Anda di halaman 1dari 39

SMA dan MA UNTUK

KELAS X
TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Siswa dapat menguraikan ciri-ciri virus.

2. Siswa dapat merangkum informasi peran


virus dalam kehidupan.

3. Siswa dapat mengumpulkan informasi


berbagai jenis penyakit yang disebabkan
oleh virus.

4. Siswa dapat menjelaskan cara penularan


dan pencegahan penyakit karena virus.

I
D A F TA R I S I
TUJUAN PEMBELAJARAN......................... I
DAFTAR ISI ........................................... II
PETA KONSEP ....................................... III
SEJARAH VIRUS ..................................... 1
CIRI-CIRI VIRUS .................................... 4
STRUKTUR VIRUS .................................. 5
BAGIAN-BAGIAN VIRUS ......................... 6
KLASIFIKASI VIRUS ............................... 9
REPRODUKSI VIRUS ............................... 10
PERANAN VIRUS .................................... 12
VAKSIN ................................................. 22
SOAL .................................................... 27
KUNCI JAWABAN.................................... 32
DAFTAR PUSTAKA ................................. 34

1I
PETA KONSEP

Virus
merupakan Diantaranya berperan sebagai

memiliki Penyebab
Partikel
(bukan sel) penyakit
Ciri
reproduksi
Tersusun atas

Selubung Penanggulangan
Asam nukleat
protein penyakit
secara

Replikasi

melalui

Siklus litik Siklus lisogenik

1II
SEJARAH VIRUS
Virus merupakan suatu partikel yang masih diperdebatkan
statusnya apakah ia termasuk makhluk hidup atau benda mati.
Virus dianggap benda mati karena ia dapat dikristalkan,
sedangkan virus dikatakan benda hidup, karena virus dapat
memperbanyak diri (replikasi) dalam tubuh inang.
Virus merupakan organisme non-seluler, karena ia tidak
memilki kelengkapan seperti sitoplasma, organel sel, dan tidak bisa
membelah diri sendiri.
Penyelidikan tentang objek-objek berukuran sangat kecil di
mulai sejak ditemukannya mikroskop oleh Antony Van
Leeuwenhoek (1632-1723) perkembangan mikroskop ini mendorong
berbagai penemuan dibidang biologi salah satunya partikel
mikroskopik yaitu virus.

PENEMU VIRUS

1
5
1 2
6
3

4 2
8
3
CIRI-CIRI VIRUS

4
STRUKTUR VIRUS

Struktur utama virus adalah asam nukleat yang


dapat berupa RNA (Ribonucleic acid) atau DNA
(Deoxyribonucleic acid) dan tak pernah keduanya. Asam
nukleat ini dikelilingi oleh subunit protein yang disebut
kapsomer. Susunan kapsomer-kapsomer tersebut
membentuk mantel dinamakan kapsid.

Virus yang strukturnya paling rumit


adalah virus bakteriofage. Misalnya
bakteriofage T4 yang menyerang
bakteri Escherichia coli, memiliki
ekor yang merupakan struktur
kompleks. Ekor T4 disusun oleh
lebihd dari 20 macam protein dan
kepalanya disusun oleh beberapa
protein lainnya.

5
BAGIAN-BAGIAN VIRUS

Kapsid Isi
Kepala
Lempengan Leher
Dasar

Serabut Ekor
6
BAGIAN-BAGIAN VIRUS

Kapsid
Kapsid adalah lapisan pembungkus tubuh virus yang tersusun atas protein. Kapsid
terdiri dari sejumlah kapsomer yang terikar satu sama lain.
Fungsi : Memberi bentuk virus, pelindung dari kondisi lingkungan yang merugikan,
mempermudah penempelan pada proses penembusan ke dalam sel

Isi
Terdapat di sebelah dalam kapsid berupa materi genetik/ molekul pembawa sifat
keturunan yaitu DNA atau RNA. Virus hanya memiliki satu asam nukleat saja yaitu
satu DNA/ satu RNA saja, tidak kedua-duanya. Asam nukleat sering bergabung
dengan protein disebut nukleoprotein.

Kepala
Kepala virus berisi DNA, RNA dan diselubungi oleh kapsid. Kapsid tersusun oleh
satu unit protein yang disebut kapsomer.

Leher
Leher berfungsi untuk menghubungkan bagian kepala dan ekor.

7
BAGIAN-BAGIAN VIRUS
Lempengan
Dasar
Lempengan dasar virus berfungsi untuk memperkuat peletakan
virus pada inangnya dan terdapat jarum penusuk.

Serabut
Ekor
Serabut ekor adalah bagian yang berupa jarum dan berfungsi untuk
menempelkan tubuh virus pada sel inang. Ekor ini melekat pada
kepala kapsid. Struktur virus ada 2 macam yaitu virus telanjang dan
virus terselubung (bila terdapat selubung luar (envelope) yang
terdiri dari protein dan lipid). Ekor virus terdiri atas tabung
bersumbat yang dilengkapi benang atau serabut. Khusus untuk
virus yang menginfeksi sel eukariotik tidak memiliki ekor.

8
KLASIFIKASI VIRUS
Berdasarkan jenis inang yang diinfeksi Berdasarkan jenis asam nukleat
yang dikandung oleh virus
virus tanaman contoh: Tobacco virus RNA, contoh:virus influenza,
mozaic virus (TMV) sejenis virus virus HIV, corona virus (virus
SARS), virus H5N1 (penyebab flu
yang menyerang daun tembakau,
burung) dsb.
Potato Yellow dwarf virus (virus
Virus DNA, seperti poxvirus,
kentang kuning)
herpesvirus, adenovirus dsb.
virus hewan, contoh : Rhabdovirus
yang menyebabkan rabies pada
anjing, NCD (New Castle Disease)
yang menyebabkan penyakit tetelo
pada unggas
virus manusia, seperti, polio,
influenza, hepatitis, AIDS , SARS
dan flu burung.
virus bakteri: bakteriofage T4

9
REPRODUKSI VIRUS
SIKLUS LITIK

1. Adsorpsi (attachment), yaitu tahap pelekatan virus pada


reseptor sel inang. Pada virus bersampul adsorpsi
dilakukan secara endositosis, yaitu pembentukan vesikel
pada membran sel inang sehingga virus dapat bergabung
dengan sel inang.
2. Penetrasi/injeksi, yaitu pemindahan materi genetik virus
ke dalam membran sel inang dan sel dibawah kendali
virus.
3. Sintesis, yaitu pengiriman mRNA sebagai perintah sintesis
protein untuk membentuk bagian tubuh virus baru
4. Perakitan/eklifase (assembly), yaitu penyusunan virus-virus
baru setelah seluruh bagian tubuhnya tersintesis.
5. Lisis/pelepasan, yaitu virus-virus baru yang sudah matang
siap dilepas dan keluar meninggalkan sel dalam keadaan
mati. Pada virus bersampul, lisis dilakukan secara
eksositosis, yaitu kebalikan endositosis.
10
SIKLUS LISOGENIK

1. Adsorpsi (attachment), yaitu tahap pelekatan virus


pada reseptor sel inang.
2. Penetrasi/injeksi, yaitu pemindahan materi genetik
virus ke dalam membran sel inang dan sel dibawah
kendali virus.
3. Penggabungan, yaitu DNA virus dengan DNA sel
terintegrasi membentuk profage.
4. Pembelahan sel, yaitu seiring dengan pembelahan
sel, materi genetik akan menetap dan terbawa.
Setelah selesai membelah, sel hidup yang baru akan
memiliki susunan materi gentik yang sama dengan
profage. Sewaktu-waktu apabila pertahanan sel
inang dan kekurangan air, maka akan berlanjut ke
siklus litik.
11
MENGUNTUNGKAN

Dapat digunakan
untuk mengobati
penyakit
menular

Semakin
berkembangnya
rekayasa genetika

12
MERUGIKAN

Menyebabkan
penyakit pada
manusia
13
PENYAKIT YANG
DISEBABKAN OLEH VIRUS

Infuenza
AIDS
Herpes Simpleks
Polio
Rabies
VirusMosaic tembakau (Tobaco Mosaic Virus/ TMV)
Citrus Vein PhloemDegeneration (CVPD)

14
INFUENZA

Gambar 1.Virus Infuenza

Penyebab influenza adalah virus golongan orthomyxovirus yang

berbentuk seperti bola. Virus ini ditularkan lewat udara dan

masuk ketubuh manusia melalui alat pernapasan. Pada umumnya

virus influenza hanya menyerang sistem pernapasan.

Gejala influenza adalah demam, sakit kepala, pegal linu otot,

sakit tenggorokan, kehilangan nafsu makan, dan hidung bersin.

Penyakit influenza dapat dicegah dengan menjaga daya tahan

tubuh dan menghindari kontak dengan orang yang terkena

influenza.

15
AIDS
AIDS (Acquired Immuno-Deficiency Syndrome) Penyakit ini
dikenali pertama kali pada tahun 1981. Pengobatan untuk
penyakit ini sampai saat ini masih dalam tahap penelitian.

AIDS disebabkan oleh virus HIV (human immunodeficiency


virus) yang merupakan kelompok retrovirus. Virus ini dapat
berintegrasi dengan DNA inang. Jenis sel inang yang
diserang oleh HIV adalah sel T limposit, sehingga fungsi
normal T limposit sebagai sistem imun menjadi terganggu.
Akibat terserang system imun maka akan menimbulkan
infeksi yang kompleks yang mengakibatkan kematian pada
penderita

Gambar 2.Virus HIV 16


HERPES SIMPLEKS

Gambar 3.Virus Herpes


Herpes simpleks virus dapat menyebabkan luka di sekitar mulut
dan juga dapat menyebabkan infeksi saluran kelamin. Penyakit ini
disebabkan oleh virus Herpes. Penularan virus ini adalah melalui
kontak langsung dengan luka yang disebabkan karena virus
tersebut.

Infeksi yang disebabkan oleh Herpes virus juga berkaitan


dengan daerah kelamin. Pada laki-laki luka yang terjadi adalah
timbulnya bercak yang sakit pada wilayah penis, sedangkan pada
perempuan pada wilayah servix, vulva atau vagina. Penularan
virus herpes tipe 2 adalah melalui kontak seksual.

17
POLIO
Virus polio merupakan penyebab penyakit polio. Penyakit polio
terutama menyerang pada anak-anak kecil. Polio dapat
menyebabkan demam, sakit kepala, muntah, sakit perut, nyeri
otot, kekakuan pada leher dan punggung, serta kelumpuhan.
Kebanyakan pasien akan pulih,namun dalam kasus yang parah,
penyakit ini dapat menyebabkan cacat permanen dan kematian.
Penyakit ini sangat menular. Polio menyebar dari orang ke orang,
terutama melalui rute dari tinja ke mulut.Virus memasuki tubuh
melalui rute mulut dan akhirnya menyerang sistem saraf pusat.

Pencegahan yang efektif dapat dilakukan dengan


Vaksinasi.Terdapat dua jenis vaksin polio: Vaksin Polio
Oral(OPV) yang diberikan melalui mulutdan Vaksin Polio
Inaktivasi(IPV) yang diberikan melalui suntikan.

Gambar 4.Virus Polio

18
RABIES

Gambar 5.Virus Rabies

Rabies yaitu penyakit zoonosis yang disebabkan oleh virus RNA


dari genus Lyssavirus, famili Rhabdoviridae, virus berbentuk
seperti peluru yang bersifat neurotropis, menular dan sangat
ganas. Reservoir utama rabies adalah anjing domestik. Sebagian
besar kasus (98%) disebabkanoleh gigitan anjing, sedangkan
sisanya oleh hewan lain seperti monyet dan kucing.

Rabies adalah infeksi virus akut yang menyerang sistem saraf


pusat manusia dan mamalia. Penyakit ini sangat ditakuti karena
prognosisnya sangat buruk. Pada pasien yang tidak divaksinasi,
kematianmen capai 100%. Di Indonesia, sampai tahun 2007,
rabies masih tersebar di 24 propinsi, hanya 9 propinsi
yangbebas dari rabies, yaitu Bangka Belitung, Kepulauan Riau,
DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, NTB, Bali,
Papua Barat dan Papua.

19
VIRUS MOSAIC TEMBAKAU
(TOBACO MOSAIC VIRUS/
TMV)
Merupakan virus yang menyebabkan penyakit pada
tembakau dan tumbuhan anggota suku tetung-terungan
(Solanaceae) lain. Gejala yang ditimbulkan adalah
bercak-bercak kuning pada daun yang menyebar, seperti
mosaik. Virus ini diketahui menginfeksi lebih dari 150
jenis herba, tanaman dikotil termasuk sayuran, bunga,
dan gulma. Meskipun virus mosaik tembakau dapat
menginfeksi berbagai jenis tanaman, umumnya dibatasi
untuk tanaman yang tumbuh di seedbeds dan
dipindahkan atau tanaman yang sering ditangani.

Gambar 6. Daun tembakau yang terserang Gambar 7.Virus TMV


virus TMV
20
CITRUS VEIN
PHLOEMDEGENERATION (CVPD)

Penyakit CVPD merupakan penyakit cukup gawat yang timbul


dan menyerang tanaman jeruk. Penyakit ini menyerang bagian
daun tanaman jeruk dimana pada serangan lanjut tanaman akan
menghasilkan buah yang kecil, buah tidak dapat berkembang lagi
dan akhirnya gugur (Dirjen Tanaman Pangan, 1992

Gejala penyakit yang dapat diamati adalah tanaman jeruk yang


terjangkit penyakit ganas ini menunjukkan gejala kekuning-
kuningan pada daun dewasa, seperti halnya kekurangan unsur
Zn, Mn dan Fe. Tulang-tulang daun halus berwarna lebih hijau
daripada jaringan helaian daunnya. Apabila penyakit telah sampai
pada stadium lanjut daun menjadi lebih kecil, kaku, lebih tebal,
menjadi kuning pada sebagian atau seluruh tajuk dan sering pula
berbercak-bercak klorosis.

Gambar 8. Daun jeruk yang terserang Gambar 7.Virus CVPD


virus CVPD

21
VAKSIN

Vaksin adalah bahan antigenik yang digunakan untuk


menghasilkan kekebalan aktif terhadap suatu penyakit
sehingga dapat mencegah atau mengurangi pengaruh
infeksi oleh organisme berbahaya yang masuk ke dalam
tubuh makhluk hidup. Vaksin akan mempersiapkan sistem
kekebalan pada manusia atau hewan untuk bertahan
terhadap serangan patogen. Dengan demikian bahan
dasar membuat vaksin tentu memerlukan mikroorganisma
baik virus maupun bakteri.

Selubung virus dapat digunakan sebagai protein khusus yang


akan memacu terbentuknya respons kekebalan tubuh
melawan suatu penyakit. Patogen di dalam vaksin yang sudah
dilemahkan membuatnya tidak berbahaya lagi ketika
menyerang manusia. Pemberian vaksin ke dalam tubuh
manusia, akan membuat tubuh kita menghasilkan antibodi
terhadap patogen yang kemungkinan akan menyerang tubuh.
Sehingga ketika bakteri tersebut benar-benar muncul dan
hendak menyerang, tubuh sudah memiliki benteng berupa
kekebalan terhadap patogen itu.

22
Lalu apa saja
macam-macam
vaksin ?

23
Vaksin BCG (Bacilllus Calmette Guerin)
yang digunakan untuk mencegah terjadinya
penyakit tuberkulosis. Diberikan pada anak pada
waktu anak usia <3 bulan, biasanya begitu lahir
anak langsung divaksinasi BCG (diberikan hanya 1
kali.

Vaksin Polio diberikan pada anak yang digunakan


untuk mencegah terjadinya penyakit Polio. Diberikan
pada waktu anak usia <1 bulan, 2 bulan, 4 bulan, 6
bulan, 18 bulan dan 5 tahun (diberikan 6 kali)

24
Vaksin Hepatitis B yang digunakan untuk
mencegah terjadinya penyakit hepatitis B. Diberikan
pada waktu anak baru lahir, 1 bulan dan antara waktu
3-6 bulan (diberikan 3 kali)

Vaksin Campak diberikan pada bayi yang


digunakan untuk mencegah terjadinya penyakit
Campak. Pada anak balita diberikan pada waktu usia
9 bulan, untuk selanjutnya diberikan pada waktu usia
anak sekolah (6 tahun)(diberikan 2 kali).

25
Vaksin DPT-HB (Diphteria Pertusis Tetanus
Hepatitis B) yang digunakan untuk mencegah
terjadinya penyakit difteri, pertusis, tetanus dan
hepatitis B. Diberikan pada anak pada waktu anak
usia < 6 minggu, kemudian pada usia 4 bulan, 6 bulan,
18 bulan dan 5 tahun (diberikan 5 kali)

Vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella) berfungsi


sebagai pencegah penyakit cacar air, gondongan,
campak jerman

26
27
1 Bakteriofage adalah istilah untuk virus yang
menyerang
A. manusia
B. manusia dan bakteri
C. hewan
D. Bakteri
E.Tumbuhan

2
Bagian dari bakteriofage yang masuk ke dalam
sel inangnya adalah .
A. kapsid
B. selubung protein
C. asam nukleat
D. DNA dan RNA
E. lempeng dasar

3 Reproduksi virus secara litik terdiri dari


tahapan .
A. adsorpsi, repJkasi, sintesis, perakitan, isis
B. adsorpsi, penetrasi, sintesis, perakitan, lisis
C. penetrasi, adsorpsi, lisis, perakitan, sintesis
D. replikasi, adsorpsi, penetrasi, perakitan, lisis
E. lisis, sintesis, penetrasi, perakitan, adsorpsi

28
4
Berikut adalah beberapa penyakit dan nama
virus
1. Hepatitis a. HIV
2. AIDS b. Rhabdo virus
3. Gondong c. Pox virus
4. Cacar d. Mumps virus
Pasangan antara penyakit dan virus yang
menyebabkan yang benar
adaah:
A. 1 dan b
B. 2 dan c
C. 3 dan d
D. 4 dan a
E. 1 dan a

5
Istilah untuk partikel virus yang berada di luar
sel inang adalah
A. venom
B. virion
C. viroid
D. virus mati
E. Prion

29
6 Medium kultur yang paling tepat untuk
membiakkan virus
adalah .
A. kaldu daging
B. medium agar
C. garam fisiologis
D. embrio tikus hidup
E. medium glukosa

7 Medium kultur yang paling tepat untuk


membiakkan virus
adalah .
A. kaldu daging
B. medium agar
C. garam fisiologis
D. embrio tikus hidup
E. medium glukosa

30
8 Pada gambar disamping,
bagian nomor 2, 3 dan 6
adalah.....
A. Kapsid, leher, dan srabut
ekor
B. kapsid, DNA, dan leher
C. DNA, selubung ekor, dan
serabut ekor
D. DNA, leher, dan serabut
ekor
E. DNA, leher, dan selubung
ekor

9 Virus dianggap sebagai benda mati karena ....


A. dapat bereproduksi di dalam sel hidup
B. memiliki asam nukleat
C. memiliki kapsid
D. dapat melewati saringan bakteri
E. dapat dikristalkan

10
Virus yang menyerang tumbuhan dan
menyebabkan kerdil adalah....
A. Mozaik
B. Tungro
C. New Castle Disease (NCD)
D. Citrus Vein Phloem Degeneration (CVPD)
E. Tobaco
31
1 Jawaban: D
Bakteriofage merupakan sebutan untuk virus yang menyerang
bakteri.

2 Jawaban: C
Dalam siklus hidup virus pada tahap kedua, yaitu tahap penetrasi,
bagian tubuh virus yang masuk ke dalam set inang adalah asam
nukleat saja, yaitu DNA saja atau RNA saja sebab virus hanya
memiliki salah satu asam nukleat.

3 Jawaban: B
Tahapan reproduksi virus terdiri dari lima tahapan, yaitu adsorpsi,
penetrasi, sintesis, perakitan, dan lisis.

4 Jawaban: C
Penyakit hepatitis disebabkan oleh virus hepatitis,AIDS oleh HIV,
gondong oleh Mumps virus, sedangkan cacar oleh Pox virus.

5 Jawaban: B
Partikel virus yang lengkap dan berada di luar
sel inang dan tidak dapat bereproduksi disebut
sebagai virion.

6 Jawaban: D
Virus hanya dapat berkembang biak di dalam set inang yang hidup,
sehingga embrio tikus hidup merupakan medium kultur yang
paling tepat.

32
7 Jawaban:A
Kapsid pada virus merupakan kumpulan kapsomer, yaitu
senyawa protein

8 Jawaban: D
1. kapsid
2. DNA
3. leher
4. selubung ekor

Jawaban: E
9
Virus dianggap sebagai benda mati karena
strukturnya seperti mineral dan dapat dikristalkan,
sedangkan sebagai makhluk hidup karena dapat
bereproduksi di dalam sel.

10
Jawaban : B
Virus yang menyebabkan tumbuhan menjadi kerdil
adalah Tungro. Virus ini ditularkan oleh wereng
coklat dan wereng hijau

33
D A F TA R P U S TA K A
Pratiwi, Dkk. 2006. Biologi Untuk SMA
Ke l a s X. Jakarta: Erlangga.

Wa hy u n i n g s i h . 2 0 0 9 . C V P D P a d a J e r u k
(Citrus S p p ) D a n U p aya
Pe n g e n d a l i a n n y a . J u r n a l V I S V I TA L I S . Vo l
02(2), 65-73. Fakultas Biologi
Universitas Nasional.

http://materi78.co.nr/virus_bio2_5.pdf

http://virusflipbook.ac.id/BAB_IV_virus.p
df

http://dinus.ac.id/repositor y/docs/ajar>ba
b_iv_virus.pdf

http://jurnal.unej.ac.id/index.php/pancara
n/article/view/1714/1420.pdf

33