Anda di halaman 1dari 2

Ahmad Huzein Bahtiar

165020301111045
AKM CG

1.1 Laporan Posisi Keuangan


Laporan posisi keuangan bisa membantu arus kas perusahaan dimasa yang akan
datang

Kegunaan dari Laporan Posisi Keuangan:


o Mengevaluasi modal perusahaan
o Menilai resiko perusahaan dan arus kas di masa yang akan datang
o Menganalisis liquiditas, solvensi, dan fleksibilitas keuangan perusahaan

Keterbatasan dari Laporan Posisi Keuangan:


o Sebagian besar aktiva dan kewajiban dicatat pada biaya historis
o Pengunaan pertimbangan dan estimasi
o Banyak pos yang merupakan nilai keuangan diabaikan

Unsur Unsur Laporan Keuangan:


1. Asset
Non-Current Asset = aset yang di gunakan lebih dari satu tahun.
Contohnya : Gedung, investasi jangka panjang, aset tidak berwujud
Current Asset = aset yang di gunakan dalam jangka waktu dekat.
Contohnya : Kas, perlengkapan, peralatan, piutang
2. Liabilities
Non-Current Liabilities = kewajiban tidak memadai untuk melikuidasi dalam
satu tahun atau dalam siklus operasi normal.
Contohnya : Hutang obligasi, kewajiban sewa, dan kewajiban pensiun
Current Liabilities = kewajiban bahwa perusahaan umumnya mengharapkan
untuk melikuidasi dalam satu tahun atau siklus operasi normal.
Contohnya : Utang usaha, utang gaji, kewajiban jangka pendek yang berasal
dari pembelian peralatan
3. Equity
Hak pemilik atas aset perusahaan yang merupakan kekayaan bersih dari
perusahaan

1.2 Laporan Arus Kas

Tujuan arus kas adalah menyediakan informasi mengenai penerimaan dan


pembayaran kas perusahaan dalam satu tahun.

Laporan arus kas dibagi menjadi 3 aktivitas berbeda:


1. Aktivitas Operasi : Meliputi pengaruh kas untuk menentukan laba bersih
2. Aktivitas Investasi : Meliputi pemberian dan penagihan pinjaman
3. Aktivitas Pembiayaan : Meliputi peminjaman uang dari kreditor
Pembuatan laporan keuangan melibatkan empat langkah sebagai berikut:
1. Menentukan kas yang di peroleh dari aktivitas operasi.
2. Menetukan kas yang diperoleh dalam invesasi dan perdanaan
3. Mentukan kenaikan atau penuruna secara tunai selama suatu periode
4. Rekonsiliasi perubahan secara tunai dengan saldo awal kas dan saldo akhir
kas

Tidak semua kegiatan perusahaan melibatkan kas, contoh kegiatan non tunai
adalah penerbitan saham biasa untuk mebeli aset, konversi obligasi menjadi
saham biasa, penerbitan utang untuk membeli aset, dan pertukaran aset jangka
panjang.

Kegunaan Laporan Kas


Tanpa kas, sebuah perusahaan tidak akan bertahan. Arus kas merupakan suatu
unsur yang paling penting demi kelangsungan hidup suatu perusahaan. Kreditur
biasanya akan melihat laporan arus kas perusahaan karena mereka
mengkhawatirkan kemampuan perushaaan untuk melunasi hutang atau pinjaman.

Arus dari aktivitas operasi :


a) Jumlah tinggi Perusahaan dapat menghasilkan kas yang cukup untuk
membayar tagihan tanpa harus meminjam dari luar
b) Jumlah rendah perusahaan mungkin harus melakukan pinjaman atau
menerbitkan sekuritas ekuitas untuk membayar tagihan

Likuiditas Keuangan
Rasio yang digunakan untuk menilai likuiditas keuangan adalah rasio cakupan
hutang tunai lancar. Rasio ini mngidikasikan apakah perusahaan dapat melunasi
liabilitas atau kewajiban lancarnya dalam tahun tertentu operasinya

Fleksibilitas Keuangan
Rasio yang menyediakan informasi mengenai fleksibilitas keuangan adalah rasio
cakupan hutang tunai. Rasio ini mengindikasikan kemampuan perusahaan untuk
membayar kembali kewajibannya jika sumber dana eksternal terbatas

Arus kas bebas


Ada cara lain untuk memerikasa fleksibilitas keuangan perusahaan dengan
mengembangkan analisis arus kas bebas. Arus kas bebas adalah arus kas
diksresioner perusahaan untuk membeli investasi tambahan, melunasi hutangnya,
membeli saham treasuri, atau hanya untuk menambah likuiditas perusahaan