Profil perusahaan

PT Bank Lippo Tbk merupakan perusahaan yang menyediakan produk perbankan umum dan pelayanan dengan segmen konsumen dan perusahaan di Indonesia. Perusahaan ini menyediakan account pribadi, kartu debit, kartu distribusi, kartu kredit, produk investasi, bancassurance, safe deposit dan produk dan layanan pembayaran. PT Bank Lippo Tbk juga menawarkan deposito, giro, pengiriman uang, pembukaan, rekening tabungan, pembiayaan perdagangan, dan produk bank draft dan jasa. Pada 24 April 2007, beroperasi 400 cabang dan kantor, dan 693 anjungan tunai mandiri. Sejarah Bank Lippo dimulai pada tahun 1948 dan didirikan oleh Mochtar Riady bersama grup Lippo hingga sempat menjadi bank kesembilan terbesar dalam jumlah aktiva yang dimilikinya. Saat Asia mengalami krisis pada tahun 1997, Indonesia menjual sebagian saham di Bank Lippo yang digunakan untuk menutup defisit anggaran pemerintah Indonesia yang mencapai 450 triliun rupiah. Penjualan itu akhirnya juga digunakan untuk menyelamatkan keuangan bank-bank yang mengalami krisis pada saat itu. Kemudian pada tahun 2004 sebuah lembaga asal Swiss yang bernama Swissasia Global, membeli 52,1 persen saham Bank Lippo dari Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Selanjutnya Pada tanggal 26 Agustus 2005, pemegang saham bank dan Bank Indonesia menyetujui penjualan 52,05% saham mayoritas dimiliki oleh Swissasia Global ke Santubong Investment BV yang sepenuhnya dimiliki oleh Khazanah Nasional Berhad, sebuah institusi investasi milik pemerintah federal Malaysia. Penjualan mulai berlaku pada Sejak Khazanah, memiliki kepentingan langsung dari 93 persen di Bank Lippo melalui Santubong Investment BV dan Greatville Pte. Ltd, dan juga memiliki 64 persen dari Bank CIMB Niaga melalui Bumiputra-Commerce Holdings, Bank Niaga

Lippo Bank resmi bergabung dengan Bank CIMB Niaga dan dikenal sebagai PT Bank CIMB Niaga Tbk anak perusahaan Indonesia dari CIMB Group. ternyata terdapat 3 versi laporan keuangan PT Bank Lippo Tbk per 30 september 200. Pada November 2008. Dalam laporan yang dipublikasikan melalui media cetak pada tanggal 28 November 2002 disebutkan total aktiva perusahaan sebesar Rp 24 triliun dengan laba bersih Rp 98 Miliar.No : JKT.html .42 triliun pada laporan ke BEJ. Akibatnya keseluruhan neraca dan akun-akun berbeda signifikan.tempo. dari 3 versi ini semuanya dinyatakan telah diaudit. perbedaan itu terutama pada kemerosotan nilai agunan yang diambil alih (AYDA) dari Rp 2.3 triliun.23 persen. total aktiva berkurang menjadi Rp 22. termasuk penurunan rasio kecukupan modal (CAR) dari 24.393 triliun pada laporan publikasi dan Rp 1.id/hg/ekbis/2003/01/27/brk.id.co.8 triliun dan rugi bersih (yang belum diaudit) menjadi Rp 1.dan Bank Lippo harus digabung untuk memenuhi ke "kebijakan kepemilikan tunggal" bank sentral Indonesia. Manajemen Lippo beralasan. yaitu: 1 http://www.Sedangkan dalam laporan ke BEJ tanggal 27 Desember 2002.20030127-19. telah terjadi perbedaan laporan keuangan Bank Lippo per 30 September 2002.185/LIST-PENG/BES/XI/2002 Overview Kasus Seperti diketahui. Susunan Direksi dan Komisaris PT Bank Lippo Tbk Komisaris Direksi Presiden Komisaris DR Mochrar Riady Presiden Direktur I gusti Made Mantra Wakil Presiden Komisaris Roy Edu Tirtadji Wakil Presiden Direktur Eddy Harsono Handoko Komisaris Anggito Abimanyu Wakil Presiden Direktur Rachmawaty Komisaris Hadiah Harawatis Direktur Ivan Setiawan Budiono Komisaris Masagoes Ismail Ning Direktur Harry Sasongko Komisaris Rudi Toha Bachrie Direktur Harnanda Noerlan Komisaris Markus Parmadi Komisaris Junianto tri Prijono Sumber: pengumuman Hasil RUPS Luar biasa PT bank Lippo Tbk.77 persen menjadi 4. antara yang dipublikasikan di media massa dan yang dilaporkan ke BEJ.1 Dalam Press release bapepam .

2. Laporan Keuangan PT Bank Lippo Tbk per 30 September 2002 yang diiklankan di surat kabar pada tanggal 28 November 2002. Laporan Keuangan PT Bank Lippo Tbk per 30 September 2002 yang disampaikan oleh Akuntan Publik KAP Prasetio. Laporan Keuangan PT Bank Lippo Tbk per 30 September 2002 yang disampaikan oleh Akuntan Publik KAP Prasetio. Sarwoko & Sandjaja dengan pendapat WTP Laporan Auditor Independen tersebut tertanggal 20 November 2002. Pernyataan manajemen 3.Sarwoko & Sandjaya (penanggung jawab Drs. Laporan Keuangan PT Bank Lippo Tbk per 30 September 2002 yang diiklankan di surat kabar pada tanggal 28 November 2002. pernyataan Manajemen PT Bank Lippo Tbk bahwa PT Bank Lippo Tbk bahwa laporan keuangan yang disampaikan adalah laporan keuangan laporan keuangan tersebut disusun berdasarkan Laporan keuangan Konsolidasi yang telah diaudit oleh KAP Prasetio. Ruchjat Kosasih dari KAP Prasetio. . Laporan Keuangan PT Bank Lippo Tbk per 30 September 2002 yang disampaikan ke BEJ pada tanggal 27 Desember 2002. Versi Laporan keuanga n 2. Laporan Keuangan PT Bank Lippo Tbk per 30 September 2002 yang disampaikan ke BEJ pada tanggal 27 Desember 2002. Sarwoko &Sandjaja kepada Manajemen PT Bank Lippo Tbk pada tanggal 6 Januari 2003. Sarwoko & Sandjaja kepada Manajemen PT Bank Lippo Tbk pada tanggal 6 januari 2003 inform asi dalam laporan keuang an a. 3. Ruchjat Kosasih) dengan pendapat wajar tanpa pengecualian “audited” yang tidak disertai dengan opini akuntan publik Drs. Laporan Auditor Independen yang berisi opini Akuntan Publik a. Ketiga versi laporan keuangan tersebut disajkan ditabel dibawah ini: 1. Pemuatan iklan tersebut merupakan pelaksanaan kewajiban PT Bank Lippo Tbk atas ketentuan Bank Indonesia. kecuali untuk Catatan 40a tertanggal 22 November 2002 dan Catatan 40c tertanggal 16 Desember 2002.1. Penyampaian laporan tersebut merupakan pemenuhan kewajiban PT Bank Lippo Tbk untuk menyampaikan Laporan Keuangan Triwulan ke-3 tahun 2002 a.

Keuntungan bank ini 2 http://www.23%.Bank Lippo dipanggil BEJ dan Bapepam untuk menjelaskan soal laporan ganda. e. bank ini juga mencadangkan untuk aset lain yang kualitasnya memburuk sebesar Rp 400 miliar.42 triliun. Nilai Agunan Yang Diambil Alih-bersih (“AYDA”) per 30 September 2002 sebesar Rp 1. agar laporan keuangan diumumkan paling lambat 60 hari setelah masa buku ditutup. Selain itu. c. Penyajian dalam bentuk komparasi per 30 September 2002 (“audited”) dan 30 September 2001 (“unaudited”).6 triliun itu telah menurun menjadi Rp 1. MenurutPresiden Direktur Bank Lippo I Gusti Made Mantra. pada tanggal 15 januari 2003. Total aktiva per 30 September 2002 sebesar Rp 22.77%. b. kerugian itu terjadi menyusul adanya laporan konsultan penilai per 16 Desember terhadap aset yang diambil alih dan sekarang dalam proses penjualan. seperti dituturkan Direktur Utama BEJ Erry Firmansyah. e. Rasio Kecukupan Modal sebesar 4.4 triliun. Menurut penilaian konsultan mengacu harga pasar. Rugi bersih per 30 September 2002 sebesar Rp 1.23%.8 triliun.77 miliar.23%. Rasio Kewajiban Modal Minimum Yang Tersedia sebesar 24.273 triliun. aset properti senilai Rp 2.b. e. Laporan keuangan itu dilansir guna memenuhi ketentuan Bank Indonesia.42 triliun. 31 Desember 2001 dan 31 Desember 2000. Total aktiva per 30 September 2002 sebesar Rp 22. Nilai Agunan Yang Diambil Alih (“AYDA”) per 30 September 2002 sebesar Rp 2. d.393 triliun." kata Erry. Laba tahun berjalan per 30 September 2002 sebesar Rp 98. laporan keuangan kuartal III tahun 2002 yang dipublikasikan pada 28 November 2002 lalu belum memasukkan hasil penilai terhadap transaksi yang diketahui kemudian. Penyajian dalam bentuk komparasi per 30 September 2002. dimana Rasio Kecukupan modal yang disyaratkan oleh Bank Indonesia pada saat itu adalah sebesar 8%. "Kalau menurut BEJ tidak harus diumumkan itu.8 triliun. Nilai Agunan Yang Diambil Alih-bersih (“AYDA”) per 30 September 2002 sebesar Rp 1.185 triliun. c. Total aktiva per 30 September 2002 sebesar Rp 24. Sehingga total dana yang dicadangkan sebesar Rp 1.com/share/? act=TmV3cw==&type=UHJpbnQ=&media=bmV3cw==&y=JEdMT0JBTFNbeV0=&m=JEdMT0JBTFNbbV0=&d=JEdMT0JBTFNbZF0=&id=OTUx . c. Rugi bersih per 30 September 2002 sebesar Rp 1. b.6 triliun sehingga Lippo harus menyediakan cadangan sebesar Rp 980 miliar. Tanggapan Manajemen Atas Perbedaan Laporan keuangan ini. Rasio Kecukupan Modal sebesar 4. (Sumber Press Release BAPEPEM) Seperti terlihat diatas pada rasio kecukupan modal (CAR) juga terjadi penurunan yang signifikan dari 24. 2 Pihak Lippo berdalih. f. Penyajian dalam bentuk komparasi per 30 September 2002 (“Diaudit”) dan per 30 September 2001 (“Tidak Diaudit”). f. d. d.273 triliun. f.77% menjadi hanya sebesar 4.tempointeraktif.

html 5 http://majalah.id.4 triliun.6 Tanggapan BEJ Sehubungan dengan temuan ini. pihak direksi terkesan berusaha menutupi fakta bahwa aset tersebut berasal dari Grup Lippo.html . I Gusti Made Mantra. yakni berupa penurunan nilai aset yang diambil alih (AYDA) dari Rp 2. Menurut seorang pejabat Bank Lippo yang tak mau disebut namanya.com/id/arsip/2003/02/24/EB/mbm.2 triliun. Presiden Direktur Bank Lippo. harga saham bank lain di bursa Jakarta justru sebaliknya.4 triliun menjadi Rp 1. mau menambah kapital lagi? Sementara itu. I. ketika aset itu dinilai otomatis nilainya turun. 3 Menjawab teka-teki dalam maalah laporan keuangan ini tidaklah mudah. dalam rilis yang dikirimkan. malah terus membaik. "Akibatnya.20030224.5 Pada tanggal 24 Februari 2003. BEJ telah melakukan beberapa tindakan. Namun. BEJ meminta manajemen Lippo melakukan klarifikasi. tapi diperkirakan lebih dari Rp 1 triliun. 4 Dalam sebuah konferensi pers. menjelaskan bahwa perbedaan isi laporan disebabkan adanya peristiwa setelah tanggal neraca (subsequent event).20030217. Untuk menambal kerugian yang besar itu.id. Dalam tempo tujuh bulan sejak April 2002.com/id/arsip/2003/01/27/EB/mbm. Kok. Tiga tahun lalu.tempointeraktif. yang diserahkan kepada Bank Lippo menjelang rekapitalisasi pada 1999. harga saham Bank Lippo terus merosot. bank yang didirikan keluarga Riady itu sudah diinjeksi modal Rp 7.EB84454.G.42 triliun.M. menyatakan." kata pejabat itu. Para analis lagilagi melongo. terutama karena manajemen Lippo Bank cenderung tutup mulut.id. "Direksi diperintahkan tutup mulut. manajemen bank itu diwajibkan melakukan paparan publik. Hal ini dibenarkan oleh Presiden Direktur Lippo Bank. Karena dua kali hearing. harga saham bank terbesar nomor tujuh Indonesia itu telah melorot turun hingga 75 persen. Paparan publik dilakukan pada tanggal 11 Februari lalu Sebelumnya. Tanggal 15 Januari 2003 lalu.com/id/arsip/2003/02/17/EB/mbm. Presiden Direktur Bank Lippo. Sabtu tanggal 27 januari 2003 "Saya diminta puasa bicara. Mantera mengatakan. yang menarik. Padahal." ujarnya menjawab telepon TEMPO.7 triliun dari pemerintah.EB85108.tempointeraktif. Mantera. BEJ menilai klarifikasi yang dilakukan belum jelas. sehingga Bank Lippo dianggap rugi Rp 1.20030127.EB85320. BEJ menilai manajemen Lippo telah melakukan 3 Ibid 4 http://majalah. Besarnya tambahan modal memang belum dipastikan. di pasar modal.sebesar Rp 200 miliar tidak memadai untuk menutupi pencadangan sebesar Rp 1.html) 6 http://majalah.tempointeraktif.BPPN mengguyur pasar melalui penjualan aset secara besar-besaran dengan harga obral." katanya menambahkan. Bank Lippo akan melakukan penambahan kapital. penurunan drastis nilai aset yang kebanyakan berbentuk properti ini terjadi karena saat itu--Juni 2002-. I Gusti Made Mantera.

id.com/hg/ekbis/2003/02/03/brk." imbuhnya.20030217-17.kelalaian. 7 http://www.Dia mengaku siap diperiksa dan dimintai keterangan oleh BEJ.html http://www. "Anda hubungi dia saja. Laporan perkembangan ini harus dilakukan manajemen Lippo mulai tanggal 24 Februari hingga dikeluarkannya laporan keuangan auditan per 31 Desember 2002 kepada publik. Sarwoko and Sanjaya. "Valuasinya belum selesai karena belum menyesuaikan agunannya.html 10 http://www. yang mengaku hanya mengaudit laporan keuangan Lippo yang dilaporkan ke Bursa Efek Jakarta. pada hari bursa pertama setiap minggunya. Pemeriksaan ini untuk mengklarifikasi pernyataan Managing Partners Sarwoko Iman Sarwoko beberapa waktu lalu.tempointeraktif. kantornya belum selesai mengaudit laporan keuangan itu.20030203-25. Saat laporan keuangan Lippo pertama kali keluar kepada publik. Managing Partners Sarwoko yaitu Iman Sarwoko.tempo. Ruhiyat Kosasih. Tapi Iman belum bisa mengungkapkan hasil pertemuan hari ini 10dengan bapepam. 8 Bapepam Periksa Akuntan yang mengaudit Bank Lippo Badan Pengawas Pasar Modal pada senin 3 februari 2003.id. sambil menambahkan ada selisih waktu sekitar 3 minggu dari laporan ke BI dan selesainya audit oleh kantornya. Jadi.com/hg/ekbis/2003/02/03/brk.co. Bapepam.tempo. bilang saja itu bukan laporan belum diaudit.tempointeraktif. mencantumkan kata audited pada laporan keuangan yang unaudited.20030217-17. 9 Menanggapi hal ini. sehingga mengakibatkan kerancuan informasi pada publik. BEJ memberikan sanksi berupa peringatan keras kepada manajemen. lanjutnya. Karena itu. Sehubungan dengan itu.id/hg/ekbis/2003/02/17/brk." katanya. Yaitu.7 Terkait dengan dilakukannya penilaian kembali atas Aset Yang Diambil Alih (AYDA). dia tidak tahu menahu kenapa ada laporan keuangan yang sebenarnya belum beres diaudit tapi sudah dilaporkan ke BI. yang mengaudit laporan keuangan PT Bank Lippo Tbk. sulit bagi Sarwoko dan Sanjaya untuk ikut pula mempertanggungjawabkan laporan keuangan ganda itu. tutur Iman. bersikukuh menyatakan bahwa kantornya hanya mengaudit laporan keuangan Lippo yang dilaporkan ke BEJ. yang memenuhi panggilan itu adalah penanggung jawab langsung laporan itu dari Sarwoko dan Sanjaya.".id/hg/ekbis/2003/02/17/brk. "Kita cuma merasa membuat audit report ke BEJ tuh." kata dia." tandasnya. "Harusnya kalau memang mau dilaporkan juga.html .id. Karena. yaitu ke Bank Indonesia.id. memeriksa kantor akuntan publik Ernst & Young.html 8 9 http://www.20030203-25. maka BEJ mewajibkan manajemen untuk memberikan progress report yang ada. dan BPPN terkait laporan keuangan ini.co. "Kita punya bukti kok audit report-nya yang ke BEJ.

Masa komisaris memeriksa kalimat per kalimat. Roy Tirtadji dikenal dengan sebutan Mr.tempo.20030220-09. Dan sudah dijelaskan dalam paparan publik beberapa waktu lalu tidak ada dua laporan melainkan hanya satu. Dan tahun lalu juga terjadi demikian. kata dia. Anggito mengatakan kinerja banknya tidak ada yang salah.id.tempo. wakil pemerintah di Bank Lippo adalah Anggito Abimanyu. “Yang menyampaikan laporan keuangan itu kan direksi.id.20030220-09.co. kesalahan itu tidak terlalu fatal karena hanya alpa mencantumkan kata audit pada laporan ke Bursa Efek Jakarta.id.12 Dalam setiap rapat. ini biasa disebut dengan dual dating. “Mereka lalai mencantunkan kata-kata audit. Bank Lippo memutuskan untuk menunggu sampai kondisi membaik.co. Berikut petikannya pada tanggal 3 maret 2003 Kenapa laporan keuangan Bank Lippo yang tak diaudit dikatakan sudah diaudit? Laporan keuangan yang kita laporkan cuma satu.co." Wakil Presiden Komisaris Bank Lippo ini memberi alasan saat menerima tim TEMPO. Pihaknya akan tutup buku dan Anggito menambahakan penjualan aset kredit sudah tidak dilakukan lagi oleh pihaknya. Tiap kali diwawancarai. soal paparan publik itu merupakan urusan jajaran direksi.” kata wakil pemerintah di Bank Lippo ini yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Keuangan. "tradisi" ini mendadak ia tinggalkan. seiring kian memuncaknya skandal Bank Lippo. Ia menegaskan pihaknya sudah mengakui itu sebagai kelalaian.” Toh. Kamis kemarin.” jelas dia.” Karenanya ketika ditanya kalau Bapepam menyatakan kesalahan di pihak Lippo apakah ia siap mundur? Ia menjawab.20030220-09. Tapi pekan lalu.id/hg/ekbis/2003/02/20/brk. Off The Record.” tegas Anggito. jajaran komisaris sudah mengingatkan untuk mencermati kembali setiap laporan. “pokoknya semua proses hasil prosedur kita serahkan ke Bapepam.tempo.html .Tanggapan Komisaris Laksamana Sukardi. “Biasa itu kalau ada sub sequen event lalu ada laporan berikutnya. “Karena dalam RUPS (rapat umum pemegang saham) juga sudah diputuskan bahwa penjualan itu dengan syarat tidak merugikan jadi tunggu situasi lebih baik. Deputi Kepala BPPN Junianto Triprijono dan Asisten Menko Perekonomian Hadiah Herawati. dan 16 Desember. ia selalu buru-buru meminta semua pernyataannya tak dikutip. 13 DI kalangan wartawan.id/hg/ekbis/2003/02/20/brk. 22 November. Mentri Negara BUMU mengatakan akan segera memangiil komisaris pemerintah di Bank Lippo. di sebuah kamar suite di Hotel Aryaduta. tapi tanggalnya saja yang ganda: tanggal 20 November. Ini normal untuk standar 11 www. "Sudah saatnya saya bicara. Kata dia. lalu apalagi sudah minta maaf sekarang tinggal serahkan ke Bapepam (Badan Pengawas Pasar Modal). ungkap dia.html 12 13 www.html www.id/hg/ekbis/2003/02/20/brk.11 Anggito mengatakan laporan ganda merupakan hal yang biasa. Tapi.

"Enak saja.1 persen tidak sepenuhnya benar. Proses penjualan AYDA saat ini masih berlangsung.tempointeraktif. ada peraturan di mana perusahaan publik yang minimal 30 persen sahamnya dimiliki masyarakat tidak dianggap terafiliasi. Bahkan.internasional. Opininya satu. Berarti BEJ salah memberi peringatan keras kepada Lippo? Silakan tanya ke BEJ.html 15 http://majalah. kalau ditanya apakah itu sudah diaudit. antara lain: 1. AYDA itu memang ada yang dari Lippo Karawaci. Hanya satu. pada yanggal 24 februari 2003.com/id/arsip/2003/03/03/LU/mbm. Deputi Ketua BPPN Bidang Restrukturisasi Perbankan. sedangkan penurunan CAR dimaksud terjadi karena adanya pencadangan atas nilai AYDA yang dinilai oleh penilai independen. Soal aset yang diambil alih (AYDA).20030303. Pernyataan bahwa penjualan AYDA membuat CAR merosot dari 24. pun sepakat dengan bosnya.Ketua BPPN Syafruddin Temenggung memastikan untuk tidak merekap Lippo. tidak ada dua laporan audit.LU85698. katanya. Saya tidak tahu ada peraturan yang mengharuskan bank mempublikasi aset yang diambil alih.id.html . Sender pun mengakui bahwa pengaruh pemilik lama di Lippo Bank masih kuat. Saya profesional.14 Tanggapan BPPN Pada tanggal 27 januari 2003.com/id/arsip/2003/01/27/EB/mbm. tapi memang baru di Indonesia. Saya rasa tidak begitu. karena ada peraturan tadi.tempointeraktif.20030127. memberikan tanggapan terkait kasus ini.EB84454. Laporan yang kami publikasi pada 28 November memang belum ditandatangani. dan harus menuruti peraturan yang berlaku. jawabannya sudah. I Nyoman Sender. Apakah pengutang itu masih terafiliasi dengan Grup Lippo? Perlu diingat.7 persen menjadi 4. Tapi. Ini masalah rumit. tanda tangannya juga satu. Peraturan Bank Indonesia mengatakan yang wajib dirahasiakan hanya nasabah dan simpanannya. Terkait atau tidak? Saya katakan tidak.15 Raymond van Beekum Kepala Divisi Komunikasi BPPN. Jadi. BPPN akan mengganti manajemen Lippo jika mereka tidak mampu mengelolanya." katanya.id. Dengan 14 http://majalah. Soal kredit kan tidak. siapa debitor aslinya? Ada asas kerahasiaan bank sehingga saya tidak bisa memberi tahu Anda.

20030224. tidak menempati posisi jabatan Komisaris Bank Lippo. Sebagai informasi dapat kami sampaikan bahwa RUPSLB dilaksanakan pada 22 November 2002. mengacu pada praktek pasar yang sehat sesuai dengan perundangundangan yang berlaku dalam rangka menjaga kinerja Bank Lippo. Sejak tanggal pengunduran dirinya sampai pengangkatannya menjadi Ketua BPPN. beliau belum mengikuti proses fit and proper test di Bank Indonesia sehingga belum dinyatakan efektif sebagai anggota komisaris Bank Lippo. 5. Penurunan nilai AYDA baru diketahui oleh BPPN setelah BPPN menyetujui usulan penjualan AYDA melalui RUPSLB.2. Untuk itu BPPN mengharapkan agar semua pihak untuk dapat bersabar. Perlu kami klarifikasi bahwa Ketua BPPN. Beberapa bank di bawah pengawasan BPPN juga telah melaksanakan program penjualan aset dimaksud.SRT85446. Temenggung. Proses penjualan AYDA adalah merupakan fenomena umum dan bukan hanya terjadi pada Bank Lippo. dengan catatan bahwa penjualan aset tersebut dilaksanakan secara terbuka. telah ditunjuk pihak penilai independen untuk melakukan penilaian kembali atas AYDA yang dimaksud. dan karenanya secara de facto tidak pernah terlibat langsung dalam kepengurusan Bank Lippo. 4. Hal tersebut sebagaimana pernah beliau sampaikan bahwa penunjukan dirinya sebagai komisaris Bank Lippo dalam RUPS pada 24 Januari 2002 sebenarnya belum pernah efektif.id. Pengunduran diri ini dilakukan sebelum beliau diangkat menjadi Ketua BPPN pada tanggal 23 April 2002. Saat ini pihak penilai independen tersebut sedang menjalankan tugasnya. Beliau telah mengundurkan diri sebagai anggota komisaris secara resmi dan berlaku efektif sejak 22 April 2002. Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) yang mewakili pemerintah telah memberikan persetujuan atas penjualan AYDA.16 6.html . Menindaklanjuti pengumuman bersama antara BPPN dan Bank Lippo pada 17 Januari 2003. demikian masalah penjualan AYDA dan penilaian aset penjualan merupakan dua hal yang terpisah. Dengan demikian hingga saat ini beliau tidak pernah melaksanakan fungsi kepengurusan di Bank Lippo. sedangkan informasi hasil penilaian pihak independen atas AYDA ini baru disampaikan Bank Lippo ke media massa melalui press release pada 17 Desember 2002. BPPN saat ini masih menunggu hasil dari penilaian AYDA dimaksud.com/id/arsip/2003/02/24/SRT/mbm. yang akan tecermin pada laporan keuangan per posisi 31 Desember 2002 sebelum BPPN menentukan tindakan selanjutnya. 3.tempointeraktif. Penjualan AYDA telah diagendakan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 22 November 2002. Bapak Syafruddin A. Aset Yang Diambil Alih (AYDA) 16 http://majalah.

BPPN bisa menolak penjualan AYDA seperti yang ditargetkan Lippo. "Hitungan AYDA tak menurun signifikan. akan 17 http://majalah. serta lembaga penilai AYDA yang ditunjuk BPPN.20030224. Pascapemeriksaan. sedang kita hitung.id. Badan Penyehatan Perbankan Nasional pun memastikan tak perlu melakukan right issue (penerbitan saham untuk dijual) untuk meningkatkan modal Bank Lippo. rasio kecukupan modal (CAR) Bank Lippo masih di atas 20 persen. AYDA bakal dijual pada tahun ini karena kebutuhan likuiditas dan untuk menurunkan biaya dana atas aset yang diambil alih. Pemeriksaan versi Bapepam hanya soal skandal laporan keuangan ganda ke dugaan rekayasa harga saham di pasar modal. justru akan menyebabkan CAR Bank Lippo anjlok. Herwidayatmo menambahkan. Pemeriksaan terhadap laporan keuangan Bank Lippo memang baru akan diumumkan pada pertengahan Maret mendatang. penilaian ulang aset itu bertujuan untuk menjernihkan kontroversi mengenai penurunan nilai aset Bank Lippo. Menurut Syafruddin. yakni senilai Rp 2. telah ditunjuk pihak penilai independen untuk melakukan penilaian kembali atas AYDA17 Tanggal 27 februari 2003. Valuasi aset Bank Lippo tersebut dilakukan oleh Satyatama Graha Tara. manajemen Lippo menggunakan asumsi. Pada saat yang sama.4 triliun. Alasannya. Sebab jika dijual juga. Pernyataan Syafruddin memang mengenakkan sesaat. Langkah tersebut menyangkut pemeriksaan akuntan publik Bank Lippo. Syafruddin menambahkan. Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) justru menyerahkan penanganan pemeriksaan terhadap lembaga penilai Bank Lippo kepada Direktorat Jenderal Lembaga Keuangan Departemen Keuangan.Berdasarkan pengumuman bersama antara BPPN dan Bank Lippo pada 17 Januari 2003. pemeriksaan lembaga penilai bukan kewenangan lembaganya. Namun akan segera dilakukan rapat umum pemegang saham luar biasa Lippo dalam waktu dekat. rasio kecukupan modal (CAR) Bank Lippo masih di atas 20 persen.com/id/arsip/2003/02/24/SRT/mbm. menurut Ketua Bapepam Herwidayatmo. manajemen. tapi hanya sedikit. Kamis (27/2).html . Menurut Syafruddin. Valuasi aset Bank Lippo tersebut dilakukan oleh Satyatama Graha Tara . Konsekuensinya.SRT85446. Tapi. Konsekuensinya. "Pokoknya. Tengok saja. Berdasarkan valuasi.tempointeraktif. tak jauh berbeda dengan perhitungan awal. bila penjualan malah menyebabkan AYDA menurun secara signifikan.tim penilai independen valuasi aset ini menyatakan bahwa nilai aset yang diambil alih (AYDA) Lippo saat ini." kata Kepala BPPN Syafruddin Temenggung di Jakarta. Polemik dualisme laporan keuangan itu dipublikasikan pada Desember 2002." kata dia. BPPN tidak bakal menjual AYDA pada disstress value atau harga yang tertekan.

sebelumnya Menteri Keuangan pada saat itu hanya mau melepas saham Lippo seharga Rp 300 miliar saham (Rp 300 per saham) kepada Lippo Group. sebelum kedua laporan keuangan itu dikeluarkan. Menurut Syafruddin. katanya." kata dia. Menurut Mirza. Dia menjelaskan. hal ini juga terkait dengan adanya usaha put option yang akan dilakukan pemerintah." kata Kepala BPPN Syafruddin Temenggung di Jakarta. Karena itu dia menduga. Tidak masuk akal alasan timing different. penilaian ulang aset itu bertujuan untuk menjernihkan kontroversi mengenai penurunan nilai aset Bank Lippo." kata dia.diketahui pihak yang bertanggung jawab terhadap laporan keuangan ganda Bank Lippo tersebut.(BMI/Tim Liputan 6 SCTV) Perbankan Nasional pun memastikan tak perlu melakukan right issue (penerbitan saham untuk dijual) untuk meningkatkan modal Bank Lippo. Pendapat Pengamat Perbankan Menurut pengamat perbankan dari Bahana Sekuritas Mirza Adityaswara.co. Mereka takut. Hal ini dilakukan agar saham yang dijual pemerintah bisa dibeli dengan harga murah. publik akan merespon negatif jika mengetahui kinerja bank milik Mochtar Riady jeblok. dalam hal ini BPPN. sebenarnya perusahaan sudah mengetahui adanya penurunan nilai agunan yang diambil alih (AYDA).Namun akan segera dilakukan rapat umum pemegang saham luar biasa Lippo dalam waktu dekat. menurut Mirza. justru akan menyebabkan CAR Bank Lippo anjlok . Valuasi aset Bank Lippo tersebut dilakukan oleh Satyatama Graha Tara. Meski Lippo telah melakukan revisi atas laporan keuangan tersebut. "Hitungan AYDA tak menurun signifikan.id/hg/ekbis/2003/01/27/brk. untuk menjual saham Bank Lippo yang dimilikinya kepada Lippo Group. sedang kita hitung. dengan adanya nilai Rp 30 per saham menunjukkan mereka sudah akan melakukan penyusutan nilai agunan yang diambil alih.id. Syafruddin menambahkan.20030127-19.39 triliun menjadi hanya 18 http://www. BPPN tidak bakal menjual AYDA pada disstress value atau harga yang tertekan. "Pokoknya. “Harusnya tidak perlu takut kalau memang rugi.html . Polemik dualisme laporan keuangan itu dipublikasikan pada Desember 2002 Berdasarkan valuasi.tempo. Mirza menilai harus tetap ada sanksi yang tegas terhadap bank itu. 18 Selain takut diketahui menderita rugi. Namun perusahaan tetap memakai dua laporan keuangan yang berbeda. "Ini untuk melihat.” imbuhnya. “Jadi mereka harusnya sudah tahu lebih dulu. apakah penilai sudah independen dan melaksanakan tugasnya dengan baik. tapi hanya sedikit.” tandasnya. ada penurunan nilai aset yang diambil alih. Kamis (27/2). manajemen Lippo berusaha membohongi publik dengan menyebutkan perusahaannya mendapat untung. Namun Lippo sendiri melalui penilai independen mengatakan nilai wajar Bank Lippo sebesar Rp 30 per saham. dari Rp 2. Sebab jika dijual juga.

yang menetapkan CAR setinggi delapan persen. BI akan menutupnya.21 Kebetulan Oversight Committee Badan Penyehatan Perbankan Nasional (OCBPPN) cepat bertindak dengan merekomendasikan kepada Kepala BPPN. analisis konsultan UBS Warbrug menyimpulkan bahwa AYDA senilai Rp 2. yang Rp 1.20030127.38 persen.20030217. sami mawon. Pialang yang menggoreng saham ternyata yang itu-itu juga.com/id/arsip/2003/01/27/EB/mbm. Tapi mereka pasif sampai kini.EB84454. Lippo Bank seperti tak memberikan banyak pilihan kepada BPPN. yaitu keluarga Riady. Berarti ini sudah di bawah ketentuan Bank Indonesia. mau tidak mau BPPN harus merekap ulang. Saat itulah Grup Lippo memborong saham Lippo di bursa. penjualan aset yang berupa properti ditunda. Tentu saja Bank Lippo memerlukan tambahan modal. Syafruddin Temenggung.tempointeraktif. Cara ini berakibat dua hal: saham pemerintah akan berkurang atau saham pemerintah tetap melalui suntikan modal. Nah. yang pernah memborong 74 juta lembar saham dalam sekali transaksi. Tapi secara hampir bersamaan mereka juga memborong saham Bank Lippo dengan harga supermurah. Dalam enam bulan. Soalnya. mereka saling melempar tanggung jawab. Deni Daruri dari Centre for Banking Crisis menilai bahwa manuver Lippo itu menggulirkan buah simalakama kepada pemerintah. Memang ada indikasi bahwa harga saham Bank Lippo terus ditekan.4 triliun itu setara dengan 82 persen modal bank. Menurut Lin Che Wei. Satu di antaranya adalah Ciptadana Securities." kata Mirza. Sementara itu.EB85108. Tetapi. harganya jatuh dari Rp 75 per lembar menjadi cuma Rp 25.77 persen menjadi 4.42 triliun.tempointeraktif.misalnya AYDA. rasio kecukupan modalnya (capital adequacy ratio/CAR) serta-merta anjlok dari 24. "Ada upaya fait accompli. Andaikata pemerintah tak mau beli saham itu?karena tak punya duit?porsi sahamnya di Lippo otomatis menyusut alias dilusi. bank harus menerbitkan saham baru (right issue).com/id/arsip/2003/02/17/EB/mbm.id. untuk menambah modal.html 21 http://majalah. jika pemerintah nekat membelinya. UBS Warbrug lalu mempermasalahkan kesehatan Bank Lippo dalam hubungannya dengan AYDA. baik oleh BPPN. Ternyata. Hal ini 19 ibid 20 http://majalah.html . Kemungkinan buruk seperti itu bukan tidak diketahui. jelaslah hal itu akan membebani APBN. pemilik lama akan masuk karena mereka masih punya saham sekitar 8.id. Jika tidak. BI. Aset ini merupakan jaminan yang diserahkan Grup Lippo sebagai pembayaran atas utang-utangnya kepada Lippo Bank. berniat membeli aset berharga mereka (properti) dengan harga murah. divestasi saham. Akibat kisruh ini.19 Mirza juga mengatakan . jika pemerintah tidak mengambil haknya.Rp 1. Pilihan lain. agar manajemen Lippo diganti. maupun Bapepam.20 Analis lainya Lin Che Wei yakin bahwa pemilik lama Lippo.42 triliun.11 persen melalui Lippo E-Net. ketika AYDA dilepas oleh Bank Lippo. Dengan CAR di bawah delapan persen. anak perusahaan Lippo sendiri.

Merosotnya harga saham Bank Lippo terasa ganjil karena harga saham perbankan relatif stabil. Anjloknya nilai agunan yang begitu dahsyat sungguh mencurigakan.id. Bagaimana persisnya upaya yang dilakukan keluarga Riady mencaplok Bank Lippo? Panjang ceritanya.html . turun sendirian? Che Wei mempertanyakan lelang yang kurang transparan dan berlangsung cepat.3 triliun. penurunan itu terkait dengan anjloknya nilai agunan yang sudah diambil alih (biasa disebut sebagai AYDA). yang mengharuskan rasio kecukupan modal 8 persen.pun tak terlepas dari kelihaian Lippo melobi dan "menempatkan" orang yang loyal pada pemilik lama di berbagai institusi22 24 februari 2003. atau turun sekitar 50 persen. mereka harus menyerahkan deposit dalam jumlah besar.8 persen menjadi 4. Tapi hanya sebulan kemudian. dalam laporan ke Bursa Efek Jakarta.8 triliun. melalui iklan di surat kabar yang begitu kecil. Tentu saja langkah ini membuat rasio kecukupan modal (CAR) Bank Lippo melorot dari semula 24. yang merupakan 70 persen AYDA. Bersamaan dengan itu. Ini perlu agar Bank Lippo tetap masuk standar bank sehat menurut ketentuan Bank Indonesia. Kalau tak bisa menambah modal. Misalnya.tempointeraktif. Bagaimana mungkin nilai properti Lippo. Padahal sebagian besar jaminan yang diambil alih Lippo berupa petak tanah. Salah satu broker itu sebagian sahamnya dimiliki Kelompok Lippo.4 triliun menjadi Rp 1 triliun. Bank Lippo menyisihkan dana yang diambil dari pos modal. Dari sinilah muncul kecurigaan adanya niat dari pengelola Bank Lippo menjual AYDAantara lain terdiri atas rumah dan tanah di Lippo Cikarang-kepada kelompok sendiri. Menurut pengelola Bank Lippo. keluarga Mochtar Riady. Dari Rp 450 di awal November menjadi cuma Rp 210.20030217. Beberapa broker secara bergantian berusaha menyeret turun harga saham bank papan tengah itu. beberapa pialang menjual saham Bank Lippo di bawah harga pasar. dengan keuntungan bersih Rp 99 miliar. Karena modalnya mepet. 22 http://majalah. bahkan menanjak (lihat grafik Liku-liku Sebuah Gerilya). ingin menguasai kembali banknya dengan harga murah. Ia membongkar berbagai praktek bengkok di bank yang mendapat suntikan modal Rp 6 triliun dari pemerintah tersebut. Saat itu Bank Lippo menyatakan total asetnya mencapai Rp 24 triliun. Gerakan pelorotan itu dilakukan selama 40 hari berturut-turut sejak 4 November 2002 hingga 10 Januari 2003. Semuanya berujung pada dugaan: pemilik lama Bank Lippo. dari semula Rp 2. Untuk menutup jebloknya nilai agunan itu. Jatuhnya nilai buku dan penggorengan saham berhasil memojokkan harga saham Bank Lippo. aset Lippo merosot menjadi Rp 22. Keuntungan? Hilang lenyap. padahal informasi tentang asetnya sangat tak memadai. Lantaran kecurigaan itu pula Komite Pemantau BPPN minta agar proses lelang itu dihentikan. Beberapa investor yang mencoba menawar seperti dihalangi dengan pelbagai syarat. Che Wei bahkan mencatat adanya transaksi ganjil: menjelang pasar ditutup. Bank Lippo tak punya pilihan lain kecuali melakukan suntikan kapital. harga tanah sejak 1998-2002 terus meningkat.com/id/arsip/2003/02/17/EB/mbm. terjadi aksi "menggoreng" saham Bank Lippo di pasar modal.EB85108. Ia menelisik kejanggalan laporan keuangan ganda sampai indikasi manipulasi harga saham.2 persen.Che Wei menjadi orang terdepan yang menyerang keganjilan-keganjilan di Bank Lippo. Ini bermula dari laporan keuangan kuartal ketiga 2002 yang dipublikasikan akhir November lalu. malah berganti dengan kerugian yang jumlahnya mencapai Rp 1. Menurut data sejumlah agen properti. Lippo mengumumkan penjualan aset itu beberapa hari menjelang akhir tahun 2002.

"Transaksi satu menit menjelang penutupan pasar itu cuma mengikuti. "Hanya sebatas itu wewenang kami. misalnya.4 triliun (sesuai dengan nilai agunan yang "hilang"). Untuk mempertahankan kepemilikannya. Dosa Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) tak kalah besar. karena pernah bekerja delapan tahun di Lippo. Mungkinkah mereka tak mencium kejanggalan dalam penilaian AYDA yang menjatuhkan modal Bank Lippo? Adnan Juanda. Lippo akan segera kembali ke pemilik lamanya. Mereka juga mengabaikan surat peringatan adanya manipulasi saham yang dikirim oleh Scott Ashton. Nyaris sepersepuluh dari harga saham waktu direkap pemerintah dulu. telah mencurigai keanehan penilaian agunan oleh lembaga penilai yang ditunjuk Bank Lippo. apalagi manipulasi. Tapi jurus ini kurang masuk akal mengingat Bank Lippo tergolong sistemic bank. Tapi BI tak punya otoritas minta penilaian ulang." katanya. Erry mengaku masih menyelidiki soal itu. dan Investasi (IMPA). pemerintah harus ikut menyuntikkan modal sesuai dengan jatah. BEJ tak melihat adanya kecurangan. Mengapa mereka tak bertindak? Bank Indonesia. selama ini menempatkan lima pengawas di Bank Lippo. Itu bukan jumlah yang ringan untuk sebuah negeri yang sedang kesulitan uang. misalnya. Perjanjian itu menyatakan pemilik lama (keluarga Riady) boleh membeli kembali bagian sahamnya dengan harga pasar. Keluarga Riady bahkan bisa berlagak bak pahlawan karena bisa "membantu" pemerintah menyehatkan Bank Lippo dengan menyuntikkan seluruh modal yang dibutuhkan. pemerintah harus menyetor sedikitnya Rp 840 miliar. Tapi ini tak mudah-terutama bagi pemerintah yang menguasai mayoritas (hampir 60 persen) saham Bank Lippo. Pemerintah tak punya pos anggaran untuk menambah modal bank. Bank sentral. Kepala Bagian Direktorat Pengawasan Perbankan Bank Indonesia yang mengawasi Bank Lippo. pemerintah akan menjual kepemilikan sahamnya di perbankan (termasuk di Bank Lippo) untuk membiayai anggaran. Dengan sejumlah jurus yang licin. "Barangkali itu di luar job rekan-rekan yang melakukan pengawasan. Artinya. sekaligus mengambil alih posisi mayoritas dari tangan pemerintah. yaitu Rp 260 per saham. Langkah penambahan modal bisa dilakukan dengan penerbitan saham baru. kalau ditutup. puluhan perusahaan yang terkait dengannya akan ikut terseret ambruk. Erry Firmansyah.pilihan lain Bank Lippo adalah likuidasi. Sebuah skenario yang hampir sempurna. jatahnya bisa dimanfaatkan pemilik saham Lippo yang lain (termasuk Riady). BEJ mengeluarkan peringatan keras kepada pengelola Bank Lippo soal laporan keuangan ganda." kata Erry. Jika pemerintah tak bisa menyuntikkan modal." kata Direktur Utama BEJ. kita cuma pengawas. katanya. harga saham Bank Lippo dibentuk oleh beberapa transaksi besar di awal perdagangan. Lembaga ini terkesan tak berinisiatif memeriksa adanya laporan keuangan ganda." kata sumber tadi menirukan pejabat BI. Jawaban lebih jujur diungkapkan seorang bankir. Menurut penelitian awal BEJ." katanya. Saling lempar tanggung jawab diperlihatkan pula oleh otoritas Bursa Efek Jakarta (BEJ). "Saya ini profesional. nyaris tanpa cacat. Lebih celaka lagi. menjawab secara diplomatis. Persoalannya. Bapepam tak . Jika Bank Lippo harus menambah modal Rp 1. Artinya. pemilik lama bisa datang menagih janji lama pemerintah yang tertuang dalam Perjanjian Kinerja. seorang investor institusional. Sampai di sini. Erry menampik kecurigaan dirinya bertindak lamban dan tak fokus dalam kasus ini. Lagi pula saya sudah memberikan peringatan keras. Manajemen. Soal manipulasi harga saham. Mereka mendiamkan manipulasi harga saham Bank Lippo selama 40 hari. "Itu wewenang BPPN sebagai pemilik. Saat ini harga saham Lippo hanya Rp 30. Baru setelah kontroversi berkembang. mengapa pemerintah seperti tak menyadari jurus-jurus kungfu Lippo yang sebetulnya masih "standar" itu. Justru sebaliknya.

Herwid juga berjanji akan memeriksa dugaan manipulasi harga saham. yang berada di garda depan pengawasan perdagangan saham. Dari semua instansi pemerintah. Padahal ini memudahkan pemilik lama membeli kembali sahamnya dengan harga murah. Aneh. yang biasa menjadi juru bicara. kata Mirza Adityaswara. Ini tampak dari keputusannya menyetujui penjualan AYDA pada harga murah dan menyepakati rencana penambahan modal." katanya. Itu pun ia minta off the record. Roy mestinya paham betul. pelbagai tudingan ini tak ditanggapi keluarga Riady. Dalam tulisannya di sebuah surat kabar harian. Mereka masih bisa beraksi ketika pemerintah menjual sahamnya. cuma sedikit memberikan komentar. tak yang salah. Meskipun demikian. ia berjanji akan mengambil tindakan. dalam industri keuangan. yang paling konyol dalam urusan Bank Lippo tak lain adalah BPPN. Che Wei mendesak penggantian manajemen.tempointeraktif." katanya.mengendus rekayasa membeli kembali saham Bank Lippo oleh pemilik lama dengan harga murah. Upaya lain: membatalkan pelelangan aset atau penilaian kembali AYDA. Untuk itu. Tapi Bapepam tak mau berurusan dengan dugaan adanya rekayasa keluarga Riady untuk membeli kembali Bank Lippo. "nanti dinilai sekalian ketika pemerintah mau menjual sahamnya. Roy Tirtadji. soal ini menyangkut reputasi. Rabu (26/2). Anggito Abimanyu. 23 Kasus Bank Lippo Masuk Pengadilan Kasus yang mencuat dari laporan keuangan ganda itu kini melebar ke pengadilan. Untuk mencegah terulangnya jurus-jurus kungfu Bank Lippo. mereka mesti dimasukkan daftar orang tercela karena terlibat pelanggaran batas maksimal pemberian kredit." katanya. "Itu urusan BPPN. "Kinerja Lippo baik. Che Wei dinilai mencemarkan nama baik manajemen Bank Lippo.com/id/arsip/2003/02/24/EB/mbm. "Kalau benar saya orang Lippo. Sayang.html . saya akan melakukan sesuatu. Untuk itu Anggito siap mempertanggungjawabkan posisinya sebagai komisaris. Komisaris Bank Lippo Rudi Toha Bachrie menggugat analis bursa Lin Che Wei secara perdata ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Komisaris yang ditunjuk mewakili pemerintah di sana ternyata tak berfungsi dengan benar. Tapi pagi-pagi Herwid sudah lebih dulu menduga.id. Ia membantah kabar Bank Lippo merencanakan penambahan modal. Ia merasa tidak naik pangkat karena Lippo.20030224. Ketua Bapepam Herwidayatmo mengaku tengah meneliti laporan keuangan ganda itu. Ketua BPPN Syafruddin Temenggung sudah berkali-kali berjanji akan mengganti manajemen Bank Lippo. "Biar saja aset itu tetap di Bank Lippo. peluang keluarga Riady menguasai kembali Bank Lippo bukannya tertutup. Herwid menepis kecurigaan ia kurang aktif lantaran dekat dengan Lippo. Presiden Direktur PT SG Securities itu dituntut membayar ganti rugi sebesar Rp 103 miliar. Hasilnya akan diumumkan akhir bulan ini. Tapi sampai saat ini janji itu tak terpenuhi. salah satu komisaris Bank Lippo dari BPPN. Padahal semua itu menjadi tugas Bapepam. Che Wei menduga telah terjadi praktik perampokan kekayaan negara dalam jumlah besar. tuh. kenapa Bambang Sudibyo mengangkat saya menjadi Ketua Bapepam? Sampai sekarang saya tidak pernah dikutik-kutik. jangan khawatir." katanya kembali melempar janji.EB85319. laporan ganda itu terjadi "karena kelalaian"." tuturnya. "Setelah asetnya dinilai kembali. begitu pula modalnya. tetap ngotot tak melakukan blunder. reputasi adalah segala-galanya." Dengan cara ini. aset Lippo tak merosot. Orang yang pertama mencurigai laporan keuangan ganda itu menuding manajemen Bank Lippo merekayasa harga saham 23 http://majalah. Bila ada pelanggaran.

Bank Lippo yang kini memiliki 367 cabang dan 6.5 juta nasabah. Sedangkan Roy Tirtadji berpendapat laporan keuangan yang berbeda itu dimungkinkan untuk kepentingan berbeda sehingga angkanya juga bisa berlainan. Menurut Wakil Ketua Komisi IX DPR Paskah Suzetta. pemerintah hanya diwakili empat orang yakni dua pejabat BPPN. Analisis Che Wei juga didukung pihak lain." ujar dia. Paskah berharap peristiwa ini tak menganggu kepemilikan saham pemerintah dan merusak harga saham. Saat ini. Lippo adalah bank swasta nasional terbesar ketiga setelah Bank Central Asia dan Bank Danamon. "Kami mempunyai kode etik dan rahasia perbankan. Namun pengamat ekonomi Faisal Basri berpendapat. BEJ yang menyelidiki masalah ini menemukan Bank Lippo memberikan informasi yang dapat menyesatkan public Dalam pandangan Che Wei. Fakta yang diperoleh Che Wei menunjukkan harga saham Bank Lippo turun secara sistematis. Desember 2002.57 persen publik. Selama tujuh bulan sejak April 2002. laporan keuangan bertujuan memberikan informasi yang benar kepada publik. Karena harga saham yang terus melorot." kata dia. jika terjadi kejanggalan penjualan aset tentunya diketahui tiga pejabat BI yang setiap hari mengawasi. harga saham bank lain justru terus membaik. berdasarkan perjanjian dengan pemerintah.dengan tujuan pemilik lama bisa membeli saham dengan harga murah. Menurut Roy. saham pemerintah hanya tersisa Rp 600 miliar. bahkan mencapai 31 persen pada 2001.26 persen pemerintah. harga saham bank terbesar nomor tujuh Indonesia itu merosot tajam hingga 75 persen. "Itu sama dengan pemalsuan kepada publik. bahkan BEJ telah memberi peringatan keras. 32. Rasio kecukupan modal (CAR) Bank Lippo sejak direkapitalisasi terus meningkat. bahkan total dana pihak ketiga mencapai Rp 21 triliun. petinggi Kantor Menteri Koordinator Perekonomian. dan pejabat Departemen Keuangan. Roy Tirtadji mempertanyakan kecenderungan serupa pada keseluruhan harga saham di pasar modal.000 karyawan itu melayani sekitar 3. dan delapan persen pengelola. "Apakah . Padahal. ketika menyuntik Lippo. Jumlah itu sama dengan komisaris dari Bank Lippo. Roy Tirtadji menjawab ada hal-hal yang tak bisa dijelaskan kecuali atas permintaan BI. Laporan Koalisi Masyarakat Antiskandal Bank Lippo kepada Kejaksaan Agung menyebutkan kasus itu berpotensi merugikan negara senilai Rp 6 triliun atau setara dengan saham yang pernah disetorkan pemerintah." kata dia." kata dia melalui video telekonferens dari Bali. "Ini artinya kepercayaan masyarakat bertambah. Tapi yang dilakukan Bank Lippo dengan laporan ganda adalah suatu rekayasa untuk menurunkan nilai buku dari perusahaan. Padahal. laporan keuangan periode 1999-2001 menyebutkan laba dan CAR Bank Lippo juga meningkat. Che Wei juga menyoroti tentang sumber penjualan aset-aset Bank Lippo. Bank Lippo the worst performer di antara saham perbankan. saham Bank Lippo di lantai bursa hanya Rp 30 per lembar. Dia menuturkan. Kepemilikan saham Bank Lippo tersebar pada tiga pihak: 59. pemerintah harus membayar Rp 260 untuk tiap lembarnya. "Dalam jangka waktu tersebut. Meski pemegang saham mayoritas. Angka ini melebihi ketentuan Bank Indonesia yang hanya 12 persen. ada kejanggalan dalam perwakilan komisaris di Bank Lippo. Bank Lippo diperbolehkan menjual lima persen dari aset yang diambil alih.Menurut dia.

com/id/arsip/2003/02/17/EB/mbm. Dr. Di sesi terakhir. Roy tidak tertarik menggugat Che Wei ke meja hijau.tempointeraktif. dengan gesit Bank Lippo menarik sejumlah aset Grup Lippo senilai Rp 2." ujar dia menegaskan. Hal ini terlihat ketika mereka menyerahkan dana pribadinya sebesar Rp 4 triliun untuk dana rekapitulasi. Grup Lippo berniat membeli kembali aset tersebut. kecurigaan itu diperkuat saat BEJ menghentikan transaksi penjualan saham ketika seorang investor melaporkan kejanggalan itu ke Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia.id.EB85110. Awal tahun ini. "Dari sekian bank yang direkap. Mochtar Riady Sebagai pendiri sekaligus Presiden Komisaris Bank Lippo.hanya saham Bank Lippo saja yang turun. "Ini usaha saya mempertahankan independensi sebagai analis yang tidak bisa diancam oleh pengadilan manapun." kata dia.20030217 .com/progsus/200302/50266/class=%27vidico%27 . Roy juga mengungkapkan. Saya punya bukti. Anehnya. Alhasil. Berikut adalah pihak-pihak yang diperkirakan ikut memiliki kontribusi dalam skandal Lippo kali ini. pemerintah hanya memiliki 60 persen saham di Bank Lippo.html Sesaat sebelum proses rekapitalisasi bank dimulai pada 1999. 24 Liputan6. "Saya berkonsentrasi mengelola bank karena mempunyai tanggung jawab secara hukum. Menurut Roy. kecurigaan yang diungkapnya itu bukan persoalan pribadi dirinya dengan jajaran komisaris dan direksi Bank Lippo." tanya dia. Sedangkan Roy Tirtadji mengingatkan Che Wei agar berhati-hati menuding telah terjadi praktik perampokan dan penjarahan di Bank Lippo." kata dia." kata dia. Bank Lippo lolos fit and proper test yang digelar BI saat itu.liputan6. para pendiri dan manajemen Bank Lippo berkomitmen mengelola bank tersebut. dialah yang merestui langkah direksi Bank Lippo yang berniat menjual aset yang dialihkan (AYDA) senilai Rp 2.45 triliun.45 triliun.com http://berita. Tetapi aset grup yang dialihkan ke bank Lippo lamalama jadi bom waktu. Roy Tirtadji menyanggah manajemen merekayasa harga saham di bursa karena mereka tidak mengurus hal tersebut. Bank Lippo akan menjual aset-asetnya pada pada 2003. kata Che Wei. Berbeda dengan Rudi Toha Bachrie. Che Wei juga berharap pejabat pemerintah tidak saling melempar tanggung jawab dan menjaga investasi uang rakyat.24 Siapa di Balik Akal-akalan Lippo? http://majalah. Che Wei menegaskan. Rencana ini buyar ketika pers mencium keganjilan di balik laporan keuangan ganda yang dibuat Bank Lippo akhir tahun 2002 lalu. "Itu membuktikan ada konspirasi kok kebetulan banget. Hal ini dilakukan untuk menekan jumlah kredit macet di grup usaha Lippo itu.

tapi dampaknya bisa menyudutkan pemerintah." katanya. James-lah yang menjadi otak berbagai rekayasa keuangan Grup Lippo. Pernah dalam sekali transaksi. Waktu itu Herwid menjabat Kepala Biro Penilaian Keuangan Perusahaan I di Bapepam. Di mata analis ekonomi Lin Che Wei. James membantah bahwa dirinya dipersiapkan menjadi raja imperium Lippo. Mochtar mengatakan masa krisis adalah masa transisi untuk berubah. "He call me 'uncle'. Pada 1998. Ketua Badan Pengawas Pasar Modal Kasus laporan keuangan ganda Lippo bukanlah "akrobat" Lippo yang pertama di bursa saham.7 persen menjadi 4. Misalnya.1 persen. Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional Tanpa persetujuan BPPN. Saat masih bertugas di Bapepam bersama Herwid?demikian Herwidayatmo biasa disapa?ia tahu bahwa keluarga Riady dekat dengan Herwid sejak tahun 1996. pihak Lippo langsung menempel Herwid. mustahil aset milik Bank Lippo bisa dijual. Lippo berniat meninggalkan kebiasaan lama dalam berbisnis. kasus Semen Gresik dan Lippo E-Net. Bapepam mendenda Lippo E-Net "cuma" Rp 500 juta. seorang ekonom. Pada 2000 lalu. Sayang. semua ikut ambil bagian. Bahkan Habibie dan James saling mengagumi. Untuk meraih kepercayaan publik. James membawa Herwid kepada Menteri BUMN waktu itu. Habibie. BPPN mewakili pemerintah sebagai pemegang saham mayoritas di Bank Lippo (59. Martin Panggabean." kata Habibie. dalam wawancara dengan TEMPO di tahun 1999. berarti orang melihat Lippo dari luarnya saja. dan upayanya membuahkan hasil. yang membiarkan penjualan AYDA sehingga berakibat rasio kecukupan modal (CAR) Bank Lippo merosot dari 24. hingga Bill Clinton. majalah Business Week menobatkannya sebagai raja pasar uang Indonesia. Bank Lippo sangat mengandalkan SDM yang berkualitas. Lippo Life "disulap" menjadi Lippo E-Net. Salah satu buktinya adalah penggorengan saham Bank Lippo yang dilakukan Ciptadana Securities sejak akhir 2002. Katanya. Mochtar Riady. Bapepam seolah kebingungan. bahkan sampai menciptakan moto baru." Katanya. Tanri Abeng. Ternyata moto tidak serta-merta mengubah watak perusahaan ini. Syafruddin Temenggung. mengaku tak kaget atas kasus laporan ganda Lippo ini.Dalam laporan tahunan Bank Lippo tahun 2001. Salah satu modal James adalah keluwesannya bergaul. James Tjahaja Riady Ketika James diangkat sebagai CEO Grup Lippo pada pertengahan 1990-an. "Banyak kasus di bursa selama Herwid menjadi Ketua Bapepam. Dalam hal ini dipertanyakan sikap Syafruddin. Jadi. ditambahkannya. sekadar menggambarkan keakraban mereka. Tanpa buang waktu. "Orang yang ngomong seperti itu karena iri." Padahal. Tujuannya agar Herwid diangkat menjadi asisten Tanri. memborong 74 juta lembar saham Bank Lippo. Sejak saat itu karier Herwid terus meroket hingga diangkat menjadi Ketua Bapepam tahun 2000 lalu. Seorang eks pejabat Bapepam tak kaget atas sikap lembek Herwid kepada Lippo. Ciptadana. keterangan Syafruddin tentang masalah ini tak bisa diperoleh karena ia sedang melawat ke luar negeri. Tetapi. "Jika memandang Lippo hanya dari figur Mochtar dan James. Saya tak mau menanggapi. direksi dan komisaris Lippo E-Net didenda Rp 5 miliar. begitu pula tekad untuk berubah yang dicanangkan pendirinya. Ia juga membantah ketika dikatakan bahwa . Mulai dari mantan presiden Soeharto.25 persen). Selain itu. James memang dikenal piawai mengutak-atik keuangan perusahaan agar nilainya bertambah. dalam pengambilan keputusan Grup Lippo. menghadapi aksi Ciptadana saat memborong saham Bank Lippo dan juga laporan gandanya. Namun. Tetapi. yang juga anak perusahaan Lippo. Herwidayatmo. yakni The Power of Change. semua cerita miring itu dibantah Herwid. Bank Lippo tentu perlu modal tambahan. tentu agar diberi kemudahan "bermain" di pasar saham. Soalnya. Akibatnya.

"Kita lihat Maret nanti. IS . saya akan tindak tegas jika memang bersalah. menantang.Bapepam tidak menjatuhkan sanksi apa-apa atas Bank Lippo." ujarnya.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.