotel,
restoran, bank, asuransi, rumah sakit, bioskop, dan sekolah.
Dua segmen pasar industri yang besar adalah pasar pemerintah dan pasar pertanian.
Kedua pasar ini perlu dibahas lebih mendalam karena biasanya diabaikan karena perhatian
lebih dicurahkan pada segmen pabrik.
1. Pasar Pertanian
Pasar pertanian merupakan tempat dimana terdapat interaksi antara kekuatan
penawaran dan permintaan produk pertanian, terjaditawar-menawar nilai produk, terjadi
pemindahan kepemilikan, dan terjadi kesepakatan-kesepakatan yang berhubungan dengan
pemindahan kepemilikan. Jika didasarkan pada konsep sistem agribisnis, maka pasar
pertanian terdiri atas pasar input dan alat-alat pertanian, pasar produk pertanian, dan pasar
produk industri pengolahan hasil pertanian atau pasar produk agroindustri.
2. Pasar Pemerintah
Pasar pemerintah yang luar biasa besarnya terdiri dari ribuan unit pemerintahan pusat,
propinsi, dan daerah yang berbelanja untuk keperluan lembaga-lembaga pemerintah seperti
sekolah, kantor, rumah sakit, dan pangkalan militer. Pengeluaan dari pemerintah pusat sendiri
mencakup sekitar 20 % dari seluruh produk domestik bruto, sexangkan pengeluaran propinsi
dan daerah mencakup 10%. Meskipun begitu, untuk memahami pemerintah sebagai pembeli
bukanlah hal yang mudah karena pemerintah merupakan pembeli yang rumit dan besar sekali.
Proses beli pemerintah berbeda dengan proses beli yang dilakukan oleh sector swasta dari
pasar industri.
Ciri khas dari pembelian oleh pemerintah adalah system tawar-menawar. Pembelian
oleh pemerintah dilakukan dengan cara tender. Artinya pemerintah memasang iklan mengenai
produk atau jasa yang dibutuhkan dengan menyebutkan spesifikasi produknya. Kemudian
harga yang terendah yang memenuhi spesifikasi akan memenangkan persaingan. Dalam
situasi beli lain, pemerintah bisa melakukan perundingan dengan pemasik swasta tentang
kontrak pembelian. Praktek pemasaran seperti ini dilakukan, misalnya pada waktu
departemen pertahanan menghendaki perusahaan swasta mengembangkan dan membuat
sebuah system persenjataan baru dan produk yang serupa tidak ada dipasaran sehingga tidak
perlu dibuat spesifikasi produk.
- Unit pemerintah --- pemerintah federal, negara bagian, dan local yang membeli atau
menyewa barang dan jasa guna menunaikan fungsi utama pemerintah.
- Biasanya meminta pemasok mengajukan penawaran dan biasanya mereka memberikan
kontrak kepada pemasok yang menawarkan harga terrendah.
- Umumnya lebih menyukai pemasok domestik daripada pemasok asing.
- Sebagian besar pemerintah akan memberikan pemasok panduan yang lengkap yang
menerangkan cara menjual kepada pemerintah.
- Kriteria non-ekonomi juga memainkan peranan dalam pembelian pemerintah.
Banyak perusahaan yang menghadirkan transaksi penjualan dengan pemerintah karena
mereka segan berurusan dengan birokrasi. Padahal bisnis dengan pemerintah dapat
mendatangkan laba yang tidak sedikit. Memang harus diakui bahwa untuk berurusan dengan
pemerintah diperlukan informasi dan teknik-teknik pemsaran khusus.
C. Karakteristik Pasar Industri
1. Struktur dan Permintaan Pasar.
- Pasar Industri memiliki lebih sedikit pembeli tetapi lebih besar nilainya.
- Pelangan pasar iIndustri lebih terkonsentrasi secara geografis.
- Permintaan pembeli industri merupakan turunan dari permintaan konsumen akhir.
- Permintaan di pasar industri lebih inelastic
Kurang terpengaruh oleh perubahan harga jangka pendek.
- Permintaan di pasa r industri lebih berfluktuatif dan lebih cepat.
2. Sifat unit pembelian.
- Pembelian di pasar industri melibatkan lebih banyak pembeli.
- Pembelian dipasar industri melibatkan usaha pembelian yang lebih professional.
3. Berbagai tipe Keputusan dan Proses Pengambilan Keputusan.
- Pembeli di pasar industri biasanya menghadapi pengambilan keputusan yang
kompleks.
- Proses pembelian industri lebih formal.
- Dalam pembelian di pasar industri, penjual dan pembeli bekerja lebih erat dan
membangun hubungan jangka panjang.
Aktivitas pembelian terdiri dari dua bagian besar :
1. Pusat pembelian yang terdiri dari semua orang yang terlibat dalam pengambilan keputusan
pembelian.
2. Proses pengambilan keputusan pembelian.
D. Klasifikasi Produk Industri
Barang industri adalah barang-barang yang dikonsumsi oleh industriawan (konsumen
antara atau konsumen bisnis) untuk keperluan selain dikonsumsi langsung, yaitu:
Untuk diubah, diproduksi menjadi barang lain kemudian dijual kembali (oleh
produsen).
Untuk dijual kembali (oleh pedagang) tanpa dilakukan transformasi fisik (proses
produksi).
Barang industri dapat diklasifikasikan berdasarkan peranannya dalam proses produksi
dan biaya relatifnya. Ada tiga kelompok barang industri yang dapat dibedakan, yaitu materials
and parts, capital items, dan supplies and services.
1.
Materials and Parts
Yang tergolong dalam kelompok ini adalah barang-barang yang seluruhnya atau sepenuhnya
masuk ke dalam produk jadi. Kelompok ini masih dapat diperinci menjadi dua kelas, yaitu
bahan baku serta bahan jadi dan suku cadang.
Bahan baku dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu produk pertanian (misalnya beras,
buah-buahan, sayur-sayuran, kapas, termasuk pula produk hewani seperti susu murni dan
telur) dan produk -produk kekayaan alam (seperti minyak bumi, biji besi, ikan, kayu, rotan,
dan lain-lain).
Bahan jadi dan suku cadang terbagi atas component materials (misalnya benang,
semen, kawat) dan component parts (seperti motor kecil, ban). Biasanya component materials
masih perlu diolah lagi, misalnya benang ditenun menjadi kain.
Sifat component materials yang terstandarisasi mengakibatkan harga dan keandalan pemasok
menjadi faktor pembelian yang paling penting. Sementara itu component parts seluruhnya
masuk ke dalam produk jadi tanpa mengalami perubahan bentuk dan sifat, misalnya ban
dipasang sepenuhnya pada mobil atau sepeda motor, dan chip semikonduktor dipasang di
komputer-komputer.
2.
Capital Item
Capital items adalah barang-barang tahan lama (long-lasting) yang memberi kemudahan
dalam mengembangkan dan/atau mengelola produk jadi. Capital items dibagi menjadi dua
kelompok, yaitu instalasi dan peralatan tambahan (accessory equipment).
Instalasi meliputi bangunan (seperti pabrik dan kantor) dan peralatan (seperti
generator, komputer, tangga berjalan, mesin bor, mesin diesel, tungku pembakaran, dan lainlain).
Peralatan tambahan terdiri dari peralatan dan perkakas pabrik yang ber sifat portable
(seperti perkakas tangan, alat pengangkut) dan peralatan kantor (misalnya mesin ketik, meja
kantor). Kedua jenis barang ini tidak menjadi bagian dari produk jadi, tetapi membantu proses
produksi.
3.
Supplies and services
Yang termasuk dalam kelompok ini adalah barang-barang tidak tahan lama (short-lasting) dan
jasa yang memberi kemudahan dalam mengembangkan dan/atau mengelola keseluruhan
produk jadi.
Supplies terdiri atas perlengkapan operasi (seperti minyak pelumas, batu bara, pita
mesin ketik, pensil) dan bahan pemeliharaan dan reparasi (seperti cat, batu, sapu, sikat).
Business service terdiri atas jasa pemeliharaan dan reparasi (seperti reparasi mesin
ketik, pembersih kaca/ruangan) dan jasa konsultansi bisnis (seperti konsultansi manajemen,
hukum, perpajakan, periklanan).
E. Perilaku Pembeli Di Pasar Industri
Philip Kotler (1997), mengemukakan beberapa keputusan utama yang terlibat dalam
keputusan pembelian dari pasar bisnis, diantaranya berkenaan dengan menentukan :
1.
Spesifikasi produk
2.
Batas harga
3.
Persyaratan waktu pengiriman
Persyaratan layanan
Persyaratan pembayaran
Jumlah pemesanan
Keputusan yang diambil oleh para pembeli pada dasarnya dihubungkan dengan segi
keinginannya dalam pemenuhan kebutuhan. Dan hal tersebut merupakan upaya dalam
mencari suatu kepuasan. Dalam kegiatan pemasaran, pemahaman atas perilaku pembelian
konsumen merupakan hal yang dapat membantu dalam pengambilan keputusan. Sebuah
alasan mengapa orang membeli produk tertentu (Product Buying motive) atau membeli pada
penjual tertentu (Patronage Buying Motive), ini merupakan faktor yang sangat penting bagi
penjual dalam menentukan program promosi yang efektif, desain produk, harga, saluran
distribusi yang efektif dan beberapa aspek lain dari program pemasaran perusahaan. Motif
yang ada pada seseorang akan mewujudkan tingkah laku yang diarahkan pada tujuan
mencapai kepuasan. Sedangkan tingkah laku yang diarahkan pada tujuan dipengaruhi oleh
pandangan seseorang. Oleh karena itu perlulah mengetahui mengapa konsumen bertingkah
laku demikian. Dengan meninjau lebih jauh kita dapat mengetahui bahwa sebenarnya tingkah
laku konsumen itu dimulai dengan suatu motivasi.
Perilaku Pembeli Di Pasar Industri
Berbagai Situasi Pembelian Utama
Pembelian Ulang sepenuhnya Pembelian
ulang
dengan
Merupakan situasi pembelian modifikasi
di
pasar
industri
yang Situasi pembelian di pasar
ditandai oleh pembeli secara industri yang ditandai oleh
rutin
memesan
ulang pembeli ingin memodifikasi
sesuatu tanpa ada
spesifikasi,
harga,
persyaratan, dan pemasok
modifikasi.
produk.
4.
5.
6.
Tugas Baru
Situasi pembelian di pasar industri
yang
ditandai
oleh
pembeli
membeli produk atau jasa untuk
yang pertama kalinya.
Pembelian sistem
Pembelian penyelesaian masalah
secara terpaket dari satu penjual.
bernegosiasi. Dalam pembelian yang lebih kompleks, pembeli dapat melibatkan pejabat tinggi
guna berpartisipasi dalam negosiasi.
- Pengambil Keputusan, orang di dalam pusat pembelian suatu organisasi yang memiliki
kekuatan formal dan informasi untuk memilih atau menyetujui pemasok yang harus
dipilih. Pengambil Keputusan mempunyai kekuatan formal dan informal untuk memilih atau
menyetujui pemasok yang harus dipilih. Dalam pembelian rutin, pembeli sering kali
merupakan pengambil keputusan atau paling tidak merupakan pemberi persetujuan.
- Penjaga gawang, orang yang di dalam pusat pembelian suatu organisasi yang
mengendalikan arus informasi kepada orang lain.Penjaga Gawang mengendalikan arus
informasi kepada orang lain. Misalnya, petugas bagian pembelian sering kali mempunyai
wewenang untuk mencegah wirausaha calon pemasok bertemu dengan pemakai atau
pengambil keputusan. Yang termasuk penjaga gawang antara lain adalah petugas teknis atau
bahkan sekretaris pribadi.
Proses Pembelian di Pasar Industri, meliputi:
1. Penganalan Masalah. Tahap pertama dalam proses pembelian di pasar industri ketika
seorang di perusahaan tertentu mengenali adanya masalah atau kebutuhan yang dapat
dipecahkan dengan memperoleh barang atau jasa tertentu.
2. Penjabaran Kebutuhan secara Umum. Tahap dalam proses pembelian dipasar industri
ketika perusahaan tersebut menjabarkan secara umum karakteristik dan kuantitas barang yang
dibutuhkan.
3. Spesifikasi Produk. Tahapan ketika organisasi pembeli memutuskan dan
menspesifikasikan karakteristik produk yang secara teknis terbaik atas barang yang
dibutuhkan.
4. Analisis Nilai. Pendekatan pengurangan biaya dimana semua komponen dipelajari secara
seksama guna menentukan apakah dapat dirancang ulang, distandarisasikan atau dibuat
dengan metode produksi yang lebih baik.
5. Pencarian Pemasok. Tahapan ketika pembeli berusaha mendapatkan pemasok terbaik.
6. Pengumpulan Proposal. Tahapan ketika pembeli mengundang pemasok yang memenuhi
syarat untuk mengajukan proposal.
7. Pemilihan Pemasok. Tahapan ketika pembeli mengulas proposal dan memilih satu atau
beberapa pemasok.
8. Spesifikasi pesanan rutin. Tahapan ketika pembeli menulis pesanan akhir kepada pemasok
terpilih, membuat daftar spesifikasi, kuantitas yang dibutuhkan, waktu penyerahan yang
diharapkan, kebijakan pengembalian barang dan garansi.
9. Penilaian Kinerja. Tahapan ketika pembeli memeringkat kepuasannya terhadap pemasok,
sambil mengambil keputusan apakah akan melenjutkan, memodifikasi atau memutuskan
perjanjian hubungan tersebut.
F. Proses Pembelian di Pasar Industri
Faktor-faktor Lingkungan
Pembeli di pasar industri amat dipengaruhi oleh faktor-faktor
dalam lingkungan ekonomi saat ini dan yang diperkirakan, seperti
tingkatan permintaan primer, ramalan ekonomi, dan bunga pinjaman.
Kalau ketidakpuasan ekonomi meningkat, pembeli di pasar industri
akan
membatalkan
investasi
baru
dan
berusaha
mengurangi
persediannya.
Faktor
lingkungan
yang
menjadi
semakin
penting
adalah
keterbatasan bahan baku kunci. Semakin banyak perusahaan yang
sekarang bersedia membeli dan menyimpan bahan baku yang langka
dalam jumlah besar untuk pasokannya memadai. Pembeli di pasar
industri juga dipengaruhi oleh perkembangan teknologi, politik, dan
persaingan
di
lingkungannya.
Budaya
dan
adat
istiadat
juga
mempengaruhi reaksi pembeli di pasar industri terhadap perilaku dan
strategi
pemasar
perusahaan
tertentu,
terutama
di
lingkungan
pemasaran
internasional.
pemasar
di
pasar
industri
harus
melihat
faktor-faktor
itu,
menentukan
cara
faktor-faktor
itu
mempengaruhi
pembeli, dan berusaha mengubah tantangan tersebut menjadi peluang.
Faktor-faktor Organisasi
Tiap-tiap
organisasi
pembelian
mempunyai
tujuan,
kebijakan,
prosedur, struktur, dan sistem tersendiri. Pemasar di pasar industri
harus memahami faktor-faktor organisasi secara menyeluruh.
Faktor-faktor Antar Pribadi
Pusat
pembelian
biasanya
melibatkan
banyak
peserta
yang
mempengaruhi
satu
sama
lainnya.
Pemasar
industri
sulit
sekali
menentukan faktor antar pribadi dan dinamika kelompok apa yang
masuk
kedalam
proses
pembelian.
Salah
seorang
penulis
mengemukakan Manajer tidak memakai tanda pengenal bertuliskan
pengambil keputusan atau orang tidak penting. Yang berpengaruh
paling besar sering kali tidak tampak, paling tidak di mata petugas
penjualan perusahaan pemasok. Dan belum tentu peserta di pusat
pembelian yang memiliki jabatan tertinggi memiliki pengaruh terbesar.
Peserta
mungkin
memiliki
pengaruh
dalam
keputusan
pembelian
karena mereka mengendalikan pemberian imbalan dan hukuman, atau
mereka yang banyak disukai, memiliki keahlian khusus, atau memiliki
hubungan khusus dengan peserta penting yang lain. Faktor antar
pribadi terkadang sangat sulit dikenali. Kalau mungkin, pemasar di
pasar
industri
harus
berusaha
memahami
faktor-faktor
itu
dan
merancang
strategi
yang
memperhitungkan
faktor-faktor
tersebut
mereka diperhitungkan.
Faktor-faktor Individu
Tiap-tiap peserta dalam proses keputusan pembelian di pasar
industri membawa serta motif, persepsi, dan preferensi pribadi. Faktor-faktor
individu
itu
dipengaruhi
oleh
karakteristik
pribadi
seperti
umur,
penghasilan, pendidikan, identifikasi profesional, kepribadian, dan sikap
terhadap
risiko.
Juga,
pembeli
mempunyai
gaya
pembelian
yang
berbeda-beda.
Sebagian
mungkin
bertipe
teknis
yang
menganalisis
usulan sejumlah perusahaan yang bersaing secara mendalam sebelum
memilih pemasok. Pembeli lain mungkin negosiator intuitif yang ahli
dalam mengadu penjual satu dengan yang lain untuk memperoleh
tawaran terbaik.
H. Berbagai Jenis Situasi Pembelian Utama
Terdapat tiga jenis situasi pembelian yang utama. Pada ekstrim
yang
satu
ada
pembelian
ulang
sepenuhnya,
yang
merupakan
keputusan yang
cukup rutin. Pada
ekstrim yang
lain
terdapat tugas
baru
yang
memerlukan
riset
lengkap.
Di
tengah
terdapat
pembelian
ulang dengan modifikasi yang membutuhkan sedikit riset.
Dalam
pembelian
ulang
sepenuhnya,
pembeli
memesan
ulang
tanpa
memodifikasi
apa
pun.
Kegiatan
itu
biasanya
ditangani
secara
rutin
oleh
bagian
pembelian.
Berdasarkan
kepuasan
membeli
di
masa
lalu, pembeli begitu saja memilih dari beberapa pemasok yang ada
dalam
daftar.
Para
pemasok
saat
ini
berusaha
mempertahankan
kualitas
produk
dan
jasa.
Mereka
sering
kali
mengusulkan
sistem
pemesan
ulang
otomatis,
sehingga
petugas
pembelian
akan
menghemat
waktu
pemesanan
ulang.
Para
pemasok
luar
berusaha
menawarkan
sesuatu
yang
baru
atau
memanfaatkan
ketidakpuasan,
sehingga
pembeli
akan
memperhatikan
mereka.
Mereka
berusaha
menancapkan kaki di pintu dengan pesanan dalam jumlah sedikit dan
kemungkinan memperbesar pangsa pembelian sedikit demi sedikit.
Dalam
pembelian
ulang
dengan
modifikasi,
pembeli
ingin
memodifikasi
spesifikasi,
harga,
persyaratan
atau
pemasok
produk.
Pembelian
ulang
yang
dimodifikasi
biasanya
melibatkan
lebih
banyak
peserta
pengambil
keputusan
ketimbang
pembelian
langsung.
Pemasok saat ini mungkin merasa khawatir dan merasa tertekan untuk
melakukan yang terbaik guna mempertahankan pelanggannya.
Pemasok
luar
akan
melihat
pembelian
ulang
dengan
modifikasi
sebagai
peluang
untuk
membuat
tawaran
yang
lebih
baik
dan
mendapatkan bisnis baru.
Sebuah
perusahaan
yang
membeli
produk
atau
jasa
untuk
pertama
kalinya
menghadapi
situasi
tugas
baru.
Dalam
kasus
itu,
semakin
besar
biaya
atau
resikonya,
semakin
banyak
peserta
pengambilan
keputusan
dan
semakin
besar
pula
upaya
mereka
mengumpulkan
informasi.
Situasi
tugas
baru
merupakan
peluang
dan
tantangan
terbesar
bagi
pemasar.
Pemasar
tidak
hanya
berusaha
menghubungi
sebanyak
mungkin
pemberi
pengaruh
kunci
pada
pembelian, melainkan juga memberi masukan dan informasi.
Pembeli
mengambil
keputusan
paling
sedikit
dalam
pembelian
ulang sepenuhnya dan paling banyak dalam tugas baru. Dalam situasi
tugas
baru,
pembeli
harus
memutuskan
soal
spesifikasi,
pemasok,
batas
harga,
jumlah
pesanan,
waktu
penyerahan,
dan
persyaratan
pelayanan.
Urutan
berbagai
keputusan
itu
bervariasi
tergantung
pada
masing-masing
situasi,
dan
peserta
pengambilan
keputusan
yang
berbeda mempengaruhi tiap-tiap pilihan.
Banyak
pembeli
di
pasar
industri
memilih
untuk
membeli
penyelesaian
masalah
secara
terpaket
dari
satu
penjual.
Disebut
dengan
pembelian
sistem,
praktik
itu
pertama
kali
dilakukan
oleh
pemerintah AS ketika membeli senjata dan sistem komunikasi penting.
Pemerintah
tidak
membelinya
secara
terpisah-pisah
dan
menyatukan
semua
komponen
itu,
melainkan
mengadakan
lelang
bagi
para
pemasok seluruh komponen dan merakit paket atau sistem itu.
Para
penjual
semakin
menyadari
bahwa
pembeli
menyukai
metode
itu
dan
memanfaatkan
penjualan
sistem
sebagai
suatu
alat
pemasaran.
Penjualan
sistem
merupakan
proses
yang
melibatkan
dua
langkah. Pertama, pemasok menjual satu kelompok produk yang saling
terkait.
Misalnya
pemasok
tidak
hanya
menjual
lem,
tetapi
juga
aplikator
dan
pengeringnya.
Kedua,
pemasok
menjual
sistem
produksi,
pengendalian
sediaan,
distribusi,
dan
pelayanan
yang
lain
untuk
memenuhi kebutuhan pembeli akan operasi perusahaan yang mulus.
1. http://www.youtube.com/watch?v=JKlfQnC0nzc
2. http://www.youtube.com/watch?v=0-yZRA5FNtw
3. http://www.youtube.com/watch?v=UeHdYSFSQfQ
4. http://www.youtube.com/watch?v=KOS4X1nr_s4
5. http://www.youtube.com/watch?v=xbSXH6Z9TtY
6. http://www.youtube.com/watch?v=_63GZU8eF1w
7. http://www.youtube.com/watch?v=2zbhvSbpebA
8. http://www.youtube.com/watch?v=-BVkeNVKQeo
9. http://www.youtube.com/watch?v=WaTAThM57UM
10. http://www.google.com/imgres?
biw=1366&bih=586&tbm=isch&tbnid=aV_OzLSEITczIM
%3A&imgrefurl=http%3A%2F%2Fvibiznews.com
%2F2013%2F12%2F30%2Fkapas-berjangka-bergerak-flat-china-akanpertahankan-persediaan%2F&docid=BQQpi2je4EOlEM&imgurl=http%3A
%2F%2Fvibiznews.com%2Fwp-content%2Fuploads
%2F2013%2F12%2Fcottonplant.jpg&w=1024&h=768&ei=cIXPUuLTOISNrgfP14D4Bw&zoom=1&ved=
0CFcQhBwwAQ&iact=rc&dur=265&page=1&start=0&ndsp=16
11. http://www.google.com/imgres?
biw=1366&bih=586&tbm=isch&tbnid=eQOiLd9OyH_NHM
%3A&imgrefurl=http%3A%2F%2Fcaratono.blogspot.com
%2F&docid=LD7LXm7BdiL-gM&imgurl=http%3A%2F
%2F2.bp.blogspot.com%2F-aijGUncL8E4%2FUqcig_XBn_I
%2FAAAAAAAAAEE%2FB4stkN8eAHQ%2Fs1600%2FManfaat%252BKhasiat
%252BBayam%252BUntuk%252BKesehatan%252BTubuh
%252BManusia.jpg&w=1024&h=768&ei=VYXPUsudNsm3rgfR2IHYCQ&zoo
m=1&ved=0CI8CEIQcMD4&iact=rc&dur=453&page=4&start=61&ndsp=2
5
12. http://www.google.com/imgres?
biw=1366&bih=586&tbm=isch&tbnid=438mXiZz-64Z_M
%3A&imgrefurl=http%3A%2F%2Fghinameighina.blogspot.com
%2F2010_12_01_archive.html&docid=jVWEJaHvGUWw2M&imgurl=http
%3A%2F%2F1.bp.blogspot.com%2F_D44eBP2lPTU%2FTR7QDdwrZnI
%2FAAAAAAAAACo%2F7_xOJzBMeeQ%2Fs1600%2Fmakanan
%25252Bserat.jpg&w=400&h=288&ei=VYXPUsudNsm3rgfR2IHYCQ&zoom
=1&ved=0CMQBEIQcMCU&iact=rc&dur=546&page=3&start=37&ndsp=2
4
13. http://www.google.com/imgres?
biw=1366&bih=586&tbm=isch&tbnid=Tfe4bynHZ1a6CM
%3A&imgrefurl=http%3A%2F%2Fprodukkecantikanaman2.blogspot.com
%2F2013_11_01_archive.html&docid=QlogQHgd6HHzdM&imgurl=http%3A
%2F%2F1.bp.blogspot.com%2F-4cz7TP_8S10%2FUpVDRUdSFfI
%2FAAAAAAAAAY4%2FpgRYsvjx-Jo%2Fs1600%2Fberas%252Bmerah
%252Bdan
%252Bputih.jpg&w=800&h=550&ei=VYXPUsudNsm3rgfR2IHYCQ&zoom=1
&ved=0CH0QhBwwEA&iact=rc&dur=515&page=1&start=0&ndsp=17
14. http://keepvid.com/?url=http%3A%2F%2Fwww.youtube.com%2Fwatch
%3Fv%3DPH45lxEiaSs
Pasar industri adalah
Semua organisasi yang membeli barang dan jasa
untuk digunakan memproduksi barang dan jasa lain
yang dijual, disewakan, atau dipasok
ke perusahaan lain