Anda di halaman 1dari 10

IDENTIFIKASI KECOA

I. TUJUAN
a Tujuan Umum
1. Mahasiswa mampu mengetahui prosedur dan pembacaan/ identifikasi kecoa.
2. Mahasiswa mampu menjelaskan prosedur dan pembacaan/ identifikasi kecoa
b Tujuan Khusus
1. Mahasiswa mampu melakukan pembacaan/ identifikasi kecoa.
2. Mahasiswa mampu mengidentifikasi dan membedakan unsur- unsur mikroskopis
pada kecoa.
II. METODE
Direct Preparat
Identifikasi morfologi secara mikro dengan menggunakan dissecting mikroskop dan
di cocokkan dengan kunci identifikasi kecoa.
III. PRINSIP
Kecoa dimatikan dengan kloroform ditusuk thoraxnya dengan jarum seksi ditaruh
pada petridisk petridisk ditaruh pada dessecting mikroskop diamati pada lapang
pandang dengan perbesaran 3x pada dissecting mikroskop.
IV. DASAR TEORI
Kecoa adalah serangga dengan bentuk tubuh oval,pipih dorso-vental. Kepala
tersembunyi dibawah pronotum. Pronotum dan sayap licin, nampaknya keras, tidak
berambut dan berdri. Berwarna coklat dan coklat tua. Panjang tubuhnya bervariasi,
berkisar antara 0.6 sampai 7.6 mm 2 . Kecoa adalah salah satu insekta yang termasuk ordo
Ortopthera (bersayap dua) dengan sayap yang didepan menutupi sayap yang dibelakang
dan melipat seperti kertas.
Kecoa terdiri dari beberapa genus yaitu Blaptella,periplaneta, blatta, supella, dan
blaberus. Beberapa spesies dari kecoa blaptella germanika, periplaneta americana,
periplaneta austalasiae, periplaneta fluginosa, blatta orientalis, dan supella longipalpa.
Kecoa termasuk phyllum Arthropoda, klas Insekta. Para ahli serangga memasukkan
kecoa kedalam ordo serangga yang berbeda-beda. Maurice dan Harwood (1969)
memasukkan kecoa ke dalam ordo Blattaria dengan salah satu familinya Blattidae Smith
( 1973 ) dan Ross ( 1965 ) memasukkan kecoa kedalam ordo Dicyoptera dengan sub
ordonya Blattaria, sedangkan para ahli serangga lainnya memasukkan kedalam ordo
Orthoptera dengan sub ordo Blattaria dan famili Blattidae. (Yusuf Sila, 2012)
Banyak orang merasa jijik dengan serangga yang satu ini. Tak heran, karena
umumnya kecoa tinggal di tempat gelap yang kotor, lembab dan bau. Kecoa dengan
mudah kita jumpai di rumah tinggal. Ia memakan hampir segala macam makanan yang

ditemukannya untuk bertahan hidup. Baunya yang tidak sedap, kotoran dan kuman yang
ia tinggalkan di setiap tempat yang ia hinggapi, membuat kecoa dianggap sebagai
indikator sanitasi yang buruk. Berbagai kuman penyakit yang berasal dari tempat-tempat
kotor menempel pada tubuh kecoa dan akan menempel di setiap tempat yang dia
hinggapi. Oleh karena itulah kecoa dapat menjadi penyebab berbagi jenis penyakit mulai
hari tipus, toksoplasma, hingga penyakit SARS yang mematikan, sehingga perlu
dikendalikan populasinya.
Hewan yang biasa disebut lipas ini metamorfosisnya tidak sempurna dan banyak
ditemukan di daerah tropis, bahkan sampai di daerah dingin. Kemampuannya dalam
beradaptasi tidak perlu diragukan lagi, ia mampu bertahan hidup dalam kondisi yang
ekstrem sekali pun. Pengendalian kecoa dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara
lain dengan insektisida. Atau dengan menyiramkan air panas pada telur kecoa agar tidak
menetas dan berkembang biak. Klasifikasi dari kecoa yaitu :
Kerajaan
: Animalia
Filum
: Arthropoda
Kelas
: Insecta
Upakelas
: Pterygota
Infrakelas
: Neoptera
Superordo
: Dictyoptera
Kecoa memiliki bagian-bagian antara lain :
1. Caput ( kepala )
Pada bagian kepala terdapat mulut yang digunakan untuk mengunyah/memamah
makanan. Ada sepasang mata majemuk yang dapat membedakan gelap dan terang.
Dikepala terdapat sepasang antena yang panjang, alat indera yang dapat mendeteksi
bau-bauan da vibrasi di udara. Dalam keadaan istirahat kepalanya ditundukkan
kebawah pronotum yang berbentuk seperti perisai.

2. Toraks (dada)
Pada bagian dada terdapat tiga pasang kaki dan sepasang sayap yang
menyebabkan kecoa dapat terbang dan berlari dengan cepat. Terdapat struktur seperti
lempengan besar yang berfungsi menutupi dasar kepala dan sayap dibelakang kepala
disebut pronotum.
3. Abdomen ( perut )
Badan atau perut kecoa merupakan bangunan dan sistim reproduksi. Kecoa akan
mengandung telur-telurnya sampai telur-telur tersebut menetas. Dari ujung abdomen

terdapat sepasang cerci yang berperan sebagai alat indera. Cerci berhubungan
langsung dengan kaki melalui ganglia saraf abdomen ( otak sekunder ) yang penting
dalam adaptasipertahanan. Apabila kecoa merasakan adanya gangguan pada cerci
maka kakinya akan bergerak lari sebelum otak menerima tanda tanda atau sinyal.
(Herdiana Herman. 2012)
Adapun jenis- jenis kecoa yaitu:
a. Blatella Germanica :
Berwarna coklat terang/pirang dg 2 garis memanjang
Berwarna gelap pd bagian punggung/dorsum
Kecoak dewasa panjangx 5/8 inci
Jumlah telur dalam ootheca berkisar 18-45 butir,
Selalu membawa oothecanya sampai siap menetas
Biasanya ditemukan berklp di tempat yg gelap hangat dan lembab (dapur dan
dekat sumber makanan)
b. Supella Longipalpus (Brown Banded Roavhes)

Warnanya mirip dg Blatella Germania, tapi pd panggkal sayapnya terdapat dua

garis terang
Kecoak dewasa panjangnya Krg lbh 0.5 inci
Betina mempunyai abdomen lbh besar daripada jantan
Merupakan jenis kecoak yg sgt aktif
Setiap kecoak betina akan menghasilkan 14 ootheca selama hidupnya, yg masing
berisi 18 btr telur (akan menetas antra 50-75 hari)

c. Blatta Orientalis :

Berwarna hitam, dg pjg antara 20-27 mm


Jenis jantan mempunyai sayap lebih pjg dr betina, yaitu kira 2/3 dr pjg perutnya.
Kebanyakan bersarang di tempat yg kotor (saluran air kotor, tangki septik,dsb)
Termasuk jenis kecoak yg liar dan ganas
Mempunyai umur yg terpanjang dibanding jenis lainnya

d. Periplanetta Americana

Merupakan jenis kecoak yg terbesar diantara kecoak domestik dg panjang 40 mm


Berwarna merah gelap dg noda kuning pd dorsum
Menyenangi habitat yg hangat dan lembab
Banyak terdapat di tempat pengolahan makanan dan industri
Banyak dijumpai pada saluran air limbah dan di bawah timbunan kotak
Setiap ootheca berisi 14-16 butir telur yg akan menetas dalam waktu 50-55 hari

e. Periplanetta Australasiae

Tampilannya sama persis dg kecoak americana, namun sedikit lebih kecil


Bagian dada dan pangkal sayap depan dicirikan dengan adanya warna kuning
Biasanya ditemukan di tempat yg lembab dan hangat (green house)

Kecoak betina segera meletakkan oothecanya setelah terbentuk, yang dihasilkan

setiap 10 hari.
Jumlah telur dalam ootheca adalah 24 telur yg akan menetas dalam waktu 20 hari

(Siddiq Abdur Rozzaq. 2009)


Kecoa seringkali dijumpai di sudut sudut perumahan tidak peduli perumahan kelas
bawah maupun perumahan mewah sekalipun. Bila kita amati, biasanya sudut sudut
rumah maupun komplek perumahan merupakan bagian yang disenangi oleh binatang ini
karena banyak terdapat makanan yang bisa dinikmati sekaligus bisa dijadikan tempatnya
bersarang. (Kalana Jaya. 2012)
V. ALAT DAN BAHAN
a. Alat
1. Dissecting mikroskop
2. Petridisk
3. Jarum seksi
4. Beaker glass
5. Handloop
b. Bahan
1. Kecoa
2. Kapas
3. Kloroform
VI. CARA KERJA
1. Disiapkan alat dan bahan.
2. Ditangkap kecoa dengan menggunakan umpan dan plastic.
3. Dimatika kecoa dengan memasukkan kapas yang telah berisi kloroform ke dalam
tempat/wadah kecoa.
4. Diletakkan kecoa yang telah mati pada petridisk.
5. Diamati dengan menggunakan dissecting mikroskop.
6. Dicocokkan hasil pengamatan dengan kunci identifikasi kecoa untuk menentukan
spesies kecoa.
7. Setelah selesai pengamatan, alat dan bahan dibereskan dan meja dibersihkan.

VII. HASIL PENGAMATAN


Bagian-bagian kecoa

Jenis-jenis kecoa

Gambar Kecoa

Keterangan
Blatella orientalis
- Terdapat di wilayah bersuhu
-

dingin.
Berwarna hitam dengan
bintik-bintik putih.

Periplaneta Americana
- Jenis ini adalah yang terbesar
hinga disebut pula kecoa
kepik ai (besarnya 2,5
-

5cm).
Warnanya coklat matahari
Kecoa jantan mempunyai
styli (umbai yang terdapat

dibelakang dari perutnya).


Tempat hidupnya dimanamana antara lain
dipekarangan, di jalan-jalan,
di saluran air, di pohon-pohon

yang pecah dan berlubang.


Blatella germanica
- Ditemukan disebagian
-

belahan dunia.
Berwarna coklat kekuningkuningan mengkilat.

Periplaneta australasiae
- Ukurannya lebih besar dari

Periplaneta Americana.
Warna coklat
Memiliki batas-batas:
a. Batas kuning pada bagian
dada.
b. Garis kuning sebagian
perutnya ditutup sayap.
c. Hidup dimana-mana

Periplaneta brunea
- Bentuk dan rupanya hamper
sama dengan Periplaneta
americana. Kecuali sedikit
ada perbedaan pada warnanya
yang lebih tua (coklat tua).

VIII. PEMBAHASAN
Pada praktikum kali ini kami melakukan identifikasi jenis kecoa dengan tujuan untuk
mengetahui spesies-spesies kecoak yang ada di lingkungan sekitar. Tahap awal dari
praktikum ini dengan menangkap kecoak kemudian di letakkan pada wadah seperti petridish,
sebelum itu terlebih dahulu kecoak dimatikan (dibunuh) dengan kloroform. Mematikan
kecoak dengan kloroform dan memasukkan kapas atau tissue tadi kedalam wadah petridish
yang terdapat kecoak. Di tunggu beberapa menit, setelah kecoak mati dapat diamati.
Pengamatan kecoa ini dilakukan dengan menusuk kecoak menggunakan jarumseksi.
Jarum seksi adalah batangnya terbuat dari bamboo atau kayu yang bagian ujungnya
dilengkapi dengan jarum untuk menusuk kecoak. Penusukkan dilakukan pada bagian yang
tidak merusak morfologi dari kecoak tersebut. Selain itu pengamatan juga dapat dilakukan
tanpa jarum seksi dapat menggunakan lidi dan dapat diamati tanpa alat bantu lainnya.
Kecoa ini dapat diamati dengan lupa tau kaca pembesar untuk melihat morfologi
kecoa. Lalu lihatlah ciri-ciri morfologi kecoa untuk menentukan spesiesnya. Kita melihat
morfologi kecoa untuk menentukan spesies kecoak adalah dari warnanya, kakinya atau
jumlah kaki, pronotumnya, antenanya, abdomen, tborax, sayap, sera atau sercusnya, lubang
untuk reproduksi.
Pada praktikum kali ini praktikan mendapatkan lima jenis kecoa yaitu periplaneta
australasae, periplanetabunnea, blatellagermanika, blatella orientalis dan supellalongipalpa.
Sifat-sifat kecoa mempunyai kebiasaan keluar malam hari untuk mencari makanan. Kecoa
sukanya bersembunyi di tempat gelap, celah-celah dan menghindari cahaya. Kecoa juga
menimbulkan bau yang tidak sedap yang berasal dari kontaminasi makanan yang
mengandung karbohidrat.
Kecoa adalah serangga bentuk tubuh oval ,pipih dorsol ventral. Kepalanya
tersembunyi di bawah pronotum, dilengkapi dengan sepasang mata majemuk dan satu mata
tunggal, antenna panjang, sayap dua pasang dan tiga pasang kaki. Pronotum dan saya plicin,
tidak berambut dan tidak bersisik berwarna coklat dan coklat tua. Secara umum kecoa
memiliki morfologi: tubuh bulat telur dan pipih dorsoventral, kepala agar tersembunyi
dilengkapi antenna panjang yang berbentuk filiform yang bersegmen dan mulut tipe
pengunyah (cheloina). Bagian dada terdapat 3 kaki 2 pasang sayap, bagian luar tebal dan
bagian dalam berbentuk membran. Caput melebung keventro caudal di bawah sehingga mulut
menonjol diantara dasar kala pertama. Metamorfosis tidak sempurna( telur -nimpha- dewasa)

telur terbung kuso oteca 6-30 butir telur dan menetas 26-69 hari sedangkan nimpha menjadi
dewasa mengalami moltina sebanyak 13 kali.
Periplaneta americana (Americana cockroach) memiliki ciri- ciri jenis ini adalah
terbesar, hingga disebut pula kecoak epik air (besarnya 2,5- 5 cm). Warnanya coklat mahoni.
Kecoa yang jantan mempunya styli (umbai yang terdapat dibeakang dari penutupnya).
Tempat hidupnya dimana- mana antara lain di perkarangan, dijalan- jalan, di saluran- saluran
air, di pohon- pohon yang pecah danberlubang- lubang.
Peri planeta australiasiae (Australian cockroach) memiliki ciri- cirri ukurannya lebih
kecil. Warna keseluruhan lebih gelap, merah kehitaman pada abdomen

dan pronotum.

Sepanjang tepi pronotum dari atas terlihat garis kuning (pinggir sayap kuning).
Periplaneta brunnea memiliki ciri- cirri ukuran dan warna hampir sama dengan
Periplaneta americana. Warna kuning pronutum kurang jelas. Warna abdomen lebih coklat.
Sercus kokoh, lebih tebal, ujung tidak meruncing dan tidak panjang.
Supellalongipalpa memiliki ciri- cirri mirip Blatella germanica, tetapi punya 2 pita
melintang. Satu pada dasar sayap, dan kedua pada 1/3 tubuh dari belakang. Betina
mempunyai 2 tegmina tidak mencapai ujung abdomen. Jantan mempunyai tegmina lebih
panjang dan lebih langsing. Blatella germanica memiliki ciri- cirri lipas kecil, abdomen
coklat muda agak kekuningan. Betina warna lebih tua dari yang jantan. Pronutum coklat, dari
atas tampak 2 garis hitam memanjang. Dua garis memanjang juga tampak pada nimfa. Nimfa
coklat tua, sangat aktif.
Kecoa Orientalis (Blatella Orientalis) memiliki ciri- cirri terdapat di wilayah bersuhu dingin
dan berwarna hitam dengan bintik- bintik putih. Blatella Orientalis sulit dibasmi dengan
insektisida. Oleh karena itu metode baru sedang dikembangkan untuk mengelola karena
kecoa oriental ini dalam kombinasi dengan semprotan regular atau debu. Peran kecoa
mempunyai peran yang cukup penting dalam penularan penyakit. Peranter sebutan atara lain:
Sebagai vector mekanik bagi beberapa mikroorganisme pathogen.
Sebagai inang perantara bagi beberapa spesies cacing.
Menyebabkan timbulnya reaksi- reaksi alergi seperti dermatis, gatal- gatal dan
pembengkakan.
IX. SIMPULAN
1. Dari praktikum kali ini dapat ditarik kesimpulan bahwa dari kelima pengamatan
kecoa yang diamati didapatkan spesies kecoa berbeda.
2. Dari preparat pertama yaitu periplaneta Americana dengan cirri-ciri memiliki
antenna satu pasang memiliki pronotom kuning berbentuk setengah lingkaran
pada bagian kepala, sayapnya panjang sama dengan badannya, memiliki styk dan

3.

4.

5.

6.

cerci pada abdomennya dengan thorax pada periplaneta Americana berwarna


coklat
Dari preparat kedua yaitu kecoa jenis pariplaneta brunea dengan cirri-ciri
memiliki antena satu pasang, warna pronotum kuning kurang jelas, warna
abdomen yang coklat dan memiliki dan memiliki cerci
Dari preparat ketiga yaitu kecoa jenis blatella Germanica dengna ciri memiliki
satu pasang antenna, tidak memiliki pronotum, sayap panjangnya melebihi dari
tubuh kecoa tersebut pada abdomennya tidak memiliki cerci. Warna thorax pada
germanica berwarna coklat muda
Dari preparat keempat yaitu kecoa jenis blatta orientalis dengan cirri memiliki
satu pasang antenna, memiliki pronotum, memiliki thorax berwarna coklat hitam
dengan bintik-bintik putih dan memiliki cerci satu pasang
Dari preparat kelima yaitu kecoa jenis periplaneta Australia dengan ciri memiliki
satu pasang antenna, memiliki pronotum berwarna kuning berbentuk lingkaran
dikepalanya dan ukurannya lebih kecil dari tubuhnya. Dan mempunyai cerci pada
bagian abdomenya.

X. DAFTAR PUSTAKA
Herman, Herdiana. 2012. Pengaruh Kecoa Terhadap Kesehatan. [online].
tersedia:

https://herdianaherman.wordpress.com/2012/05/

Pengaruh

Kecoa

Terhadap Kesehatan. [diakses: 10 November 2015, 20.19 wita]

Sila, Yusuf. 2012. Mengenal-Kecoa. [online]. tersedia: http://yusufsilabinatang.blogspot.co.id/2012/04/mengenal-kecoa.html. [diakses: 10


November 2015, 20.01wita]
Rozzaq,

Siddiq

Abdur.

2009.

Kecoa.

[online].

tersedia:

http://diqy-

memory.blogspot.co.id/2009/09/kecoa.html. [diakses: 10 November 2015, 20.15


wita]
Jaya, Kalana . 2012. Siklus Hidup Kecoa , Taksonomi, Morfologi, Dan Peranan Hidup
Kecoa.

[online].

tersedia:http://kalana-jaya.blogspot.co.id/2012/05/v-

behaviorurldefaultvmlo.html. [diakses: 10 November 2015, 20.20 wita]


Merta, I Wayan, dkk. 2015. Penuntun Praktikum Parasitologi Semester III Reguler T.A 20152016. Denpasar : Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Denpasar