Anda di halaman 1dari 15

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN KR DENGAN DIAGNOSA STROKE NON HAEMORAGIK DI RUANG BELIBIS RSUD WANGAYA TANGGAL 17 - 19 OKTOBER

2011
A. PENGKAJIAN Pengkajian dilaksanakan pada tanggal 17 Oktober 2011 pukul 15.30 wita di Ruang Belibis RSUD Wangaya Kota Denpasar dengan tehnik wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik langsung pada pasien dan keluarga pasien. 1. Identitas a. Identitas Pasien Nama Umur Agama Jenis Kelamin Status Pendidikan Pekerjaan Suku Bangsa Alamat Tanggal Masuk : Bapak KR : 46 Tahun : Hindu : Laki-laki : Kawin : SMA : Swasta : Bali/Indonesia : Jalan Buana Kubu Gg. Asem XI/8 : 17 Oktober 2011

Tanggal Pengkajian : 17 Oktober 2011 No. Register Diagnosa Medis : 405288 : Stroke Non Haemoragik

b. Identitas Penanggung Jawab Nama Umur : WK : 35 Tahun

Hub. dengan Pasien : Adik Pekerjaan Alamat Tanggungan Kes : Swasta : Jalan Buana Kubu Gg.Asem xi/8 : JKBM

1

Sejak MRS (dirawat : 17/10/2011 Pukul 10. Status Kesehatan a.30 wita). pasien disarankan hanya istirahat di tempat tidur. S : 36. Hasil pemeriksaan cardinal : Tensi : 120/80 mmHg. ADL dibantu sepenuhnya oleh petugas dan keluarga. hasil lab BSN : 86 mg/dl. klien disarankan untuk dirawat di Stroke unit Ruang Belibis RSUD Wangaya.5 C.2. b. R : 20 x/mnt. Keluhan yang dirasakan klien adalah kedua telapak tangan kesemutan dan kaki kanan masih lemas. klien diajak ke Poli Saraf RSUD Wangaya oleh keluarganya. GCS V5 M6 E4.30 wita) sampai dengan saat pengkajian (17/10/2011 Pukul 15. 3) Riwayat alergi Klien mengatakan tidak ada alergi terhadap obat ataupun makanan tertentu 2 . Dengan pertimbangan klinis klien dan pengawasan pengobatan. Tanggal 17/10/11 Pukul 09. Status Kesehatan Masa Lalu 1) Penyakit yang pernah dialami: Informasi dari klien dan keluarga mengatakan bahwa klien tidak pernah menderita penyakit yang kronis dan menular ( HT dan DM ) 2) Pernah dirawat: Klien mengatakan bahwa dirinya belum pernah mengalami opname.00 wita.2 JPP : 129 mg/dl. Nadi : 80 x/mnt. Status Kesehatan Saat Ini 1) Keluhan Utama a) Saat MRS : Lemas pada kedua kaki dan kesemutan pada kedua telapak tangan b) Saat Pengkajian : lemes terutama pada kaki kanan dan kesemutan pada kedua telapak tangan 2) Alasan masuk RS dan perjalanan penyakit a) Alasan MRS : tangan dan kaki kesemutan dan lemes b) Perjalanan Penyakit : Tangan dan kaki kesemutan dan gemetar Sejak 2 bulan yang lalu klien mulai mengeluh tangan dan kaki dirasakan kesemutan serta dirasakan lemas.

cultural.5 mg c)Ranitidin 3 x 1 amp d)Neurolin 2 x 1 amp e)Sohobion 2 x 1 tab 3. c. minum jamu tidak ada. keluhan batuk dan sesak tidak ada.psiko. Kesukaan merokok dan minum-minuman beralkohol. Saat dirawat : klien mengatakan tidak pernah mengalami masalah dalam bernafas. Pola bernafas Sebelum sakit : klien mengatakan tidak ada keluhan hambatan dalam bernafas seperti sesak dan batuk yang lama.minum Makan 3 . Saat pengkajian : klien mengatakan dapat bernafas dengan baik. b. Pola kebutuhan dasar (Data bio.spiritual) a.social. Riwayat penyakit keluarga Klien dan keluarga mengatakan tidak ada anggota keluarga baik dari pihak bapak dan ibu menderita penyakit yang sama d. Pola makan. Therapi dan Intruksi 1) Saat MRS dan saat pengkajian (17/10/2011) Diagnosa : Stroke Non Haemoragik a) b) c) IVFD RL : 20 tts/ mnt Neurotam 2x1 gr Sohobion 2x1 ampul 2)Terapi tanggal 18/10/2010 a)IVFD RL 20 tts/mnt b)Methyil prednisolone 3 x 62.4) Kebiasaan: Pasien mengatakan biasa minum kopi setiap sore hari setelah pulang kerja (+ 150 cc setiap minum).

e. Keluhan tidak ada. keluhan saat dan setelah kencing tidak ada. Tidur malam biasanya mulai pukul 22. keluhan tidak ada. warna kuning. Klien masih dapat mengontrol keinginan untuk berkemih. Saat pengkajian : selama dirawat klien mengatakan dapat istirahat dan tidur dengan baik.Sebelum dirawat klien mengatakan biasa makan tiga kali sehari. Pola eleminasi BAB Sebelum sakit klien mengatakan biasa BAB satu kali setiap hari.00 wita. Pola aktifitas dan latihan Sebelum dirawat klien mengatakan dapat beraktifitas / mampu melakukan ADL secara mandiri Saat pengkajian klien mengatakan hanya beraktifitas di tempat tidur. terasa penuh dan mules – mules tidak ada. Karakteristik : lembek.00 – 05. Keluhan pada perut seperti sakit. Flatus (+) BAK Sebelum dirawat klien mengatakan kencing sebanyak 5-7 kali sehari (+ 150 cc setiap kencing). Dapat tidur dengan lelap. Saat dirawat keluhan makan tidak ada. Klien mengatakan jenis menu makanan yang dimakan seperti nasi. setiap makan habis satu porsi. saat pengkajian klien mengatakan baru minum sekitar 3-4 gelas (800 cc) c. Minum Sebelum dirawat klien mengatakan biasa minum air putih sekitar 5-8 gelas sehari (+ 1500 cc). setiap BAK klien mengatakan keluar cukup banyak. Keluhan saat dan setelah kencing tidak ada. Buah dikonsumsi kadang. Makanan yang dihidangkan sudah habis dimakan. Pola istirahat dan tidur Sebelum dirawat klien mengatakan jarang tidur siang. d. 4 . sayur dan lauk. Saat dirawat : klien mengatakan biasa BAB satu kali sehari : konsistensi lembek dan warnanya kuning. Saat pengkajian klien mengatakan sudah BAB tadi pagi. Saat dirawat : keluhan BAK tidak ada Saat pengkajian : klien mengatakan BAK sebanyak 4-5 kali setiap hari. kedua telapak tangan dan kaki kanan masih dirasakan lemas dan kesemutan.kadang dan tidak pernah minum susu.

j. k. Pola beribadah dan keyakinan Sebelum dirawat klien mengatakan biasa sembahyang sebelum bekerja. Saat pengkajian klien mengatakan mengganti pakaian satu – dua kali dalam sehari. pakaian yang dipergunakan nampak bersih dan rapi. 5 . i. Selama dirawat klien mengatakan hanya dapat berdoa ditempat tidur dan memohon agar cepat sembuh. klien dan keluarga meyakini bahwa penyakit timbul karena adanya masalah dalam tubuhnya dan bukan karena magic ataupun ilmu hitam lainnya.f. toileting. Pola aman Sebelum dirawat klien mengatakan untuk sementara berhenti bekerja karena tangan dan kaki kesemutan dan lemes. Pola rasa nyaman Sebelum dirawat klien mengatakan tidak ada keluhan. Saat dikaji klien merasakan kesemutan pada telapak tangan dan lemes pada kaki kanan. Pola komunikasi Sebelum dirawat klien mengatakan tidak ada masalah dan hambatan dalam berkomunikasi. Saat pengkajian klien mengatakan merasa aman dengan lingkungan tempatnya dirawat. Pola berpakaian Sebelum dirawat klien mengatakan biasa mengganti pakaian 2 kali dalam sehari setelah mandi. Pola kebersihan diri Sebelum dirawat klien mengatakan dapat melakukan aktifitas kebersihan diri secara mandiri dan dikerjakan secara rutin. klien nampak memegang pergelangan tangannya bila keluhan muncul. memakai pakaian. klien selama dirumah merasa nyaman ( tidak merasa terancam ) baik pada lingkungan rumah maupun lingkungan sekitar. klien nampak agak meringis. berhias sepenuhnya dibantu oleh perawat dan keluarga. Saat pengkajian : mandi. baik saat mendengar ataupun menyampaikan pesan. h. g. Saat pengkajian klien dapat berkomunikasi dengan baik.

hordiulum : -/-. apparatus lakrimalis : -/-. pterigium : -/-. Pola kebutuhan belajar Saat pengkajian klien dan keluarga mengatakan sudah mendapatkan penjelasan tentang penyakit. Keadaan umum: Pasien nampak lemah. N :80 x/ mnt. lensa bening : +/+. bekas luka pembedahan tidak ada. pupil isokor : +/+. edeme periorbital : -/-. Pola rekreasi Sebelum dirawat klien mengatakan tidak biasa rekreasi secara khusus. 6 . ptosis : -/-. n. Tanda-tanda vital : TD :120/80 mmHg. Keadaan fisik 1) Kepala Bentuk normochepali. Selama dirawat klien mengatakan lebih banyak ngobrol dengan istri yang menungguinya atau dengan penunggu yang disebelahnya. R : 20 x/mnt. visus OD/OS : 3/60 – 3/60 b) Palpasi : Distensi tidak ada. tekanan bola mata : lunak. Pemeriksaan Fisik a. bentuk bola mata simetris. c.. uban (-). massa tidak ada. Konjungtiva merah muda : +/+. pertumbuhan rambut merata . Tingkat kesadaran : compos mentis GCS : Verbal : 5 Psikomotor : 6 Mata : 4 b. Herniasi lemak : +/+. 4. S : 36. strabismus : -/-. Pola produktifitas Klien mengatakan sebelum sakit kegiatan rutinnya adalah bekerja sebagai karyawan swasta. hematoma tidak ada.l. rambut nampak tersisir rapi. kebersihan cukup. icterus : -/. 2) Mata a) Inspeksi Alis +/+. exophtalmus : -/-. Selama dirawat klien hanya beristirahat ditempat tidur.5 ºc. rencana pengobatan dan perawatan dari dokter dan perawat ruangan yang merawat.klien hanya senang menonton TV. calasien : -/-. m.

reflek tricep : fleksi +/+. f) Abdomen Bentuk simetris. polip tidak ada. focal premitus : tidak ada. Tes detak jam (+). turgor kulit normal. oedem (-/-). e) Dada Bentuk simetris. eritema (-). keluhan taa. tes banbinsky : -/-. kebersihan cukup. pergerakan dada / intercostae saat inspirasi dan ekspirasi normal. telinga dan tenggorokan a) Hidung : bentuk simetris. tenggorokan merah (-). reflek muntah (+). beatle sign : tidak ada. nyeri tekan pada pinggang : -/g) Genetalia tidak ada keluhan h) Integumen kulit nampak bersih dan terawat. keluhan tidak ada. 555 333 7 . bendungan vena jugularis tidak ada. pembesaran tonsil : -/d) Leher Bentuk simetris. caries (+). b) Telinga : bentuk simetris. hiperpigmentasi (-). Reflek patella . ovula normal. pembesaran lien (-). nyeri menelan (-). reflek periostoradialis (+) . i) Ekstremitas Atas Bentuk simetris. suara bising usus : 18 x/mnt. nyeri tekan (-) Paru : suara nafas vesikuler (wheezing :-/-. c) Mulut dan tenggorokan : bentuk simetris. nyeri tekan (-). oedem (-/-). Bicep : ekstensi +/+. kebersihan cukup. kekuatan otot : 555 333 Bawah Bentuk simetris. lidah kotor (-). pembesaran hati (-).3) Hidung. +/+. pembesaran kelenjar tiroid tidak ada. Ronchi : -/-) Jantung : suara jantung S1 dan S2 tunggal reguler.

2 mg/dL 11.0 225 39 86 129 Nilai Rujukan 4. toileting. Pemeriksaan penunjang a. berpakaian dan makan di bantu penuh oleh perawat dan keluarga Syndrom deficit perawatan diri ADL tidak mandiri Interpretasi Deficit neurologis Masalah Kelemahan tubuh unilateral Kehilangan control volunteer Hemiplegi/hemiparesis Kelemahan tubuh unilateral Deficit neurologis Kehilangan control volunteer Hemiplegi/hemiparesis Syndrom deficit perawatan diri 8 .0 mg/dl 150-400 0-20 mm/jam 80-200 mg/dl 110-140 mg/dl 6.5-18. Data laboratorium darah ( Tanggal 17 Oktober 2011) Tanggal 17/10/2011 Jam 09.9 15.60-10. Kebutuhan mandi.30 Jenis Pemeriksaan WBC HGB PLT LED BSN 2 JPP Hasil 7. Analisa data No 1 Data Data subyektif Klien mengatakan tangan dan kaki kanan kesemutan serta dirasakan lemas untuk digerakkan Data Obyektif : a.5. Kekuatan otot ekstremitas atas dan bawah 555 333 555 333 2 Data Subyektif Klien mengatakan kebutuhan sehari-hari dibantu oleh perawat dan keluarga Data Obyektif a.

toileting.30 Syndrom deficit perawatan diri berhubungan 19/10/2011 dengan deficit neurologis ditandai dengan klien mengatakan kebutuhan sehari-hari dibantu oleh perawat dan keluarga.B. kebutuhan mandi. kekuatan otot ekstremitas atas dan bawah 555 333 555 333 2 17/10/2011 15. berpakaian dan makan di bantu penuh oleh perawat dan keluarga 9 . Ditemukan Teratasi 17/10/2011 Kelemahan tubuh unilateral berhubungan 19/10/2011 15.30 dengan hemiplegia kiri akibat cidera TTD serebrovaskuler hemisfer kanan ditandai dengan klien mengatakan tangan dan kaki kiri kesemutan serta dirasakan lemas untuk digerakkan. Diagnosa Keperawatan No 1 Tgl/ Jam Diagnosa Keperawatan Tgl.

Meningkatkan teknik latihan dan evaluasi perkembangan rentang gerak klien. 1. Bantu kebutuhan klien dalam perawatan 10 . Lakukan dan ajarkan klien / keluarga klien tentang teknik ambulasi / latihan ROM secara bertahap pada tangan dan kaki kiri 3.Mengetahui Rasional perkembangan dan efektifitas ttd program perawatan dan pengobatan. Motivasi klien untuk secara rutin mencoba melakukan latihan 4. Kolaboratif dengan fisiotherapis dalam perawatan fisik klien 1. Meningkatkan optimisme dan rasa percaya diri klien 4. 17/10/2011 2 Setelah diberikan tindakan 1. Rencana Keperawatan Hari/tgl 17/10/2011 No Dx 1 Rencana Keperawatan Tujuan Setelah diberikan tindakan keperawatan selama 3x24 jam diharapkan klien tidak mengalami kelemahan tubuh unilateral. Klien mengatakan tidak kesemutan dan kaki serta tangan tidak dirasakan lemas b. Kekuatan otot 555 555 555 555 Intervensi 1.Memenuhi kebutuhan dasar dan perawatan klien selama klien dalam rentang melakukan 2. dengan kriteria hasil a.C. 2. Observasi perkembangan dan keperawatan selama 2 x 24 jam mampu diharapkan klien kemampuan kemandirian klien dalam perawatan diri setiap hari. Mengetahui efektifitas perawatan dan program therapi 2. Mampu mengikuti latihan dengan baik c. Pantau / observasi perkembangan rentang gerak klien yang mengalami hemiparesis/hemiplegia setiap hari 2. stimulasi rentang kemampuan otot dan syaraf dalam pergerakan 3.

Makan dan minum secara mandiri (3x1 porsi) d.perawatan mandiri.Menumbuhkan rasa percaya diri dan a. hasil : diri dengan secara kriteria diri sesuai dengan rentang ketergantungan klien 3. Berpakaian secara mandiri (pakaian bersih dan rapi) meningkatkan resistensi klien dalam memenuhi ADL secara mandiri 11 . meningkatkan pengawasan dan rasa percaya diri klien 4. Toeleting secara mandiri c. Mandi 2 kali sehari secara mandiri b. Motivasi klien dalam meningkatkan kemampuan ADL membutuhkan bantuan 3. Libatkan keluarga dalam perawatan klien 4.

reaksi alergi (-) 17.2 C Reflek pupil : (+/+) isokor.00 1 Klien mau dan mampu melakukan tindakan ROM dengan baik secara pasif. dan toileting bersih. N: 80 x/mnt. bentuk. 16. TD : 120/80 mmHg. GCS : V5.D. N:80x/mnt.4. kesamaan dan reaksinya terhadap cahaya Evaluasi Proses Kesadaran CM. kekuatan otot : 555 333 TTD Sabtu. R : 20x/mnt. minum : 200 cc Keluarga klien mengatakan akan terus mendukung dan mendampingi klien agar cepat sembuh Klien mengatakan akan terus latihan agar cepat sembuh Kesadaran CM.M6.00 1 Memantau / mengobservasi perkembangan rentang gerak klien yang mengalami hemiparesis/hemiplegia Melakukan dan mengajarkan klien / keluarga klien tentang teknik ambulasi / latihan ROM secara bertahap pada tangan dan kaki kiri Memotivasi klien untuk secara rutin mencoba melakukan latihan 555 333 16.30 1 Membantu memberikan makan dan minum Melibatkan keluarga dalam perawatan dan pemenuhan kebutuhan klien 17. 18. S : 36. TD : 130/80 mmHg. S : 36.30 1 16.5 C.05 2 Memantau tingkat kesadaran dan TTV 12 . 17/10/2011 15. 17.30 1 Klien mengatakan akan terus mencoba agar cepat sembuh 17.E4. Badan pasien nampak mengganti pakaian.E.45 2 Memotivasi klien dalam meningkatkan ADL Makan habis 1 porsi.00 2 Melaksanakan tindakan delegatif pemberian obat : .25 2 Membantu melap pasien. Tangan dan kaki kiri lemas. pakaian bersih dan rapi.Sohobion 2 x 1 amp Obat sudah diberikan. Implementasi Keperawatan Hari/ Tgl/ Jam No Dx Tindakan Keperawatan Mengevaluasi pupil : catat ukuran. R : 20x/mnt.M5. GCS : V6.

gelisah (-).00 2 Membantu memandikan pasien.00 1 16. bentuk.30 1 Melaksanakan tindakan delegatif pemberian obat : .30 1 Klien sudah melatih ROM secara aktif dan bertahap.Ranitidine 3 x 1 amp 2 Membantu memberikan makan dan minum Obat sudah diberikan. dan toileting bersih.E4. keluhan tidak ada 19. pusing (-). klien sudah menggerakkan jari dan tangan secara fleksi 16. 18/10/2011 15.5 mg . 16.Methyl prednisolone 3 x 62. Makan habis 1 porsi. skala 0. Badan pasien nampak mengganti pakaian. kesamaan dan reaksinya terhadap cahaya Melakukan dan mengajarkan klien / keluarga klien tentang teknik ambulasi / latihan ROM secara bertahap pada tangan dan kaki kiri Melakukan dan mengajarkan klien / keluarga klien tentang teknik ambulasi / latihan ROM secara bertahap pada tangan dan kaki kiri Reflek pupul : +/+ isokor. 13 . 19/10/2011 15.00 1 Klien sudah melatih ROM secara aktif dan bertahap Selasa. klien nampak tenang.18. reaksi alergi (-) 17.8 C 16. N: 72 x/mnt. R : 20x/mnt. minum : 200 cc Rabu.M6. Badan pasien nampak mengganti pakaian. TD : 130/80 mmHg. dan toileting bersih.30 1 Mengevaluasi pupil : catat ukuran.30 2 Membantu memandikan pasien.00 Makan mampu dikerjakan sendiri. kekuatan otot klien 555 444 555 444 Kesadaran CM. pakaian bersih dan rapi. keluhan dan TTV Klien sudah melatih ROM secara aktif dan bertahap.30 1 Melakukan dan mengajarkan klien / keluarga klien tentang teknik ambulasi / latihan ROM secara bertahap pada tangan dan kaki kiri Memantau tingkat kesadaran . GCS : V5. S : 36. pakaian bersih dan rapi.

00 1 Melaksanakan tindakan delegatif pemberian obat : .30 2 Makan mampu dikerjakan sendiri. GCS : V5. minum : 200 cc E. dan kesemutan berkurang. 19/10/2011 18. berpakaian dibantu dan mandi masih dibantu A : Tujuan tercapai sebagian P : Lanjutkan renpra No : 2 14 . reaksi alergi (-) 17.pusing (-) O : Kesadaran CM.M6.00 wita 2 S : mengatakan mampu mengerjakan kegiatan sebagian O : Makan dan minum mandiri.Methyl prednisolone 3 x 62.00 wita No DX 1 Evaluasi S : Tangan dan kaki dirasakan lemas. Makan habis 1 porsi.5 mg .E4. gelisah (-) wajah nampak tenang Kekuatan otot 555 444 555 444 A : Tujuan tercapai sebagian P : lanjutkan renpra nomor 2 TTD 2 Rabu19/10/2011 18. skala 0. toileting dibantu.Ranitidine 3 x 1 amp Membantu memberikan makan dan minum Obat sudah diberikan.17. Evaluasi Keperawatan No 1 Hari/ Tgl/ Jam Rabu.

322.0725 15 . Kep) ( G A Eka Pridayanti) NIM: 10. G A Triyani.Mengetahui : Pembimbing Praktek Denpasar. Oktober 2011 Mahasiswa (Ns.S.