Anda di halaman 1dari 4

ANALISA SINTESA

Nama Mahasiswa : Nur Amelia Dianti Tanggal : 16 Desember 2016


NPM : 1614901110156 Ruang : THT-Mata

1. Identitas klien : Tn.A, Usia 59 tahun


2. Diagnosa medis : Abses retrofaring + DM
3. Tindakan keperawatan : Perawatan luka
4. Diagnosa Keperawatan : Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan
gangguan sirkulasi
5. Data
Tn. N, 28 tahun dibawa ke ruang orthopedi dengan diagnose medis abses
retrofaring + DM, tanda vital HR: 140/90 mmhg, Suhu: 36,9 derajat, N: 70
x/menit regular, RR : 19 x/menit, kesadaran apatis.
6. Prinsip tindakan & rasional
No Prinsip-Prinsip Tindakan Rasional
.
Mengucapkan salam pada klien,
perkenalkan diri, jelaskan prosedur,
1. Menerapkan etika keperawatan
tujuannya, persetujuan klien, kontrak
waktu
2. Cuci tangan Mencegah transmisi mikroorganisme
3. Memulai tindakan dengan basmalah Menerapkan nilai Islami
Senyum, ramah, dan perhatian
4. Menerapkan nilai Islami
selama tindakan
Menjaga privacy pasien, persiapkan Memastikan keamanan dan
tempat tidur (TT), kunci TT, posisi kenyamanan pasien selama di
5. TT dalam tinggi yang tepat, sesuai lakukannya tindakan.
dengan lokasi luka, dan atur posisi
sesuai kenyamanan pasien
Dekatkan peralatan di dekat pasien Supaya perawat mudah dalam
6. serta pasang pengalas dan perlak. melakukan tindakan, dan mencegah
cairan dari luka jatuh ke tempat tidur.
Pakai sarung tangan steril Mencegah transmisi
7.
mikroroganisme.
Buka set ganti balutan dengan Mencegah transmisi
8.
teknik steril mikroroganisme.
Lepas plester dan angkat balutan Memudahkan dalam membuka
dengan pinset secara perlahan sejajar balutan pada luka.
9.
pada kulit dan mengarah pada
balutan.
10. Bila balutan lengket pada luka, Dengan memberikan larutan NaCl,
lepaskan dengan memberikan balutan yang lengket dapat di lepas
larutan NaCl. dengan mudah. Selain itu larutan
NaCl memiliki komposisi dan
konsentrasi yang mirip cairan tubuh,
jadi tidak mengiritasi jaringan dan
karena konsentrasi sama, tidak ada
efek perbedaan konsentrasi
(penarikan cairan), sehingga pasien
tidak merasa nyeri ketika balutannya
di buka.
Buang balutan kotor pada bengkok Mencegah transmisi
11. dan lepaskan sarung bersih sekali mikroorganisme.
pakai.
Kaji kondisi luka (lokasi, ukuran, Mengetahui sejauh mana
12. nyeri) perkembangan, proses proliferasi
dari luka.
Bersihkan luka dengan NaCL dan Larutan NaCl memiliki komposisi
sesuai kondisi luka (jangan merusak dan konsentrasi yang mirip cairan
jaringan granulasi, dari area bersih tubuh, jadi tidak mengiritasi jaringan
ke kotor) dan karena konsentrasi sama, tidak
13.
ada efek perbedaan konsentrasi
(penarikan cairan), sehingga pasien
tidak merasa nyeri ketika NaCl di
gunakan untuk membersihkan luka,
Keringkan luka dengan kasa kering Menghindari luka terlalu basah
14.
sehingga cepat sembuh
Balut luka sesuai dengan kondisi Mencegah dari infeksi
15. luka: balutan basah-kering/balutan mikroorganisme yang dapat
kering/ balutan modern menyebabkan infeksi pada luka.
Tutup luka Menghindari luka terpapar dengan
16.
mikroorganisme penyebab infeksi
17. Mengakhiri tindakan, evaluasi klien Menerapkan etika keperawatan
Merapikan pasien dan membereskan Supya pasien tampak rapi dan
18.
alat. nyaman kembali.
Mengucapkan salam saat mengakiri
19. Menerapkan nilai Islami
pertemuan dengan klien
Melepaskan sarung tangan dan Mencegah transmisi
20.
mencuci tangan. mikroorganisme.

7. Tujuan tindakan

Mencegah terjadinya infeksi, ,mempercepat proses penyembuhan luka dan


meningkatkan kenyamanan fisik dan psikologis.

8. Bahaya-bahaya yang mungkin terjadi akibat tindakan dan cara pencegahannya


No. Bahaya yang mungkin muncul Pencegahannya
1. Pengakatan balutan dan pemasangan Harus lebih hati hati dalam
kembali dapat menyebabkan pasien melakukan tindakan, apabila balutan
merasa nyeri. terasa lengket pada luka, usahakan
olesi larutan NaCl terlebih dahulu,
agar luka mudah di angkat.
2. Tidak bisa menjaga ke sterilan alat Lebih cermat dan tepat dalam
yang digunakan. penggunaan alat alat steril.

9. Analisa Sintesa
Hiperglikemia

Glycosuria

Osmotic Diuresis

Dehidrasi

Hemokonsentrasi

Trombosis

Aterosklerosis

Makrovaskuler

Ekstremitas

Ganggren

Lakukan perawatan luka

10. Evaluasi
a. Hasil :
Luka klien mulai kemerah-merahan, tidak ada jaringan nekrotik dan pus
berkurang.
b. Maknanya :
Proses proliferasi penyembuhan luka mulai berjalan dengan baik

Banjarmasin, Desember 2016

Ners muda,

(.........................................)

Preseptor klinik,

(......................................................)