Anda di halaman 1dari 5

Studi Kasus

SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN 2-4

TEXAS INSTRUMENTS (TI) DAN HEWLETT PACKARD (HP)


Personil Kelompok VI:
Ketua

: Bayu Mahendra L.S.P. (F1314xxx)

Anggota : Dony Pratomo

(F1314033)

Novianti

A. Kondisi
Texas Instrument

(F1314xxx)

(TI)

dan

Hewlett

Packard

(HP)

mengembangkan,

memproduksi dan menjual produk listrik dan elektronik dengan teknologi


tinggi. Keduanya merupakan jenis perusahaan dengan diversifikasi yang
berhubungan, yaitu perusahaan yang beroperasi dalam sejumlah industri
dan bisnisnya saling berhubungan satu sama lain melalui sinergi operasi.
Pada tahun 1984 kedua perusahaan memiliki lini bisnis utama, sebagai
berikut:
TEXAS INSTRUMENTS
Komponen
meliputi:
Sirkuit
Semikonduktor
terintegrasi,
semikonduktor
subassemblies,
dan alat control elektronik.
Produk digital meliputi: Komputer
mini, komputer personal (PC),
instrument ilmiah, dan kalkulator.

HEWLETT-PACKARD
Produk-produk komputer meliputi:
komputer otomatisasi pabrik, stasiun
kerja perekayasaan, terminal data,
komputer personal, dan kalkulator.
Sistem tes dan pengukuran elektronis
meliputi: instrument yang digunakan
untuk
mengevaluasi
operasi
peralatan listrik terhadap standar,
instrument yang mengukur dan
menampilkan
signal
elektronik,
voltameter, dan oscilloscopes.

Elektronik
untuk
pemerintah
meliputi: Sistem radar, sistem
kontrol dan pemandu peluru, dan
sistem pengendali inframerah.
Kedua perusahaan memiliki perbedaan penerapan strategi bisnis, yaitu:
TEXAS INSTRUMENTS
Keunggulan
persaingan
yang
didasarkan pada pasar standar
yang lebih besar dan posisi biaya
rendah jangka panjang.

Menekankan pengurangan harga


berkelanjutan untuk menjajarkan
1 | Page

HEWLETT-PACKARD
Keunggulan persaingan dalam pasar
lebih kecil yang terseleksi yang
didasarkan pada produk dengan fitur
tinggi, bernilai tinggi, dan unik.
Kesuksesan keduanya didasarkan
pada strategi yang sangat berbeda.
Kurang memberi tekanan pada
pengurangan biaya manufaktur dan

Studi Kasus

SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN 2-4


pengurangan biaya untuk dapat
membangun
volume
dan
mengambil
manfaat
dari
pengalaman dan belajar yang
dibagikan.
Berkonsentrasi
pada
proses
produksi padat modal dan biaya
yang efektif (lini perakitan dan
operasi arus berkelanjutan) untuk
memasok pasar standar yang
bervolume tinggi.
Mencari portofolio yang meliputi
bisnis
dengan
pertumbuhan
rendah dengan pangsa pasar
dominan untuk menghasilkan kas
untuk
kelompok
bisnis
pertumbuhan
tinggi
terpilih
dengan
pangsa
pasar
lebih
rendah tetapi dengan prospek
menjadi
bisnis
pertumbuhan
tinggi yang dominan, dan pada
akhirnya menjadi sapi perah
kas.

mempertahankan harga lebih lama


sehingga selisih keuntungan dapat
diperpanjang selama awal periode.

Matriks
proses
produk,
yang
membandingkan siklus hidup produk
dengan tandingan produksinya untuk
memenuhi kebutuhan pelanggan dan
pasar volume rendah.
Mencari bisnis pertumbuhan tinggi
dengan pangsa pasar dominan, dan
untuk merelokasikan sumber utama
hanya untuk membiayai bisnis baru.

B. Pertanyaan
Dengan adanya perbedaan dalam strategi antara dua perusahaan itu,
apakah perbedaan antara TI dan HP dalam system perencanaan dan
pengendalian; system perencanaan strategis; system anggaran; system
pelaporan; system evaluasi kinerja; dan system kompensasi insentif?
C. Jawaban atas Kasus:
Pada umumnya Perusahaan Texas Instruments dan Hewlett-Packard memiliki
tujuan yang berbeda yang ingin dicapai, sehingga strategi yang diterapkan
pun berbeda. Secara umum, strategi yang berbeda memerlukan sistem yang
berbeda

pula

yaitu

dari

segi

sistem

perencanaan

strategis,

sistem

penganggaran, sistem pelaporan, sistem pengukuran kinerja, dan sistem


kompensasi insentif.
Dari penjelasan atas kondisi di atas, diketahui bahwa kedua perusahaan
mempunyai

cara

generik

yang

berbeda

untuk

merespons

terhadap

kesempatan dalam lingkungan eksternal dan mengembangkan keunggulan


kompetitif yang berkesinambungan. Texas Instruments menerapkan biaya
rendah, dimana kepemimpinan biaya dapat diperoleh melalui beberapa
pendekatan yaitu skala ekonomis dalam produksi (manufaktur), dampak
2 | Page

Studi Kasus

SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN 2-4

kurva belajar, pengendalian biaya ketat, dan minimalisasi biaya (pada area
penelitian dan pengembangan). Sedangkan Hewlett-Packard menerapkan
Diferensiasi, dimana fokus utama strategi ini adalah melakukan diferensiasi
penawaran produk yang dihasilkan oleh unit bisnis, sehingga menciptakan
sesuatu yang dipandang oleh pelanggan sebagai sesuatu yang unik.
Pendekatan yang digunakan adalah desain produk dan fitur produk (area
penelitian dan pengembangan). Dalam situasi ini, peningkatan dalam
teknologi

proses

tentu

mempunyai

dampak

yang

lebih

besar

pada

pengurangan biaya per unit dibandingkan dengan volume kumulatif itu


sendiri, sehingga memiliki pangsa pasar yang rendah (lokasi yang kecil
tereseleksi).
Prediksi Perencanaan Strategis
Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya,

pada

dasarnya

kedua

perusahaan (Texas Instruments dan Hewlett-Packard) akan menerapkan


strategi bisnis yang sama pada periode sebelumnya.
Strategi bisnis yang diterapkan Texas Instruments yaitu mencari keunggulan
bersaing untuk pasar terpilih yang besar dan terstandar berdasarkan pada
posisi kas jangka panjang. Dari segi pemasaran produk, Texas Instrument
mengandalkan pada penjualan produk dalam volume tinggi, harga rendah,
dan

produk

terstandar

sebagai

dampak

rendahnya

biaya

di

bidang

manufaktur. Selain itu, flutuasi permintaan pangsa pasar memiliki peranan


dalam mempengaruhi pertumbuhan yang cepat di bidang pemasaran.
Produksi atau manufaktur dalam perusahaan dipicu oleh skala ekonomi dan
kurva belajar, dimana lebih cenderung menekan biaya produksi guna
memperoleh harga produk yang rendah dengan volume tinggi. Sehingga TI
terkenal yang pertama masuk, tinggal, dan mencoba untuk mencapai
kepemimpinan pasar dengan strategi kepemimpinan biaya, bahkan dengan
mengorbankan laba jangka pendek (dapat dilihat pada tahun 1983). Dari
segi keuangan, perusahaan ini juga menerapkan strategi keuangan yang
agresif, utang lebih tinggi, dan pengiriman ketat. Atas hal tersebut
perusahaan kemungkinan akan menjaga keseimbangan di antara dua
sumber utama pendanaan yaitu utang dan ekuitas guna menjaga tingkat
likuiditas perusahaan.
Sedangkan strategi bisnis yang diterapkan oleh Hewlett Packard dalam
pemasaran produk-produknya, lebih menawarkan keunikan produknya (fitur
dan kualitas) dengan harga tinggi pada pangsa pasar yang lebih kecil namun
3 | Page

Studi Kasus

SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN 2-4

terseleksi. Produksi atau manufaktur di dalam perusahaan ini dipicu oleh


pengiriman dan kualitas produk, produksi dilaksanakan dalam lokasi yang
kecil dan atraktif. Penelitian dan pengembangan berfokus pada produk
dengan dipicu oleh fitur dan kualitas dengan mengutamakan perancangan
terhadap kinerja. Dari segi keuangan, perusahaan ini menerapkan strategi
keuangan yang konservatif, tidak ada utang, dan margin of safety (longgar).
Prediksi Sistem anggaran
Karena strategi bisnis yang diterapkan oleh Texas Instruments adalah
mencari keunggulan bersaing untuk pasar terpilih yang besar dan terstandar
berdasarkan pada posisi kas jangka panjang dan kepemimpinan biaya, maka
sistem penganggaran seharusnya difokuskan pada pemasaran dan fungsi
penelitian dan pengembangan. Namun, satu hal yang harus menjadi bahan
pertimbangan adalah komitmen pada konsep kurva belajar dapat sangat
merugikan bila teknologi baru muncul.
Sedangkan fokus Hewlett-Packard pada diferensiasi produk, dimana sistem
penganggaran dialokasikan sebagian besar pada fungsi penelitian dan
pengembangan dengan tujuan menciptakan produk-produk baru. HewlettPackard mengalokasikan sebagian besar anggaran pada penelitian dan
pengembangan karena sifat penelitian yang dilakukan yang memiliki
ketidakpastian terjadinya hasil yang sukses. Selanjutnya divisi penelitian dan
pengembangan harus menyediakan produk baru bila diperlukan (sebagai
pintu keluar produk lama dari pasar). HP harus berhati-hati dalam
memutuskan strategi di bidang manufaktur. Ini harus mempertimbangkan
apakah akan membeli, menyewa, atau untuk melakukan outsourcing sumber
daya manufaktur. Alasan di balik strategi ini adalah bahwa perusahaan telah
menetapkan strategi diferensiasi. Strategi ini berarti menawarkan produk
yang cepat berubah, yang mungkin membutuhkan sumber daya yang
berbeda. Selain itu, perusahaan Hewlett-Packard juga tidak bisa
mengesampingkan strategi pemasaran yaitu menciptakan atau menambah
pasar baru yang terseleksi menyesuaikan permintaan terhadap produk yang
cepat berubah.

Sistem pelaporan
Sistem Pelaporan dirancang untuk memberikan informasi tentang
kemajuan implementasi strategi dan sumber daya yang digunakan (misalnya:
keuntungan, persediaan dan bahan yang digunakan dan penggunaan tenaga
kerja). Texas Instruments, karena tujuannya untuk mencapai kepemimpinan
biaya dengan produksi massal, maka sistem pelaporan dibutuhkan untuk
mengontrol koordinasi antar divisi untuk mencapai tujuan biaya keseluruhan
yang rendah. Oleh karena itu, setiap divisi harus melaporkan ke tingkat yang

4 | Page

Studi Kasus

SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN 2-4

lebih tinggi yang memiliki kemampuan untuk mengkoordinasikan sumber daya.


Ini berarti sistem pelaporan TI terpusat dan rinci.
Sedangkan HP lebih terdesentralisasi daripada TI. Dengan strategi
diferensiasi produk, HP memberikan lebih banyak wewenang kepada tingkat
divisi sehingga lebih besar kemungkinan bagi divisi untuk mencapai yang
terbaik. Ini berarti bahwa setiap divisi memiliki tanggung jawab sendiri terhadap
penggunaan sumber daya.

Sistem evaluasi kinerja dan Sistem kompensasi insentif.


Pengukuran kinerja dan sistem kompensasi insentif pada TI bergantung
pada jumlah penjualan dan prestasi pengurangan biaya. Sedangkan pengukuran
kinerja dan sistem kompensasi insentif HP didasarkan pada produktivitas dan
kreativitas masing-masing divisi dan jumlah penjualan yang dicapai oleh tenaga
penjualan.
Selain itu, baik TI dan HP harus memenuhi kepentingan stakeholder
mereka. Kepuasan pelanggan, retensi dan loyalitas merupakan contoh indikator
yang dapat digunakan untuk mengukur kinerja non keuangan.

5 | Page