Anda di halaman 1dari 20

Kelompok 11 Faizal Dwiansah 120110090109 Ihsan Ahmad A.

120110090135 Afzalur Rahman 120110090154

Definisi Akuntansi
Ialah proses pengidentifikasian, pengukuran dan pengkomunikasian informasi ekonomik untuk memungkinkan pembuatan pertimbangan keputusan oleh pengguna informasi.
(American Accounting Association) Akuntansi adalah ativitas jasa yang menyediakan informasi kuantitatif, terutama yang bersifat keuangan tentang entitas ekonomi yang diperkirakan bermanfaat dalam pembuatan keputusan keputusan ekonomik, dalam pilihan dintara alternatif tindakan yg tersedia.
(Based on the Australian Accounting Research Foundations Statement of Accounting Concepts (SAC) No. 2)

Definisi-definisi diatas menunjukan bahwa akuntansi sebagai seni atau sebagai aktifitas jasa dan akuntansi adalah seperangkat teknik yang dianggap berguna untuk bidang tertentu.

Akuntansi : seni atau sains?


Akuntansi sebagai seni, adalah suatu seni atau teknik

berniaga menyatakan bahwa, keterampilan akuntansi diperlukan untuk menjadi juru niaga yang baik harus diajarkan dan pendekatan legalistik terhadap akuntansi dibenarkan.
Akuntansi sebagai sains, menyatakan bahwa pengajaran

model pengukuran akuntansi dapat memberikan konsep terhadap bagaimana akuntansi diajarkan sebagai teknik atau sebagai sains, akan mempersiapkan mahasiswa untuk masuk kedalam profesi akuntansi, memahami praktek akuntansi dengan baik, dan pengambilan keputusan kebijakan yang lebih baik.

Akuntan Memberikan Jasa Selain Audit Tradisional


Kepada penyedia modal, laporan keuangan, siaran pers (pers

release), pertemuan analis, buku fakta, perusahaan menerima informasi tentang kebenaran dalam pinjaman. Kepada pelanggan dan penyedia, penyedia informasi tentang kwalitas produk dan menerima informasi tentang kelayakan kredit dan kwalitas pelangan. Masarakat umum dan perusahaan menerima informasi tentang, kebijakan dan aturan pajak, persyaratan ketenagakerjaan, kwalitas udara dan air, pengaruh lingkungan, pengaruh ketenagakerjaan, pembayaran pajak. Dari pegawai, perusahaan menerima informasi tentang, surat referensi/kopetensi, kebijakan ketenagakerjaan, kompensasi, dan informasi yang berkaitan dengan pekerjaan.

Kebajikan dan Peran Akuntansi


Kejujuran akuntan pada umumnya dan auditor pada

khususnya, Kepedulian terhadap status ekonomi orang lain dalam bentuk penata layanan dan pertanggungjawaban, Kepekaan terhadap nilai kerja sama dan konflik dengan penggunaan teknik akuntansi managemen, Karakter akuntansi yang komunikatif menyampaikan pengalaman ekonomik melalui ungkapan akuntansi, Penyebaran informasi ekonomi dengan menyediakan informasi ekonomik untuk pengambilan keputusan.

KEBAJIKAN DAN PERAN AKUNTANSI


RINTANGAN RINTANGAN TERHADAP KEBIJAKAN : DOMINASI PENGHARGAAN EKSTERNAL YANG MENGANCAM INDEPENDENSI AKUNTAN . HILANGNYA KEKUATAN INSTITUSI KEGAGALAN UNTUK MEMBEDAKAN ANTARAN KEBAJIKAN DAN HUKUM

Pengukuran dalam Akuntansi


Secara umum akuntansi dipandang sebagai disiplin pengukuran dan pengkomunikasian : Pengukuran adalah pelekatan suatu angka pada pada obyek atau peristiwa menurut aturan tertentu Mengindentifikasikan dan memilih obyek, dan atribut yang relevan, limitasi data, karakteristik lingkungan, ketidak pastian, tidak adanya obyektifitas dan veribilitas dapat menjadi kendala dalam pengukuran.

Tipe-tipe Ukuran
Ukuran langsung dan tidak langsung
Berkaitan dengan demensi waktu keputusan Untuk merujuk apakah obyek akuntansi dan

atributnya mengukur peristiwa masa lalu, sekarang atau yang akan datang. Pengukuran fundamental, pengukuran turunan. Pengukuran empiris, dibuat fiat,

Tipe-tipe Skala
Skala nominal
Skala ordinal Skala interval

Skala rasio

Akuntansi mendasarkan pada skala-skala tersebut

Prinsip Prinsip Akuntansi Berterima Umum


Berterima secara umum adalah menganggambarkan kondisi dimana suatu metode akuntansi dianggap diterima oleh umum, menurut skinner harus memenuhi sebagai berikut: Metode tersebut benar benar digunakan dalam sejumlah kasus yang signifikan dimana keadaan cocok Metode tersebut dapat dukungan melalui masyarakat akuntansi profesional atau badan badan otoritatif SEC di USA Metode tersebut memiliki dukungan dalam sejumlah pengajar dan pemikir akuntansi yang diakui

PABU Mencakup Pengumuman Pengumuman Badan Penetap Standar yaitu FASB dan Interpretasinya, Opini APB, dan AICPA
Pedoman audit dan akuntansi industri dan pernyataan

posisi AICPA dan interpretasi AICPA Publikasi lain dari FASB, seperti bulitin teknis dan pernyataan APB Publiklasi SEC seperti terbitan seri akuntansi. Praktik praktik yang diakui dan sering muncul publikasi AICPA, accounting trends and techniques Makalah makalah terbitan AICPA pernyataan konsep FASB buku teks , dan artikel-artikel Saat ini IFRS, ISA sebagai acuan PABU yang terkini

PABU Kecil dan PABU Besar


Dalam kenyatannya terdapat perusahan yang kecil dan besar dalam penerapan pabu memungkinkan terjadi kendala bagi perusahan kecil karena dibebani oleh biaya administratif dalam rangka untuk menaati aturan aturan yang tidak relevan dengan usahanya. Perusahaan harus lebih dibebaskan dari persyaratan yang ada sehingga diperlukan difinisi yang jelas untuk membedakan perusahaan kecil dan besar. Pabu harus mengakomodasikan perbedaan tersebut yang tertuang dalam pabu resmi .

Kebijakan dan Perubahan Akuntansi


Kebijakan akuntansi dari sebuah pelaporan entitas

adalah prinsip-prinsip akuntansi yang dipandang paling tepat untuk menyajikan laporan keuangan, perubahan dalam posisi keuangan, dan hasil operasi dengan sewajarnya sesuai dengan prinsip akuntansi yang berterima umum dan karenanya diadopsi untuk penyiapan laporan keuangan.

Definisi Pemerataan Income


Pemerataan earning yang dilaporkan sebagai upaya

yang dilakukan untuk memperkecil atau fluktuasi tingkat bearning yang dianggap normal perusahaan. Upaya manajemen untuk mengurangi variasi yang tidak normal dalam earning pada tingkat yang diizinkan oleh prinsip prinsip akuntansi yang sehat.

Motivasi Pemerataan : Motivasi pemerataan meliputi peningkatan hubungan dengan kreditor, investor, dan para pekerja, dan memperkecil siklus bisnis melalui proses psikologis; menurut gordon sebagai berikut : Kretirium yang digunakan korporat dalam memilih prinsip akuntansi adalah untuk memaksimalkan utilitas atau kemakmurannya, Utilitas yang sama untuk keamanan kerja keras dan tingkat pertumbuhan gaji, dan pertumbuhan perusahaan. Kepuasan pemegang saham terhadap kinerja korporasi dan penghargaan terhadap manajer Kepuasan yang sama tergantung pertumbuhan dan stabilitas income perusahaan

Dimensi Dimensi Perataan


Pemerataaan melalui terjadinya peristiwa

dan atau pengakuan Pemerataan melalui alokasi dari waktu ke waktu . Pemerataan melalui klasifikasi (sehingga disebut perataan klasifikatorri

Hipotetis Salah Saji Keuangan Selektif


Manajer lebih memilih standar pelaporan yang longgar dari

pada yang ketat sehinggs memungkinkan : bonus yang tinggi, mempengaruhi pemegang saham, mencegah pengambil alihan, Keuntungan pemegang saham diperoleh dari standar akuntansi yang longgar , karena peningkatan nilai perusahaan. Auditor mungkin memilih aturan pelaporan yang sama untuk menjaga keharmonisan dengan klien, atau aturan yang kaku untuk dapat dimanfaatkan sebagai tameng . Penetapan standar lebih memilih hipotetis salah saji untuk perlindungan diri sendiri Akademisi lebih memilih hipotetis salah saji selektif karena akan memberi peluang bagi akademisi menyediakan teori usulan yang akan menghasilkan imbalan jasa.

Konklusi
Difinisi dan penggunaan akuntansi memberi kita

suatu kenyataan bahwa akuntansi sungguh sungguh suatu sains sosial, dengan aturan praktis dan teori teori yang mendukung, pembaca diasumsikan memiliki penguasaan aturan aturan praktis, pembaca diperkenalkan pada teori akuntansi dan dalam bidang sains sosial yang bercita cita untuk menjadi inti pekerjaan masyarakat perekonomian.

Terimakasih