Anda di halaman 1dari 63

Persiapan Kolegium Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi dalam rangka Akreditasi Program Studi Dokter Spesialis Kedokteran

Fisik dan Rehabilitasi# Dody Firmanda Ketua Komisi III (Akreditasi) Kolegium Ilmu Kesehatan Anak Indonesia Pendahuluan Penyelenggara Pendidikan Kedokteran wajib mengembangkan sistem penjaminan mutu yang dilaksanakan secara internal dan eksternal.1 Adapun sistem penjaminan mutu (quality assurance) terdiri dari 3 komponen yakni: 1. standar pendidikan (setting standards), 2. pelaksanaan proses pendidikan sesuai standar (conforms to standards) yang dibuktikan dengan akreditasi internal (self-assessment) dan eksternal (dalam hal ini diselenggarakan oleh BAN PT), dan 3. upaya peningkatan mutu secara berkeseinambungan (continuous quality improvement). Secara umum penilaian akan mutu ditinjau dari segi kinerja (performance) yang tediri dari: 1. pegukuran kinerja (performance measurement) dan sering dikenal sebagai indikator atau elemen penilaian atau butir, 2. asesmen kinerja (performance assessment) dan 3. peningkatan kinerja (performance improvement) untuk ruang lingkup: 1. sistem, 2. aktivitas.(manajemen program studi dan aktivitas pendidikan) Maka secara ringkasnya dapat dilihat sebagaimana dalam Tabel 1 berikut: Tabel 1. Perbandingan dimensi dan penilaian dari berbagai versi akreditasi. Ruang Lingkup Sistem Aktivitias Versi Akreditasi: Manajemen Aktivitas KIKA BAN PT JCI Kinerja Program Studi Pendidikan (Performance) Quality Tools: Nilai (Score): Pengukuran Need Input Input (Measuremet) Assesment Proses Proses 1 01 0 SWOT Output Output (sangat kurang) (unmet) BSC Outcome Outcome (kurang) Asesmen Snapshot Snapshot Snapshot 1-3 2 5 (Assessment) Trends Trends Trends (cukup) (partialy SPC SPC SPC met) Peningkatan FMEA RCA RCA 4-5 3-4 10 (Improvement) DEA DEA DEA (baik) (met) PDSA PDSA PDSA (sangat baik)
#

Disampaikan pada Acara Pelatihan Akreditasi diselenggarakan oleh Kolegium Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Hotel Harris Tebet Jl Dr Saharjo 191, Jakarta 13 April 2014. 1 Undang Undang RI Nomor 20 tentang Pendidikan Kedokteran pasal 47 ayat 1.

Pada makalah ini akan dibahas mengenai strategi program studi agar mencapai nilai optimal dari 7 standar dan 75 butir elemen dari instrumen akreditasi BAN PT. Alur Proses Akreditasi BAN PT dan Peran Kolegium Institusi Program Studi mengirim surat permohonan kepada Kolegium untuk dapat dilakukan Evaluasi Internal. Kolegium melaksanakan Evaluasi Internal - hasil tersebut dapat memberikan rekomendasi (atau tidak rekomendasi) untuk melanjutkan proses akreditasi program studi tersebut oleh BAN PT. Surat rekomendasikan diserahkan kepada pimpinan institusi (rektor/dekan). Kemudian rektor/dekan mengirim surat permohonan kepada BAN-PT untuk melakukan akreditasi Program Studi Dokter Spesialis. Untuk ringkasnya dapat dilihat dalam Gambar 1 berikut.

Gambar 1. Alur Akreditasi BAN PT untuk Program Studi Dokter Spesialis

Prinsip Penilaian Instrumen Borang Akreditasi BAN PT untuk Program Studi Dokter Spesialis Dalam Akreditasi BAN PT untuk Program Dokter Spesialis terdiri dari 3 (tiga komponen) dengan jumlah nilai 400: 1. Evaluasi Diri (10% dari jumlah nilai 400 = 40) 2. Borang Instrumen Akreditasi (75% = 300) 3. Borang Unit Pengelola Program Studi (15% = 60) Dengan 2 kriteria hasil akreditasi yakni: 1. Tidak Lulus (jumlah nilai dibawah 200) dan 2. Lulus (jumlah nilai 200 sampai 400) dengan predikat: a. Lulus dengan Predikat A bila jumlah nilai : 361 - 400 b. Lulus dengan Predikat B bila jumlah nilai : 301 - 360 c. Lulus dengan Predikat C bila jumlah nilai : 200 - 300 Masa berlaku terakreditasi Program Studi Spesialis tersebut untuk 5 tahun. Prinsip dasar dari penilaian Borang Akreditasi BAN PT secara umum untuk 7 standar dan 75 butir elemen dengan rentang nilai 0 sampai 4 adalah kinerja (performance) yang dapat dilihat pada Tabel 1 diatas. Untuk elemen yang dapat diukur secara kuantitatif secara kasar dapat diprediksi bagi asesor dengan memeriksa dokumen koleksi data monitoring evaluasi setiap elemen (asesmen) yang dilakukan institusi secara cross-sectional atau snapshot dan dibuat trend dengan jangka waktu tertentu (skor 2 dari 4 dikalikan bobot butir). Bila institusi tersebut telah melakukan monitoring dengan membuat batas ambang atas dan bawah ( + SD atau + 2SD) maka dapat diketahui varians (skor 3 dari 4 dikalikan bobot butir) dan nilai skor maksimum tercapai (4) bila institusi tersebut telah melakukan analisis dan intervensi perbaikan mutu secara siklus PDSA dan atau DEA serta membuat Strategic Improvement Plan (SIP) secara berkesinambungan. Untuk elemen yang diukur secara kualitatif maka penilaian dilakukan dengan mempergunakan skala untuk setiap elemen/unsur. Berikut contoh penilaian untuk elemen kualitatif dalam Standar 1.

LEMBAR PENILAIAN: Nomor Skoring (A) Penjelasan Rasio Bobot Pencapaian Butir (A/4 x B) (B) 0,78 .

Standar I: Visi, misi, tujuan dan sasaran, serta strategi pencapaian Jumlah Rasio 3 Jumlah Butir 3 Bobot Standar 2,33 Bobot Profesi 2,44

Elemen 1.1.1 1. Kejelasan 2. Konsistensi 3. Realitas Elemen 1.1.2 1. Evaluasi diri 2. Melaksanakan Elemen 1.2 Pemahaman: 1. Sivitas
2. Tenaga Kependidikan

1. 0

Visi 1

Urut Elemen 4 3 2 1 0 1 1.1.1 Kejelasan, kekonsistenan dan kerealistisan visi, misi, 1 tujuan, dan sasaran program studi. 2 1.1.2 Strategi pencapaian sasaran yang didasarkan atas 1 evaluasi-diri dan keterlaksanaannya. 3 1.2 Tingkat pemahaman sivitas akademika (dosen dan peserta didik) dan tenaga 1 kependidikan terhadap visi, misi, tujuan, dan sasaran program studi. JUMLAH 3 2. Misi 3. Tujuan 4. Sasaran Jumlah (n) 0 1 0 1 0 1 Pencapaian Sasaran 0 1 Jumlah (n) Jumlah (n)

0,78

0,78

2.44 . Skoring (A) n/12 x 4 .. Skoring (A) n/2 x 4 Skoring (A) n/8 x 4 .
4

1. 0

Visi 1

2. 0

Misi 1

3. 0

Tujuan 1

4. 0

Sasaran 1

Ringkasan Penilaian Standar dan Elemen dalam Borang Akreditasi BAN PT untuk Program Studi Dokter Spesialis

I II III IV V VI VII

Standar Visi, misi, tujuan dan sasaran, serta strategi pencapaian Tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu Mahasiswa dan lulusan Sumber Daya Manusia Kurikulum, pembelajaran, dan suasana akademik Pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sistem informasi Penelitian, pelayanan/pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama Jumlah

Rasio 1 2 6 10 10 10 4 43

Bobot Standar 2,33 4.65 13,95 23,26 23,26 23,26 9,30 100,00

Jumlah Butir 3 8 9 14 18 16 7 75

Bobot Profesi Dokter 2,44 4,88 17,07 21,95 21,95 21,95 9,76 100

Standar I: Visi, misi, tujuan dan sasaran, serta strategi pencapaian


Jumlah Rasio 3 Jumlah Butir 3 Bobot Standar 2,33 Bobot Profesi 2,44

Bobot Butir Penilain: No. No. Urut Keterangan Elemen 1 1.1.1 Kejelasan, kekonsistenan dan kerealistisan visi, misi, tujuan, dan sasaran program studi. 2 1.1.2 Strategi pencapaian sasaran yang didasarkan atas evaluasi-diri dan keterlaksanaannya. 3 1.2 Tingkat pemahaman sivitas akademika (dosen dan peserta didik) dan tenaga kependidikan terhadap visi, misi, tujuan, dan sasaran program studi. JUMLAH

Rasio 1 1

Bobot Butir 0,78 0,78

1 3

0,78 2.44

Bobot Butir Penilain: Standar II : Tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu
Jumlah Rasio 12 Jumlah Butir 8 Bobot Standar 4,65 Bobot Profesi 4,88

No. Urut
4

No. Elemen
2.1

Keterangan Tatapamong menjamin terwujudnya visi, terlaksanakannya misi, tercapainya tujuan, berhasilnya strategi yang digunakan secara kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab, mandiri dan adil, yang didukung dokumen, data dan informasi yang sahih dan andal. Tingkat pendidikan KPS. Publikasi jurnal KPS. Karakteristik kepemimpinan program studi yang efektif dalam hal: (1) kepemimpinan operasional, (2) kepemimpinan organisasi, dan (3) kepemimpinan publik. Sistem pengelolaan fungsional dan operasional program studi mencakup: perencanaan, pengorganisasian, penstafan, pengawasan, pengarahan, representasi, dan penganggaran,serta efektivitas pelaksanaannya. Pelaksanaan penjaminan mutu program studi. Pelaksanaannya antara lain ditandai dengan adanya: kebijakan, sistem, dan pelaksanaan penjaminan mutu pada program studi kedokteran, termasuk penjaminan mutu dari badan akreditasi selain BAN-PT atau external examiner. Penjaringan umpan balik dan tindak lanjutnya. Sumber umpan balik antara lain dari: dosen, mahasiswa, alumni, pengguna lulusan. Upaya-upaya yang telah dilakukan penyelenggara program studi untuk menjamin keberlanjutan (sustainability) program studi. JUMLAH

Rasio

Bobot Butir 0,78 0,78 0,39 0,39

2 2 1 1

5 6 7

2.2.1 2.2.2 2.2.3

2.3

0,78

2.4

0,78

10 11

2.5 2.6

1 1 12

0,39 0,39 4.88

Bobot Butir Penilain: Standar III : Mahasiswa dan lulusan


Jumlah Rasio 11,5 Jumlah Butir 9 Bobot Standar 13,95 Bobot Profesi 17,07

No. Urut 12

No. Elemen 3,1

Keterangan Ketersediaan dokumen penerimaan peserta pendidikan baru dan konsistensi pelaksanaannya. Rasio calon mahasiswa yang ikut seleksi : lulus seleksi. Rasio mahasiswa baru : total mahasiswa Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan selama tiga tahun terakhir. Penghargaan atas prestasi peserta didik di bidang nalar, bakat dan minat diukur dari jenis kegiatan dan cakupannya. Persentase kelulusan dokter spesialis tepat waktu. Nilai Ujian Nasional dalam tiga tahun terakhir. Persentase kelulusan first-taker (PFT). Layanan program studi kepada peserta didik untuk membina dan mengembangkan penalaran, minat, bakat, seni, dan kesejahteraan, mencakup layanan: 1. Bimbingan dan konseling, 2. Pembinaan soft skills. Partisipasi alumni dalam mendukung pengembangan akademik dan non-akademik. JUMLAH

Rasio 1

Bobot Butir 1,21

13

3.2.1.1

1 2 1

1,21 2,43 1,21

14 15

3.2.1.2 3.2.2

16

3.2.3

0,5

0,61

17 18

3.2.4 3.2.5

2 3

2,43 3,64

19

3,3

0,5

0,61

20

3,4

0,5 11,5

0,61 17,07

Bobot Butir Penilain: Standar IV:


No. Urut No. Elemen

Keterangan

Rasio

Bobot Butir

Sumber Daya Manusia


Jumlah Rasio 20 Jumlah Butir 14 Bobot Standar 23,26 Bobot Profesi 21,95

21

4.1

22

4.2

23

4.3.1.1

24

4.3.1.2

25

4.3.1.3

26 27 28 29

4.3.1.4 4.3.1.5 4.3.2 4.3.3

30

4.5.1

31

4.5.2

32 33 34

4.5.3 4.5.4 4.5.5

Keberadaan pedoman tertulis tentang sistem seleksi, perekrutan, penempatan, promosi, retensi, dan pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan, serta konsistensi pelaksanaannya. Pedoman tertulis tentang sistem monitoring dan evaluasi, serta rekam jejak kinerja dosen dan tenaga kependidikan serta konsistensi pelaksanaannya. Persentase dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit) berpendidikan Sp.K yang bidang keahliannya sesuai dengan kompetensi PS. Dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit) yang memiliki jabatan akademik yang bidang keahliannya sesuai dengan kompetensi PS. Dosen yang memiliki Sertifikat Pendidik(AA/Pekerti/Akta V/Certicate in Medical Education/Sertifikat Dosen). Persentase dosen yang memiliki Sertifikasi Pendidik. Rasio peserta didik terhadap dosen yang bidang keahliannya sesuai dengan bidang PS. Dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit) berdasarkan jenjang pendidikan profesi, dan masa kerja. Rata-rata beban kerja dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit) per tahun (dalam jam). Persentase realisasi aktivitas dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit) dalam pendidikan terhadap jumlah aktivitas yang direncanakan. Banyaknya tenaga ahli/pakar sebagai pembicara dalam seminar/pelatihan, pembicara tamu, dsb, dari luar PT sendiri (tidak termasuk dosendi RS Pendidikan Afiliasi dan Satelit). Jumlah dosen yang mengikuti tugas belajar jenjang S-3/Sp.K pada bidang keahlian yang sesuai dengan PS dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Kegiatan dosen PS dalam pertemuan ilmiah. Media publikasi karya ilmiah dosen PS. Persentase dosen yang menjadi anggota organisasi keilmuan atau organisasi profesi tingkat internasional.

1,16

1,16

3,49

2,33

1 3 2 1 1

1,16 3,49 2,33 1,16 1,16

1,16

1 1 1 1

1,16 1,16 1,16 1,16

Bobot Butir Penilain: Standar V: Kurikulum, Pembelajaran dan Suasana Akademik


Jumlah Rasio 28 Jumlah Butir 18 Bobot Standar 23,26 Bobot Profesi 21,95

No. Urut
35

No. Elemen
5.1.1

Keterangan
Kompetensi pendukung dan kompetensi lainnya dalam mendukung terwujudnya visi dan terlaksananya misi PS. Deskripsi kompetensi lulusan sesuai dengan Standar Kompetensi Dokter Spesialis dan Dokter Gigi Spesialis sebagai dasar untuk penilaian proses dan ketercapaiannya. Struktur Kurikulum: yang dinilai adalah urutan yang logis, proporsional, konsisten dari struktur kurikulum. Isi kurikulum meliputi prinsip-prinsip metode ilmiah, ilmu biomedik, ilmu kedokteran klinik, ilmu humaniora, ilmu kedokteran komunitas, dan ilmu kedokteran keluarga. Kompetensi Umum (Etika, Komunikasi patien safety, Kerjasama Tim dari catatan KPS dan panasehat akademik) PS. Kompetensi Dasar dari lulusan PS. Kompetensi Lanjut dari lulusan PS. Proses pembelajaran. Persentase banyaknya modul ditinjau satu tahun terakhir. Kriteria morbiditas sesuai dengan ketentuan Kolegium masing-masing. Persentase morbiditas dan mortalitas dalam empat bulan terakhir. Ketersediaan panduan pembimbingan Karya Tulis Ilmiah, sosialisasi,dan konsistensi pelaksanaannya. Kualifikasi akademik dosen pembimbing Karya Tulis Ilmiah. Rata-rata peserta didik per dosen pembimbing Karya Tulis Ilmiah. Sistem monitoring dan evaluasi (monev) kurikulum untuk menjamin terlaksananya program pendidikan sehingga mampu mencapai kompetensi yang diharapkan. Jelaskan jumlah bimbingan operasi per tahun, ketersediaan log book dan mutunya. Sistem supervisi pendidikan untuk menjamin terlaksananya program pendidikan sehingga mampu mencapai kompetensi yang diharapkan. Rata-rata jumlah bimbingan operasi per tahun. Sistem evaluasi peserta didik dan kriteria kelulusan untuk menilai kompetensi peserta didik. Kebijakan tentang suasana akademik (otonomi keilmuan, kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik).
Ketersediaan dan jenis prasarana, sarana dan dana yang memungkinkan terciptanya interaksi akademik antara sivitas akademika. Program dan kegiatan akademik untuk menciptakan suasana akademik (seminar, simposium, lokakarya, bedah buku, penelitian bersama dll). Pengembangan sikap professional, mencakup aspek etika kedokteran, kemampuan kerjasama dalam tim, dan hubungan dokter pasien.

Rasio
1

Bobot Butir
0,83

36

5.1.2

2 2 3 3 2 0,5 2 1 1,5 1 2

1,66 1,66 2,49 2,49 1,66 0,42 1,66 0,83 1,25 0,83 1,66

37 38 39 40 41 42 43 44 45 46

5.1.3.1 5.1.3.2 5.1.3.3 5.1.4 5,2 5,3 5.4.1 5.4.2 5.4.3 5.5.1

47 48 49 50 51 52

5.5.2 5.5.3 5.6.1 5.6.2 5.6.3 5.6.4

1 2 1 1 1 1

0,83 1,66 0,83 0,83 0,83 0,83

Bobot Butir Penilain: Standar VI: Pembiayaan, sarana, dan prasarana serta sistem informasi
Jumlah Rasio 22 Jumlah Butir 16 Bobot Standar 23,26 Bobot Profesi 21,95

No. Urut
53

No. Elemen
6.1.1

Keterangan
Keterlibatan program studi dalam perencanaan target kinerja, perencanaan kegiatan kerja dan perencanaan alokasi dan pengelolaan dana. Keterlibatan aktif program studi harus tercerminkan dengan bukti tertulis tentang proses perencanaan, pengelolaan dan pelaporan serta pertanggungjawaban penggunaan dana kepada pemangku kepentingan melalui mekanisme yang transparan dan akuntabel. Persentase perolehan dana dari peserta didik dibandingkan dengan total penerimaan dana. Penggunaan dana untuk operasional (pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat). Satuan: juta rupiah per mahasiswa per tahun. Rata-rata dana penelitian per dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit) per tahun (dalam juta rupiah). Rata-rata dana pengabdian kepada masyarakat per dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit) per tahun (dalam juta rupiah). Ruang dan sarana akademik yang tersedia untuk proses pendidikan (Skills Lab) Fasilitas komputer dan akses ke jaringan internet di perpustakaan. Jumlah buku teks yang relevan. Jumlah judul majalah profesi internasional. Jumlah judul majalah profesi nasional. Jumlah judul video/interactive materials. Kelengkapan rumah sakit pendidikan. Kelengkapan dan mutu sarana pada Unit Rawat Jalan. Jumlah kunjungan, variasi kasus, sarana rawat jalan. Kelengkapan dan mutu sarana pada kamar bedah. Prasarana pendidikan pelengkap RS Pendidikan Afiliasi dan Satelit. Sistem informasi dan fasilitas yang digunakan PS dalam proses pembelajaran (hardware, software, e-learning). JUMLAH

Rasio

Bobot Butir
1,06

54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68

6.1.2.1 6.1.2.2 6.1.3.1 6.1.4.1 6.2.1.1 6.2.1.2 6.2.1.3 6.2.1.4 6.2.1.5 6.2.1.6 6.2.2.1 6.2.2.2 6.2.2.3 6.2.2.4 6.3.1

0,5 1 0,5 0,5 2 1 1 1 1 0,5 2 3 2 3 2 22

0,53 1,06 0,53 0,53 2,11 1,06 1,06 1,06 1,06 0,53 2,11 3,17 2,11 3,17 2,11 21,95

10

Bobot Butir Penilain: Standar VII : Penelitian, pelayanan/pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama
Jumlah Rasio 7 Jumlah Butir 7 Bobot Standar 9,30 Bobot Profesi 9,76

No. Urut 69

No. Elemen 7,1

Keterangan Persentase dosen yang memiliki agenda penelitian sesuai dengan bidang studi dan semua penelitian sesuai dengan agenda. Artikel ilmiah/karya ilmiah/buku yang dihasilkan selama tiga tahun terakhir oleh dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit) PS. Persentase peserta didik yang karya ilmiahnya adalah bagian dari penelitian dosen. Karya dosen atau peserta didik program studi yang telah memperoleh Paten/Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) atau karya yang mendapat pengakuan/penghargaan dari lembaga nasional/internasional selama tiga tahun terakhir. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang sesuai dengan bidang keilmuan PS selama tiga tahun terakhir yang dilakukan oleh dosen di RS Pendidikan (Utama, Afiliasi dan Satelit) PS. Jumlah dan relevansi kerjasama dengan instansi di dalam negeri dalam tiga tahun terakhir. Jumlah dan relevansi kerjasama dengan instansi di luar negeri dalam tiga tahun terakhir. JUMLAH

Rasio

Bobot Butir 1,33

70

7.2.1

1,33

71

7.2.2

1,33

72

7.2.3

1,33

73

7,3

1,33

74

7.4.1

1 1 7

1,33 1,33 9,76

75

7.4.2

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

27

28

29

30

31

32

33

34

35

36

37

38

39

40

41

42

43

44

45

46

47

48

49

50

51

52

53

54

55

56

57

58

59

60

61

62

63