Anda di halaman 1dari 9

Acara dan Pengalaman

 Sarana untuk menjadi bagian dari saat-saat khusus dan relevan


yang lebih pribadi dalam kehidupan konsumen

 Keterlibatan dalam acara ini dapat memperluas dan


memperdalam hubungan sponsor dengan pasar sasarannya,
tetapi hanya terjadi jika di kelola dengan tepat
Keuntungan
 Relevan; acara atau pengalaman yang dipilih dengan baik dapat
dianggap sangat relevan karena konsumen terlibat secara pribadi.
 Melibatkan; berdasarkan kualitas tampilan langsung dan waktu riilnya,
acara pengalaman lebih melibatkan konsumen secara aktif.
 Implisit; acara merupakan “penjualan lunak’ tidak langsung
Tujuan Acara
 1. Mengidentifikasi pasar sasaran atau gaya hidup tertentu
Pelanggan dapat membidik secara geografis, demografis, psikografis atau perilaku sesuai
acara.
Contoh : L.A Lights (Salah satu merek produk dari PT.DJARUM).
L.A Light Cool Break, mensponsori konser musik di Universitas Semarang dengan melibatkan
artis ternama “Bondan Feat 2Black” untuk menonjolkan produk dan sampel di antara
pemirsa sasarannya, yaitu pria berusia 18 tahun keatas

2. Meningkatkan kesadaran perusahaan atau nama produk :


Pemberian sponsor sering menawarkan paparan yang tahan lama terhadap suatu merek,
kondisi yang diperlukan untuk membangun pengakuan merek dan meningkatkan
ingatannya.
Contoh : Susu Anlene.
Dengan mengadakan acara “Jalan sehat 10.000 langkah Anlene”. Kegiatan Acara
tersebut merupakan ajang kampanye untuk melawan penyakit osteoporosis dan bertujuan
untuk membangun kesadaran, membangun pengakuan merek, dan meningkatkan
ingatan merek terhadap konsumen.
3. Menciptakan atau memperkuat persepsi tentang asosiasi citra merek kunci
Acara itu sendiri mempunyai asosiasi yang membantu menciptakan atau
memperkuat asosiasi merek.
Contoh : Djarum Coklat EXTRA.
Djarum Coklat EXTRA memilih untuk mensponsori tour konser musik “EXTRALIGI”
bersama salah satu band ternama di indonesia yaiu SLANK dengan tour 25 kota

4. Memperkuat citra korporat


Pemberian sponsor dapat meningkatkan persepsi bahwa perusahaan disukai dan
bergengsi.
Contoh : Coca-cola.
Coca-cola menjadi sponsor pertandingan sepak bola piala dunia. Coca-cola
memandang dukungan sponsor jangka panjangnya terhadap Piala Dunia sebagai
sarana meningkatkan kesadaran merek internasional serta meningkatkan konsumsi
dan volume produknya terhadap masyarakat (konsumen)
5. Menciptakan pengalaman dan membangkitkan perasaan :
Perasaan yang ditimbulakan oleh acara yang menarik atau berharga secara tidak
langsung dapat menghubungkan acara dengan merek.
Contoh : Samsung.
Aktifitas online sekarang ini menduduki sebagian besar usaha dukungan sponsor
sebuah perusahaan. Perusahaan samsung menggunakan situs-situs seperti MySpace
dan YouTube untuk memperluas kepribadiannya secara online dan menciptakan
Web pribadinya sendiri (www.samsung.com) sebagai tempat sentral untuk informasi
produk mereka yang bisa diunduh.

6. Mengekspresika komitmen terhadap komunitas atau masalah sosial


Pemasaran yang terkait gerakan amal mensponsori organisasi dan lembaga amal nir
laba
Contoh : Djarum Super.
Dengan melakuan konser amal “Malam Peduli Anak Indonesia”, Djarum super
memberikan bantuan pendidikan kepada Yayasan Tri Kusuma Bangsa unruk anak2
kurang mampu melalui penyelenggara sekolah gratis, tujuan untuk menjadikan
tonggak penting dalam program pemasaran
7. Menghibur klien kunci atau memberi penghargaan pada karyawan kunci :
Banyak acara menyediakan tenda keramahtamahan mewah serta layanan atau
kegiatan khusus lainnya hanya bagi sponsor dan tamu mereka.
Contoh : ADIRA Finance.
ADIRA Finance adalah pemain jasa perkreditan barang mewah seperti mobil,
motor, prabot rumah tangga, dll. Dengan menggunakan pemberian sponsor
Gathering makan bersama serta wisata kepada pelanggan bisnis yang bertujuan
untuk menghibur pelanggan bisnis, meninmbulkan kegairahan di antara
karyawan, dan membangun kontak bisnis yang berharga.

8.Menciptakan penjualan barang dagangan atau penjualan promosi :


Banyak pemasar mengaitkan kontes atau undian, barang dalam toko, respon
langsung, atau kegiatan pemasaran lain dengan sebuah acara.
Contoh : Susu Zee.
Susu Zee melakukan peluang promosi untuk produknya dengan menggunakan
pemberian sponsor mereka di acara TV terkenal yang banyak masyarakat
mengenalnya yaitu didalam acara “Indonesia Mencari Bakat”.
KEPUTUSAN PEMBERIAN SPONSOR
UTAMA
1. Memilih acara :
Acara harus mempunyai cukup kesadaran, memiliki citra yang diinginkan, dan
mampu menciptakan pengaruh yang diinginkan. Konsumen harus membuat atribusi
yang menguntungkan bagi keterlibatan sponsor. Acara yang ideal adalah acara
yang unik, tetapi tidak tenggelam dengan banyaknya sponsor, mengarahkan acara
tersebut kegiatan pemasaran tambahan, dan mencerminkan atau memperkuat
merek sponsor atau citra korporat.
Contoh : Emirates Airlane

2. Merancang program pemberian sponsor :


Banyak pemasar yang meyakini bahwa program pemasaran yang menyertai
pemberian sponsor acaralah yang pada akhirnya menentukan keberhasilannya.
Setidaknya dua sampai tiga kali jumlah pengeluaran pemberian sponsor harus
dihabiskan untuk kegiatan yang berhubungan dengan pemasaran.
Contoh : LuproMax
3. Mengukur kegiatan pemberian sponsor :
Metode pengukuran sisi penawaran memfokuskan diri pada paparan potensial
terhadap merek dengan menilai luas liputan; dan metode sisi permintaan
memfokuskan diri pada paparan yang dilaporkan dari konsumen.
Metode sisi penawaran memperkirakan jumlah waktu dan ruang yang disediakan
untuk liputan media sebuah acara.
Metode sisi permintaan mengidentifikasi pengaruh pemberian sponsor pada
pengetahuan merek konsumen.
Contoh : M150.

4. MENCIPTAKAN PENGALAMAN.
Pemasaran pengalaman yang tidak hanya mengkomunikasikan fitur dan manfaat,
tetapi juga menghubungkan produk atau jasa dengan pengalaman unik dan
menarik. Idenya bukanlah menjual sesuatu, namun menunjukan bagaimana sebuah
merek dapat memperkaya kehidupan pelanggan.
Contoh : ADIDA
Pemasaran Pengalaman

Pemasaran pengalaman tidak hanya mengkomunikasikan fitur dan manfaat,


tetapi juga menghubungkan produk ata jasa dengan pengalaman unik dan
menarik, pemasar dapat memeberikan pengalaman kepada pelanggan
memalui :
1. Komunikasi
2. Identitas Visual/Verbal
3. Kehadiran produk
4. Penetapan merek bersama
5. Lingkungan
6. Situs web & media elektrinik
7. Orang