Anda di halaman 1dari 1

PENYIMPANAN BAHAN

MAKANAN

RS PKU MUHAMMADIYAH
YOGYAKARTA UNIT II

No Dokumen :

No Revisi :

Halaman :

001GZ/IV/2015

1/1

Tanggal Terbit
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Ditetapkan Direktur

15 April 2015
dr. H. Ahmad Faesol, Sp. Rad., M. Kes
NBM: 797.292

Pengertian

Penyimpanan bahan makanan adalah satu tata cara menata,


menyimpan, memelihara keamanan bahan makanan kering dan
basah baik kualitas maupun kuantitas di ruang penyimpanan

Tujuan

1. Mempertahankan kondisi bahan makanan yang disimpan


2. Melayani kebutuhan macam dan jumlah bahan makanan agar
setiap waktu diperlukan dapat dilayani dengan tepat dan cepat
dengan cara yang efisien
3. Persediaan bahan makanan dalam jumlah dan kualitas yang
cukup
1. Bahan makanan kering disimpan dalam gudang bahan makanan
kering sesuai aturan yang berlaku
2. Pengeluaran bahan makanan dilakukan oleh petugas gudang
menurut aturan yang berlaku
3. Penyimpanan produk nutrisi enteral ditempatkan pada almari
kaca khusus di ruang penyimpanan pada suhu ruang
4. Suhu ruang penyimpanan di cek secara berkala
1. Petugas gizi menerima barang dan bahan makanan kering dari
Unit Gizi RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan mencatat
dalam kartu stok
2. Petugas gizi menata bahan di dalam rak stainless steel di ruang
penyimpanan kering.
3. Petugas gizi menyimpan produk susu enteral disimpan dalam
almari kaca.
4. Petugas gizi mengeluarkan bahan makanan dari gudang dengan
mendahulukan bahan yang diterima terlebih dahulu dan masa
kadaluarsa terlebih dahulu
5. Petugas gizi mencatat pengeluaran barang dalam kartu stok
6. Petugas gizi mencatat suhu ruang penyimpanan setiap pagi dan
siang hari pada kartu pencatatan suhu.
7. Petugas gizi memesan barang ke Unit Gizi RS PKU
Muhammadiyah Yogyakarta apabila stok minimal.

Kebijakan

Prosedur

Unit Terkait