Anda di halaman 1dari 11

PENERAPAN SISTEM INFORMASI

MANAJEMEN UNTUK MENINGKATKAN DAYA


SAING PERUSAHAAN

BAB I
PENDAHULUAN
Informasi dapat diibaratkan sebagai darah yang mengalir di dalam tubuh
manusia, seperti halnya informasi di dalam sebuah perusahaan yang sangat penting
untuk mendukung kelangsungan perkembangannya, sehingga terdapat alasan bahwa
informasi sangat dibutuhkan bagi sebuah perusahaan. Akibat bila kurang
mendapatkan informasi, dalam waktu tertentu perusahaan akan mengalami
ketidakmampuan mengontrol sumber daya, sehingga dalam mengambil keputusankeputusan strategis sangat terganggu, yang pada akhirnya akan mengalami kekalahan
dalam bersaing dengan lingkungan pesaingnya. Di samping itu, sistem informasi
yang dimiliki seringkali tidak dapat bekerja dengan baik. Masalah utamanya adalah
bahwa sistem informasi tersebut terlalu banyak informasi yang tidak bermanfaat.
Sistem Informasi Manajemen adalah kombinasi dari istilah sistem, informasi,
dan manajemen

yang

berarti

suatu sistem yang

mendukung

tugas-tugas

organisasional dalam sebuah perusahaan, juga menghasilkan informasi yang


digunakan untuk membuat keputusan serta dapat membantu menyatukan beberapa
fungsi informasi bisnis yang sudah terkomputerisasi.
Sesungguhnya konsep sistem informasi telah ada sebelum munculnya
komputer. Sebelum pertengahan abad ke-20, pada masa itu masih digunakan kartu
punch, pemakaian computer terbatas pada aplikasi akuntansi yang kemudian dikenal
sebagai sistem informasi akuntansi. Namun demikian para pengguna, khususnya di
lingkungan perusahaan masih mengesampingkan kebutuhan informasi bagi para
manajer. Aplikasi akuntansi yang berbasis komputer tersebut diberi nama Pengolahan
Data Elektronik (PDE).
Terdapat dua alas an utama mengapa terdapat perhatian yang besar terhadapa
manajemen informasi, yaitu meningkatnya kompleksitas kegiatan organisasi tata
kelola pemerintahan dan meningkatnya kemampuan komputer. Selanjutnya, dengan
tersedianya informasi yang berkualitas, tentunya juga mendorong manajer untuk

meningkatkan kemampuan kompetitif (competitive advantage) organisasi yang


dikelolanya.
Pada masa komputer generasi pertama, komputer hanya disentuh oleh para
spesialis di bidang komputer, sedangkan pengguna lainnya tidak pernah kontak
langsung dengan komputer. Sekarang hampir setiap kantor mempunyai paling tidak
beberapa desktop / personal komputer. Pemakai sistem informasi manajemen pun kini
tahu bagaimana menggunakan komputer dan memandang komputer bukan sebagai
sesuatu yang spesial lagi, tetapi sudah merupakan suatu kebutuhan seperti halnya
filing cabinet, mesin photocopy, atau telepon.
Saat ini sistem informasi merupakan isu yang paling penting dalam
pengendalian manajemen. Hal ini disebabkan karena tujuan dari pengendalian
manajemen adalah untuk membantu manajemen dalam mengkoordinasi sub unit
sub unit dari organisasi dan mengarahkan bagian-bagian tersebut untuk mencapai
tujuan perusahaan. Dua hal yang menjadi perhatian dari definisi di atas adalah
mengkoordinasi dan mengarahkan. Tentu saja dalam dua proses tersebut diperlukan
satu sistem agar proses koordinasi dan pengarahan dapat berjalan secara efektif
sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai.
Manfaat utama dari perkembangan sistem informasi adalah: penghematan
waktu (time saving), biaya (cost saving), peningkatan efektifitas (effectiveness),
pengembangan teknologi (technology development), dan pengembangan personel
(staff development).
Sistem informasi manajemen mempunyai peranan yang sangat penting di dalam
suatu perusahaan, karena sangat mempengaruhi terhadap maju mundurnya sebuah
perusahaan. Setiap perusahaan baik itu perusahaan yang besar maupun yang kecil
pasti mempunyai sistem informasi yang berbeda-beda, tergantung dari kebutuhan dan
masalah yang terjadi pada perusahaan tersebut. Sekarang ini, penerapan sistem
informasi manajemen dalam suatu perusahaan pasti akan melibatkan penggunaan
komputer untuk membantu mengolah data yang ada untuk menjadi informasi yang
dibutuhkan.

Informasi yang tepat, cepat dan akurat akan menjadikan suatu perusahaan
menjadi berkembang dengan pesat. Semakin besar suatu perusahaan maka semakin
komplek pula pengelolaan sistem informasi, karena data yang diolah menjadi
semakin banyak dan bervariasi. Akibat bila kurang mendapatkan informasi, dalam
waktu tertentu perusahaan akan mengalami ketidakmampuan mengontrol sumber
daya, sehingga dalam mengambil keputusan-keputusan strategis sangat terganggu
yang pada akhirnya akan mengalami kekalahan dalam bersaing dengan lingkungan
pesaingnya.
Informasi

merupakan

kebutuhan

utama

manajemen

dalam

rangka

melaksanakan fungsi-fungsi yang dikumpulkan kepadanya. Tidak disangkal lagi


bahwa keberhasilan manajemen sangat dipengaruhi dan bergantung pada ketepatan
informasi yang disajikan dalam bentuk laporan, dimana laporan tersebut harus
memberi manfaat seoptimal mungkin dan tidak menyesatkan bagi pihak-pihak yang
membutuhkan
Manajemen membutuhkan banyak informasi agar dapat bekerja secara efisien
dan efektif. Informasi yang banyak tersebut tidak mungkin seluruhnya dapat
ditampung oleh manajemen. Untuk itu dibutuhkan suatu sistem yang dapat
mendukung kebutuhan manajemen dalam mengelola suatu perusahaan/ organisasi.
Dengan adanya sistem informasi yang baik diharapkan tidak adanya penyimpanganpenyimpangan yang terjadi dalam perusahaan/ organisasi. Selain itu suatu sistem
yang baik juga akan mendorong produktivitas yang tinggi dan memberikan kontribusi
atas tercapainya tujuan perusahaan. Oleh karena itu jelas kiranya bahwa harus ada
suatu hubungan erat antara sistem informasi dengan prosedur yang ada.

BAB II
PEMBAHASAN
Informasi merupakan salah satu hal terpenting dalam perusahaan, karena
informasi merupakan bagian dari kekuatan yang dimiliki oleh perusahaan. Jadi sudah
seharusnya apabila informasi dikelola dengan baik yaitu dengan menggunakan
sebuah sistem.
Sistem informasi manajemen adalah sebuah sistem yang mengatur / mengolah
informasi dalam sebuah lembaga / perusahaan. Sistem informasi manajemen ini
dibentuk / diciptakan karena mengingat bahwa banyak sekali informasi yang ada
dalam sebuah perusahaan dan diperlukan sebuah sistem untuk mengaturnya untuk
mengklasifikasikan / mengelompokkan setiap informasi yang ada.
Dewasa ini seperti yang telah kita ketahui bahwa penggunaan sistem informasi
manajemen memberikan banyak sekali manfaat kepada perusahaan. Salah satunya
yaitu untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Dengan pengelolaan sistem
informasi manajemen yang baik, perusahaan akan mempunyai kekuatan lebih untuk
melakukan berbagai macam kegiatan dalam perusahaan baik kegiatan internal
maupun eksternal.
Manajemen tidak dapat mengabaikan sistem informasi karena sistem informasi
memainkan peran yang kritikal di dalam sebuah perusahaan. Sistem informasi ini
sangat mempengaruhi secara langsung bagaimana manajemen mengambil keputusan,
membuat rencana, dan mengelola para pegawainya, serta meningkatkan sasaran
kinerja yang hendak dicapai, yaitu bagaimana menetapkan ukuran atau bobot setiap
tujuan/ kegiatan, menetapkan standar pelayanan minimum, dan bagaimana
menetapkan standar dan prosedur pelayanan baku kepada masyarakat. Oleh
karenanya, tanggung jawab terhadap sistem informasi tidak dapat didelegasikan
begitu saja kepada sembarang pengambil keputusan.
Satu alasan mengapa sistem informasi manajemen memainkan peran yang
sangat besar dan berpengaruh di dalam sebuah perusahaan adalah karena semakin
tingginya kemampuan teknologi komputer dan semakin murahnya biaya pemanfaatan

teknologi komputer tersebut. Semakin baiknya kemampuan komputer telah


menghasilkan jaringan komunikasi yang kuat yang dapat digunakan perusahaan untuk
melakukan akses informasi dengan cepat dari berbagai penjuru dunia serta untuk
mengendalikan aktivitas yang tidak terbatas pada ruang dan waktu. Jaringan-jaringan
ini telah mentransformasikan ketajaman dan bentuk aktivitas perusahaan,
menciptakan pondasi yang kuat untuk memasuki era digital.
Jaringan yang terluas dan terbesar yang digunakan adalah internet. Hampir
setiap orang di seluruh dunia ini, menggunakan jaringan internet untuk bertukar
informasi atau melakukan transaksi bisnis dengan orang atau organisasi lain di
seluruh dunia. Teknologi internet ini mampu mempertajam cara bagaimana sistem
informasi digunakan dalam bisnis dalam kehidupan sehari-hari. Pertumbuhan yang
pesat di teknologi computer dan jaringan, termasuk teknologi internet telah mengubah
struktur organisasi perusahaan yang memungkinkan secara instant informasi
didistribusi di dalam dan di luar perusahaan. Kemampuan ini dapat digunakan untuk
mendesain ulang dan mempertajam perusahaan mentransfer strukur organisasi, ruang
lingkup, melaporkan dan mengendalikan mekanisme, praktek kerja, arus kerja, serta
produk dan jasa.
Sistem informasi manajemen bisa digunakan oleh perusahaan sebagai salah satu
cara untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Pengelolaan yang baik dalam
sebuah sistem informasi manajemen akan memberikan keuntungan dan kemudahan
kepada perusahaan dalam kegiatannya menjalankan perusahaan. Sebagai salah satu
contoh sistem informasi manajemen dalam sebuah perusahaan yaitu di bagian
Sumber Daya Manusia (SDM). Semakin besar sebuah perusahaan, maka akan
semakin banyak pula jumlah karyawan atau Sumber Daya Manusia yang dibutuhkan.
Bagian personalia tentu akan kewalahan mengatur sedemikian banyak karyawan.
Dengan adanya sistem informasi manajemen ini, maka bisa memudahkan dan
melancarkan kerja di bagian HRD atau personalia. Dalam sebuah sistem informasi
manajemen akan tersimpan bermacam-macam data tentang karyawan, yang di
kemudian hari bisa digunakan oleh pimpinan untuk pengambilan keputusan yang
berkaitan dengan karyawan.

Selain sistem informasi manajemen di bagian Sumber Daya Manusia (SDM)


ada juga sistem informasi manajemen di bagian keuangan. Keuangan tentunya
merupakan salah satu bagian terpenting dalam sebuah perusahaan yang mengatur
tentang segala sesuatu atau kegiatan yang berhubungan dengan masalah uang. Bisa
dipastikan bahwa setiap kegiatan yang dilakukan dalam sebuah perusahaan akan
memerlukan uang. Bagian keuangan lah yang nanti akan mengatur pengeluaran dan
pemasukannya. Dengan adanya sistem informasi manajemen tentu kegiatan bagian
keuangan akan terbantu karena sistem informasi manajemen akan memudahkan
bagian keuangan untuk menyediakan informasi yang diperlukan oleh pimpinan
perusahaan maupun bagian lain yang membutuhkan informasi yang berkaitan dengan
keuangan perusahaan.
Apabila dalam sebuah perusahaan sistem informasi manajemennya dikelola dan
berjalan dengan baik maka ini akan memberikan manfaat bagi perusahaan. Seperti
contoh yang telah diberikan di atas. Sistem informasi manajemen di bagian Sumber
Daya Manusia (SDM) dan di bagian keuangan. Ini akan mempermudah seorang
pimpinan dalam pengambilan keputusan. Berbagai informasi yang telah tersedia
dalam sistem informasi manajemen akan dijadikan bahan bagi pimpinan untuk
dipertimbangkan. Misal diketahui di tahun ini perusahaan mengalami defisit, tentu
pimpinan akan berusaha mencari jalan keluar atau solusi untuk perusahaannya akan
defisit ini bisa diatasi. Pimpinan akan melihat lagi informasi di bagian keuangan,
pengeluaran apa yang sekiranya bisa diminimalisir atau dipangkas. Dalam sistem
informasi menunjukkan terjadi pembengkakan pengeluaran untuk gaji karyawan.
Karena gaji berhubungan dengan karyawan, maka pimpinan akan melihat daftar
karyawan yang dimiliki dalam perusahaan tersebut dalam sistem informasi yang juga
sudah disediakan oleh bagian HRD. Pimpinan bisa melihat apakan jumlah karyawan
yang dimiliki jumlahnya sesuai dengan kebutuhan perusahaan untuk menjalankan
kegiatannya. Apabila diketahui bahwa jumlah karyawan terlalu banyak dari
kebutuhan perusahaan maka pimpinan bisa mengambil kebijakan menetapkan
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Tentunya dengan pertimbangan dengan bagian
personalia yang mengurusi masalah kepegawaian dalam sebuah perusahaan untuk

mentukan kepada siapa saja kebijakan ini akan diberlakukan. Bagian kepegawaian
akan melihat data-data karyawan yang ada dalam sistem informasi mengenai track
record baik itu prestasi maupun sanksi yang pernah diterima. Bagian peronalia akan
membuatkan daftar karyawan yang masuk dalam black list atau karyawan yang
memiliki track record terbawah di antara karyawan yang lain. Daftar tersebut akan
diberikan kepada pimpinan dan pimpinan akan memilih beberapa di antara daftar
karyawan yang diserahkan oleh bagian personalia atau kalau diperlukan semuanya
tergantung dengan kepada berapa orang kebijakan ini dibuat untuk meminimalisir
pembengkakan pengeluaran agar defisit keuangan bisa teratasi dan bisa menambah
pemasukan perusahaan.
Sistem informasi manajemen memang terbukti sangat bermanfaat bagi
perusahaan untuk melancarkan setiap kegiatan yang ada di setiap bagian. Dengan
contoh beserta penjelasan di atas bisa kita ketahui bagaimana sebuah sistem informasi
manajemen akan mempermudah setiap kegiatan dalam perusahaan apabila antara satu
bagian dan bagian lain bisa memberikan setiap informasi dengan baik melalui sistem
informasi manajemen.
Apabila setiap bagian yang berada di sebuah perusahaan bisa bekerja sama
dengan baik tentu akan memberikan manfaat yang baik pula bagi perusahaan. Dan
apabila sistem informasi yang ada dalam sabuah perusahaan mampu bekerja atau
diolah secara maksimal maka hasil yang diperoleh pun juga akan optimal salah
satunya yaitu bisa meningkatkan daya saing perusahaan.
Tentunya dengan kinerja yang baik di setiap bagian serta didukung dengan
keberadaan

sistem

informasi

manajemen,

maka

sebuah

perusahaan

bisa

meningkatkan daya saing dengan lebih baik. Karena setiap bagian juga akan
memberikan kontribusi yang baik bagi perusahaan. Perusahaan yang memiliki sistem
informasi manajemen yang baik akan menjadi kuat, baik itu dilihat dari segi manapun
karena sistem informasi manajemen ini bisa di ibaratkan sebagai akar dalam sebuah
pohon. Apabila sebuah pohon memiliki akar yang kuat tentu dia akan mampu tumbuh
dengan baik, walaupun badai hujan atau apapun menerjang, pohon tersebut akan tetap
tegak berdiri karena memiliki akar yang kuat. Pohon itu tidak akan terpengaruh oleh

apapun, dan dia bisa terus tumbuh tinggi menjulang dan menghasilkan buah yang
banyak.
Begitu pun dengan sebuah perusahaan, apabila mempunyai koordinasi yang
baik antara satu bagian dengan bagian yang lain, didukung dengan sistem informasi
yang baik pula maka perusahaan itu akan menjadi perusahaan yang kokoh.
Perusahaan tidak akan mudah mendapat masalah. Kalaupun ditemui masalah atau
kendala, tentu masalah itu akan mudah diatasi jadi tidak akan berpengaruh pada
kemajuan perusahaan. Perusahaan akan tetap terus melangkah ke depan menuju
kesuksesan bersama semua yang ada di dalamnya.
Perusahaan lebih mampu bersaing dengan perusahaan lain, dan pesaing tentu
juga akan merasa perlu berhati-hati dengan perusahaan yang seperti ini. Karena
perusahaan ini tidak mudah digoyahkan. Perusahaan bisa bersaing dengan efektif
karena memiliki kelebihan yang juga bisa menjadi kekuatan yang sulit dikalahkan.
Saat ini banyak kita jumpai persaingan yang tidak sehat antar perusahaan. Yang
satu akan berusaha mengalahkan yang lain dan menjadi pemimpin dalam pasar.
Apapun caranya akan ditempuh untuk bisa mengalahkan pesaingnya walau melalui
persaingan yang tidak sehat. Padahal bisa dilihat bahwa untuk mampu bersaing
dengan pesaing, maka sebuah perusahaan haruslah punya kekuatan di dalamnya
(kekuatan internal). Kalau dalam perusahaan itu sendiri di dalamnya tidak kokoh
maka dia tentu tidak akan punya kekuatan untuk bersaing dengan pesaing atau
perusahaan yang lain.

BAB III
KESIMPULAN
Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa sistem informasi manajemen
memiliki

peran yang sangat penting dalam sebuah perusahaan, karena sangat

mempengaruhi terhadap maju mundurnya sebuah perusahaan. Oleh karena itu sudah
seharusnya perusahaan bisa mengelola sistem informasi manajemen yang ada dengan
sebaik mungkin agar manfaat yang dapat diberikan juga bisa optimal. Apabila sistem
informasi manajemen bisa bekerja dengan optimal maka ini bisa meningkatkan daya
saing perusahaan pada saat bersaing dengan perusahaan lainnya.
Jadi dapat disimpulkan bahwa untuk mampu bersaing dengan perusahaan lain
atau pesaing, salah satu cara paling efektif yaitu dengan penerapan sistem informasi
manajemen yang baik karena sistem informasi manajemen yang baik bisa menjadi
sumber kekuatan internal bagi perusahaan untuk maju ke depan mencapai kesuksesan
atau keberhasilan.