Anda di halaman 1dari 2

Tahap-tahap Musrenbangdes

1. Tahap Persiapan
Merupakan kegiatan mengakaji ulang dokumen RPJM Desa, mengkaji ulang RKP
Desa tahun sebelumnya, melaukan analisa data dan memverifikasi data ke lapangan
bila diperlukan. Hasil analisis dilakukan sebagai bahan pertimbangan penyusunan
draft rancangan awal RKP desa dan perhitungan anggarannya.
2. Tahap Pelaksanaan
Merupakan forum pertemuan warga dan berbagai pemangku kepentingan untuk
memaparkan hasil analisis keadaan darurat/kerawanan desa, membahas draft RKP
desa, menyepakati kegiatan prioritas termasuk alokasi anggarannya.
Berikut proses pelaksanaan musrenbang :
Musdus (Musyawarah Dusun) : musyawarah yang dilaksanakan tiap dusun
keterwakilan dari beberapa RW sesuai perdes di desa tersebut untuk
menentukan permasalahan prioritas di dusun tersebut berupa draft yang akan
di bawa sebagai bahan ke lokakarya desa. Dalam pelaksanaan musdus ada
beberapa tools sebelum menjadi draft atau dokumen diantaranya :
PRA (partisipatory rural apprasial), apa itu PRA ? PRA adalah salah
penilaian/pengkajian keadaan desa secara pasrtisipatif, maksud dari
PRA ini untuk menekankan supaya masyarakat lebih partisipatif dan
menekankan masyarakat untuk lebih sadar apa yang dibutuhkan serta
mengeluarkan solusi dari apa yang dibutuhkan masyarakat tersebut.
PRA sendiri mempunyai beberapa metode yaitu :
a. Sketsa desa : sketsa desa adalah salah satu tools dari PRA sendiri
untuk menggambarkan keadaan yang ada di desa tersebut baik itu
dari aspek permasalahan maupun dari aspek potensi yang ada di
desa tersebut.
b. Kalender musim : kalender musim adalah metode untuk
menggambarkan kegiatan dan kejadian di masyarakat yang bersifat
musiman karena terpengaruh oleh iklim atau musim, baik ekonomi
(bertanam, memanen, melaut, menjadi buruh di kota di saat musim
bertani sedang kosong,.), sosial-budaya (pernikahan, pesta panen,.),
dan kesehatan (musim penyakit).
c. Diagram venn : diagram venn adalah metode PRA untuk
mengetahui kinerja dan hubungan lembaga-lembaga yang ada
dimasyarakat baik itu lembaga formal maupun lembaga informal.
Lokakarya desa : musyawarah yang dilaksanakan di desa untuk membahas
program pembangunan yang dilaksanakan pada tahun sebelumnya.
Musdes (musyawarah desa) : musyawarah desa adalah musyawarah yang
bertujuan memilah mana permasalahan yang paling prioritas sesuai hasil
ketika musdus dilaksanakan, dengan menggunakan tekhnik skoring apabila
ada permasalahan yang sama disalah satu musdus, karena biasanya masyarakat
masih tidak dapat membedakan mana yang jadi keinginan dan mana yang jadi
kebutuhan. Hasil MusDes ini dibuat menjadi dokumen RKPDes dan Setelah
menjadi dokumen serta muncul apa yang menjadi skala prioritas
pembangunan desa menunjuk delegasi untuk Musrenbang Kecamatan yang
berkomitmen untuk mempertahankan skala prioritas di desa tersebut dengan
argumen yang kuat.
3. Tahap Sosialisasi
Merupakan sosialisasi dokumen RKP desa kepada masyarakat dan seluruh pemangku
kepentingan. Dokumen RKP desa selanjutnya akan menjadi bahan bagi penyusunan
APB desa. RKP desa dan APB desa wajib dipublikasikan agar masyarakat dapat
terlibat dalam kegiatan dan melakukan pengawasan partisipatif terhadap
pelaksanaannya.