Anda di halaman 1dari 4

ADRENAL INSUFFICIENCY dr.

Jo Suherman ANATOMI KELENJAR ADRENAL kelenjar adrenal merupakan kelenjar endokrin kecil yang terletak bilateral di atas ginjal stiap kelenjar trdiri dr kotreks (lap luar) dan medulla (lap dlm) medulla terutama mengeluarkan epinephrine dan norepinephrine, sdgkn korteks mengeluarkan glucocorticoid (kortisol), mineralocorticoids (aldosterone) dan sex hormone (dehydroepiandrosterone. Korteks trdiri dr tiga daerah, paling luar : glomerulosa terutama mengeluarkan aldosteron, tengah : fasciculata --> kortisol, dalam : reticularis vascular supply : inferior phrenic artery, aorta abdominal, arteri renalis, adrena kanan : sup dan inf adrenal arteri, adrenal kiri : middle dan inferior adrenal arteri nerve supple : coeliac plexus, thoracic splanchnic nerve fungsi zone major product major control glomerulosa aldosteron (mineralocorticoid) angiotensin, K+ fasciculata kortisol (glukokortikoid) ACTH reticularis dehydroepiandrosterone (sex hormone) kortisol merupakan glukokortikoid utama, brtgnggung jwb dlm mengatur metabolisme kH, lemak, dan protein, menghambat inflamasi, dan memelihara homeostasis slm masa stress emosi atau fisik kortisol bertindak sbg antagonis insulin, meningkatkan kadar glukosa drh, meningkatkan produksi glukosa hati, dan memulai lipolysis, proteilysis, dan mekanisme gluconeogenesis. Pengaturan sekresi kortisol trjd lewat hipohalamic-pituitary-adrenal (HPA) axis pada keadaan stress, hypothalamu melepaskan corticotropinreleasing hormone, yang mengstimulir produksi dan sekresi ZCTH oleh pituitary anterior ACTH kemudian merangsang korteks untuk menghasilkan dan mengeluarkan kortisol. Kortisol akan menyediakan energi untuk mengatasi stress. ETIOLOGI primary adrenal insufficiency kortek adrenal rusak --> tdk memproduksi hormon dlm jumlah yang ckup, krn : autoimune disease

tuberculosis infeksi kelenjar adrenal penyebaran kanker ke kelenjar adrenal perdarahan ke dlm kelenjar adrenal secondary adrenal insufficiency kelenjar pituitary memproduksi ACTH tdk adekuat --> insufisiensi hormon yang dihasilkan kelenjar adrenal pasien yang minum corticosteroid untuk pnykit kronis, spt asma, artritis, pmkaian corticosteroid dihentikan secara mendadak PATOFISIOLOGI penyakit Addison akibat dr kegagalan korteks adrenal menghasilkan hormon korteks adrenal yang dsbbkn oleh atrofi primer korteks adrenal, akibat autioimun trhdp korteks, selain itu dpt disbbkn oleh penyakit tuberculosis pd kelenjar adrenal atau invasi korteks adrenal oleh kanker. pada dsrnya gangguan penyakit Addison adalah : > Defisiensi Mineralokortikoid kekurangan sekresi aldosteron sgt mengurangi reabs natrium dn akbatnya ion natrium, ion klorida, dan air hilang brsm urin dlm jml bsr. Akibatnya pngurangan volume cairan ekstrasel shingga hipotensi trjadi hiperkalemia dan asidosis karena kegagalan sekresi ion kalium dan ion hydrogen untuk penukaran dlm reabs natrium. Bila cairan ekstrasel berkurangan, vol plasma brkurang, konsentrasi sel drh mrh mningkat nyata, curah jantung turun, dn pndrita dpt mninggal krn syok, kematian biasanya tjd pd penderita yg tidak diobati empat hari sampai dua minggu stlah penghentian total sekresi mineralokortikoid. > Defisiensi Glukokortikoid kehilangan sekresi kortisol pd penderita sulit mempertahankan konsentrasi glukosa drh normal antara mkn krn ia tdk dpt mensintesis glukosa dlm jml bermakna dgn glukoneogenesis. Kekurangan kortisol, mengurangi mobilisasi prot dan lemak dr jar, krn itu menekan byk fungsi metabolisme tubuh lainnya kelambanan mobilisasi energi bila kortisol tdk ada merupakan slh satu efek utama yang menggnggu dr kekurangan glukokortikoid. Wlaupun trdpt glukosa dn zat gizi lain tsdia dlm jml berlebihan, otot org trsbt ttp lemah, mnnjukan bhw glukokortikoid dbtuhkan untuk mempertahankan metabolisme. peka trhdp efek gngguan berbagai jenis stress, mlh infeksi sal prnapasan ringan kdang2 mnybabkan kematian. (GUYTON!) PARAMETER Symptoms Weakness, fatigue 100% anorexia 100% nausea 86%

vomiting 75% constipation 33% diare 15% abdominal pain 31% salt craving 16% postural dizziness 12% muscle and joint pain 10% Signs weigh loss 100% hyperpigmentation 90% vitiligo 15% hypotension 92% Laboratory Abnormalities hyponatremia 90% hyperkalemia 64% hypercalcemia 5% azotemia 55% anemia 40% eosinophilia 17% GAMBARAN KLINIS insufisiensi kelenjar adrenal primer (adrdison's disease) berhub dgn defisiensi aldosterone dan kortisol. Keluhan yang paling umum adalah lemah, lelah, pewarnaan pigmen yang abnormal pd kulit dan membran mukosa hytension, anorexia, dan berat badan turun PEMERIKSAAN PENUNJANG ACTH stimulation test drh kortisol dn urine cortisol diukur sblm dn stelah pemberian ACTH sintetik diberikan scr injeksi CRH stimulation test DIAGNOSIS BANDING adrenal hypopolasia, 3-beta-hydroxysteroid dehydrogenase deficiency, birth trauma, chronic fatigue syndrome, congenital adrenal hyperplasia, familial glucocorticoid deficiency, hypopituitarism, pseudohypoaldosteronism. PENATALAKSANAAN insufisiensi adrenal primer penatalaksanaan kelainan kelenjar adrenal mis : menghilangkan penyebab infeksi atau penatalaksanaan keganasan kel.adrenal pemberian glukokortikoid : kortisol 30mg/hr atau prednisone 7,5 mg/hr pemberian mineralokortikoid : fludroortisone 0,05 smpai ,01 mg/hr

insufisiensy adrenal sekunder pemberian glukokortikoid mengurangi dosis obat steroid yg digunakan dlm jangka panjang adrenal crisis pemberian glukokortikoid IV : 100mg hydrocortisone pemberian cairan dan elektrolit koreksi hipoglikemi PENATALAKSANAAN SAAT PROSEDUR TINDAKAN GIGI 1. anamnesis pasien ttg riwayat penggunaan steroid jangka panjang 2. hindari tindakan yg mnybbkn stres pd penderita, ocntoh rasa sakit 3. kontrol rasa sakit pasca tindakan 4. pemberian 25 mg/hari hyrdrocortisone, pasca tindakan gigi minor dan pembedahan periodontal 5. pemberian 50-100 mg/hr hydrocortisone, pasca tindakan gigi mayor