Anda di halaman 1dari 3

NOTULEN SOSIALISASI HASIL PELATIHAN PPGDON

1. ASFIKSIA
-Pengertian Asfiksia : Kegagalan bernafas secara spontan, tidak teratur dan tidak adekuat segera
setelah lahir
-Klasifikasi Asfiksia :
Vigrous baby, apgar score 7-9
Moderate asphyxia, skor apgar 4-6. Frek.jantung>100x/mnt
Asfiksia berat, skor Apgar 0-3, frek.jantung <100x/mnt

-Penatalaksanaan Awal Asfiksia

Airway
H: Hangatkan
A: Atur posisi
I: Isap Lendir
K: Keringkan dan rangsang taktil
A: Atur Kembali
L: Langkah awal dilakukan dalam 30 detik

Breathing
VTP : 2X 20x/30detik
Siklus I : evaluasi nangis /tidak kalau tidak sambil disiapkan untuk dirujuk VTP lanjut,
pasang ET jika ada
Siklus II
Siklus III
Siklus IV

Circulation
Cek nadi dengan stetoskop pada putting kiri atau raba nadi pada tali pusat (6
detik x 10)
Jika nadi <60x/menit lakukan kompresi + VTP
3 kompresi :1VTP = 15x= evaluasi
Kompresi dihentikan jika nadi >60x/mnt kemudian evaluasi dan 10 menit dari
hilangnya nadi
-Terapi
Bila FJ <60menit, berikan epinefrin 0,1-0,3 ml/kg berat badan

- Waktu penilaian Apgar Skor yaitu 0 menit, 5 menit, dan 10 menit


- Jika bayi dalam keadaan sianosis sentral (warna kebiruan di seluruh badan bayi), oksigen
tetap diberikan
- Jika bayi dalam keadaan sianosis perifer (warna kebiruan di ujung ekstremitas, warna
badan kemerahan), oksigen tidak perlu diberikan
- Resusitasi pada ibu hamil:
Pada prinsipnya sama yang membedakan hanya posisinya miring kekiri 30 0
2. PERSALINAN SUNGSANG
o PERSALINAN SUNGSANG PERVAGINAM
-Syarat:
a. pembukaan lengkap
b. his adekuat
c. kulit ketuban sudah pecah
d. penilaian dengan Zatuchni-Andros dan Gimovsky
-Kontraindikasi
a. terdapat disporposi kepala janin
b. kepala janin defleksi
c. bayi pertama pada persalinan ganda
o Teknik persalinan
a. Persalinan dengan BRACHT

- janin dilahirkan dengan kekuatan dan tenaga ibu sendiri

- ibu dalam posisi lithotomi, kandung kemih dikosongkan, membersihkan


daerah perinium dengan larutan antiseptik

- episiotomi dilakukan saat bokong membuka vulva dan perenium sudah tipis

- segera setelah bokong lahir. Bokong di cekam secara brach( kedua ibu jari
penolong sejajar dengan panjang paha, jari2 yang lain memegang daerah
panggul

-Longgarkan tali pusat setelah lahirnya perut dan sebagian dada

-lakukan hiperiodosis janin pada saat angulus skapula inferior tampak di bawah
simpisi ( dengan mengikuti gerak rotasi anterior yaitu punggung janin di
dekatkan ke arah perut ibu tanpa tarikan) di sesuaikan dengan lahirnya badan
bayi

- gerakan ke atas hingga lahir dagu, mulut hidungdahi dan kepala

Bila terdapat hambatan pada tahapan lahir setinggi scapula bahu atau kepala
maka segera di lanjutkan ke metode manuil aid yg sesuai

- Letakan bayi di perut ibu , bungkus bayi dengan handuk hangat bersihkan jalan
nafas bayi oleh asisten tali pusat di potong
- Apabila anak lahir sampai pusat tak maju lagi maka bracht dinyatakan gagal. Dan
bahu dapat di lahirkan secara klasik,muller atau lovset serta mauriceau, sejak tali
pusat lairtidak boleh lebih dari 8 mnt
b. Teknik persalinan secara manual aid
-Indikasi:
a. persalinan secara bracht gagal(kesulitan melahirkan bahu dan kepala)
-Melahirkan bahu da lengan :
a. cara klasik
b. cara muller
c. cara Bickenback
c. Melahirkan kepala
a. Cara mauriceau
b. Cara najouks
c. Cara wigand martin-winckel
d. Cara prague terbalik
e. Cunam piper

3. HIPERTENSI DALAM KEHAMILAN


-Definisi: Peningkatan tekanan darah sistolik 140 mmHg atau tekanan darah diastolik 90 mmHg
-