Anda di halaman 1dari 22

PROPOSAL

PERENCANAAN BISNIS
TAS BELANJA LIPAT STRAWBERRY
DINAS PENDIDIKAN
SMAN 1 KOTA KEDIRI

Jl. Veteran No.1 Kota Kediri, Jawa Timur


DISUSUN OLEH :
1.
2.
3.
4.
5.

Ajeng Mareta Astiyani


Andrea Yudha Permana
Kartika Zahretta Wijaya
Muhammad
Siti Aminah

2016

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang dan Motivasi Menjalankan Bisnis
1. LATAR BELAKANG
Semakin berkembangnya zaman, penggunaan plastik semakin
bertambah. Pada zaman teknologi sekarang ini, manusia tidak dapat lepas
dari penggunaan plastik. Plastik selalu digunakan dalam berbagai
keperluan sehari-hari. Misalnya untuk tempat minum, membungkus
makanan, tempat belanjaan, dan masih banyak lagi. Plastik dipakai karena
ringan, murah, tidak mudah pecah dan mudah mendapatkannya. Tetapi
banyak penggunanya yang tidak menyadari bahaya yang ditimbulkan di
dalam plastik, khususnya bagi kesehatan diri sendiri dan lingkungan
sekitar. Di dalam plastik terdapat zat adiktif seperti Bisphenol A (BPA)
yang dapat menyebabkan kanker payudara dan gangguan pertumbuhan
manusia. Bagi lingkungan sekitar, penggunaan plastik terus menerus dapat
menimbulkan limbah plastik bertumpuk dan sulit untuk diuraikan oleh
tanah.
Banyaknya pengguna plastik di Indonesia membuat Pemerintah
menerapkan penggunaan kantong plastik berbayar untuk masyarakat yang
berbelanja di supermarket atau minimarket dan minimal harga kantong
plastik adalah Rp. 200,- sesuai surat edaran Menteri Lingkungan Hidup
tanggal 17 Februari 2016. Walaupun masih dalam tahap uji coba, program
ini diharapkan bisa menekan volume sampah khususnya di kota-kota besar
di seluruh Indonesia.
Dengan keadaan seperti itu, kami sebagai siswa SMA Negeri 1 Kediri
termotivasi untuk memanfaatkan bahan polyster untuk dibuat tas lipat
tempat menaruh barang belanjaan yang mudah dibawa kemana mana
dan dengan bentuk yang unik sehingga dapat menghemat pengeluaran
dengan tidak membeli kantong plastik berbayar dan dapat mencegah
penggunaan sampah plastik berlebihan di lingkungan sekitar.

2. MOTIVASI MENJALANKAN BISNIS


- Mengurangi tingkat pencemaran plastik di lingkungan sekitar
- Keinginan untuk bisa mengajak masyarakat hidup sehat sekaligus
-

berhemat
Keinginan menjadi wirausaha yang sukses dan dapat membuka
lapangan pekerjaan bagi orang lain

B. Justifikasi Pemilihan Objek Usaha


Adapun justifikasi objek kami yaitu :
- Tingginya minat konsumen terhadap barang yang praktis, unik, dan
-

kreatif
Banyaknya limbah plastik yang mencemari lingkungan sekitar
Adanya pemberlakuan kantong plastik berbayar oleh pemerintah di
setiap supermarket atau minimarket di kota kota besar di Indonesia

C. Tujuan Usaha yang Hendak Dicapai


Adapun tujuan usaha kami sebagai berikut:
- Mendorong masyarakat agar dapat mandiri, kreatif, inovatif,
-

kompetitif dalam menciptakan suatu produk


Memberikan solusi dalam mengatasi banyaknya limbah plastic yang
dapat mencemari lingkungan sekitar

BAB II
RANCANGAN BISNIS
A. GAMBARAN UMUM
Lipberry atau yang dikenal dengan lipat strawberry merupakan salah
satu produk inovasi kami yaitu Tas Belanja Lipat Strawberry, dimana
keunikan produk dan keefisienan penggunaannya untuk lingkungan dan
fashion. Produk yang dibuat dalam bentuk tas lipat ini dibuat dari soft
polyester atau nilon tahan air yang dipadu dengan kain kecil berbentuk
strawberry, sehingga dapat lebih menyempurnakan produk yang kami buat.
Dengan usaha tersebut kami yakini dengan bentuk yang unik dan khas, dapat
menarik minat masyarakat terutama dalam bersaing dengan produk yang
dikeluarakan di era sekarang ini.
B. VISI DAN MISI
1. VISI
:
Menciptakan generasi muda yang produktif, kreatif, dan inovatif

dalam memanfaatkan segala hal yang ada di lingkungannya.


Mampu membuktikan dan menancapkan keyakinan pada masyarakat

mengenai pentingnya menjaga lingkungan dari limbah plastik.


Menjadi produk sehat kebanggaan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Menciptakan produk yang tetap memerhatikan fashion di era sekarang.

2. MISI
:
o Terus berupaya membuka lapangan kerja bagi para pemuda untuk
tetap berkreasi dan bisa menorehkan idenya dalam bidang kerajinan,
sehingga diharapkan mampu mewujudakn generasi muda yang
produktif, kreatif serta inovatif.
o Berusaha dengan semaksimal mungkin untuk memperkenalkan dan
menyebarluaskan produk yang telah kami buat pada masyarakat, baik
dari segi bentuk, kandungan, serta manfaatnya bagi kita.
C. MANFAAT PRODUK

Produk yang kami pasarkan menggunakan kain High Quality Polyester


Taffeta kepadatan T190 yang terbuat dari benang polyester. Bahan ini
terbuat dari serat sintetis atau buatan dari hasil minyak bumi untuk dibuat
bahan berupa serat fiber poly dan yang untuk produk plastik berupa biji
plastik. Sama dengan katun, polyester juga tersedia dalam bentuk bahan
kaos oblong, lacoste/adidas, maupun pike. Ternyata, selain dapat
mengurangi penggunaan plastic yang sekarang ini sudah dibatasi oleh
pemerintah, kain polyester memiliki struktur yang lebih kuat dalam
menampung barang belanjaan daripada plastik. Polyester tahan terhadap
pencucian kimia atau dry cleaning maupun pelarut organik. Karena
kemampuannya bertahan terhadap bakteri dan jamur, bahan yang mudah
perawatannya ini juga merupakan bahan penangkal bakteri dan jamur pada
barang yang ada di dalamnya.

Kain polyester atau dikenal dengan nama dagang Terylene, Dacron,


Trivera, Tetoron. Kekuatan elastisitas yang baik dari serat polyester
menghasilkan kain yang mempunyai ketahanan yang baik terhadap
lekukan atau kekusutan sehingga tidak memerlukan penyetrikaan panas.
Hal ini menjadi dasar produk kami dengan mengembangkan tren yang
ada, yaitu menjadikannya tas lipat yang dapat dirubah bentuk menjadi
strawberry kecil sehingga mudah dibawa kemana mana dan tidak
mengurangi fashion Anda.

D. KELEBIHAN DAN KELEMAHAN PRODUK


Kelebihan :
Produk ini memiliki kelebihan diantaranya :
1. Ramah lingkungan
Yang menjadi fokus keunikan produk kami yaitu manfaat dari
penggunaan tas lipberry untuk membawa barang belanjaan yang
berdampak pada penggunaan plastic di swalayan.
2. Mudah dibersihkan dan dapat digunakan berulang kali
Produk tas lipat ini menggunakan kain parasut yang mudah
dibersihkan. Cukup dibersihkan menggunakan air atau dengan tangan.
Bisa juga menggunakan mesin cuci. Sifatnya yang tahan terhadap air
membuatnya mudah untuk dibersihkan. Setelah itu, tas belanja dapat
digunakan kembali.
3. Mudah dibawa dan nyaman dipakai
Di zaman yang serba praktis ini, manusia lebih menyukai
barang yang unik dan mudah dibawa kemana mana dan produk kami
memiliki keduanya. Terbuat dari bahan High Quality Polyester Taffeta
membuat tas ini mudah dilipat namun tidak mudah lecek. Bentuk yang
dapat dirubah menyerupai strawberry membuat tas kami memiliki
keunikan tersendiri dan karena bentuknya yang kecil itu memudahkan
pemakainya dapat membawa tas lipberry ke segala tempat.
4. Multifungsi
Tas lipat polyester cukup kuat untuk menampung barangbarang pribadi Anda. Selain sebagai pengganti tas belanja, dapat pula
berguna sebagai tas mukena, tas lunch box, souvenir dan masih
banyak lagi kegunaan lainnya. Anda juga akan membutuhkan tas lipat
ini terutama ketika pergi berlibur, ke pantai misalnya. Terbuat dari
bahan yang juga anti air, maka hal tersebut akan menguntungkan bagi
Anda ketika bermain air di pinggir kolam renang atau di pinggir
pantai.

Kelemahan
:
o Harga yang lebih mahal dari kantong plastik
Karena bahan yang kami gunakan adalah kain daur ulang, maka
harga yang dihasilkannya terhadap tas tersebut pun terpaut jauh
dengan harga kantong plastik.

E. ANALISIS SWOT
1. STRENGHT
- Produk kami sangat inovatif,dan belum ada di pasaran daerah kediri.
- Mengurangi limbah plastik.
- Memiliki bentuk unik dan fashionable.
- Bebas dari bakteri dan jamur.
Hal yang akan kami lakukan setelah analisis :
- Mempertahankan ciri khas produk kami.
- Menjaga mutu agar tetap kuat dan dapat menangkal bakteri dan jamur.
2. WEAKNESS
- Bahan baku yang susah didapat.
- Modal yang masih minim.
Hal yang akan kami lakukan setelah analisis :
- Membeli bahan baku melalui impor.
- Meminjam modal dari orang tua.
3. OPPORTUNITY
- Belum adanya Bisnis Tas Lipat Strawberry di daerah Kediri.
- Tas unik yang disukai masyarakat.
- Cocok di negara dengan penggunaan plastik yang tinggi.
Hal yang akan kami lakukan :
- Memulai usaha dengan membuka bisnis Tas Lipat Strawberry di
rumah.
- Menitipkan Tas Lipat Strawberry di swalayan atau pasar di Kediri.
- Membuat brosur dan mempromosikan di jejaring sosial.
4. THREATS
- Persaingan ketat dengan produk kantong plastic dan tas lain yang
sudah terkenal.
- Timbulnya usaha sejenis dengan memakai brand lain.
Hal yang akan kami lakukan :
- Bersaing secara jujur dan mengontrol harga dari pesaing kita agar
konsumen tidak lari.

Berinovasi dengan menambah varian warna dan gambar agar

konsumen tidak merasa bosan.


Melakukan praktek untuk menemukan formula bahan baku kain
polyester dengan biaya produksi rendah dan tetap menjaga mutu.

F. PROSES PRODUKSI
Produk ini disajikan dengan varian warna sehingga selain nikmat
produk yang kami buat bisa mencegah terjadinya penggundukan sampah juga
menciptakan kepuasan rohani pelanggan.
Pembuatan Tas Lipat Strawberry Warna Hitam
Bahan

1 meter Kain High Quality Polyester Taffeta T190 warna hitam


Benang polyester
10 x 6 cm kain katun lokal polkadot merah
7 x 4 cm kain polyester polos hijau
Alat

Gunting Kain dan gunting benang


Mesin jahit
Jarum

Cara Membuat :
1. Potong kain polyester warna hitam menjadi dua bagian sama besar
berbentuk persegi masing - masing 42 x 42 cm.
2. Gunting kain polyester hitam sesuai pola dan jahit kedua kain tersebut
sehingga membentuk tas.
3. Potong kain katun polkadot menjadi 2 bagian berbentuk segitiga siku siku masing masing 10 x 6 cm untuk bentuk strawberry.
4. Potong kain polyester hijau menjadi 2 bagian membentuk persegi panjang
masing - masing 7 x 2 cm.
5. Lipat kain persegi panjang polyester hijau di bagian atas sisi miring kain
katun polkadot yang berbentuk segitiga siku - siku. Lalu, sisipkan tali
serut di lipatan kain polyester hijau.
6. Jahit lipatan tersebut pada bagian bawah dan atas tali serut.

7. Pasang dan jahit kedua kain segitiga untuk bentuk strawberry tersebut di
pojok bawah tas.
8. Rapikan pinggiran tas agar terlihat sempurna

GAMBAR SKEMA CARA MELIPAT TAS LIPAT STRAWBERRY

BAB III
ANALISIS PASAR
3. Operation Plan
3.1 Kapasitas produk dan lokasi pemasaran
Produk lipberry ini rencananya akan dipasarkan
melalui penjualan secara langsung dan melalui online
shop. Untuk penjualan secara langsung, kami
menyediakan lima puluh buah produk dan akan
dipasarkan di toko-toko besar dalam beberapa kawasan
masing-masing sepuluh buah. Sedangkan untuk
pemasaran melalui online shop akan dilakukan oleh salah
satu pegawai.
Daerah yang kami pilih sebagai target pemasaran
secara langsung adalah kawasan minimarket dan
swalayan besar yang ada di sekitar SMAN 1 Kediri.
Memilih minimarket sebagai target utama adalah karena
pada waktu ini, orang lebih suka berbelanja di minimarket
yang praktis. Kami menambahkan toko-toko besar
sebagai target kedua karena biasanya disanalah tempat
orang-orang berbelanja dalam jumlah besar selain di
minimarket. Mengapa kami tidak memilih swalayan besar
yang ada di kawasan pusat perbelanjaan sebagai
prioritas? Meski telah diterapkan sistem kantong plastik
berbayar, rupanya pihak swalayan sudah mengantisipasi
dengan menawarkan produknya sendiri dengan tawaran
yang cukup menggiurkan. Untuk mengantisipasi
kegagalan, kami juga mengalihkan pemasaran pada
minimarket yang belum menetapkan peraturan tersebut,
namun juga tetap melakukan pemasaran di swalayan.

3.2

Teknologi dan Proses Produksi

3.2.1

Teknologi

Teknologi yang kami gunakan cukup terjangkau, yakni


dengan peralatan menjahit sebagai pemroduksi dan
online shop sebagai strategi pemasaran.
3.2.2

Proses Produksi

Pencaria
n

Proses

Proses

Produ

Aktivitas yang akan dilakukan dalam proses

Pemas

pencarian bahan diantaranya adalah mencari distributor


kain sebagai bahan utama. Karena calo distributor yang
akan diseleksi berasal dari luar kota, kami harus mencari
pemasok yang dapat memberikan bahan dengan harga
yang dapat ditekan seminim mungkin mengingat juga
harus memikirkan biaya pengiriman. Dalam tahapan
produksi, kami berencana mengambil jasa penjahit
dengan bayaran berdasarkan banyaknya produk yang
dapat dihasilkan. Untuk proses pemasaran, seperti yang
telah dijelaskan dalam uraian sebelumnya, kami akan
melakukan pemasaran secara pribadi pada hari pertama
untuk menjelaskan keunggulan dari produk kami.
3.3 Peralatan dan Bahan Baku
Peralatan utama yang dibutuhkan adalah :
a. Kain polyster dengan ukuran tertentu
b. Benang jahit
c. 2 unit mesin jahit
Peralatan pendukung yang digunakan yaitu :
a. Kain-kain tambahan untuk penghias
b. Gadget dengan aplikasi online shop

3.4 Organisasi dan Manajemen


Usaha ini akan dimiliki oleh satu orang pemilik yang
akan melakukan dan memantau proses terjadinya
produksi sekaligus sebagai manajer keuangan. Pemilik
usaha akan dibantu oleh empat orang karyawan dengan
tugas masing-masing. Dua orang karyawan akan
melakukan pemantauan harga pasar dan pemasaran baik
secara langsung maupun melalui online shop. Sedangkan
dua orang karyawan lainnya akan melakukan seleksi
terhadap distributor yang dapat menyediakan bahan
produksi untuk usaha kami serta mencari jasa penjahit
yang memadai. Manajemen keuangan diatur oleh pemilik
usaha, mulai dari modal, biaya belanja bahan produksi,
gaji pegawai, biaya pemasaran, dan lainnya.
3.5 Jadwal Implementasi
Adapun kegiatan yang akan dilakukan adalah :
Fase
Pencarian Bahan

Waktu
8 Mei 2016

Kegiatan
Eksplorasi calon
distributor bahan
utama dan jasa

11 Mei 2016

penjahit
Pembelian bahan baku
dan bahan penunjang

14 Mei 2016

produksi
Perundingan proses
produksi dengan pihak
jasa penjahit dan

Proses Produksi

15 Mei 2016

mencari kesepakatan
Proses produksi barang
pada hari pertama

17 Mei 2016

Pengamatan hasil
produksi selama tiga
hari dan pemantauan

Pemasaran

19 Mei 2016

target pemasaran
Promosi produk di
tempat yang dijadikan
sebagai target

22 Mei 2016

pemasaran
Monitoring dan
menyimpulkan hasil
akhir pemasukan dan
pengeluaran yang
berkaitan dengan
produksi

BAB IV
ANALISIS KEUANGAN
1. Sumber Pendanaan
URAIAN

JUMLAH

TOTAL

1. Modal sendiri

Rp 5.500.000,00

Rp 5.421.500,00

2. Investasi

Rp 5.421.500,00

TOTAL DANA

2. Biaya Pengeluaran 1 kali produksi


Bahan-bahan
NO
1
2
3
4

NAMA PENGELUARAN
Kain polyester
Benang polyester
Tali serut
Kain katun
TOTAL

BANYAK
100 meter
20 roll
25 meter
10 meter

HARGA
Rp 300.000,00
Rp 200.000,00
Rp 25.000,00
Rp 330.000,00
Rp 855.000,00

BANYAK
1 orang
2 orang

HARGA
Rp 300.000,00
Rp 400.000,00
Rp 700.000,00

Tenaga Kerja
NO
1
2

NAMA PENGELUARAN
Pemotong kain
Penjahit tas
TOTAL

Penggunaan Peralatan
NO
1

NAMA PENGELUARAN
Gunting kain

BANYAK
1 buah

HARGA
Rp 45.000,00

2
3
4

Gunting benang
Jarum pentul
Mesin jahit

1 buah

Rp 20.000,00
Rp 1.500,00
Rp 3.800.000,00
Rp 3.866.500,00

2 buah
TOTAL

Total biaya pengeluaran 1 kali produksi


NO
1

URAIAN
Pengeluaran bahan-bahan

HARGA
Rp 855.000,00

Pengeluaran tenaga kerja

Rp 700.000,00

TOTAL
1. Biaya Total
Biaya total

Rp 1.555.000,00

= biaya peralatan + biaya per produksi


= Rp 3.866.500,00 + Rp 1.555.000,00
= Rp 5.421.500,00

2. Biaya dan Harga Per Unit


Biaya peralatan per produksi

= Rp 3.866.500,00 : 50 kali
= Rp 77.330,00
Total biaya per produksi
= Rp 1.555.000,00 + Rp 77.330,00
= Rp 1.632.330,00
Biaya per unit adalah total biaya produksi dalam sekali produksi jumlah produk yang
dihasilkan per produksi

= Rp 1.632.330,00 : 100 buah


= Rp 16.323,00
Harga jual per buah Rp 22.000,00
3. Modal Awal
Modal awal

= biaya peralatan + biaya per produksi


= Rp 3.866.500,00 + Rp 1.555.000,00
= Rp 5.421.500,00

4. Analisis Titik Impas


BEP harga
= total biaya produksi untuk sekali produksi : hasil
= Rp 1.632.330,00 : 100 buah
= Rp 16.323,00
Harga jual per unit Rp 22.000,00
BEP produksi = total biaya produksi sekali produksi : harga per unit
= Rp 1.632.330,00 : Rp 22.000,00
= 74,97 buah

Jadi, untuk mencapai titik impas maka dalam 1 kali produksi yang harus terjual
adalah 75 buah dengan harga per buah adalah Rp 22.000,00.
5. Analisis Keuntungan
Pendapatan : tas yang terjual x harga jual

= 100 buah x Rp 22.000


= Rp 2.200.000,00
Total biaya produksi dalam sekali produksi : Rp 1.632.330,00
Keuntungan
= pendapatan total biaya produksi
= Rp 2.200.000,00 - Rp 1.632.330,00
= Rp 567.670,00
Jadi, keuntungan yang diperoleh dengan menjual 100 tas lipat dengan harga Rp
22.000,00 per buah dalam satu kali produksi adalah Rp 567.670,00.

6. Pengembalian Modal
Total biaya produksi : laba usaha

= Rp 5.421.500,00 : Rp 567.670,00
= 10 kali produki
Jadi, modal akan kembali dalam jangka waktu 10 kali produksi.

BAB V
ANALISA SUMBER DAYA MANUSIA
A. TENAGA KERJA
1. Pada mulanya kami membutuhkan 3 tenaga kerja, dan kami targetkan
mampu membuat minimal 25 tas lipat tiap harinya. Dalam tahap awal ini,
kami terus berupaya untuk memperbanyak jumlah produksi dan
memaksimalkan hasil pendapatan, sehingga dapat menambah tenaga kerja.
2. Setelah hasil pendapatan sudah sesuai harapan, maka kami akan
menambah 3 karyawan. Dengan tenaga kerja tersebut kami targetkan
mampu memperoleh pendapatan yang sekiranya bisa untuk membeli
mesin jahit dan bisa untuk membayar tenaga kerja lagi.
3. Sesuai dengan sasaran utama penjualan produk kami kepada anak muda,
maka setelah kami bisa mempekerjakan tenaga kerja lagi dan bisa
membeli mesin jahit, kami akan

Intinya dalam memilih tenaga kerja kami bersifat terbuka bagi semua
kalangan, baik para pemuda ataupun masyarakat yang belum punya
pekerjaan. Di situ mereka akan diajarkan bagaimana proses membuat tas
lipat strawberry yang baik dan benar. Tentunya kami juga akan mendorong
masyarakat untuk terus menciptakan ide atau inovasinya dalam membuat
suatu produk, sehingga diharapkan mampu mencetak generasi muda yang
produktif, kreatif dan inovatif yang mampu membanggakan nama bangsa
Indonesia.
B. Rencana ekspansi atau perluasan usaha kami
1.

Melakukan perluasan produksi dengan dana atau modal yang ada terlebih
dahulu, terutama dalam hal menarik minat konsumen, hal itu bisa dicapai
dengan kita melakukan

2.

Setelah hal itu bisa tercapai dan semakin banyaknya minat konsumen terhadap
produk kami, maka hasil simpanan pendapatan akan kami gunakan untuk
memperluas produksi kami, dengan cara mempresentasikan produk kami di
swalayan dan supermarket terdekat, menitipkan produk kami di swalayan dan
supermarket terdekat.

3.

Kami terus fokus mengadakan pemantauan mengenai proses perkembangan


usaha kami dalam lingkup tempat jual beli, sehingga kami akan mengetahui
dan mempunyai banyak pengalaman mengenai cara mengatasi kendalakendala yang menghambat perkembangan usaha yang kami lakukan. Setelah
proses perkembangan semakin baik dan lancar, kemudian kami akan mencoba
untuk memasok produk kami ke swalayan, supermarket dan toko-toko, dan
bisa juga ditempat nongkrong anak muda. Selain itu pasar tradisional juga
merupakan tempat yang efektif dalam menjual produk.

4.

Setelah semuanya sudah mulai terprogram dan dapat berjalan dengan baik ,
kami akan mencoba memasok produk kami ke supermarket dan toko terkenal
dalam arti mudah dipahami banyak orang, setelah itu kami juga akan mencoba
memasok tas lipat ke pasar swalayan. Demi kelancaran dan percepatan proses
distribusi, kami juga memanfaatkan adanya jejaring sosial seperti Facebook,

Instagram, Twitter dan BBM, yang mana kita dapat berinteraksi langsung
dengan pihak konsumen dan konsumen pun juga akan lebih tahu banyak
tentang produk yang kami tawarkan. Kami juga akan menjual produk kami di
website jual beli online seperti OLX.co.id, Tokopedia, Elevenia, Lazada,
sehingga lingkup pemasaran produk dapat menjadi lebih luas. Selain itu,
keterkaitan antara produsen dan konsumen dapat berjalan dengan efektif dan
efisien. Selain itu, manfaat yang kami dapat yaitu produk kami bisa semakin
dikenal oleh masyarakat dalam jangkauan yang luas, dengan waktu yang
cepat. Sehingga harapan kedepannya produk kami bisa menjadi produk ramah
lingkungan kebanggaan seluruh masyarakat Indonesia.

BAB VI
MANAJEMEN
Nama Perusahaan

: Wijaya

Alamat Kantor dan Tata Usaha

: Jalan Kahuripan 04 Kediri

Struktur Organisasi

Pimpinan
Kartika Zahretta
Wijaya

Manajemen
Personalia
Muhammad

1. Pimpinan

Manajemen
Keuangan
Andrea Yudha
Permana

Manajemen
Pemasaran
Siti Aminah

Pelaksana
Produksi
Ajeng Mareta
Astiyani

Pemimpin adalah seorang pribadi yang memiliki kecakapan dan


kelebihan - khususnya kecakapan-kelebihan di satu bidang , sehingga dia
mampu mempengaruhi orang lain untuk bersama-sama melakukan aktivitasaktivitas tertentu untuk pencapaian satu beberapa tujuan. (Kartini Kartono,
1994 : 181).
a) Melaksanaan Fungsi Managerial, yaitu berupa kegiatan pokok
meliputi pelaksanaan :
Penyusunan Rencana
Penyusunan Organisasi Pengarahan Organisasi Pengendalian
Penilaian
Pelaporan
b) Mendorong (memotivasi) bawahan untuk dapat bekerja dengan giat
dan tekun
c) Membina bawahan agar dapat memikul tanggung jawab tugas masingmasing secara baik
d) Membina bawahan agar dapat bekerja secara efektif dan efisien
e) Menciptakan iklim kerja yang baik dan harmonis
f) Menyusun fungsi manajemen secara baik
g) Menjadi penggerak yang baik dan dapat menjadi sumber kreatifitas
h) Menjadi wakil dalam membina hubungan dengan pihak luar
2. Manajemen Personalia
Manajemen personalia adalah ilmu seni untuk melaksanakan antara
lain perencanaan, pengorganisasian, pengawasan, sehingga efektivitas dan
efisiensi personalia dapat ditingkatkan semaksimal mungkin dalam mencapai
tujuan (Nitisemito, 1996:143).
Tugas dan wewenang manajemen personalia
:
a) Menyediakan tenaga kerja dalam kualitas dan kuantitas yang
dibutuhkan oleh masing-masing bagian dalam perusahaan.
b) Membuat anggaran tenaga kerja yang diperlukan;
c) Membuat job analysis, job description, dan job spesification;
d) Menentukan dan memberikan sumber-sumber tenaga kerja;
e) Mengurus dan mengembangkan proses pendidikan dan pelatihan;
f) Mengurus seleksi tenaga kerja (penerimaan dan penempatan kerja)
g) Mengurus soal-soal pemberhentian (pensiun);
h) Mengurus soal-soal kesejahteraan
i) Pelaksanaan pelimpahan wewenang dan tanggung jawab.
3. Manajemen Pemasaran

Secara definisi, Manajemen Pemasaran adalah penganalisaan,


perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program-program yang bertujuan
menimbulkan pertukaran dengan pasar yang dituju dengan maksud untuk
mencapai tujuan perusahaan (Kotler, 1980).
Tugas dan wewenang manajemen pemasaran :
a) Pembelian dan penjualan,
b) Pengangkutan dan pergudangan,
c) Standarisasi dan pemilihan,
d) Pembelanjaan dan distribusi,
e) Pembukusan dan pengepakan,
f) Penanggungan resiko,
g) Informasi pemasaran.
4. Manajemen Keuangan
Manajemen Keuangan adalah suatu kegiatan perencanaan,
penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan
penyimpanan dana yang dimiliki oleh organisasi atau perusahaan.
Tugas dan wewenang manajemen keuangan
a)
b)
c)
d)

Perolehan dana dengan biaya murah.


Penggunaan dana efektif dan efisien
Analisis laporan keuangan
Analisis lingkungan Internal dan eksternal yang berhubungan dengan

keputusan rutin dan khusus


e) Menentukan keputusan investasi tentang penggunaan dana,
Pembelanjaan yang menyangkut masalah sumber dana, Kebijakan
deviden tentang laba apakah akan dibagi atau ditahan.
5. Pelaksana Produksi
Tugas dan wewenang pelaksanaan produksi
:
1) Perencanaan Sistim Produksi:
Perencanaan lokasi pabrik, Infrastruktur, fasilitas, lingkungan, standar
produksi dan produksi.
2) Pengendalian Produksi:
Pengendalian bahan, harga beli, proses produksi, tenaga kerja, kualitas
produksi, biaya dan pemeliharaan alat.
3) Sistim Informasi Produksi:
Struktur produksi, produk berdasarkan pesanan dan berdasarkan pasar,
advertasi.

BAB VII
PENUTUP
Dengan mengucap rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia
yang diberikan pada kami, sehingga kami bisa mewujudkan ide yang telah kami
pendam sejak dulu dan nantinya diharapkan mampu memberikan hal yang sangat
bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan adanya proposal ini, kami harap mampu menjadikan sarana bagi kami
sebagai jalan keluar dalam mengatasi kendala-kendala yang menghambat lajunya
perkembangan proses produksi kami.
Dan kami juga mohon dukungannya supaya nanti dapat menjalankan misi
yang akan kami lakukan untuk mewujudkan visi yang telah kami dambakan, yang
mana diharapkan mampu mencetak generasi muda yang kreatif, produktif dan
inovatif.
Demikian proposal yang dapat kami buat, kami mohon maaf atas segala
kekurangan, dan kami juga mengucapkan banyak terimakasih atas segala perhatian.
Wasalaamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh