Anda di halaman 1dari 11

LAPORAN KASUS

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA


Tn. K DENGAN HIPOTENSI
DI WILAYAH KELURAHAN TEMBALANG

Disusun Oleh :
WADYATMA HARY TUPAN
P1337420114067

PROGRAM STUDI D III KEPERAWATAN SEMARANG


JURUSAN KEPERAWATAN SEMARANG
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SEMARANG
2017
A. Pengkajian
Hari/Tanggal : Senin, 20 Maret 2017
Pukul : 14.00WIB

1. Data Umum
a. Identitas Kepala Keluarga
Nama : Tn K
Jenis Kelamin : laki - laki
Umur : 42 tahun
Agama : Islam
Pendidikan : SMA
Pekerjaan : Swasta
Alamat : Kelurahan Tembalang RT 02/ RW 03

b. Komposisi Keluarga
No Nama Umur Jenis Hub. dg Pendidika Pekerjaa Ket.
. Kelamin Keluarga n n
1. Tn. K 42 L Kepala SMA swasta
Keluarga
Ny. P 40 P Istri SLTP Ibu
2 rumah
tangga
3 An. P 18 P Anak SMA -
4 An. L 9 L Anak SD -
5 An. K 3 L Anak - -

c. Genogram
Ket :
: Laki-laki : Tinggal satu rumah

: Perempuan : Klien

: Meninggal : Hubungan dgn


keluarga

Tn. K merupakan seorang Suami yang mempunyai 3 saudara dan 3


anak. Saat ini anak yang tinggal besama Tn. K adalah 2 anak laki-laki
dari Ny. P.

d. Tipe Keluarga
Keluarga Tn. K termasuk tipe Nuclear family, atau keluarga inti, Tn. K
tinggal bersama istri 2 anak laki lakinya sedangkan anak pertama Tn. K
tinggal bersama nenek di purbalingga
e. Suku
Tn. K berasal dari suku Jawa. Keluarga Ny. P memegang teguh budaya
Jawa dalam kegiatan sehari-hari keluarga tidak mempunyai ritual atau
pantangan apapun dalam hal kesehatan.
f. Agama
Di dalam keluarga Tn. K menganut agama Islam dan sering terlibat
dalam kegiatan keagamaan di lingkungan sekitarnya seperti mengikuti
pengajian maupun solat berjamaah. Menurut Tn. K, mereka sekeluarga
selalu melaksanankan ibadah seperti shalat 5 waktu dan mengaji.

g. Status sosial ekonomi


Tn. merupakan seorang pegawai swasta yang kesehariannya bekerja
sebagai driver dan mempunyai penghasilan yang tetap. Sehingga dalam
kehidupan sehari hari tercukupi
h. Aktivitas rekreasi
Pada waktu libur, keluarga Tn. K sering melakukan rekreasi untuk pergi
bersama, mereka biasa berkumpul dirumah sambil menonton telivisi.
i. Riwayat dan tahap perkembangan keluarga
a. Tahap perkembangan keluarga saat ini
Keluarga Tn. K dalam tahap Family With Teenagers, dimana anak
pertama Tn. K sudah berusia 18 thn
b. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi
Saat ini keluarga Tn. K sebagai Family With Teenagers, sehingga tahap
perkembangan yang belum terpenuhi yaitu tahap perkembangan keluarga
melepas anak usia dewasa muda, karena anak pertama belum
meninggalkan rumah.
c. Riwayat keluarga inti
Saat ini Tn. K dikarunia 3 orang anak dimana anak pertama perempuan
dan kedua laki-laki. Secara umum kondisi keluarga Tn. K baik, hanya
saja terdapat keluhan pada Tn. K yaitu kadang merasa lemas dan pusing,
Keluarga tidak ada yang menderita penyakit menular seperti TBC.
d. Riwayat keluarga sebelumnya
Klien mengatakan belum pernah di rawat di rumah sakit tetapi satu
tahun yang lalu anak kedua Tn. K masuk ruah sakit dengan keluhan
Typus

2. Pengkajian Lingkungan
a. Karakteristik Rumah
Rumah yang ditempati keluarga Tn. K merupakan rumah milik sendiri.
Kondisi rumah terlihat rapi dikarenakan istri Tn K rajin membersihkan
rumah . Mempunyai kamar mandi dan WC di dalam rumah. Keluarga Tn.
K tidak mempunyai peliharaan di rumahnya. Mempunyai 2 kamar tidur,
dapur, ruang TV dan ruang tamu dan ruang makan. Pencahayaan
matahari dapat masuk rumah. Untuk ventilasi rumah <20% luas rumah.
b. Karakteristik tetangga dan komunitas RW
Lingkungan tempat tinggal keluarga Tn K merupakan lingkungan yang
bersih dan terdapat banyak rumah petak. Hubungan antar tetangga
terlihat rukun, tetapi tetangga jarang menghabiskan waktu untuk
berkumpul karena mereka telah disibukan dengan pekerjaan
kesehariannya, kecuali jika ada acara di salah satu tetangganya.
Lingkungan sekitar mayoritas mempunyai hubungan keluarga.
c. Mobilitas geografis keluarga
Sejak menikah, Tn. K sudah tinggal di lingkungan yang saat ini keluarga
Tn. K tempati dan tidak pernah pindah rumah.
d. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat
Hubungan keluarga Tn K dengan masyarakat sangat baik. Tn K sering
mengikuti acara yang ada pada wilayah Rtnya.
e. Sistem pendukung keluarga
Dukungan dari keluarga besar seperti saudar - saudaranya apabila
terdapat masalah kesehatan ataupun yang lainnya. Keluarga juga selalu
menggunakan fasilitas kesehatan yaitu dokter umum atau puskesmas
setempat untuk mendukung kesehatannya.

3. Struktur Keluarga
a. Pola komunikasi keluarga
Tidak terdapat masalah atau kesulitan dalam komunikasi karena mereka
berasal dari suku Jawa selain itu Keluarga Tn K menggunakan
komunikasi secara terbuka dan langsung. Apabila terdapat hal-hal yang
penting mereka langsung membicarakannya dan saling memberi
masukan atau musyawarah jika terjadi masalah pada salah satu anggota
keluarga.
b. Struktur kekuatan keluarga
Pada keluarga Tn. K mempunyai peran masing-masing, namun apabila
terdapat anggota keluarga yang mengalami kesulitan, mereka meminta
pertimbangan pada anggota keluarga yang lain dengan cara musyawarah,
tetapi yang mengambil keputusan adalah Tn K.
c. Struktur peran
Tn K sebagai Kepala Keluarga bertugas mencari nafkah sementara yang
mengurus pekerjaan rumah seperti memasak, membersihkan rumah, dan
menyuci baju adalah Ny. P selaku istrinya.
d. Nilai dan norma keluarga
Keluarga Tn K menganut nilai Jawa karena keluarga Tn. K berasal dari
suku yang sama yaitu Jawa sehingga menjalani kehidupan sehari-hari
seperti biasa. Sedangkan norma yang dianut keluarga Tn K adalah norma
agama, jika menurut agama tidak baik, maka keluarga Tn K tidak
melakukan hal tersebut. Tidak ada nilai dan norma dalam keluarga yang
dapat mempengaruhi kesehatan keluarga Tn K. Menurut Tn K, sakit yang
dirasakan disebabkan karena penyakit bukan karena hal-hal tertentu
seperti hukuman dari Tuhan atau gangguan makhluk halus.

4. Fungsi Keluarga
a. Fungsi afektif
Keluarga Tn K saling memberikan kasih sayang kepada keluarganya.
Mereka selalu menerapkan komunikasi terbuka.
b. Fungsi sosialisasi
Hubungan Tn K dengan anaknya baik. Hubungan sosial dengan
masyarakat sekitar baik, keluarga selalu mengikuti kegiatan yang
diadakan dilingkungan tempat tinggalnya.

c. Fungsi perawatan kesehatan


1) Kemampuan keluarga mengenal masalah
Tn K mengeluh sering merasa lemas dan kelelahan , hal tersebut
didukung bahwa klien mempunyai riwayat Hipotensi . Dalam
mengelola Hipotensi, keluarga klien hanya mengetahui untuk
mengkonsumsi makanan berlemak tanpa mengetahui pola hidup sehat
untuk seseorang mempunyai Hipotensi.
2) Kemampuan keluarga mengambil keputusan
Jika Tn K merasakan lemas dan pusing klien hanya membelikan sate
kambing dengan tujuan tekanan darahnya naik. Klien jarang
melakukan cek tekanan darah setiap bulannya di dokter atau
puskesmas terdekat.
3) Kemampuan keluarga merawat anggota yang sakit.
Jika klien merasakan gejala seperti lemas dan pusing keluarga klien
merawat klien sesuai kemampuan yang dimiliki keluarga klien seperti
menyuruh untuk istitahat. Selain itu keluarga klien juga menyarankan
klien untuk mengkonsumsi sate kambing untuk mengatasi masalahnya
4) Kemampuan keluarga memelihara lingkungan yang sehat
Keluarga Tn. K sudah mengerti bagaimana cara memelihara
lingkungan sehat dan dampaknya bagi keluarga, terutama bagi
kesehatan keluarga. Dibuktikan dengan keadaan rumah yang rapi,
serta terjadi pertukaran udara serta ventilasi yang cukup. Keluarga Tn.
K memodifikasi lingkungan dengan mempertahankan suasan rumah
yang harmonis untuk mendukung salah satu anggota keluarga yang
mengalami masalah kesehatan .
5) Kemampuan keluarga menggunakan fasilitas kesehatan
Fasilitas kesehatan yang digunakan keluarga Tn. K adalah dokter atau
puskesmas kalau dirasa anggota keluarga ada yang sakit cukup parah
baru di bawa ke dokter tapi kalu dirasa masih sakit ringan di bawa ke
puskesmas

d. Fungsi reproduksi
Keluarga tidak mengalami masalah pada reproduksinya. Klien seorang
suami yang sudah mempunyai 3 anak
e. Fungsi ekonomi
Tn K mengatakan bahwa perekonomiannya tidak ada masalah dari hasil
kerja Tn K cukup untuk memenuhi kebutan sehari hari dan dapat
menyekolahkan anaknya
5. Stress dan koping keluarga
a. Stressor jangka pendek dan panjang
Stressor jangka pendek keluarga saat ini adalah lemas dan pusing . Untuk
stressor jangka panjangnya adalah keluarga memikirkan kuliah untuk
anak pertamanya.
b. Kemampuan keluarga berespon terhadap situasi/stressor
Jika ada masalah keluarga ataupun masyarakat, keluarga Tn K selalu
menyelesaikannya dengan melakukan musyawarah.
c. Strategi koping yang digunakan
Ketika menghadapi masalah keluarga Tn K selalu berusaha, berdoa dan
berserah diri kepada Tuhan.
6. Harapan keluarga
Harapan keluarga saat ini adalah selalu diberi kesehatan untuk anggota
keluarganya khususnya Tn K berharap agar tekaknan darahnya berada di
ambang batas normal
ANALISA DATA
No Tgl/ jam Data Fokus Etiologi Masalah
1. 20/03/2017 DS: ketidakmampu Ketidak tahuan
14.00 WIB - klien mengatakan an mengenal keluarga
bahwa kalau sedang masalah mengenal
lemas atau pusing masalah
membeli sate kesehatan
kambing untuk keluarga
meningkatkan mengenai
tekanan darahnya penatalaksanaan
tapi tidak men pola hidup sehat
mengetahui pola pada Hipotensi
hidup sehat untuk
orang tekanan darah
rendah.
- DO:
-TD: 100/70 mmHg
Suhu : 36oc
Nadi : 82x/menit
RR : 20x/menit

Diagnosa Keperawatan
1. Kurangnya pengetahuan (knowledge deficit) keluarga tentang pengelolaan
hipotensi
IMPLEMENTASI
Tgl/ No. Implementasi Respon TTD
jam DP
Senin, 1 1. Mengucapkan salam 1. DS : Klien dan
20 dan keluhan yang keluarga menjawab
Maret dirasakan serta mau untuk di ukur
14.00 melakukan pengukuran TTV , Tn, K
WIB tekanan darah, nadi, mengatakan
RR, suhu pada keluhannya saat ini
keluarga klien adalah merasa lemas
dan pusing, Istri Tn
K mengatakan
punya riwayat
hipertensi dan
mengeluhan pegal
pegal
- DO :
TTV Tn K
TD: 100/70 mmHg
Nadi : 82x/menit
suhu : 36C
RR : 20x/meni
- TTV Ny P
TD: 130/90 mmHg
Nadi : 84x/menit
suhu :
RR : 20x/menit

Selasa 1. Menanyakan tentang 2. DS : klien


21, kegiatan yang di mengatakan bekerja
maret lakukan Tn K dan dari jam 10.00 WIB
19.00 istrinya seharian ini dan pulang jam
WIB 14.00 WIB, istri tuan
K mengatakan
melakukan kegiatan
rumah tangga seperti
biasanya

- DO : -

19.15 2. Menanyakan keluhan 1. DS: Klien dan


WIB yang dirasakan serta keluarga menjawab
melakukan mau untuk di ukur
pengukuran tekanan TTV , Tn, K
darah, nadi, RR, mengatakan
pada keluarga klien keluhannya saat ini
tidak , Istri Tn K
mengatakan
kondisinya saat ini
baik baik saja
2. .
DO :
- TTV Tn K
TD: 100/80 mmHg
Nadi : 83x/menit
RR : 20x/meni
- TTV Ny P
TD: 120/90 mmHg
Nadi : 84x/menit
RR : 20x/menit

1. Menanyakan tentang
Rabu,22 kegiatan yang di 1-DS : klien mengatakan
maret lakukan Tn K dan bekerja dari jam
2017 istrinya seharian ini 08.00 WIB dan
19.00 pulang jam 17.00
WIB, istri tuan K
mengatakan
melakukan kegiatan
rumah tangga seperti
biasanya
- DO : -

2. Menanyakan keluhan 2 DS : Klien dan keluarga


19.15 yang dirasakan serta menjawab mau
melakukan pengukuran untuk di ukur TTV ,
tekanan darah, nadi, Tn, K mengatakan
RR, pada keluarga keluhannya saat ini
klien capek , Istri Tn K
mengatakan
kondisinya saat ini
baik baik saja
- -DO:
- TTV Tn K
TD: 100/70 mmHg
Nadi : 83x/menit
RR : 20x/meni
- TTV Ny P
TD: 120/90 mmHg
Nadi : 84x/menit
RR : 20x/menit
Maret, 1. Memberikan pendidikan DS : klien mengatakan
2017 kesehatan kepada klien mau untuk diberi
mengenai pola hidup pendidikan
orang dengan hipotensi kesehatan tentang
pola hidup untuk
orang dengan
hipotensi
DO : klien mengerti
tentang pola hidup
untuk orang dengan
hipotensi

EVALUASI

Tgl/ No. Evaluasi TTD


jam DP
1 S: klien mengatakan mengerti dan paham tentang
pola hidup untuk orang dengan hipotensi
O: Klien mengerti tentang konsep hipotensi dan klien
mengalami peningkatan pada pengetahuannya
mengenai hipotensi.
A: Masalah Teratasi
P: Hentikan intervensi.