PERUBAHAN
SOSIAL
Oleh :
Agustinus Jehosua
PENDAHULUAN
Setiap masy selama hidupnya pasti mangalami
perubahan
Perubahan dlm masy dpt berupa nilai2 sosial,
pola2 perilaku, organisasi, susunan, lembaga2
keamsy, lapisan2 dlm masy., kekuasaan dan
wewenang, interaksi sosial, idiologi,
politik,ekonomi,budaya, hankam, iptek, dll.,
termasuk bidang kesehatan
Perubahan bukanlah semata-mata suatu
kemajuan (progress) namun dapat pula suatu
kemunduran pada bidang kehidupan tertentu
Definisi
William F. Ogburn :
Perubahan sosial meliputi unsur2kehidupan baik
materil maupun immateril
Kingsley Davis :
Perubahan sosial sebagai perubahan struktur dan
fungsi masy.
McIver :
Perubahan sosial sebagai perubahan dalam
hubungan sosial (social relationship) atau
perubahan terhadap keseimbangan (equilibrium)
hubungan sosial
Gillin dan Gillin :
Suatu variasi dari cara2 hidup yg telah diterima, baik
karena perubahan2 keadaan geografis, kebudayaan
material, komposisi penduduk, idiologi
Semuel Koenig :
Menunjuk pada modifikasi2 yg terjadi dlm pola2
kehidupan manusia
Selo soemardjan :
Segala perubahan2 pada lembaga2 kemasy yg
mempengaruhi sistem sosialnya termasuk didlmnya
nilai, sikapdan pola perilaku
Bentuk-bentuk perubahan sosial
1. Perubahan lambat (evolusi) dan cepat
(revolusi)
2. Perubahan kecil dan besar
3. Perbahan yang dikehendaki/direncanakan
dan tidak dikehendaki/direncanakan
Faktor-faktor yang menyebabkan
perubahan sosial
A. internal :
1. Bertambah atau berkurangnya penduduk
2. Penemuan-penemuan baru
3. Pertentangan dalam masyarakat
4. Terjadinya pemberontakan atau revolusi
B. Eksternal :
1. Sebab-sebab dari lingkungan fisik yg ada
disekitar manusia
2. Peperangan dengan negara lain
3. Pengaruh kebudayaan masyarakat lain
Faktor-faktor yang mempengaruhi
jalannya proses perubahan sosial
A. Faktor pendorong :
1. Kontak dengan kebudayaan lain
2. Sistem pendidikan yang maju
3. Sikap menghargai hasil karya seseorang dan
4.
5.
6.
7.
8.
9.
keinginan untuk maju
Toleransi thdp perbuatan2 menyimpang
Sistem lapisan masyarakat yg terbuka
Penduduk yang heterogen
Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang2
kehidupan tertentu
Orientasi kedepan
Nilai yang meningkatkan taraf hidup
B. Faktor penghambat :
1. Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain
2. Perkembangan ilmu pengetahuan yg terlambat
3. Sikap tradisionalitas masyaraat
4. Adanya kepentingan/kebiasaanyang sdh tertana, dlm
5.
6.
7.
8.
9.
masyarakat
Rasa takut terjadinya kegoyahan pd integrasi
kebudayaan
Prasangka thdp hal2 yang baru/asing
Hambatan idiologis
Kebiasaan
Nilai pasrah
Tiga model interpretasi tentang
perubahan sosial
Model tradisional
Model liberal
Model radikal
Model tradisional
Perubahan sosial berlangsung menurut pola biologis
(organis) siklis. Perubahan yang ada hanyalah
pengulangan pola-pola yang sama..lahir..dewasa
mati masa lalu..masa kini..masa depan.
Masyarakat merupakan sistem dimana tidak ada
individu/bagian masyarakat yang bersifat menyendiri
(atomistik). Semua terkoneksi.
Masyarakat dipandang sebagai piramida sosial. Bagian
puncak (elit penguasa) yg mengendalikan yg
bawah..sedikit partisipasi. Elit yg menentukan proses
sosial:
Peraturan
Hak/kewajiban masyarakat
Kesejahteraan umum
Konflik/perbedaan merupakan penyimpangan
Model tradisional
Pandangan terhadap perubahan? Lebih
menginginkan status quo
Upaya untuk menjaganya 2 cara:
Mengurangi tantangan dan menyerapnya ke
dalam sistem
Membuangnya sama sekali
Model Liberal
Lebih berorientasi ke masa depan
Model ini tidak menentang perubahan
Masyarakat dipandang sebagai sesuatu yang
mengalir
Perubahan terjadi dalam keteraturan. Dalam
kontrol mekanistis
Perubahan bersifat evolusioner
Gerakan sejarah masyarakat bersifat progresif
tidak siklis.
Pemikiran bebas merupakan kunci perubahan
ke arah yg majuinovasi & individualisme
didukung.
Model Liberal
Sikap terhadap perubahan? Perubahan
dikelola melalui kompetisi (kepentingan2
diadu)
Mekanisme untuk manajemen konflik dibuat
(Pemilu)
Campur tangan elit penguasa (pemerintah)
dikurangi. Pemerintah bertugas menjaga
supaya tidak ada dominasi satu bagian thd
bagian lainnya.
Model Radikal
Model ini melihat perubahan bersifat
transformatif. Jika tradisional suka status
quo, liberal melihat perubahan tidak akan
merubah struktur..maka radikal melihat
perlunya perubahan struktural.
Peristiwa sejarah menetukan tahap baru.
masa lalu, masa kini dan masa depan.
Mengakui adanya interdependensi
bagian2. Interdependensi ini bersifat
kreatif tidak statis (spt pandangan
tradisional).
Model Radikal
Partisipasi mendapat perhatian
Konflik dilihat memiliki potensi
kreatif. Respon thd konflik adalah
menyediakan alternatif2 kreatif
yg bisa jadi akan merubah
strukturdiperlukan transformasi
struktural yg mendasar.
Proses-proses perubahan sosial dan
kebudayaan
1. Penyesuaian masy thdp perubahan :
Keserasian dalam masyarakat (social
equilibrium) merupakan keadaan yang
didambakan. Dengan keserasian dimaksudkan
sebagai suatu keadaan dimana lembaga2
kemasyarakatan yg pokok berfungsi saling
mengisi
2. Saluran-saluran perubahan sosial dan
kebudayaan :
Saluran-saluran yang dilalui oleh suatu
proses perubahan dalam masyarakat pada
umumnya adalah lembaga-lembaga
kemasyarakatan dalam bidang
pemerintahan,
ekonomi,pendidikan,agama,rekreasi dll.
3. Disorganisasi dan reorganisasi
.Organisasi merupakan artikulasi dari bagian2 yang
merupakan bagian dari satu kebulatan yg sesuai
dengan fungsinya masng2
.Disorganisasi atau disintegrasi adalah proses
berpudarnya norma-norma dan nilai2 dlm masy
disebabkan adanya perubahan2 yg terjadi dlm
lembaga2 kemasy
.Reorganisasi atau reintegrasi adalah proses
pembentukan norma2 dan nilai2 yg baru agar sesuai
dgn lembaga2 kemasy yg mengalami perubahan.
Reorganisasi dilaksanakan apabila norma dan nilai yg
baru telah melembaga ( intitutionalized)
Didalam masy seringkali terjadi
ketidakserasian dlm perubahan2 unsur2 masy
Ketidakserasian tersebut diatas menimbulkan
ketertinggalan budaya (cultural lag)
Arah perubahan sosial
Apabila seseorang memepelajari perubahan
masy, perlu diketahui kearah mana perubahan
tersebut bergerak. Yang jelas perubahan
bergerak meninggalkan faktor yg diubah.
Akan tetapi setelah meninggalkan faktor itu
mungkin perubahan bergerak pada suatu
bentuk yg sama sekali baru, dan atau
bergerak kearah suatu bentuk yg sdh lampau
Modernisasi
Modernisasi adalah suatu transformasi total
dari kehidupan bersama yang tradisional atau
pra modern dalam artian teknologis serta
organisasi sosial, kearah pola2 ekonomis dan
politis yg menjadi ciri negara2 barat yg stabil
Syarat-syarat
Modernisasi
1. Cara berfikir yg ilmiah (scientific thinking)
2. Sistem administrasi negara yang baik
3. Adanya sistem pengumpulan data yg baik
dan teratur
4. Penciptaan iklim yg favourable dari masy
5. Tingkat organisasi yang tinggi
6. Sentralisasi wewenang dlm pelaksanaan
social planing