Anda di halaman 1dari 11

1.

Alat deteteksi pembuluh darah vena

Alat deteteksi pembuluh darah vena


VeinViewer merupakan alat untuk melihat vena lebih jelas dengan menggunakan
kamera infra-merah sehingga darah (pembuluh darah) terlihat jelas dengan
memproyeksikan gambar vena secara real time pada kulit.
Macam macam alat deteksi vena
Mikrokontroler
Fuzzy logic
Alat dan bahan
Alat
Tool set
Multimeter
Solder
Bor PCB + listrik
Tenol
Bahan
PCB 2.
Resistor 3.
LED 4 pin superfluks
LED Superfluks berkaki 4 ini merupakan salah satu
Box Plastik Hitam 125 mm x 85 mm x 52 mm
Push button
Mur dan Baut
Saklar
Baterai Lythium Polimer
Kabel Telepon Spiral
Liquid Crystal Display (LCD)
Arduino Uno Arduino Uno

2. BRONKOSKOPI

Prosedur kesehatan yang dilakukan dengan memasukkan alat bernama bronkoskop melalui
tenggorokan, laring, trakea ke dalam bronkus untuk melihat bagian toraks (dada). Tindakan
ini dapat dilakukan untuk mendiagnosis dan mengobati suatu penyakit serta mengambil
sampel jaringan atau mukus melalui tindakan yang disebut biopsi.
TUJUANYA
Untuk tindakan diagnostik dan juga untuk therapi. Dengan menggunakan alat bronskoskop
ini kita dapat mengambil material atau bahan dari lesi di saluran nafas atau paru dengan cara
bilasan, sikatan dan biopsi jaringan untuk pemeriksaan sitologi patologi anatomi.
MANFAAT
Pengambilan benda asing dalam saluran nafas atau pun aspirasi sesuatu bahan.
Membersihkan penumpukan secret dalam saluran nafas (bronchial toilet).
Untuk mengetahui penyebab batuk berdarah.
Untuk mengetahui penyebab abses paru.
Pemasangan Stenttrakeobrinkial.
Pemasangan pipa trakeal.
INDIKASI
Penderita yang dicurigai menderita kanker paru.
Kelainan Rontgen Thoraks yang tidak diketahui penyebabnya.
Batuk berulang yang tidak diketahui penyebabnya.
Pengembangan paru yang tidak sempurna atau atelektasis.
Pneumothorax.
Penderita terbaring lama dengan menggunakan mesin pernafasan (ventilatator
mekanik).
Pada keadaan tertentu bila dibutuhkan seperti halnya pengambilan benda asing,
aspirasi, plak mukus dan lain-lainnya.
PROSEDUR
1. Persiapan pemeriksaan bronskoskopi ini antara lain pasien yang akan diperiksa
dilakukan :
Pemeriksaan Fisik.
Pemeriksaan darah rutin, faktor pembekuan darah, dan waktu perdarahan.
Pemeriksaan Rontgen X toraks AP dan Lateral atau CT Scan atas indikasi dari medis.
Pemeriksaan EKG
Pemeriksaan lain atas indikasi medis.
Pasien yang akan dilakukan bronchoscopy harus puasa selama 6 jam sebelum
tindakan pemeriksaan ini dilakukan.
2. Sebelum dilakukan prosedure.
Memonitor aktifitas jantung sebelum, saat dilakukan tindakan ataupun setelah
dilakukan tindakan.
Pemberian oksigen lebih banyak dari sebelumnya.
Pemberian anastesi bila diperlukan.

3. CT SCAN

Tomography (CT) adalah sinar-X dengan menggunakan teknik tomografi dimana


berkas sinar-X menembus bagian tubuh pasien dari berbagai arah.
Tujuan CT Scan
Menilai kondisi pembuluh darah
Menilai tumor atau kanker
Kasus trauma/cidera
Menilai organ dalam
Membantu proses biopsy jaringan atau proses drainase/pengeluaran cairan yang
menumpuk di tubuh.
Bagian CT Scan
Sumber radiasi
Sistem deteksi
Manipulator mekanis
Komputer
Prinsip kerja CT Scan
Film yang menerima proyeksi sinar diganti dengan alat detektor yang dapat mencatat
semua sinar secara berdispensiasi. Pencatatan dilakukan dengan mengkombinasikan
tiga pesawat detektor, dua di antaranya menerima sinar yang telah menembus tubuh
dan yang satu berfungsi sebagai detektor aferen yang mengukur intensitas sinar
rontgen yang telah menembus tubuh dan penyinaran dilakukan menurut proteksi dari
tiga titik, menurut posisi jam 12, 10 dan jam 02 dengan memakai waktu 4,5 menit.
Prosedur Pemeriksaan
Posisi terlentang dengan tangan terkendali.
Meja elektronik masuk ke dalam alat scanner.
Dilakukan pemantauan melalui komputer dan pengambilan gambar dari beberapa
sudut yang dicurigai adanya kelainan.
Selama prosedur berlangsung pasien harus diam absolut selama 20-45 menit.
Pengambilan gambar dilakukan dari berbagai posisi dengan pengaturan komputer.
Selama prosedur berlangsung perawat harus menemani pasien dari luar dengan
memakai protektif lead approan.
Sesudah pengambilan gambar pasien dirapikan.

4. DOPPLER ELEKTRIK

Alat diagnostik yang digunakan untuk mendeteksi denyut jantung janin yang menggunakan
prinsip pantulan gelombang elektromagnetik.
Doppler menggunakan 2 sensor yaitu:
Ultrasound:
Menggunakan transmitter dan receiver, keuntungannya lebih peka dan akurat, tetapi harganya
lebih mahal.
Mikrosound:
Tidak menggunakan transmitter dan receiver. Hanya menerima, tidak memancarkan,
sehingga kurang peka.
Fungsi Doppler
1. Untuk mendeteksi detak jantung pada janin, yang biasanya digunakan pada usia
kehamilan 16 minggu ke atas.
2. Menghitung jumlah dan menilai ritme denyut jantung bayi.
BAGIAN DOPPLER
1. Tranduser: ini diletakkan diatas obyek (perut).
2. Settingan volume : untuk mengatur tinggi rendahnya suara.
3. Speaker : untuk mengubah sinyal listrik menjadi sinyal suara.
4. Display : sebagai penunjukan nilai denyut jantung yang terukur.
Cara Pengoperasian
Hubungkan alat pada satu daya
Tekan tombol ON/OFF untuk menghidupkan Doppler
Atur volume suara agar detak jantung janin terdengar melalui speaker
Berikan jel pada tranduser
Hitung detak jantung janin selama 1 menit
Detak janin akan ditampilkan pada display
Bersihkan setelah selesai

5. Desferal Pump

Desferal (deferoxamine)merupakan obat cair yang diberikan dibawahkulit. Biasanya


obat ini diberikan dengan menggunakan alat semacam portable pump.
Tujuan
Menurunkan/mencegah penumpukan Fe dalam tubuh baik itu hemochromatosis
(penumpukan Fe di bawahkulit) atau pun hemosiderosis (penumpukan Fe dalam organ).
Indikasi
1. Dilakukan pada klien dengan thalasemia yang mendapatkan transfusi darah secara
rutin (berulang)
2. Kadar Fe 1000 mg/ml
3. Dilakukan 4-7 kali dalam seminggu post transfuse

6. Dializer

Hemodialisis adalah sebuah terapi medis. Kata ini berasal dari kata haemo yang
berarti darah dan dilisis sendiri merupakan proses pemurnian suatu sistem koloid dari
partikel-partikel bermuatan yang menempel pada permukaan Pada proses digunakan
selaput Semipermeabel. Proses pemisahan ini didasarkan pada perbedaan laju
transport partikel.
Hemodialisis berfungsi membuang produk-produk sisa metabolisme seperti potassium
dan urea dari darah dengan menggunakan mesin dialiser.

Prinsip kerja dialiser


Prinsip dari Hemodialisis adalah dengan menerapkan proses osmotis dan ultrafiltrasi
pada ginjal buatan, dalam membuang sisa-sisa metabolisme tubuh
Pada hemodialisis, darah dipompa keluar dari tubuh lalu masuk kedalam mesin
dialiser ( yang berfungsi sebagai ginjal buatan ) untuk dibersihkan dari zat-zat racun
melalui proses difusi dan ultrafiltrasi oleh cairan khusus untuk dialisis (dialisat)
Tekanan di dalam ruang dialisat lebih rendah dibandingkan dengan tekanan di dalam
darah, sehingga cairan, limbah metabolik dan zat-zat racun di dalam darah disaring
melalui selaput dan masuk ke dalam dialisat. Proses hemodialisis melibatkan difusi
solute (zat terlarut) melalui suatu membrane semipermeable. Molekul zat terlarut (sisa
metabolisme) dari kompartemen darah akan berpindah kedalam kompartemen dialisat
setiap saat bila molekul zat terlarut dapat melewati membran semipermiabel demikian
juga sebaliknya. Setelah dibersihkan, darah dialirkan kembali ke dalam tubuh.

7. Elektroencepalogram

The electroencephalogram (EEG) measures the activity of large numbers (populations) of


neurons.
First recorded by Hans Berger in 1929.
EEG recordings are noninvasive, painless, do not interfere much with a human subjects
ability to move or perceive stimuli, are relatively low-cost.
Electrodes measure voltage-differences at the scalp in the microvolt (V) range.
Voltage-traces are recorded with millisecond resolution great advantage over brain
imaging (fMRI or PET).
What it is used for
It is used primarily to diagnose disease
These include:
Epilepsy
Sleep disorders
Also used to see if a patient is brain dead
Used to monitor brain activity during surgery
Prinsip Kerja dari EEG
Amplifier
Kontrol Sensitivitas
Filter
Sistem Penulisan
Noise
Penggerak Kertas
Saluran

8. ELECTROCARDIOGRAM (ECG)

Elektrokardiografi ( EKG atau ECG ) adalah alat bantu diagnostik yang digunakan untuk
mendeteksi aktivitas listrik jantung berupa grafik yang merekam perubahan potensial listrik
jantung yang dihubungkan dengan waktu.

FUNGSI
Fungsi dari alat EKG itu sendiri adalah untuk merekam segala aktivitas jantung, baik itu
aktivitas normal atau pun tidak normal, lalu mendeteksi ada nya penyakit jantung, gangguan
elekrolit seperti hiperkalemia atau hipokalemia dan juga dapat juga mendeteksi penyakit
bukan jantung seperti contoh nya hipotermia.

9. GLUKOMETER

Merupakan suatu alat yang berfungsi untuk mengetahui kadar glukosa didalam darah.
Alat ini terdiri dari
Glukometer
Code Chip
Test Strip
Pen Lanset
Jarum Lanset

Prinsip Kerja Glukometer


Glukometer memiliki prinsip kerja biosensor.
Biosensor merupakan gabungan dari bioreseptor dan transduser.
Bioreseptor merupakan alat yang digunakan untuk menyensor kehadiran konsentrasi
elemen biologi, misalnya, enzim, antibody, sel hidup, dan jaringan lainnya.
Perangkat transduser berfungsi untuk mengubah sinyal biokimia menjadi sinyal listrik
yang kemudian akan dibaca pada layar.

10. INFUS PUMP

Infusion pump adalah suatu alat untuk mengatur jumlah cairan / obat yang masuk
kedalam sirkulasi darah pasien secara langsung melalui vena.
Fungsi Infus Pump
Infus pump berfungsi sebagai alat bantu kedokteran yang dirancang untuk mengontrol dan
mengatur pembrian airan infus kepada pasien yang dalam perawatan melalui pembuluh
darah.
Komponen Alat
Alarm kontrol
Pump sistem
Sensor tetesan
Kontrol gelembung udara
Pengatur jumlah tetesan
Display system
Cara Pengoperasian
Siapkan alat dan bahan serta asesoris
Tempatkan botol/kontainer cairan infus pada tiang infus
Pasang bahan infus sesuai urutan aliran selang infus
Setelah siap, tekan tombol swicth on-off
Tekan tombol setting, kemudian pilih fitur-fitur yang diinginkan : ml total, ml inf, h,
min
Tekan tombol pemilihan jumlah tetesan/h, dengan memilih angka 1 untuk satuan, 10
untuk puluhan, 100 untuk ratusan.
Tekan tombol start
Perhatikan kerja alat, jika terjadi alarm tekan tombol stop, kemudian periksa aliran
selang terutama pada penjepit selang dan bagian sensor.

11. Ultrasonografi
USG Ginekologi merupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi keadaan atau
ketidaknormalan uterus dan ovarium melalui USG Transvaginal.
Ultrasonografi Obstetri menggunakan gelombang suara dengan frekuensi 3.5 4 MHz untuk
transduser trans abdominal dan 5 7 MHz untuk transduser trans abdominal,
Interpretasi sangat tergantung pada komopetensi dan pengalaman operator.
1. Ultrasonografi A Scan
Scan A (A untuk amplitudo) ditampilkan dengan sumber ultrasound tunggal
menghasilkan evaluasi amplitudo waktu satu dimensi dalam bentuk puncak vertikal
sepanjang garis dasar terhadap kuatnya echo. Semakin besar jarak ke kanan semakin
besar pula jarak antara sumber suara dan permukaan refleksi. Jarak antara masing-
masing puncak dapat di ukur secara tepat. Digunakan terutama untuk mengukur
kedalaman camera oculi anterior,ketebalan lensa dan panjang axial.Untuk
menampilkan pemeriksaan ultasonografi yang berhasil ada 2 kunci utama perlu
dikuasai yaitu penerimaan dari gambar dan interpretasi dari gambar.
2. Ultrasonigrafi B Scan
Tampilan scan B pada struktur okular tersebut tidak diperlihatkan sebagai
defleksi-defleksi vertikal pada layar tetapi lebih sebagai titik-titik cahaya. Semakin
banyak suara yang kembali dari struktur okular, maka semakin padatlah titik-titik
cahaya. Transduser USG untuk tampilan scan B di scan pada mata, baik secara
manual maupun dengan dorongan mata. Scanning ini menghasilkan suatu seri banyak
titik-titik yang terangnya bervariasi dari struktur okular maupun orbital dan secara
essensial menggambarkan potongan silang dua dimensi orbital dan bola mata

12. INKUBATOR

Inkubator adalah alat yang dipanasi dengan aliran listrik pada suhu tertentu
yang dipakai untuk memerami telur, mikroba dan menghangatkan bayi yang lahir
premature.
Cara menggunakan Inkubator
Bersihkan inkubator dengan desinfektan setiap hari,dan bersihkan secara keseluruhan
setiap minggu atau setiap akan digunakan
Tutup matras dengan kain bersih
Kosongkan air reservoir, karena dapat tumbuh bakteri yang berbahaya dalam air dan
meyerang bayi
Atur suhu sesuai dengan umur & BB bayi
Hangatkan inkubator sebelum digunakan
Bila diperluksan lakukan pengamatan seluruh tubuh bayi atau terapi sinar, lepas
semua pakaian bayi dan segera diberikan pakaian kembali setelah selesai
Tutup indikator secepat mungkin, jaga lubang selalu tertutup agar inkubator tetap
hangat
Gunakan satu inkubator untuk satu bayi

13. Nuclear Magnetic Resonance (NMR)

Nuclear Magnetic Resonance (NMR) adalah salah satu metode analisis yang paling
mudah digunakan pada kimia modern. NMR digunakan untuk menentukan struktur
dari komponen alami dan sintetik yang baru, kemurnian dari komponen, dan arah
reaksi kimia. Spektrokopi NMR khususnya digunakan pada studi molekul organik
karena biasanya membentuk atom hidrogen dengan jumlah yang sangat besar.

14. KOLONOSKOPI

Kolonoskopi adalah suatu pemeriksaan kolon (usus besar) mulai dari anus,
rectum, sigmoid, kolon desendens, kolon transversum, kolon asendens, sampai dengan
sekum dan ileum terminale. Selama kolonoskopi dilakukan, tube kamera teleskop
fleksibel yang halus dimasukkan melalui anus dan masuk ke dalam menuju rektum dan
kolon.

INDIKASI
Menyelidiki darah dalam tinja
Nyeri perut
Diare atau adanya perubahan kebiasaan BAB
Adanya suatu kelainan yang ditemukan pada sinar x kolon atau tomografi
terkomputerisasi ( CT-SCAN )
Pasien dengan riwayat polip atau kanker usus besar
Riwayat keluarga dengan beberapa jenis masalah kolon yang mungkin terkait dengan
kanker usus besar ( seperti ulcerative colitis dan polip kolon
Terapeutik seperti polipektomi, pengambilan benda asing

15. SYSTEM DYNAMIC SPATIAL RECONTRUCTOR (SDSR)

Reconstructor spasial dinamis (DSR) adalah computer tomography (CT) scanner berbasis
unik yang berharga untuk pencitraan tiga dimensi dan visualisasi dari resolusi temporal siklus
jantung tiga dimensi tinggi. Dikembangkan pada 1970-an dan awal 1980-an, DSR adalah
"multi-sumber, multi-detektor kecepatan tinggi sinkron CT 3D scanner untuk memindai
tinggi temporal dan spasial resolusi jantung, paru-paru, dan sirkulasi" menurut Mayo Clinic,
di mana scanner dikembangkan dan berada. Hal ini dianggap sebagai prototipe penelitian dan
tidak tersedia secara komersial.

DSR dikembangkan sebagai perangkat diagnostik non-invasif untuk mendeteksi kanker paru-
paru dan penyakit jantung pada tahap awal mereka
16. ELECTRIC COUTER

Metode ini merupakan semacam pembakaran pada kawat tipis melalui rangkaian arus
listril. Alatnya berbentuk seperti pistol dengan dua buah lempeng kawat di ujungnya
yang saling berhubungan. Jika dialiri listrik, ujung logam ana panas dan memerah.
Elemen yang memerah tersebut digunakan untuk memotong kulup.

17. Contrast Enhanced Ultrasound

Contrast Enhanced Ultrasound adalah Ultrasonografi dengan menggunakan media


kontras yang disuntikkan secara intravena yang diutamakan untuk mengamati pola
penyangatan jaringan setelah kontras diberikan.
Sono Vue
Bertahan di intravascular sedangkan pada kontras CT/MRI menyebar sampai interstitial
sehingga ada sedikit perbedaan selama fase arteri dan vena porta namun masih dianggap
sama
Sonazoid
Sonazoid dalam hepar akan dibersihkan oleh sel-sel kupffer, sehingga uptakenya
menyebabkan gambaran post vascular (Kupffer phase image) yang sama dengan gadolinium.

18. Laparoskopi

Laparoskopi adalah jenis prosedur pembedahan di mana sayatan kecil dibuat, biasanya di
pusar, lalu suatu tabung penglihat (laparoskop) dimasukkan melaluinya. Laroskop adalah
instrumen ramping yang pada dasarnya merupakan sebuah teleskop mini dengan sistem serat
optik yang dapat menerangi bagian-bagian di dalam perut.
INDIKASI
1. Indikasi Diagnostik
2. Indikasi terapi
3. Indikasi operatif terhadap adneksa
4. Indikasi operatif terhadap ovarium
5. ndikasi operatif terhadap organ dalam rongga pelvis

19. TREADMILL

Treadmill adalah suatu perangkat alat olahraga untuk berjalan atau berlari di tempat.
Treadmill merupakan sebuah mesin yang memiliki platform bergerak dengan belt
(alas) lebar, dan digerakkan oleh motor listrik. Belt bergerak ke belakang, sedangkan
pengguna bergerak mengikuti belt berjalan atau berlari pada kecepatan tertentu.

20. ENDOSCOPY

Endoskop adalah suatu alat yang digunakan untuk memeriksa organ dalam tubuh manusia.
Dapat secara visual dengan mengintip menggunakan alat tersebut (rigid/ fiber skop) atau
langsung melihat pada layar monitor (skop evis), sehingga kelainan yang ada pada organ
tersebut dapat dilihat dengan jelas.
MANFAAT ENDOSKOPI
1. Mengetahui bagaimana keadaan bagian dalam saluran cerna (apakah ada luka, daging
tumbuh, kelainan bentuk saluran cerna, dll)
2. Dapat digunakan untuk mengambil contoh jaringan bagian dalam (biopsy) guna
pemeriksaan.
3. Endoskop berfungsi sebagai alat untuk melakukan tindakan medis seperti
pengangkatan polip, penjahitan, dan untuk mengambil sampel jaringan jika dicurigai
jaringan tersebut terkena kanker atau gangguan lainnya.

21. SEPIROMETRI

Spirometer adalah alat tes fisiologi yang mengukur volume udara dimana udara dihirup dan
dihembuskan menurut waktu. Dengan pemeriksaan spirometri dapat diketahui semua volume
paru kecuali volume residu, semua kapasitas paru kecuali kapasitas paru yang mengandung
komponen volume residu yaitu FRC dan TLC.
CARA KERJA
Cara kerja spirometer cukup mudah yaitu sesorang disuruh bernafas (menarik nafas dan
menghembuskan nafas) di mana hidung orang itu ditutup. Tabung yang berisi udara akan
bergerak naik turun, sementara itu drum pencatat bergerak putar (sesuai jarum jam) sehingga
pencatat akan mencatat sesuai dengan gerak tabung yang berisi udara

22. Computerized Axial Tomography (CAT)

Kata tomografi berasal dari bahasa Yunani tomos (potongan) dan graphia
(penggambaran).
suatu metode penggambaran medis dengan menggunakan tomografi, yang
mengandalkan sinar X dalam menghasilkan gambar 3 dimensi dari bagian dalam dari
sebuah objek
FUNGSI
Membantu Proses Diagnosis
Menentukan lokasi tumor, infeksi, atau bekuan darah.
Memandu prosedur medis ketika melakukan operasi, biopsi, atau terapi radiasi.
Mendeteksi dan memonitor kondisi dan penyakit tertentu, seperti kanker, sakit
jantung, nodul pada paru-paru, dan massa pada hati.
INDIKASI

Nyeri kepala menetap atau muntah-muntah yang tidak menghilang setelah


pemberian obat-obatan analgesia/muntah
Cidera kepala disertai penyakit lain misal hipertensi, diabetes melitus
Adanya benda asing
Adanya fraktur tulang kavaria pada pemeriksaan foto kepala adanya tanda-tanda
patah tulang dasar tengkorak

23. VENTILATOR

Ventilator adalah suatu alat yang digunakan untuk membantu sebagian atau seluruh proses
ventilasi untuk mempertahankan oksigenasi.
MODE VENTILATOR
1. Mode Control.
2. Mode IMV / SIMV: Intermitten Mandatory Ventilation/Sincronized
3. Mode ASB / PS : (Assisted Spontaneus Breathing / Pressure Suport)
4. CPAP : Continous Positive Air Pressure.
TUJUAN PEMASANGAN
Ada beberapa tujuan pemasangan ventilator mekanik, yaitu:
1. Mengurangi kerja pernapasan
2. Meningkatkan tingkat kenyamanan pasien
3. Pemberian MV yang akurat
4. Mengatasi ketidakseimbangan ventilasi dan perfusi
5. Menjamin hantaran O ke jaringan adekuat

24. X-RAY

Sinar-X atau sinar Rntgen adalah salah satu bentuk dari radiasi elektromagnetik
dengan panjang gelombang berkisar antara 10 nanometer ke 100 picometer (mirip dengan
frekuensi dalam jangka 30 PHz to 60 EHz). Sinar-X umumnya digunakan dalam
diagnosis gambar medikal dan Kristalografi sinar-X. Sinar-X adalah bentuk dari radiasi
ion dan dapat berbahaya.

25. SINGLE PHOTON EMISSION COMPUTED TOMOGRAPHY


(SPECT)

SPECT (single photon emission computed tomography) Scan adalah pencitraan


fungsional otak dengan tomografi emisi foton tunggal terkomputerisasi yang
memungkinkan gambar tiga dimensi dari aliran darah serebral yang berasal dari data
dua dimensi.
SPECT membentuk citra transversal distribusi nuklida pemancar sinar X atau gamma
pada pasien. Citra proyeksi planar standar diperoleh dari putaran 180 (umumnya
SPECT untuk jantung) dan 360 (untuk SPECT bukan jantung). Umumnya SPECT
menggunakan satu atau lebih head/kepala sintilasi kamera yang bergerak mengelilingi
pasien.

Cara kerja SPECT:


Sebuah isotop radioaktif diikatkan pada suatu senyawa
Sejumlah kecil senyawa ini disuntikan ke dalam vena pasien
Senyawa tersebut kemudian bersirkulasi dalam aliran darah, lalu ditangkap
reseptor tertentu dalam otak
Pasien berbaring selama 15 menit, sementara kamera gama SPECT berputar
pelan mengitari kepalanya
Sebuah komputer canggih akan merekonstruksi off line images aktivitas otak
Gambar yang dihasilkan berupa peta aliran darah/metabolisme otak
Dengan peta ini, dokter dapat mengidentifikasi pola aktivitas otak tertentu
yang berkaitan dengan gangguan.

26. PENGUKUR TENSI SETIPIS KULIT


Alat tensi setipis kulit adalah prototipe tanda untuk tekanan yang sangat sensitif, fleksibel
untuk memantau tekanan darah, denyut nadi, dan detak jantung seseorang.(Zhenan Bao).

27. SYRING PUMP & SUCTION

Suatu alat yang digunakan untuk memasukkan obat, cairan, darah dengan mengatur
masuk tiap menitnya/persatuan waktu tertentu secara teratur dengan menggunakan
spuit ukuran tertentu.
untuk memasukkan obat/cairan secara terus menerus dengan menggunakan spuit
ukuran tertentu, membantu meringankan pasien yang menggunakan alat ini, alat ini
dapat berjalan secara otomatis dan dapat disesuaikan dengan keinginan

3O. MAGNETIC RESONANCE IMAGING (MRI)


Magnetic Resonance Imaging (MRI) adalah suatu alat kedokteran di bidang
pemeriksaan diagnostik radiologi, yang menghasilkan rekaman gambar potongan
penampang tubuh/organ manusia dengan menggunakan medan magnet berkekuatan
antara 0,064 1,5 tesla (1 tesla = 1000 Gauss) dan resonansi getaran terhadap inti
atom hidrogen.
Untuk menghasilkan gambaran MRI dengan kualitas yang optimal sebagai alat
diagnostik, maka harus memperhitungkan hal-hal yang berkaitan dengan teknik
penggambaran MRI, antara lain :
Persiapan pasien serta teknik pemeriksaan pasien yang baik
Kontrasyang sesuai dengan tujuan pemeriksaanya
Artefak pada gambar, dan cara mengatasinya
Tindakan penyelamatan terhadap keadaan darurat.