Anda di halaman 1dari 2

RESUME KEPERAWATAN

Nama Mahasiswa : Anis Nur Azizah


Tanggal : 20 November 2017
Tempat : Ruang PSR lantai I RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto
Nama Pasien : Ny.S
Diagnosa Medis : Post op debridemen

DIAGNOSA KEPERAWATAN:

DATA MASALAH ETIOLOGI


Ds: Klien mengatakan nyeri Nyeri akut Agen cedera fisik
post op dibagian kaki bawah
sebelah kiri
P : pasien mengatakan nyeri
pada bagian luka post op
Q : nyeri terasa tertusuk-
tusuk
R : nyeri di kaki sebelah kiri
S : skala nyeri 7
T : nyeri hilang timbul
DO: Klien tampak menahan
nyeri
TD: 130/80 mmHg, N:
88x/menit

RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN


PERENCANAAN
DIAGNOSA
INTERVENSI
KEPERAWATAN TUJUAN
NOC NIC
Nyeri akut Setelah Pain level Menejemen nyeri
berhubungan dilakukan Indikator IR ER 1. kaji nyeri secara
dengan agen cedera tindakan a. Laporan nyeri 2 4 komprehensif
fisik keperawatan b. Skala nyeri 2 4 2. ajarkan teknik non
c. Lama nyeri 2 4
1x8 jam, farmakologi
Keterangan:
diharapkan 1. Berat 3. kolaborasi
nyeri 2. Cukup pemberian
berkurang 3. Sedang analgetik
atau hilang 4. Ringan
5. Tidak ada keluhan
TINDAKAN YANG DILAKUKAN : Memonitor tanda-tanda vital pasien, Memberikan
terapi obat ketorolak 30 mg, Mengajarkan teknik relaksasi musik tilawatil quran
1. Tujuan tindakan yang dilakukan: menurunkan intensitas nyeri
2. Pathways antara masalah yang muncul dengan tindakan yang dilakukan
Gaya hidup

Kerusakan sel beta

kerusakan produksi insulin

gula dalam darah tidak dapat masuk ke dalam sel

anabolisme protein menurun

kerusakan pada antibodi

neuropati sensori

nekrosis luka

ganggren

post op debridement

Nyeri akut

Mengajarkan teknik relaksasi musik tilawatil quran


3. Evaluasi hasil
S :Klien mengatakan nyeri post op dibagian kaki bawah sebelah kiri
P : pasien mengatakan nyeri pada bagian luka post op
Q : nyeri terasa tertusuk-tusuk
R : nyeri di kaki sebelah kiri
S : skala nyeri 5
T : nyeri hilang timbul
O: Klien tampak menahan nyeri, TD: 130/80 mmHg, N: 88x/menit
A: Masalah nyeri akut belum teratasi
P : Lanjutkan intervensi
1. kaji nyeri secara komprehensif
2. kolaborasi pemberian analgetik