Anda di halaman 1dari 13

Sieve-Tray (Perforated-Plate) Tower

Sieve Tray merupakan jenis tray atau perangkat transfer massa yang paling
sederhana, lebih murah dan paling banyak digunakan karena kesederhanaan,
fleksibilitas, kapasitas dan efektifitas biaya daripada dibandingkan jenis tray yang
lain.
Multistage merupakan menara countercurrent yang sangat efektif,
keduanya menggunakan kapasitas liquid-handling dan effisiensi ekstraksi,
terutama untuk sistem yang menggunakan tekanan interfacial rendah tidak
memerlukan pengadukan mekanis untuk mendapatkan dispersi yang baik.
Efektifitas perpindahan massa yang dihasilkan :
1. Pencampuran aksial dari fase kontinyu adalah mengikat bagian antara tray-
tray dan tidak menyebar melalui tower dari stage ke stage
2. fase dispersi yang turun menyatu dan membentuk kembali pada setiap
tray, menghancurkan tendensi untuk membuat gradien konsentrasi dengan
penurunan yang tahan dengan seluruh ketinggian menara.
Prinsip Kerja pada Sieve Tray
Sebuah tower yang memiliki design sederhana seperti yang ditunjukkan
dengan gambar 10.44, dimana dengan susunan biasa dari plates tersebut dan titik
penurunan adalah sama besar dengan hubungan gas-liquid. Gambar tersebut
menunjukkan susunan dari dispersi liquid yang ringan. Liquid yang ringan
melewati perforasi atau lubang-lubang kecil, dan gelembung-gelembung akan
muncul melalui fase continues yang berat dan menyatu pada sebuah layer,
dimana berakumulasi dibawah setiap plate. Aliran liquid yang berat melewati
setiap plate melalui penurunan tekanan dan melalui penurunan titik menuju plate
dibawahnya. Penurunan titik dan membawa liquid yang ringan dari plate menuju
plate, dimana liquid berat mengalir melalui perforasi atau lubang-lubang kecil dan
dispersi menjadi turun. Sebagai alternatif, liquid berat dapat didispersikan dalam
satu bagian dari tower tersebut dan liquid ringan pada bagian lainnya, dimana
principal interface merupakan bagian pusat dari tower yang terletak di kolom
tower paling atas. Tray dengan aliran yang berlawanan dari gambar 10.44 adalah
cocok untuk tower yang ukurannya relative kecil diameternya (sampai sekitar 2
m). Untuk tower ukuran besar, penurunan titik multiple dapat diatur pada interval
yang berlawanan dengan tray.
Figure 10.44 Sieve tray extraction tower, arranged for light liquid dispersed
Sieve-Tray Hydraulics
Kapasitas aliran dari media penyaring bergantung pada karakteristik drop
pembentukan system yaitu kecepatan terminal drop, penahanan fase terdispersi,
dan penurunan tekanannya. Dengan karakteristik ini, kita dapat mengembangkan
rancangan dan dapat memperkirakan kecepatan transfer massanya.
Drop Formation
Liquid yang terdispersi akan mengalir melalui lubang-lubang kecil yang
berdiameter 3 mm sampai 8 mm, dapat diatur dari ukuran 12 sampai 20 mm. Jika
cairan drop dapat membasahi plate, ukuran drop akan menjadi lebih besar
sehingga untuk menghindari kesulitan ini kita dapat menggunakan nozel kecil
yang diarahkan dari permukaan. Akibatnya tetesan yang jatuh dari nozel dapat
merata ( gambar 10.45 ) pada permukaan secara langsung pada pembentukan
drop.
Tidak ada perpindahan massa yang terjadi, dan efek dari pembentukan
dropnya belum terlihat, ketika fase yang terdispersi dari lubang kecil di plate tidak
terdispersi secara baik oleh cairan drop, maka ukuran drop berbanding lurus
dengan kecepatan yang melalui lubang. Pada kecepatan normal, penggumpalan
akan terjadi pada kecepatan dispersi liquid mula-mula dan drop dibentuk melalui
pemisahan gumpalan. Kecepatan melalui lubang ketika penggumpalan dimulai
dapat diperkirakan, kecepatan penggumpalan akan bernilai sekitar 0,1m/s (0,3
ft/s) untuk kecepatan yang berada dibawahnya, ukuran dropnya dapat
diperkirakan dari kedua korelasi (ukuran dan kecepatan). Pada gambar 10.46 pada
kecepatan yang lebih dari 0,1 m/s , ukuran dropnya tidak dapat diseragamkan.
Pada ekstraksi, untuk memaksimalkan permukaan interface dari semua drop ,
penting untuk memastikan kecepatan perpindahan massanya,, dan kecepatan
melewati lubang V
o maks
yang dapat diperkirakan dari ,
pers (10.73)
Rasio diameter lubang adalah,
pers (10.74a dan 10.74b )
[ persamaan 10.73 dan 10.74 dapat digunakan pada unit yang lain ]. Diameter
drop memiliki nilai sekitar d
p
= 2d
j
. Nilai dari yang digunakan berada ditengah
antara campuran kedua solvent, dan nilai kesetimbangan pada sistem ekstraksi ini
dapat diperkirakan. Persamaan (10.73) dan (10.74) dapat digunakan pada desain
media penyaring, tapi jika dalam perhitungannya nilai dari kecepatan kurang dari
0,1 m/s, maka V
o
harus diatur pada nilai terendah dari 0,1 menjadi 0,15 m/s dan
diameter dropnya harus diperkirakan berdasarkan gambar 10.46.
figure 10.45 punch perforations for dispersed phase
Gambar 10.46 diameter drop untuk dispersi pada liquid yang tidak saling melarut yang mengalir melalui nozzle dan lubang.
Drop Terminal Velocity
Perhitungan untuk nilai V
1
didasarkan pada kecepatan terminal dari liquid
yang jatuh di media liquid. Kecepatan jatuh bebas bergantung dengan densitasnya
masing-masing terhadap gravitasi. Hal ini disebabkan karena gerak dan sirkulasi
internal dengan tetesan, kecepatan permukaannya tidak nol untuk solid. Dengan
menaikkan diameternya, terjadi perubahan ukuran drop, dimana bentuk tetesan
tidak lebih bulat ( meskipun ini tidak digambarkan dengan dp sebagai diameter
bulatan pada volume yang sama ) dan jatuhnya berubah. Kecepatan terminal dari
perubahan ukuran adalah maksimal dan untuk ukuran yang lebih besar kecepatan
jatuhnya lebih lambat dengan meningkatnya diameter. Analisa dimensinya
ditunjukkan dengan Re = f (C
d
,W
e
) dimana Re adalah Reynold Number tetesan
pada kecepatan terminal. We adalah tetesan pada Weber number, dan C
D
merupakan suatu koefisien drag. Untuk liquid murni ( tidak ada permukaan aktif,
tidak ada transfer massa ) dan fase viskositas selanjutnya kurang dari 0,005 kg/ms
( 5 cP ). Korelasi Hu-Kintner ( gambar 10.47 ) menunjukkan hubungan
fungsional. Nilai U dapat diperoleh dari:
persamaan (10.75)
Dan kecepatan perpindahan maksimal terjadi pada ordinat di gambar 10.47 yang
hasilnya mendekati 70 atau jika
persamaan (10.76)
Untuk kecepatan fase kontinu yang lebih besar, tapi tidak melebihi 0,030 kg/ms
(30cP) ordinat dalam gambar 10.47 harus sesuai dengan (w/c)
0,14

dimana w
adalah viskositas air.
Downspots
Isi pada tower akan meluap jika jumlah tetesan fasa terdispersi berlebihan
melalui downspouts (atau upspouts) dalam fasa kontinyu. Kecepatan fluida dalam
downspouts Vd harus kurang dari semua kecepatan terminal yang terkecil.
Kurva pada Gambar 10.47 tidak boleh diekstrapolasikan ke nilai lebih rendah.
Untuk nilai ordinat di bawah 1.0, Persamaan Klee dan Treybal memberikan hasil
yang lebih tepat untuk
c
< 0,002 kg/ms (2cP) :
Re = 22,2 C
D
-5,18
We
-0,169
(10.77a)
Dapat diubah menjadi :
Vt =
berlaku untuk setiap konsisten selama nilai dp lebih kecil dari dp
trans
, misalnya
tetesan lebih kecil dari 0,6-0,8 mm dan downspout cross section A
d
ditentukan.
Downspouts dipasang flush dengan tray, agar tidak ada yang mengalir keluar dari
menara gas-cair yang digunakan.
Coalesced Liquid on The Trays
Kedalaman h pada liquid yang terdispersi berakumulasi di setiap tray
ditentukan oleh penurunan tekanan yang diperlukan untuk liquid yang berlawanan
arah.
Dimana h
C
dan h
D
adalah kumpulan dari masing-masing cairan. Kumpulan
tersebut didispersikan dari h
D
cair yang diperlukan untuk aliran yang melalui
lubang pada tray h
D
yang diperlukan untuk mengatasi tegangan permukaan h
D
.
Nilai h
o
dapat dihitung dari persamaan dengan koefisien 0,67
h
o
, penting ketika fasa terdispersi mengalir lambat, dapat dihitung dari

Dimana d
ps
adalah diameter drop yang dihasilkan pada kecepatan perforasi V
o
=
0,03 m / s (0,1 ft / s) dengan kecepatan perforasi dimana penggumpalan pada dispersi
liquid dari perforasi cair, h
o
dapat dihilangkan
Hal utama yang diperlukan untuk aliran dari fasa kontinyu hc termasuk
kehilangan yang disebabkan
1. Gesekan pada downspout tersebut, biasanya dapat diabaikan,
2. Kontraksi dan ekspansi saat memasuki dan meninggalkan downspout itu,
setara dengan kecepatan awal 0,5 dan 1,0, masing-masing,
3. Dua perubahan yang tiba-tiba dalam arah di setiap ekivalen hingga
kecepatan awal 1,47. Oleh karena itu Nilai hc secara substansial sama
dengan kecepatan awal 4,5, atau

perhitungan h harus kecil, sekitar 50 mm atau kurang, akan berbahaya jika tidak
semua lubang kecil akan beroperasi pada tray yang diinstal pada level yang tepat.
Pada keadaan tersebut, sebaiknya untuk meningkatkan nilai hc adalah dengan
menempatkan pembatasan di bawah downspout (atau bagian atas upspouts), efek
yang dapat dihitung sebagai aliran yang mengalir melalui lubang.
Dispersed-Phase Holdup
Ruang antara tray dan coalesced-layer pada tray berikutnya telah terisi
dengan dispersi dari liquid yang terdispersi dalam cairan terus menerus. Pada
kecepatan aliran ini yang menyebabkannya meluap, telah ditetapkan [4,80] bahwa
rasio kecepatan Vs menuju kecepatan terminal Vt dari sebuah partikel tunggal (
D
= 0) merupakan fungsi yang unik dari
D
holdup fasa terdispersi-untuk semua
sistem perpindahan partikel fluida bergerak secara vertikal, termasuk gas-padat,
cair-padat, dan cair-cair. kecepatan yang masuk adalah kecepatan relatif bersih
antara dua fase, dan mengalir secara countercurrent
Hubungan dari Zenz [84] (Gambar 10.48), berasal dari sistem fluida-padat,
menyediakan fungsi (Vs / Vt,
D
), dengan Vt untuk padatan diberikan oleh kurva
untuk
D
= 0. Untuk sieve-tray ekstraktor, V
D
menjadi V
n
, dan ketika fase kontinyus
mengalir secara horizontal, V
C
dianggap sebagai nol, sehingga

Ilustrasi 10.18 menjelaskan, penggunaan hubungan tersebut. Daerah khusus
antara permukaan sesuai dengan yang telah diberikan holdup oleh Persamaan. (6.9).
Sieve-Trays Mass Tranfer
Perpindahan massa terdiri dari tiga pemisahan :
1. Pembentukan drop dan penguraian
2. Kenaikan drop (atau penurunan),
3. Peleburan drop pada lapisan liquid yang dilebur pada tray.
Mass Transfer During Drop Formation
Ditinjau dari banyak studi, banyak fenomena yang terjadi. Terdapat
beberapa fenomena yang mempengaruhi seperti; rata rata formasi penurunan,
meskipun penurunan telah dibentuk pada nozzle atau lubang pori-pori pada plate
atau pada ujung jet, masuk dan keluar turbulen interfacial atau surfaktan.
Walaupun cukup rumit untuk menjelaskan beberapa data, banyak yang berbeda
dari data yang sekarang. Koefisien perpindahan massa K
LDf dapat
didefinisikan
menjadi
N
f
= K
LDf
(c
D
c*
D
) (10.85)
Dimana N
f
adalah flux, waktu rata-rata dari pembentukan formasi drop
f,
dan berdasarkan dari area A
f
. Jika kita asumsikan beberapa mekanisme dari
perpindahan massa untuk liquid pada bagian lain dari interface, seperti pembaruan
permukaan, teori penetrasi, peregangan permukaan, jadi k
LCf
= k
LDf
(D
c
/D
D
)
0,5
,
dapat ditentukan :
1
1
]
1

,
_

+ +
5 , 0
1
1
1 1 1 1
C
D
CD LDf CD LCf LDf LDf
D
D
m k m k k K
(10.86)
Secara teori dari perpindahan massa, selama pembentukan drop biasanya menjadi
k
LDf
= const
5 , 0

,
_

f
D
D

(10.87)
dengan nilai constant sekitar 0,857-3,43 tapi kebanyakan pada 1,3 1,8 kecuali
ada permukaan turbulen atau surfaktan.
Mass Transfer During Drop Rise (or Fall)
Sifat dari penurunan berbeda dari drop tunggal. Untuk drops yang kecil ( d
p
<
d
p,trans
) dapat dihitung :
) 1 ( 725 , 0
58 , 0
43 , 0
D s
c S p
LCr
V Sc
c
V d
k

,
_

) 88 . 10 (
Koefisien fase terdispersi K
LDr
telah diberikan oleh persamaan ( 10.66 ) dan table
10.1. Untuk drop yang besar ( d
p
> d
p,trans
) dimana bisa naik ataupun turun, teori
surface-stretch dapat dituliskan :
)
8
3
1 (
4
2

+ +
D
LDr
D
k
) 89 . 10 (
dimana
PC PD p
c
d
b g
nfrequency oscillatio
2 3 (
192
2
1
3
+


) 90 . 10 (
dan
225 . 0
052 . 1
p
d b ) 91 . 10 (
adalah faktor karakteristik amplitudo tanpa dimensi pada kisaran sistem dan
dapat diambil sekitar 0,2 dari data yang lebih spesifik. Sebagai pembentukan drop.
Mekanisme yang sama diasumsikan untuk menjalankan fase pada kedua bagian
permukaan, sehingga dapat ditunjukkan dengan persamaan ( 10.86) dengan
menggunakan K
LDr
.
Mass Transfer During Drop Coalescence
Pengukuran eksperimental tentang kualitas ini sangat sulit, dan hasilnya
sulit untuk dilihat. Data hanya untuk beberapa system yang berkorelasi empiris.
Koefisien transfer massa memiliki urutan besaran yang kurang dari pembentukan
drop, dan area yang berada dibawahnya sulit untuk disimpulkan. Jadi hasilnya,
bahwa K
Dc
= 0,1 K
Df
berdasarkan area drop A
p
.
Stage efficiency
Berdasarkan Fig.10.49a, yang menunjukkan bagian skematik melalui
bagian dari sebuah sieve-tray tower. Kurva kesetimbangan dan operasi yang
mewakili keseluruhan ekstraktor ditunjukkan ada Fig.10.49b. Kurva DBE
digambarkan diantara kurva ekuilibrium dan operasi, sepanjang jarak fraksional
seperti BC/AC yang sama dengan efisiensi Murphree dispersed-phase stage E
MD
.
Langkah pada diagram lalu mewakili jumlah stage sebenarnya, untuk gas
absorption (Fig.8.16) dan distillation (Fig 9.48)
(10.92)
b tidak berdimensi dan Eq. (10.91) ditulis dengan d
p
pada meter. Untuk d
p
pada
feet, koefisiennya 0.805
Velocity yang relatif rendah berlaku pada ekstraktor likuid berarti bahwa
fase kontinu dapat diasumsikan bercampur seluruhnya oleh gerakan dari tetesan
fase disperse dan di semua permukaan konsentrasi solute adalah c
Cn
. Total laju
ekstraksi yang terjadi pada stage n adalah :
(10.93)
Persamaan (10.92) dan (10.93) menghasilkan
(10.94)
Ap adalah permukaan dari tetesan No yang berasal dari o
(10.95)
Area interfacial dari hold-up fase disperse di dalam region drop-rise
(10.96)
Tenaga penggerak yang utama untuk region drop-rise sangat berdasarkan
rerata logaritma, namun untuk kebutuhan sekarang rerata aritmatik dianggap
mencukupi :
(10.97)
Dan seperti yang diindikasikan sebelumnya , K
LDc
ditetapkan sebagai
0.1K
LDf
. Substitusi nilai ini dan persamaan (10.95) sampai (10.97) ke dalam
persamaan (10.94) dan perhatikan bahwa q
D
/ A
n
= V
n
, V
o
= 4q
D
/ No , dan
menghasilkan :
(10.98)
Skelland mempunyai prosedur keluaran yang mirip dan lebih panjang lebar,
tapi persamaan (10.98) diyakini lebih dari cukup untuk sudut pandang yang
melibatkan banyak ketidakpastian. Pada beberapa haruslah dimengerti cara kita
memperkirakan secara baik E
MD
melalui perkiraan. Efisiensi stage biasanya akan
jauh lebih sedikit dari yang didapat untuk kontak gas-likuid, owing terhadap
kecepatan fase yang lebih rendah yang didapat dari perbedaan densitas yang lebih
kecil dan kecepatan yang lebih tinggi
Kesimpulan
1. Sieve Tray merupakan jenis tray atau perangkat transfer massa yang paling
sederhana, lebih murah dan paling banyak digunakan karena kesederhanaan,
fleksibilitas, kapasitas dan efektifitas biaya daripada dibandingkan jenis tray
yang lain.
2. Sieve tray dapat digunakan untuk arah aliran countercurrent.
3. Perpindahan massa terdiri dari tiga pemisahan :
a. Pembentukan drop dan penguraian
b. Kenaikan drop (atau penurunan),
c. Peleburan drop pada lapisan liquid yang dilebur pada tray.
4. Keunggulan sieve tray :
a. Sieve tray memiliki harga yang sangat murah dibandingkan dengan tipe
tray yang lain.
b. Tipe ini juga sangat baik digunakan untuk pemisahan pada tekanan tinggi
dengan biaya operasi yang murah.
c. Selain itu, maintenance costnya juga murah