Anda di halaman 1dari 5

FORMAT PENGKAJIAN KEPERAWATAN

RESUME KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH


HEMODIALISA

Nama Mahasiswa : Aidil Rahmat Noor


NIM : P1605227
Tempat Pengkajian : Ruang Hemodialisa RS AWS Samarinda
Tanggal : 13 Januari 2017

IDENTITAS KLIEN
Nama : Ny. S No. RM : 691995
Umur : 49 tahun Pekerjaan : IRT
Jenis kelamin : Perempuan Status Perkawinan : Menikah
Agama : Islam Tanggal MRS : 13 Januari 2017
Pendidikan : SMA Tanggal Pengkajian : 13 Januari 2017
Alamat : JL. Perumahan Arisko Sumber Informasi : Klien, Status klien
Diagnosa medis: CKD

PROSES KEPERAWATAN
PRE HEMODIALISA
1. Data Fokus
1. Data Subjektif :
klien mengatakan badan lemas, setiap dilakukan tindakan cuci darah klien merasa
cemas
2. Data Objektif :
a. BB Pre HD : 56 kg
b. Tanda Vital :
- TD : 140/80 mmhg
- Nadi : 80x/menit
- RR : 20x/menit
- Temp : 36 C
c. Kesadaran compos mentis

2. Diagnosa Keperawatan
Cemas b/d krisis situasional
3. Intervensi keperawatan
1) Gunakan pendekatan yang menenangkan
2) Pahami perspektif pasien terhadap situasi stress
3) Temani pasien untuk memberikan keamanan dan mengurangi takut
4) Berikan informasi mengenai diagnosis, tindakan, prognosis
5) Dengarkan dengan penuh perhatian
6) Identifikasi tingkat kecemasan
7) Bantu pasien mengenai situasi yang menimbulkan kecemasan
8) Dorong pasien untuk mengungkapkan perasaan, ketakutan, persepsi
9) Instruksikan pasien menggunakan teknik relaksasi
4. Implementasi keperawatan
1) Memberikan informasi aktual pada pasien yang meliputi pengertian proses
hemodialisa, indikasi dilakukan hemodialisa, cara kerjmesin HD, serta hal-hal
yang harus dilakukan oleh klien selama proses HD
2) Menemani klien selama proses Pre Hemodialisa, Intra Hemodialisa, dan Post
Hemodialisa
3) Mendengarkan dengan penuh perhatian pertanyaan dan keluhan klien yang
muncul selama persiapan Hemodialisa
4) Mengidentifikasi tingkat kecemasan klien
5) Mengajarkan tehnik relaksasi nafas dalam pada klien untuk mengurangi tingkat
kecemasan klien
5. Evaluasi Keperawatan (SOAP)
S: Klien mengatakan mengerti dengan penjelasan perawat
O: - Klien mendengarkan penjelasan dari perawat
- Klien tenang
A: Masalah teratasi
P: Pertahankan Intervensi

INTRA HEMODIALISA
1. Data Fokus
1) Data Subjektif
Klien mengatakan sedikit merasa lemas saat proses HD
2) Data Objektif
a. Cairan Dialisat: Bicarbonat
b. TMP : 125
c. Qd : 500 mililiter per menit
d. Qb : 200 mililiter per menit
e. Dosis Heparin 2000 unit
f. Vital Sign :
- TD : 120/80 mmhg
- Nadi : 85x/menit
- RR : 22 x/menit
- Temp : 36 C

2. Diagnosa Keperawatan
Resiko infeksi b.d prosedur invasive

3. Intervensi Keperawatan
1) Bina hubungan saling percaya dengan pasien dan keluarga
2) Pertahankan teknik isolasi
3) Cuci tangan dengan menggunakan antimikroba setiap sebelum dan sesudah
tindakan keperawatan
4) Batasi asupan cairan
5) Berikan penjelasan tentang pentingnya pembatasan cairan
6) Kolaborasi dengan perawat Hemodialisa dalam pemberian Hemodialisa

4. Implementasi Keperawatan
1) Mempertahankan teknik isolasi
2) Mencuci tangan dengan menggunakan antimikroba sebelum dan sesudah
tindakan keperawatan
3) Dapat meningkatkan rasa percaya pasien pada petugas sejhingga
memungkinkan klien lebih kooperatif menerima setiap tindakan yang diberikan
kepadanya
4) Mengurangi beban ginjal dalam memfiltrasi cairan yang masuk dalam tubuh
5) Klien dapat mengerti sehingga dapat mematuhi anjuran petugas
6) Mendapatkan terapi hemodialisa

5. Evaluasi Keperawatan (SOAP)


S : Klien mengatakan tidak ada panas pada area bengkak tidak ada
O :
- Tidak terlihat adanya tanda-tanda infeksi
- Tidak ada perdarahan
- Luka tampak bersih
A : Masalah teratasi

P : Intervensi dilanjutkan sampai proses HD selesai

POST HEMODIALISA
1. Data Fokus
1) Data Subjektif :
Klien mengatakan sedikit agak lemas setelah HD
2) Data Objektif
a. Klien nampak tenang
b. konjungtiva tidak anemis
c. klien mampu berjalan sendiri tanpa bantuan
d. Tanda Vital :
- TD : 130/90 mmhg
- Nadi : 80x/menit
- RR : 20x/menit
- Temp: 36oC
2. Diagnosa Keperawatan
Resiko jatuh b.d keletihan

3. Intervensi Keperawatan
1) Sediakan lingkungan yang aman untuk pasien
2) Identifikasi kebutuhan keamanan pasien, sesuai dengan kondisi fisik dan fungsi
kognitif pasien dan riwayat penyakit terdahulu pasien
3) Menyediakan tempat tidur yang nyaman dan bersih
4) Membatasi pengunjung
5) Memberikan penerangan yang cukup
6) Menganjurkan keluarga untuk menemani pasien.
7) Mengontrol lingkungan dari kebisingan
8) Memindahkan barang-barang yang dapat membahayakan

4. Implementasi Keperawatan
1) Menyediakan lingkungan yang aman untuk pasien
2) Memasang restrain pada tangan klien
3) Mengidentifikasi kebutuhan keamanan pasien, sesuai dengan kondisi fisik pasien
4) Membatasi pengunjung
5) Menganjurkan keluarga untuk menemani pasien.
6) Mengontrol lingkungan dari kebisingan
7) Memindahkan barang-barang yang dapat membahayakan

5) Evaluasi Keperawatan (SOAP)

S : Klien mengatakan merasa lebih baik dari sebelumnya, namun masih terasa
lemas setelah cuci darah
O : - KU sedang, Composmentis, Klien nampak tenang ,konjungtiva tidak anemis
- Klien mampu berjalan dengan tanpa bantuan tanpa jatuh
- TD; 140/80 mmHg
- Nadi: 80 x/menit
- RR: 22 x/menit
- S: 36oC
A : Masalah teratasi
P : intervensi di pertahankan
Samarinda, 13 Januari 2017
Mahasiswa

(Aidil Rahmat Noor)